Arsip

Archive for 27 Januari 2016

Ini Cara Untuk Memblokir Postingan Konten Asusila Di Facebook   

Ini Cara Untuk Memblokir Postingan Konten Asusila Di Facebook

Akhir-akhir ini kita sering melihat banyak akun pengguna Facebook yang memposting dan membagikan link, foto dan video tidak senonoh yang diduga berasal dari Vietnam di beberapa group Facebook. Hal tersebut amat mengganggu para anggota dan pengguna yang lain.

 

Kalau ditelusuri, hal ini bukan sepenuhnya salah pemilik akun yang menyebarkan konten “jorok” tersebut, karena biasanya video dan link tidak pantas tersebut dibagikan pengguna secara tidak sadar atau tidak disengaja dan tanpa diketahuinya.

 

Akibatnya, pemilik akun yang bersangkutan nama baiknya menjadi rusak, tercemar, dibenci dan dijauhi oleh orang-orang yang dikenalnya.

 

Penyebab para pengguna tidak menyadari akunnya menyebarkan konten tersebut biasanya adalah virus atau malware sebab di Facebook memang ada program atau aplikasi yang membuat pengguna membagikan konten tertentu.

 

Nah, para pelaku yang menjadi biang penyebar konten ini mengeksploitasi rasa keingintahuan si korban (yang kebanyakan remaja tanggung) untuk men-klik tautan tertentu di beranda Facebook mereka, terutama konten-konten, link, atau gambar asusila.

 

Padahal link atau foto-foto tersebut adalah jebakan yang membuat pengguna membuka celah untuk virus menginfeksi akun mereka dan membagikan konten tidak pantas di Facebook.

 

Sebenarnya ada cara untuk menghentikannya, namun kalau sudah terlanjur kena maka rasanya susah dan ribet karena nama yang bersangkutan sudah terlanjur rusak.

 

postingan mesum di Facebook

Ikuti saja langkah-langkah seperti dibawah ini melalui aplikasi facebook di tablet atau smartphone Anda untuk menanggulangi postingan menjijikkan ini

 

Apabila tidak ingin mengalami hal memalukan ini, cobalah ikuti langkah-langkah sederhana berikut ini:

1. Bukalah aplikasi Facebook di ponsel atau tablet Anda. Karena dibandingkan dengan platform Web, aplikasi mobile Facebook ini amat rentan terjerat penipuan ini. Lalu kemudian masuk ke menu setting.

 

2. Setelah masuk ke panel Setting, geserlah ke bawah dan temukan menu Pengaturan Akun. Tap di sana dan tunggu hingga Anda disampaikan ke panel pengaturan akun.

 

3. Pada pengaturan akun, pilih menu Aplikasi > Platform. Kemudian klik. Di sini Anda akan dapat mengakses menu untuk memperketat pengaturan keamaan di Facebook Anda.

 

Kemudian pada menu Pemberitahuan Undangan Permainan dan Aplikasi, pilih pilihan tidak. Dan pengaturan akan tersimpan secara otomatis.

 

Perlu diketahui bahwa pada dasarnya virus di Facebook ini adalah aplikasi ‘nakal’ yang dibuat untuk menghack akun Anda agar membagikan konten-konten tertentu di beranda Facebook.

 

Aplikasi-aplikasi nakal ini selalu memakai kedok sebagai aplikasi ‘baik’, atau game menarik. Dan ketika Anda mencoba membukanya, Anda akan dimintai izin akses terlebih dahulu.

 

Masalahnya, sekali Anda mengizinkan, maka Anda akan mendapat rasa malu yang tak tertanggungkan di media social. Karena aplikasi ini akan langsung membagikan konten tidak pantas di beranda Anda, teman atau group yang Anda ikuti tanpa disadari oleh Anda.

 

Karena, suka atau tidak, bisa dipastikan 100% bahwa pemilik akun yang membagikan konten tak senonoh tersebut pernah atau suka membuka konten-kontek “jorok” di internet, khususnya Facebook.

(istimewa)

Kategori:revo

Pelajaran Berharga yang Dapat Dipetik dari Kisah Aga, Siswa SMP yang Tewas Gantung Diri

27 Januari 2016 2 komentar

 

Aga atau Rangga, kls 2 SMP Global Islamic School, bunuh diri menggantung di lemari baju kamarnya.
Korban broken home, ayah ibunya berpisah, dan masing-masing sudah menikah lagi.
Ayahnya di Jakarta tapi sudah berkeluarga lagi. Berkali-kali berjanji ketemuan dengan Aga, tapi ditungguin oleh si anak ternyata jarang datang.
Ibunya sejak menikah tinggal di Surabaya dengan keluarga barunya, meninggalkan Aga kecil dengan nenek dan tante-nya.
Anak ini depresi, merasa ayah ibunya nggak mencintainya lagi.
Copas cerita tentang Aga:
Anak ini ternyata sudah merencanakan kematiannya, karena merasa ibu dan ayahnya sudah tidak mencintainya.
Jadi, dia ingin kembali kepada pencipta Nya yang pasti lebih mencintainya.
Dia bahkan sudah memberikan mainan2 kesukaaannya kepada teman-temannya. Pada hari minggu dia trial kekuatan lemari dan memperkuat lemari supaya kuat mengantung tubuhnya.
Sejak minggu dia puasa, supaya ketika ia menggantung diri tidak keluar kotoran. Detail perencanaan ia tulis dalam smartphone-nya. Dan dia melaksanakannya pada hari selasa pagi tgl 13 Januari.
Sebenarnya tanda tanda si anak depresi sudah terlihat, tetapi orang tua, nenek dan tantenya tak menghiraukannya.
5 tahun sebelumnya, ketika orang tuanya bercerai sudah diperingatkan bahwa si anak sangat depresi dan cenderung suicidal.
Bayangkan, untuk menggantung dalam lemari, maka dia harus menekuk kakinya.
Bayangkan, di butuhkan waktu 1 menit sambil nafasnya tercekik dia harus terus menekuk kakinya.
Dibutuhkan konsentrasi dan niat yang kuat luar biasa untuk itu…. karena depresi.
Masya Allah..
****
Aga, adalah contoh anak yang berjiwa kosong, haus kasih sayang orang tuanya. Secara materi berkecukupan, sekolah di sekolah elite, pandai secara intelektual, berkomunikasi dengan ibunya memakai bahasa inggris…
Ternyata…. Nun jauh di lubuk hatinya, ia rindu belaian kasih sayang ayah ibunya. Rindu bercengkerama bersama seluruh keluarganya. Rindu bermain dan bermanja-manja bersama sosok yang telah melahirkannya…
Keluarga, adalah benteng yang tangguh bagi perkembangan jiwa anak-anak kita. Tempat yang paling nyaman untuk pulang.
Seruwet dan sepelik apapun permasalahan yang kita miliki, keluarga tetaplah tempat berteduh yang paling indah bagi jiwa dan hati kita.
Jangan sampai anak-anak kita bernasib seperti Aga.
Jangan lewatkan waktu yang hanya sebentar bersama mereka, karena usia mereka terus bertumbuh…
Jadikan masa kecil-nya bersama kita, menjadi kenangan terindah yang akan terus mereka kenang sepanjang usianya.

 

 

Kisah pilu diatas menjadi contoh yang sangat berharga bagi siapapun orangtua, baik keluarga utuh maupun tidak !!!!
SUMBER: facebook

 

Kategori:revo
%d blogger menyukai ini: