Beranda > revo > Kupas Tuntas Kronologi Dan Barang Bukti Penggerebekan Prostitusi Artis Cantik AA  

Kupas Tuntas Kronologi Dan Barang Bukti Penggerebekan Prostitusi Artis Cantik AA  

Kupas Tuntas Kronologi dan Barang Bukti Penggerebekan Prostitusi Artis Cantik AA
 

Dalam kasus prostitusi online papan atas yang melibatkan para artis cantik, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selayan, AKBP Audie Latuheru mengatakan telah menyita sejumlah barang bukti saat melakukan penangkapan terhadap RA, mucikari kelas atas yang menghubungkan artis dengan para hidung belang.

Ditambahkan pula bahwa jaringan prostitusi ini tidak ada kaitannya dengan Deudeuh alias Tata Chubby, seorang PSK yang dibunuh oleh pelanggannya di Tebet sebagaimana kabar yang santer beredar.

RA diciduk bersama artis cantik nan seksi berinisial AA, yang kerap tampil di berbagai majalah dewasa dan film horror di sebuah hotel bintang lima di Jakarta Selatan pada Jumat 8 Mei 2015 malam.

Audie menjelaskan bahwa AA ikut diciduk saat tak berbusana. “Waktu kita tangkap, AA ini posisinya lagi bugil,” kata Audie.

Alhasil, celana dalam dan bra yang berukuran jumbo menjadi barang bukti polisi untuk membuktikan sangkaannya. Celana dalam dan bra milik sang artis itu ditunjukkan polisi dalam keadaan terbungkus plastik. Salah seorang polisi yang ikut memamerkan barang bukti itu kepada wartawan berbisik kepada awak media, “ukuran branya 34 C.”.

Barang bukti berupa celana dalam, bra dan smartphone yang disita polisi dari sang artis di sebuah kamar hotel mewah di jakarta selatan

Audie pun menjelaskan bagaimana caranya hingga polisi bisa meringkus mereka. “Saat penangkapan, kami melewati proses penyamaran sebagai pemesan PSK. Kami pertama bertemu di salah satu restoran kelas atas juga, lalu bayar uang muka atau down payment (DP) 30%. RA ini tidak sembarangan untuk ketemu pelanggannya,” ungkap Audie saat jumpa pers di Polres Jakarta Selatan.

Dia mengatakan, pertemuan pertama terjadi setelah ada komunikasi kedua belah pihak lewat dunia maya. Komunikasi berlanjut melalui telepon genggam lewat aplikasi Whatsapp atau BlackBerry Messenger (BBM). RA kemudian menawarkan sejumlah PSK yang ternyata juga ada nama-nama artis cantik papan atas dengan bayaran minimal Rp 80 juta hingga Rp 200 juta.

AA selalu menyembunyikan wajahnya di kantor polisi

Harga fantastis itu bukan untuk pesan satu hari penuh. RA memberi batas waktu tiga jam alias short time untuk PSK-PSK yang dia jajakan. Pertemuan pertama pun terjadi di sebuah restoran mewah yang tempatnya dirahasiakan polisi.

“Saat itu RA mau memastikan kalau pelanggannya itu berduit karena RA lihat penampilan untuk memastikan. Kalau enggak meyakinkan berduit, dia enggak bakal melanjutkan transaksi PSK itu,” katanya.

Maka, di pertemuan pertama tersebut polisi yang menyamar juga berlaga sebagai orang kaya dan membawa uang cash untuk bayar DP 30% dari harga yang patok RA. PSK yang diinginkan pun diminta.

“Ya, lalu pertemuan kedua tadi malam. Dia (RA) bawa PSK pesanan kami, lalu kami lakukan penangkapan. Sisa uang itu dibayar saat pertemuan kedua tersebut,” jelas dia.

Sayangnya, polisi belum mau membeberkan nama-nama artis karena masih dalam penyidikan terhadap RA sebagai tersangka dan AA sebagai saksi saat ini. “RA tidak punya anak buah. Dia kerja sendiri sebagai mucikari. Untuk 200 PSK itu ada artis, tidak ada perekrutan. Malahan mereka (artis) yang datang ke RA buat minta job,” tegas dia.

Indonesia bukan hanya darurat narkoba, melainkan kini darurat prostitusi.

(Jawa Pos, Rakyat Merdeka)

Kategori:revo
  1. 11 Mei 2015 pukul 1:06 am

    AA Siapa ya..?

    Suka

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: