Archive

Posts Tagged ‘pekerjaan’

Sebelum Menyatakan Muak dengan Kantor dan Mengundurkan Diri

Alangkah menyenangkannya bisa bekerja di tempat yang mampu memberikanmu posisi tinggi, gaji besar, tanggung jawab yang sesuai ekspektasi, waktu fleksibel, dan kawan-kawan yang asyik. Tapi mungkin pekerjaan yang seperti itu hanya ada di kepalamu. Di dunia nyata, tentu tak ada pekerjaan yang sempurna.

Berbagai permasalahan di tempat kerja yang sekarang pun membuat berpikir untuk mengundurkan diri. Kamu sudah membayangkan kebebasan yang akan didapat setelah resmi keluar dari kantor itu. Di manapun kamu akan bekerja nantinya, kamu yakin akan bertemu gaji yang lebih baik, bos yang lebih bersahabat, atau setidaknya teman-teman kantor yang mendukung.

Sebentar, apakah kamu yakin bahwa mengundurkan diri memang jawaban dari keresahan profesionalmu selama ini. Kesalahan terbesar para fresh graduate adalahasal-asalan dalam memilih pekerjaan. Kalau memang kantormu yang sekarang bukan tempat yang ideal untuk berkembang, pastikan kamu tak asal-asalan pindah tempat kerja. Sebelum kamu benar-benar menulis surat pengunduran diri, ajukan pertanyaan-pertanyaan ini dulu pada dirimu sendiri!

 

1. Kantor yang baik memperhatikan kualitas karyawannya. Selama bekerja di tempat yang sekarang, skill apa saja yang sudah kamu kembangkan?

Skill kamu harus bertambah dari waktu ke waktu.

Cobalah kamu pikirkan! Apa saja sih yang selama ini sudah kamu lakukan di kantormu? Tugas apa saja sih yang telah bos delegasikan padamu? Cobalah pula merenungkan hasil dan pengalaman apa saja yang telah kamu dapatkan situ.

Seharusnya, kantor yang baik akan mengizinkanmu untuk menimba bukan hanya ilmu, namun juga skill. Jadi, skill apa selama ini yang telah sukses kamu kembangkan? Misalnya, skill untuk analisis pasar, olah data, komunikasi, kerja tim, leadership.

Skill apa juga yang belum bisa sepenuhnya kamu asah di kantormu sekarang? Lalu, bagaimana dengan kantor barumu nanti, apakah bisa lebih baik dari kantormu yang sekarang dalam mengasah skill-skill ini? Apakah job desc kamu hanya terdiri dari rutinitas yang terlalu familiar, atau penuh kejutan-kejutan baru? Cobalah kamu cari tahu dengan menanyakannya sewaktu tes tertulis atau interview, maupun lewat kenalan yang bekerja di sana. Kamu tak mau dong pindah ke kantor yang ternyata sama buruknya dalam mengembangkan skill-mu.

 

 

2. Passion memang penting, tapi gaji pun perihal genting. Apakah cicilan masih aman jika kamu keluar dari kantor yang sekarang?

Apakah kamu masih bisa menabung?

Ambillah selembar kertas dan daftarkan apa saja yang harus kamu lunasi! KPR, mobil, motor, handphone, laptop, perhiasan? Lalu, berapa saja sih yang setiap bulannya harus kamu sisihkan untuk dapat melunasi semua itu dalam jangka waktu tertentu? Yakinkah untuk melunasinya apabila kamu terburu-buru resign?

Mungkin sekarang kamu tak lagi merasa berminat pada pekerjaan ini. Mungkin kantor baru menjanjikan wahana yang bisa membuatmu menyalurkan passion-mu. Namun pekerjaan tak hanya soal passion saja. Kamu sendiri yang akan kelimpungan ketika cicilan-cicilan yang sudah terlanjur kamu ambil jadi tak bisa kamu lunasi, ketika pekerjaan barumu tak menawarkan imbalan finansial sebesar atau semapan pekerjaan sekarang. Daripada kelimpungan, bukankah lebih baik menunggu sampai waktu yang tepat datang?

 

 

3. Manajemen yang baik akan membuat suasana kerja menyenangkan. Apakah calon bosmu bisa kamu jadikan teladan?

Bagaimana bosmu?

Bos kamu yang sekarang ini adalah tipikal orang yang galak, sewenang-wenang membuat kebijakan, dan tidak mau tahu kondisi lapangan? Kamu sudah tidak tahan dengan semprotannya dan ingin resign? Lalu, bagaimana jika di kantor yang baru ternyata sama saja? Masih yakin kamu mau pindah? Alangkah baiknya kamu pastikan dahulu. Jangan ragu bertegur sapa dan ngobrol santai dengan satpam atau customer service calon kantor barumu. Dari merekalah kamu bisa sedikit-sedikit kepo tentang calon atasanmu yang baru.

 

 

4. Gaji lebih besar sama saja jika tanggung jawabnya lebih menyita waktu dari yang kamu kira. Jadi, apakah gaji kantor barumu adil?

Capek begini, dapetnya segitu?

Job desc kamu nantinya pergi ke lapangan untuk penawaran, cari narasumber, review kontrak, deal MOU, bla bla bla…”

“Oke Pak. Kalau boleh tahu, gajinya berapa Pak?”

“Hmm… Rp. 1.000.000,00.”

“… Oh. Hehe.”

Gak mau ‘kan nasib kamu seperti kutipan tadi? Apa jadinya jika pekerjaan kamu overload dan gajimu tak sesuai dengan job desc? Kalau nantinya kamu jatuh sakit karena overload pekerjaan, gajimu bisa-bisa juga tak mencukupi untuk berobat. Kalau sudah begitu, apakah kamu bisa berbangga diri dengan pilihanmu? Bagaimanapun juga, gaji merupakan penghargaan atas jerih-payah yang kamu lakukan. Elemen ini merupakan elemen utama yang tetap harus kamu perhatikan.

 

 

5. Memang tak semua tempat kerja menawarkan gaji cemerlang. Tapi, pastikan setidaknya kamu punya teman kantor yang nyaman

Suasana pernikahan yang erat

Lihatlah teman-teman di sekitarmu! Pernah gak kamu menemui teman kamu yang sederhana-sederhana aja? Tapi, kok dia betah sih sama kantornya yang dari zaman lulus kuliah itu?

Usut-usut punya usut, rekan sekantornya pun demikian. Ternyata, lingkungan dan kebersamaan karyawan dalam kantor itulah yang membuatnya enggan beranjak ke perusahaan lain. Bagi kawanmu dan rekan sekantornya, kebersamaan itulah yang menggenapi kecilnya gaji mereka. Buat apa bergaji besar, jika nantinya kamu tak bahagia? Waktu untuk keluarga tak ada, refreshing pun tak pernah?

Nah, bagaimana dengan kamu?

 

 

6. Tak hanya cicilan yang harus kamu pikirkan. Tabungan kamu yang sekarang, mau direncanakan seperti apa nantinya?

Jadi?

Bila kamu berencana mulai menata masa depan, mau diapakan tabungan kamu? Ingin membuat rumah, menikah, membuat yayasan, investasi, atau menekuni bisnis baru? Alangkah baiknya kamu bisa memilih kantor baru yang bisa memberikan sedikit keleluasaan (khususnya waktu) untuk hal itu. Di samping itu, pastikan juga agar tabungan masa depanmu itu tidak terpakai selama peralihan kamu ke kantor baru.

 

 

7. Jangan mengorbankan masa depanmu demi impuls yang mungkin saja sementara waktu. Apakah pekerjaan barumu nanti memang bisa membantu masa depanmu?

Masa depanmu lho, Mbak...

Mimpi apa sih yang kamu bayangkan ketika telah bekerja di kantor barumu nanti? Jadi bos, dapat mobil dinas, tiap pekan kunjungan ke daerah (sekalian traveling)? Atau sudah bisa bangun rumah sendiri atas gajinya setelah setahun bekerja di sana? Hm, yakinkah kamu bahwa calon pekerjaan barumu itu bisa memudahkanmu memiliki itu semua?

Sebelum terlalu jauh bermimpi, sebaiknya tak usah bermuluk-muluk dulu. Bila memang kamu menginginkan itu semua, kamu juga harus melalui proses dan meningkatkan kualitas kinerjamu. Jika dan hanya jika memang itu bisa diwujudkan di kantormu sekarang, apakah perlu kamu berburu-buru resign?

 

Dari poin-poin tersebut, apakah kamu sudah mendapat gambaran tentang kerjamu ke depan? Alangkah baiknya jika kamu memikirkan ide pengunduran dirimu dengan matang. Tapi tentu, pada akhirnya semua kembali kepada pilihanmu. Semoga pilihanmu tak salah, ya.

sumber

Kategori:revo Tags: , , , ,

9 Pekerjaan yang Memungkinkanmu Sukses Meski Tanpa Gelar Sarjana

Apakah gelar sarjana selalu menjamin bahwa kamu bisa dapat pekerjaan layak? Topik ini memang selalu mengundang perdebatan. Satu kubu percaya bahwa gelar sarjana akan menjamin kesuksesan di dunia kerja, sementara kubu lain percaya kalau kuliah tipis kaitannya dengan pekerjaan yang akan kita dapat nantinya.

Faktanya, ijazah S-1 memang bisa membuka banyak pintu. Tapi tak semua pintu membutuhkan ijazah S-1. Inilah kabar baik buat kamu yang – karena berbagai alasan – tidak punya gelar sarjana. Nyatanya banyak sekali jalan menuju kesuksesan bagimu yang tak mengenyam bangku kuliah.

Jangan salah, pekerjaan-pekerjaan yang tak butuh ijazah S-1 ini bukan profesi sembarangan. Mereka bisa benar-benar menghasilkan uang dan menuntutmu untuk punya kecerdasan. Dengan atau tanpa gelar sarjana, kamu harus tetap bekerja keras. Banyak jalan sukses untuk mereka yang bukan sarjana, namun tak ada tempat bagi mereka yang bisanya cuma malas-malasan saja!

 

1. Menjadi desainer sebenarnya tak butuh gelar sarjana. Punya penghargaan tinggi pada estetika adalah awalan yang sempurna.

Feel itu gak bisa dipelajari

Kuliah desain itu mahal. Selain itu, kamu juga akan dituntut punya penguasaan mendalam di berbagai bidang. Tak cukup belajar menggambar atau merancang saja, kamu pun harus mendalami berbagai teori ilmu komunikasi hingga filsafat seni. Bahkan beberapa kampus mewajibkan mahasiswanya untuk lulus mata kuliah Pancasila atau Kewarganegaraan. Semua ini karena pendidikan ala universitas berorientasi untuk menghasilkan kaum intelektual (scholar), bukan kaum pekerja (worker). Bisa ditebak, tak semua orang cocok dengan model pendidikan ini.

Jadi bersyukurlah karena menjadi desainer, baik desainer grafis, interior, hingga fashion tidak membutuhkan gelar sarjana. Yang lebih kamu butuhkan adalah klien. Nah, supaya bisa mendapatkan klien, kamu tentu perlu mengembangkan namamu sebagai desainer. Karena itu, kamu tetap perlu belajar ilmu perancangan serta beberapa software komputer agar bisa menghasilkan portofolio yang baik.

Ketertarikan dan kecintaan terhadap keindahan adalah awal yang sempurna untuk menjadi seorang perancang. Lalu, perdalamlah ilmumu dengan membaca buku atau rajin membeli majalah-majalah desain. Setiap ada pameran acara desain di kotamu, luangkan waktu untuk mendatanginya; jangan lupa berkenalan dengan penyelenggara dan pengisi pameran agar kamu punya kenalan sesama perancang. Tak perlu belajar semua software yang ada: lebih baik pilih beberapa dan kuasai software-software itu sebaik-baiknya supaya kamu punya kelebihan dibandingkan perancang yang lain. Mau itu Auto Cad, Adobe Photoshop, CorelDraw, Autodesk 3D Studio Mask, kamu bisa belajar lewat tutorial Youtube atau lembaga-lembaga kursus.

Itu baru kiat mempelajari ilmunya. Kamu juga harus mempelajari segi bisnis dari profesi ini. Bagaimanapun, usaha seorang perancang tak akan bertahan tanpa basis klien yang mapan. Untuk mempelajari segi bisnis dari dunia desain kamu bisa melamar magang di berbagai perusahaan. Kamu pun bisa mulai mempraktikkan ilmumu itu dengan menawarkan keahlianmu ke teman-teman dan keluarga. Tak perlu mematok harga mahal; ingat, fokusmu adalah membangun reputasi dan memiliki nama.

Memang banyak yang harus kamu lakukan untuk sukses menjadi desainer. Namun tetap saja, menjadi sarjana bukanlah salah satunya.

 

2. Menjadi penulis juga tak perlu gelar Sarjana Sastra. Yang lebih penting adalah hobi membaca dan kemampuan bercerita.

Dari blog ke buku lalu ke film

Sejak internet merajalela, menjadi penulis tak pernah semudah sekarang. Kini kamu tak lagi harus mengirimkan karyamu ke media-media cetak (dan menggantungkan nasibmu pada selera redaktur) untuk bisa dikenal publik. Dengan mudah kamu bisa menuliskan ceritamu di blog pribadi sendiri, lalu membagikan tulisanmu melalui media sosial.

Tapi ingat, kamu juga harus memiliki strategi agar publik bisa menerima tulisanmu. Bayangkanlah: berapa ribu blog sih yang ada di Indonesia? Dan di antara ratusan ribu blog itu, ada berapa yang terkenal? Yak, tepat sekali, dunia kepenulisan itu bukannya tanpa persaingan. Jika kamu butuh panduan untuk mulai menjadi penulis profesional,Hipwee pernah memberikannya di sini.

Banyak yang bilang bahwa untuk memenangkan persaingan di dunia kepenulisan, yang paling kamu butuhkan adalah bakat. Namun kalau mau lebih teliti lagi, yang paling penting sebenarnya ada dua: hobi membaca dan kecakapan dalam bercerita. Hobi membaca akan mengembangkan pengetahuanmu dan membentuk gaya tulisanmu. Joan Didion yang kerap didaulat sebagai salah satu penulis terbaik Amerika, misalnya, mulai melatih kemampuannya dengan membaca cerpen-cerpen Hemingway dan menuliskannya ulang dengan tangan. Sementara kecakapan dalam bercerita bisa kamu kembangkan dengan melatih kemampuan analogi, metafora, dan logika. Nah, karena hobi membaca dan keahlian bercerita ini mutlak pentingnya, sudahkah kamu memiliki keduanya?

 

3. Mau tahu siapa yang lebih sukses daripada musisi? Produser musik!

Kurang terkenal tapi bisa lebih sukses

Semua orang yang punya bakat di seni musik pasti pernah bermimpi untuk menjadi musisi profesional. Terkenal, jadi sampul majalah, dipuja-puja penggemar, dan mendapat bayaran yang tinggi dari penampilan manggung, jadi musisi yang sukses memang impian. Tapi kamu tahu siapa yang punya kesuksesan lebih besar daripada musisi? Produsernya.

Berbeda dengan para artis yang kerap berkarya berdasarkan genre, produser musik harus memiliki telinga yang bagus untuk segala macam aliran musik. Walaupun kamu punya selera tertentu, kalau mau jadi produser kamu harus tahu selera pasar. Bahkan kalau bisa, kamu yang menciptakan selera pasar!

Produser mungkin gak akan setenar para musisi yang dibesutnya, namun dengan makin banyaknya cara orang menikmati musik (download, streaming, konser dll.) menjadi produser musik adalah pekerjaan yang cocok bagi pecinta musik tanpa gelar sarjana. Yang perlu kamu kembangkan adalah pengetahuan di bidang teknik audio, komposisi, dan tentunya musik, baik lewat pelatihan praktis di lembaga kursus atau bahkan berlatih secara otodidak. Pastikan juga kamu memiliki relasi di industri musik — toh pada nyatanya banyak produser musik yang dulunya adalah musisi.

 

4. Kamu juga tak harus pernah kuliah Fotografi untuk jadi fotografer. Andai harus, orang yang sukses menjadi fotografer tak akan sebanyak sekarang.

Motret pernikahan

Ucapkan selamat tinggal pada jurusan Fotografi jika kamu punya bakat dan ketertarikan alami dalam mengambil gambar. Lagipula, bukankah lebih banyak objek fotografi di luar sana dari pada di dalam kelas-kelas kuliah?

Sekarang, saatnya mengubah hobimu mengambil gambar ini menjadi sumber pemasukan. Tak perlu melamar ke studio atau agensi, kamu bisa menjadi fotografer lepas. Kebanyakan fotografer lepas mendapatkan pekerjaan setelah rajin memamerkan portofolionya pada komunitas maupun teman sesama fotografer.

Tanpa harus bergabung pada satu studio atau agensi, kamu bisa mendirikan studio sendiri atau membuat brand sendiri yang menawarkan jasa fotografi yang selalu dibutuhkan masyarakat seperti pre-wedding, pernikahan, event musik sambil tetap berkarya pada passion-mu yang lain, entah itu landscape, fashion, atau jurnalistik. Dengan teknologi olah gambar digital yang terus berkembang kamu bisa membuat foto dengan warna dan persfektif menarik, sehingga pelanggan setiamu akan rela merekomendasikan jasamu pada orang lain.

 

5. Jadi master di bidang SEO akan membuka jalanmu berkarir di dunia IT.

SEO specialist

Internet kini sudah dijejali oleh jutaan situs web. Jadi bagaimana situs web yang satu bisa bersaing dengan yang lainnya untuk meraup pembaca? Salah satu strategi yang biasa dipakai adalah SEO, alias search engine optimization.

Tugas seorang ahli SEO adalah membuat situsnya tampil di barisan paling awal hasil pencarian saat seorang pengguna internet memasukkan kata kunci-kata kunci tertentu di Google, Bing, atau mesin pencari lain. Untuk meraih hasil maksimal, seorang ahli SEO harus meriset kata kunci, melakukan analisis, dan membuat berbagai tautan. Punya skill SEO akan memudahkan kamu untuk masuk ke dalam dunia IT. Sebagai pemula, kamu harus pelajari dasar-dasar SEO dulu. Jika sudah menguasainya, karir kamu di dunia IT pun akan langgeng, sepanjang orang-orang masih bergantung pada mesin pencari untuk menemukan dating tips hingga resep bubur buat sarapan.

 

6. Pekerjaan lain yang berprospek cerah di dunia IT adalah web developer. Kamu tak harus kuliah di jurusan Teknik Informatika dulu, kok.

Coding for living

Menurut Forbes, pekerjaan sebagai pengembang web, pengembang software/game, dan programmer akan menghasilkan gaji yang terus meningkat bagi pelakunya setiap tahun seiring meningkatnya kebutuhan manusia akan internet. Kebutuhan industri untuk pekerjaan-pekerjaan ini diperkirakan akan terus berkembang hingga 2022. Jadi apa yang diperlukan untuk meraih karir di bidang yang akan bertahan lama dan cerah ini? Kemauan belajar coding alias menulis kode.

Nyatanya, kamu gak memerlukan ijazah dari jurusan teknik informatika untuk menulis kode, yang kamu butuhkan ialah kejelian dan kegigihan belajar coding secara online. Ya, online berarti gratis, gak perlu bayar — kecuali bayar tagihan internet. Pelajari dasar-dasar menulis kode seperti yang sudah Hipwee bahas sebelumnya di sini.

 

7. Bila kamu memiliki keahlian bercerita tapi tak berenjana menulis kata, jadilah video blogger saja

PewDiePie

Video blogger atau vlogger adalah artis YouTube. Artis yang bukan sembarang artis — bukan seperti Sinta dan Jojo yang melesat seperti meteor kemudian menghilang. Vlogger adalah para pengguna YouTube yang menggunakan video sebagai media untuk nge-blog. Mungkin mereka gak begitu hobi bercerita dengan kata-kata. Mungkin juga mereka lebih tertarik memvisualisasikan ceritanya. Akhirnya, mereka lebih memilih berbagi tips, pengalaman, curhat, dan tutorial di depan kamera.

Menariknya mereka bisa kaya raya dari iklan yang masuk ke kanal YouTube-nya. Dan kamu bisa meniru cara kesuksesan mereka dengan membagikan konten kreatif, informatif, lucu dan seru di YouTube. Bangun sendiri audiensmu seperti PewDiePie yang digemari para gamer, Michelle Phan yang punya audiens pecinta make-up, dan EvanTubeHD yang digandrungi pecinta mainan. Tertarik? Karena tak ada jurusan kuliah untuk menjadi vlogger, kamu bisa mempelajari rahasia sukses mereka di sini.

 

8. S-1 atau nggak, kamu juga bisa jadi gamerprofesional. Masih belum ada ‘kan jurusan kuliahGaming di universitas manapun?

Ian Wyatt for Red Bull. Jadi bintang iklan coy

Gak ada yang mengharuskan kamu untuk kuliah di jurusan Gaming untuk bisa menjadi gamer profesional. PewDiePie, misalnya. Gara-gara hobinya nge-game, tahun lalu dia bisa meraih 4 juta dolar dari iklan dan berbagai endorsement yang dilakoninya. Selain jadi vlogger game, kamu bisa jadi gamer profesional yang berkompetisi di turnamen, baik secara individu maupun kelompok. Gak membutuhkan gelar sarjana, hanya membutuhkan dedikasi berjam-jam di depan layar dan pacar yang sabar.

 

9. Pada akhirnya, semua orang bisa menghasilkan kesuksesan finansial dengan berwirausaha

Jadi pengusaha

Pekerjaan ini gak butuh kuliah, apalagi ijazah. Selama kamu punya ide, berani mematangkannya menjadi konsep, telaten menjadikannya sebagai produk dan ulet dalam memasarkannya, kamu bisa menjadi seorang pengusaha. Kesuksesan dan uang akan datang bila kamu gigih dan tak cepat gulung tikar. Mau tahu sifat-sifat apa saja yang kamu perlukan untuk menjadi usahawan muda yang sukses? Sontek di sini.

Sudah banyak kok mereka yang akhirnya sukses menekuni bidang usaha meski tak sarjana. Ada Bob Sadino, ada juga Bu Susi Pudjiastuti yang sekarang jadi menteri. Kamu bisa lihat sendiri, bukan? Tak ada alasan lagi bagimu untuk menyerah, mengutuk nasib, atau menganggap masa depanmu tak bakal cerah cuma karena kamu tak punya titel sarjana. Tak ada lagi alasan bermalas-malasan hanya karena kamu tak menempuh S-1.

Nasibmu ada di tangan sendiri, bukan di tangan perguruan tinggi.

 

Tanpa merendahkan mereka yang sudah lelah-lelah mengambil kuliah dan meraih gelar sarjana, kamu yang tidak kuliah pun punya peluang untuk menjadi sukses. Tunggu apalagi? Mulai rintis kesuksesanmu dari sekarang!

sumber

10 Laptop Terkeren di Dunia

Beberapa merek laptop terkenal dan termasuk 10 Laptop Terkeren di Dunia menyediakan fitur yang memudahkan kita untuk menyelesaikan pekerjaan , selain itu juga dapat dibawah kemana-mana walaupun agak berat, namun yang dibutuhkan adalah fungsi dan kegunaan laptop itu.
Jika anda sedang mencari laptop yang cocok untuk menemani pekerjaan dan saat santai anda, berikut ini mungkin bisa menjadi referensi anda dalam memilih laptop. Nah ini daftar 10 laptop terbaik di dunia versi didunia.net :
1. Sony Vaio Duo 11
http://www.didunia.net/
Laptop Terkeren di Dunia
2. Lenovo IdeaPad Yoga
 
 Lenovo IdeaPad Yoga
Lenovo IdeaPad Yoga
3. Samsung Series 3 Chromebook

Samsung Series 3 Chromebook
Samsung Series 3 Chromebook

4. Acer Aspire V3

 
Acer Aspire V3
Acer Aspire V3
5. Acer Aspire V5
 
http://www.didunia.net/
6. Asus VivoBook S200
 
Asus VivoBook S200
Asus VivoBook S200
7. Medion Akoya P6635
 
 Medion Akoya P6635
 Medion Akoya P6635
8. Toshiba Satellite P855-32G
 
Toshiba Satellite P855-32G
Toshiba Satellite P855-32G
9. Asus N56V

 Asus N56V
Asus N56V

10. Sony Vaio S Series 13P

 
http://www.didunia.net/
Sony Vaio S Series 13P

sumber

Siswi SMA Jepang Lepas Celana, Hukuman Kalau Bandel

Baca selengkapnya…

Kategori:revo Tags: , , , ,

Download Aplikasi Unik Domba Lucu yang Dapat Bermain-Main di Desktop

undefined
Kalau kamu lihat gambar di atas, ada domba kecil lucu yang sedang bermain-main di layar desktop. Domba tersebut dapat menemani kamu dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan di komputer. Dia bisa berlarian, melompat-lompat, makan, bernyanyi, memanjat, dll. Tingkahnya yang begitu menggemaskan dapat mengusir rasa jenuh.
Bila kamu ingin ada lebih dari satu domba di dekstop-mu, bisa kok! Jalankan saja aplikasinya dua kali, atau beberapa kali sesuai keinginan. Domba-domba pun akan bermain-main dengan riang gembira di monitor kamu. Kalau kamu ingin mengusir domba dari layar, tinggal klik dua kali pada domba, lalu pilih remove.
Tertarik mencoba? Silakan download software unik ini…
undefined

sumber:

Pose Seksi Pramugari British Airways Bocor Di Situs Porno

6 November 2012 2 komentar

 

 

 

London – Di sela-sela tugasnya, beberapa pramugari maskapai British Airways punya hobi menjepret diri sendiri dalam pose seksi. Tak dinyana, aktivitas itu berujung memalukan, foto-foto mereka ‘mendarat’ di situs porno. Para Pramugari tersebut berpose menantang di dalam pesawat.

Mereka antara lain menaikkan roknya untuk memamerkan paha atau stocking yang mereka kenakan. Sebenarnya, para pramugari ini tidak bermaksud menyebarluaskan gambar tersebut, melainkan hanya untuk konsumsi kalangan sendiri saja. Namun entah bagaimana, foto seksi itu bocor dan diposting di situs porno.

“Kejadian ini diketahui para atasan dan beberapa pramugari yang terlibat takut masalah itu akan mempengaruhi pekerjaan mereka,” ujar sebuah sumber. detikinet..com.

Pihak British Airways belum mengkonfirmasi apakah foto bersangkutan memang menampilkan para pramugari mereka. Saat ini, investigasi intensif tengah dilangsungkan

 

 

sumber

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 426 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: