Beranda > revo > Sikap Orangtua yang Menyebabkan Anak Durhaka

Sikap Orangtua yang Menyebabkan Anak Durhaka

image

memiliki anak yang soleh dan berbakti pada orangtua adalah dambaan kita semua. Sebaliknya, kita tidak ingin memiliki anak-anak yang durhaka.

Patut kita sadari bahwa orangtua memiliki andil besar dalam membentuk tabiat anak. Bahkan sikap orangtua dalam berinteraksi dengan anak-anak akan membentuk prilaku anak. Dengan kata lain, anak menjadi soleh atau durhaka sangat dipengaruhi oleh sikap orangtuanya terhadap mereka.

Salah satu sikap orangtua yang harus kita hindari adalah bersikap tidak adil kepada anak-anak kita. Jika kita memiliki anak lebih dari satu ada kemungkinan hati kita lebih cenderung kepada salah satu dan lebih mengasihinya dibandingkan anak yang lain. Sikap orangtua yang tidak adil akan menimbulkan sakit hati pada diri anak sehingga ia berpotensi menjadi anak durhaka.

Berkata Syaikh Abdul Ghani an-Nablisi menjelaskan kepada kita tentang masalah ini, “Pilih kasih orang tua terhadap anaknya akan menimbulkan permusuhan, kedengkian, dan kebencian di antara sesama anak-anak itu sendiri, kemudian akibat selanjutnya akan terjadilah pemutusan hubungan keluarga disebabkan oleh sikap pilih kasih orang tua mereka.’

Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kita untuk senantiasa berlaku adil kepada anak-anak kita. Sebagaimana sabdanya,“Takutlah kamu kepada Allah dan berbuatlah adil terhadap anak-anakmu!” (HR. Muslim kitab al-Hibah 13)

Karena sangat pentingnya sikap adil kepada anak-anak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat dan mengulangnya hingga tiga kali, beliau bersabda:“Adillah kepada anakmu, adillah kepada anakmu, adillah kepada anakmu!” (HR. Abu Dawud, Nasa’i, dan Ibnu Hibban, dihasankan oleh al-Albani dalam Silsilah Shahihah no. 1240)

Imam Nawawi mengatakan: “Dalam hadits ini ditunjukkan bahwa sudah selayaknya untuk disamakan pemberian itu kepada anak-anaknya, dengan cara memberi masing-masing anak sama seperti apa yang diberikan kepada yang lainnya dan tidak boleh dilebihkan, serta disamakan (pemberian).”

Foto ilustrasi: google

Profil Penulis:

Meti Herawati, ibu dari lima orang anak. Hobi menulis sejak kecil, hingga kini sudah menerbitkan beberapa buku solo dan antologi.   

Sumber:ummi

Kategori:revo
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: