Archive

Posts Tagged ‘gak’

Kali Pertama Terbang di Atas Udara: Sebuah Pengalaman yang Tak Terlupakan Selamanya

“Now everyone can fly.”

Kita boleh berterima kasih pada Wright Bersaudara, yang menurut catatan sejarah telah berjasa menciptakan apa yang kita sebut dengan pesawat terbang. Jargon salah satu maskapai penerbangan yang populer di Indonesia seperti yang saya kutip di atas memang benar adanya. Kini, (hampir) semua orang bisa menumpang pesawat terbang dengan mudah—meski gak begitu murah, apalagi setelah Menteri Perhubungan mengeluarkan kebijakan kontroversial untuk menaikkan tarif batas bawah menjadi 40 persen dari batas atas.

Tapi, saya gak mau sok-sok kritis dengan bicara tentang tarif pesawat. Menyambung cerita saya soal kereta api yang lalu, kali ini saya ingin berbagi pengalaman tentang penerbangan pertama saya, dan mungkin sedikit tips buat kamu yang juga baru mau terbang untuk pertama kalinya.

 

 

Selalu ada kali pertama untuk setiap hal yang kita lakukan. Bagi saya, terbang dengan pesawat adalah salah satunya

Dari balik jendela pesawat terbang

‘Kayak apa sih rasanya naik pesawat?’

Pertanyaan itu baru terjawab saat saya terbang pertama kalinya ke Kualanamu.

Silakan sebut saya ‘ndeso‘ atau ‘katrok‘, tapi pasti ada kali pertama untuk setiap hal yang kita lakukan. Saya gak malu mengakui kalau penerbangan dari bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta ke Kualanamu Medan adalah kali pertama saya menumpangi moda transportasi atas awan ini. Tentu ada rasa canggung, bingung, takut, tapi juga sekaligus perasaan senang dan penasaran yang campur aduk.

Saat saya pertama kali diajak naik gunung, saya mencoba membayangkan apa yang nanti saya lihat di atas sana. Apakah awan benar-benar ada di bawah kaki kita? Apakah pemandangannya seindah yang dilukiskan? Well, semua ekspektasi saya dimentahkan begitu saja. Puncak gunung ternyata tak seindah yang saya bayangkan berdasarkan gambar-gambar dan cerita-cerita, melainkan jauh lebih indah! Saat kita menjajal sendiri pengalaman itu, kita merasakannya dengan seluruh indera kita—merasakan susah payahnya mendaki, dinginnya udara, dan melihat awan berarak di bawah kaki kita—membuatnya menjadi pengalaman yang tak tergantikan.

 

 

Gerimis menyambut saya di Bandara Halim pagi itu. Untungnya cerita dari bapak supir taksi membuat suasana tak begitu sendu

Salah satu sudut bandara Halim

Sampai di Stasiun Senen, matahari masih belum menampakkan ronanya.Macak (bahasa Jawa: bergaya/berlagak) ala flashpacker, saya putuskan untuk naik taksi aja menuju Halim, transportasi yang menurut saya paling cepat dan nyaman. Maklum, persiapan saya memang kurang, gak sempat melakukan riset angkutan kota dari Senen menuju Halim. Namanya juga traveling tanpa rencana. Hehehe.

Beruntung, di antara ribuan supir taksi yang beroperasi di Jakarta, saya bertemu supir yang lumayan gaul. Pria berusia 43 tahun yang gak saya tahu namanya ini bercerita banyak hal tentang kehidupannya serta filosofinya tentang makna lelaki yang mungkin akan saya bahas lain kali. Karena ceritanya, perjalanan saya menuju Halim jadi terasa sangat singkat. Inilah secuil pengalaman yang akan kamu dapat saat traveling: berjumpa orang asing dan berbagi cerita.

Ngopi ditemani gerimis di Halim

Gerimis menyambut saya di Halim. Saya memutuskan untuk duduk sambil ngopi di kafetaria bandara bareng Gunawan, rekan saya yang sama-sama menuju Kualanamu. Meski namanya Gunawan, dia bukan orang Jawa, apalagi artis. Dia adalah orang Batak asli, adik dari mempelai cowok yang pernikahannya akan saya hadiri besok.

Sambil menanti anggota rombongan lainnya yang notabene keluarga mempelai perempuan, saya ngobrol dengan si Gun. Saya baru tahu, ternyata, kami masih harus menempuh perjalanan jalur darat kurang lebih 6 jam dari Kualanamu menuju Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, tempat pesta dilangsungkan. Wah, hampir 24 jam dong saya di jalan?

 

 

Akhirnya kami pun boarding juga. Buat kamu yang hendak naik pesawat pertama kalinya, karena kita senasib, saya akan bagi kiatnya

Boarding ke pesawat

Setelah rombongan yang berjumlah 11 orang ini lengkap—termasuk seorang balita dan dan seorang bayi, kami bergegas memulai prosesi naik pesawat terbang. Berdasarkan pengalaman saya yang masih ecek-ecek—by the way, sok banget ya saya, baru dua kali naik udah ngasih tips?— ini dia beberapa tahapan dan tips bagi kamu yang hendak naik pesawat terbang untuk pertama kalinya.

 

1. Biar bisa memilih seat yang enak, pastikan kamu check-in sedini mungkin

Biasanya, kamu dipersilakan memilih tempat duduk di pesawat pada saat check-in di bandara. Nah, biar kamu mendapat posisi yang nyaman di pesawat, pastikan kamucheck-in sedini mungkin. Loket check-in biasanya dibuka 2 jam sebelum keberangkatan dan ditutup 30 menit sebelum keberangkatan.

Pengen kursi yang enak? Bagian tengah di belakang sayap adalah favorit saya. Pemandangannya keren dan goncangan saat trubulensi gak begitu terasa. Oh iya, kamu gak harus memegang bukti fisik tiket untuk bisa check-in, dengan modal foto tiket atau kode booking plus kartu identitas, kamu udah bisa mendapatkan boarding pass dan melenggang ke ruang tunggu keberangkatan.

 

 

2. Kamu memang diberi jatah bagasi gratis sekian kilogram. Tapi lebih baik, bawa barang seperlunya aja ke dalam kabin.

Kita memang mendapatkan jatah bagasi gratis di pesawat. Di penerbangan saya, 10 kg untuk bagasi dan 7 kg untuk yang masuk ke kabin. Kalau memang bawaanmu banyak, jangan ragu buat meletakkan sebagian bawaan di bagasi pada saat check-in dan bawa seperlunya aja ke kabin. Tapi, otomatis kamu mesti menunggu barangmu keluar dari bagasi setelah landing.

Saat penerbangan menuju Kualanamu, bawaan saya hanyalah sebuah keril berukuran 40L yang memuat keperluan untuk traveling selama 5 hari. Cukup ringkas, ‘kan? Sementara, saat balik ke Jakarta, bawaan saya nambah lagi, sebuah kardus kecil yang berisi oleh-oleh untuk teman-teman kerja saya di Hipwee. Bawaan saya yang segitu masih bisa masuk ke dalam kabin, kok. Jadi saya gak perlu repot ngantre di conveyor belt untuk mengambil barang yang dititipkan di bagasi pesawat.

 

 

3. Tandai dulu barang bawaan berupa oleh-oleh yang masuk ke bagasi, biar gak tertukar dengan penumpang lainnya.

Orang-orang yang naik ke pesawat seringkali membawa barang-barang yang serupa. Seperti halnya saat saya akan boarding di Kualanamu, yang bawa kardus putih berisi bika ambon tuh gak cuma saya, sebagian penumpang juga membawa oleh-oleh yang sama. Biar gak gampang tertukar, lebih baik tandai dulu kardus oleh-olehnya dengan namamu sebelum dimasukkan ke bagasi.

asdasd

 

 

4. Pastikan kamu gak membawa benda-benda yang dilarang di dalam tasmu.

Sesaat setelah memasuki terminal keberangkatan di Halim, saya di-scan x-ray dua kali, yaitu saat hendak menuju loket check-in dan saat menuju ruang tunggu keberangkatan. Sementara, di Kualanamu, saya cuma di-scan sekali aja, yaitu pada saat memasuki ruang tunggu keberangkatan. Hindari membawa senjata, benda tajam, maupun cairan di dalam tas. Kamu ‘kan mau naik pesawat, bukan mau tawuran. Oh iya, toleransi biasanya diberikan petugas buat oleh-oleh berupa souvenir serta makanan dan minuman.

 

5. Bila tiba saatnya boarding, bergegaslah naik ke pesawat biar kamu bisa meletakkan barangmu dengan nyaman.

Bagasi kabin di pesawat itu gak seberapa luas, serupa dengan rak bagasi di kereta api. Nah, agar kamu gak perlu repot-repot menyusun ulang bagasi kabin yang penuh tas agar bawaanmu bisa muat, mendingan bergegeaslah naik saat kamu sudah dipersilakan boarding. Dengan bagasi kabin yang masih lengang, kamu bakal leluasa meletakkan barang bawaanmu.

Oh iya, jangan memaksa untuk memasukkan barangmu ke dalam kabin jika petugas memintamu menitipkan sebagian bawaan ke bagasi pesawat pada saat boarding. Soalnya, di kabin kamu tuh berbagi ruang bagasi dengan penumpang lainnya.

 

6. Duduk yang tenang, perhatikan dan patuhi petunjuk dari pramugari, dan nikmati penerbanganmu.

Penerbanganmu gak berlangsung lama, paling cuma beberapa jam. Jadi, kalau gak ada perlu, tetaplah duduk di bangkumu. Pramugari juga akan memperagakan penggunaanseatbelt, jaket pelampung, dan masker oksigen. Perhatikan dengan seksama, itung-itung memandang wajah pramugari yang cantik-cantik. Nah, kamu siap terbang, deh.Enjoy the view!

Sekadar catatan, gak usah panik dan mikir yang aneh-aneh saat pesawat mengalami turbulensi. Nikmati aja goyangannya. Terakhir, jangan lupa berdoa, ya!

 

 

Sampai hari ini pengalaman take off pertama kali masih membuat jantung berdesir ketika mengingatnya. Seram sih, tapi membuat saya kembali ingin mencoba dengan pesawat lainnya

sadas

Saya melepaskan headset dan mengganti mode ponsel saya menjadi airplane mode sesaat setelah duduk di kursi penumpang. Ketika pilot mengumumkan pesawat sudah dalam posisi take-off, saya pun terkesiap. Pesawat meluncur dengan kecepatan tinggi, menimbulkan sensasi serupa meluncur di atas roller coaster. Tak lama, pesawat yang saya tumpangi bergerak naik, menyisakan pemandangan bangunan-bangunan pencakar langit Jakarta yang mengecil dan menjauh dari balik jendela.

Tapi perasaan berdebar itu tak sebanding dengan rasa penasaran yang muncul kemudian. Apakah jika saya terbang dengan pesawat lainnya perasaan ini akan tetap sama? Setelah desir dalam dada mereda diam-diam saya berjanji. Suatu hari, saya akan melancong dengan pesawat lagi.

Dengan ndeso-nya saya mengabadikan pemandangan itu dengan kamera ponsel. Hampir sepanjang perjalanan, mata saya gak beranjak dari pemandangan yang tersaji di depan mata, sampai akhirnya yang terlihat cuma langit dan awan. Beda dengan saat perjalanan kembali ke Jakarta, saya memilih untuk menikmati penerbangan dengan tidur.

 

Gimana dengan pengalamanmu naik pesawat terbang pertama kali? Apakah serupa dengan yang saya rasakan?

sumber

Kini, Keping CD/DVD yang Sudah Gak Zaman Bisa Kamu Sulap Jadi Barang Sekeren Ini!

CD? DVD? Udah gak jaman kaleee!

Kemajuan teknologi yang berkembang pesat membuat barang-barang lama mulai tergilas relevansinya. Gak terkecuali dengan kepingan CD atau DVD yang kamu punya. Dulu, saat tahun 2000-an CD/DVD menjadi barang mewah. Rekaman video klip, film, hingga mp3 menjadi koleksi berharga yang bikin kamu bangga. Namun sejak flashdisk, external HD, dan layanan streaming internet hadir, barang-barang ini perlahan usang. Daripada membeli film dalam bentuk CD/DVD, kamu lebih sukadownload atau streaming sendiri. Kamu pun harus bertanya-tanya:

Mau diapakan lagi CD sama DVD ini? Dijual aja pasti udah nggak laku lagi.

Daripada membuangnya ke tempat sampah dan menambah pencemaran lingkungan, gak ada salahnya kamu memanfaatkannya untuk jadi hiasan. Selain ramah terhadap alam, barang sehari-hari yang kamu punya bisa terlihat lebih gaya. Mau tahu bagaimana caranya? Simak ulasan Hipwee berikut ini yuk!

 

1. Daripada hanya disimpan di gudang, bungkus saja CD-mu dengan kain dan jadikan tempat gantungan.

CD/DVD mu dibikin gantungan yang bermanfaat

Kepingan CD/DVD mengandung bahan kimia yang susah diurai di alam. Akibatnya, kepingan-kepingan inipun menjadi pencemar lingkungan. Nah, dari pada tumpukan keping CD/DVD jadulmu makin memperparah keadaan, kamu bisa mengolahnya menjadi barang yang bermanfaat. Salah satu barang yang bisa kamu buat sendiri dari kepingan CD/DVD adalah tempat gantungan perkakas seperti di foto ini.

Bahan yang kamu butuhkan:

  • Kepingan CD/DVD
  • Kain flanel polos dan warna warni
  • Lem (misalnya lem E 600)
  • Gunting

Caranya mudah kok, pertama-tama kamu siapkan  tempelkan kain flanel berwarna polos pada seluruh permukaan kepingan. Setelah kering, kamu tempelkan lagi kain flanel bermotif setengah lingkaran dengan memberi lem pada bagian pinggir saja. Agar lebih cantik, kamu bisa hias dengan renda. Nah, agar tempat perkakasmu bisa berjajar indah di tembok, kamu sambung antar kepingan dengan menggunakan kain flanel yang cukup tebal. Dengan cara ini, selain kamu bisa membantu menyelamatkan lingkungan, barang-barangmu juga menjadi lebih rapi.

 

 

2. Hanya dengan tambahan klip buku, CD bekas bisa mempercantik jendela kamarmu.

Kepingan menjadi tirai jendela kamar

Daripada keeping CD/DVD-mu hanya tergeletak begitu saja, sekarang kamu bisa memanfaatkannya menjadi tirai jendela. Caranya mudah kok, pertama- tama kamu beri lubang pada bagian pinggir kepingan menggunakan alat pengebor kayu. Lalu kaitkan antar lubang yang kamu buat dengan menggunakan klip buku yang berukuran besar. Lalu rangkai hingga menjadi panjang seperti tirai, misalnya terdiri dari 8-10 kepingan. Nah, setelah itu kamu pasang rangkaian ini dengan tali yang diiikat dibagian tengan.

Mudah ‘kan? Kamu tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk tirai gemerlap warna-warni untuk mempercantik kamarmu saat ini. Karena hasil kreasimu sendiri sudah bisa membuatmu betah di kamar.

 

 

3. Tak perlu bayar mahal untuk mendapatkan jam dinding yang unik, karena CD/ DVD jadulmu bisa menjadi kamu kreasikan sendiri.

kepingan CD menjadi jam dinding

Mau punya jam dinding yang unik tapi kondisi kantong sedang kering? Tanpa harus sedih, sekarang kamu bisa manfaatkan CD/DVD bekas yang berisi lagu-lagu jadul. Caranya mudah kok. Pertama-tama, jiplak ukuran CD pada kertas kado dengan pola yang kamu suka. Lalu, tempelkan kertas tersebut pada permukaan CD dengan menggunakan lem adhesif yang kuat (misalnya, UHU atau castol). Setelah itu kamu gunting kertas berwarna dan angka 3, 6, 9, 12 sebagai indikator jam. Kemudian barulah kamu pasang mesin jam melalui lubang bagian tengah kepingan. Simsalabim, sekarang jam unik satu-satunya di bumi bisa kamu miliki!

 

 

4. Simpan kenanganmu dengan pigura pecahan CD/DVD yang kerlap-kerlip. Dijamin fotomu akan terlihat lebih menarik. 

Figura foto dari kepingan CD

Kepingan CD/DVD boleh jadi sudah tergantikan oleh flashdisk, tapi pigura tak akan tergantikan fungsinya dalam memajang fotomu yang menawan. Alih-alih kamu beli pigura yang mahal agar fotomu tampak lebih indah, sekarang kamu bisa manfaatkan kepingan CD/ DVD bekas untuk memajangnya. Caranya mudah kok, pertama-tama kamu pola dasar pigura dari karton. Caranya bisa kamu ikuti di sini. Lalu kamu potong CD/DVD menjadi kepingan kecil-kecil menggunakan gunting. Agar lebih mudah saat dipotong, kamu bisa bengkokkan berkali-kali secara manual ya. Setelah itu, pasang lem kayu pada pinggiran pigura dan tempelkan potongan CD/DVD dengan rapi.

Nah, agar piguramu menjadi lebih cantik, kamu bisa gunakan cat kain atau cat lukis berwarna hitam di sela-sela kepingan. Tunggu hingga kering dan jadi deh. Figura kerlap-kerlip siap untuk menyimpak fotomu yang paling menarik.

 

 

5. Hanya dengan hiasan CD/DVD pada kerah kemeja, penampilanmu bisa makin eye-catching dan gaya. 

Kepingan CD bisa membuat pakaian menjadi lebih apik

Tampil gaya bukan berarti harus mahal, karena sekarang kamu bisa menggunakan kepingan CD/DVD untuk membuat baju makin terlihat “wah”. Penasaran? Caranya gampang kok. Pertama-tama cuci kepingan dalam air mendidih selama 2 menit agar tempelan kertas label dan tulisan lebih mudah menghilang. Setelah itu, bengkokkan keping CD/DVD berulang-ulang. Kemudian gunting keping CD ini menjadi kepingan-kepingan yang lebih kecil. Tempelkan sesuai pola pada kerah baju dengan menggunakan lem sepatu. Pastikan kepingan yang warna warni berada dibagian atas ya. Tunggu hingga kering, dan voila! Baru kemejamu bisa terlihat makin gaya.

 

 

6. Mempercantik suasana meja makan tak harus dengan bunga. Buat saja alas gelas dari kepingan CD/DVD lama.

Kepingan CD/DVD bekas bisa menjadi alas gelas

CD/DVD jadul yang sudah menumpuk seringkali membuatmu bingung. Tapi, sekarang kamu bisa memanfaatkan mereka untuk mempercantik hidangan di meja makan.

Caranya cukup praktis kok. Pertama-tama, bersihkan kertas label yang menempel pada CD. Setelah itu, tempelkan kain flanel polos berdiameter lebih kecil pada bagian tengah kepingan yang warna-warni. Lalu jiplak kepingan CD pada kain bermotif floral warna cerah, dan tempelkan menggunakan lem yang kuat seperti lem kayu atau lem keramik. Agar kepingan CD tidak mudah berpindah saat ditaruh di meja, kamu bisa menjahit sisi-sisinya dengan kain berwarna putih. Nah, jadi deh. Dengan alas seperti ini, dijamin orang lain pasti juga akan lebih semangat untuk mencicipi minuman yang kamu suguhkan.

 

 

7. Agar semangat belajarmu makin membara, sekarang saatnya membuat tempat pensil yang meriah. 

Kepingan CD menjadi hiasan tempat pensil

Kaleng bekas cat bisa jadi wadah pensil yang meriah dengan kepingan CD yang kamu tempelkan bagai mozaik. Caranya gak ribet kok, pertama-tama kamu cuci kaleng, gelas atau wadah plastik yang akan kamu gunakan untuk tempat pensil. Lalu potong kepingan CD/DVD dengan penggunakan gunting menjadi bagian yang kecil-kecil. Kemudian tempelkan kepingan CD/ DVD hingga merata pada permukaan kaleng menggunakan lem lilin. Lalu, diamkan hingga kering.

Agar tempat pensilmu terlihat lebih cantik, kamu bisa gunakan plamir untuk mengisi sela-sela permukaan yang kosong. Lalu, bersihkan dengan kain agar plamir tak menutupi bagian mengkilap kepingan CD. Dan, jadi deh!

Mudah ‘kan? Dengan tempat pensil meriah seperti ini kamu pasti menjadi lebih bersemangat untuk belajar.

 

 

8. Bosan dengan sepatu polosmu? Ramaikan saja dengan kepingan CD/DVD yang warna-warni.

Kepingan CD menjadi penghias sepatu

Kamu bosan dengan sepatu polos? Atau kamu punya sepatu lama yang jarang digunakan? Sekarang saatnya kamu modifikasi dengan sedikit sentuhan kepingan CD/DVD yang warna-warni.

Caranya sederhana. Pertama-tama kamu bersihkan kepingan CD/DVD dengan merendamnya pada air mendidih. Lalu gunting menjadi bagian kecil. Sebelum menempelkannya, kamu bersihkan lebih dulu bagian sepatu yang akan kamu hias. Nah, agar lebih rapi, kamu tempelkan kepingan CD dengan menggunakan pinset dan lem sepatu biar kuat. Dan biarkan beberapa lama agar kering sempurna. Sepatu modifikasimu jadi deh. Dengan cara ini, dijamin sepatumu bisa lebih keren tanpa harus mengeluarkan banyak uang.

 

 

9.Tanpa perlu susah payah, kalung unik kerlap-kerlip bisa kamu buat sendiri dengan mudah

Kalung yang terbuat dari CD

Sebagai pemuda yang pernah hidup di masa tahun 90-an, pasti kamu punya koleksi kepingan CD/DVD yang berisi lagu-lagu terbaru pada jaman itu. Nah, daripada memenuhi gudang atau menjadi sampah di lingkungan, sekarang kamu bisa memotongnya menjadi kalung yang tiada duanya. Cara dan alat yang dibutuhkan gak ribet kok. Pertama-tama kamu buat pola dasar kalung -misalnya setengah lingkaran- menggunakan kain flanel. Lalu potong CD/DVD menggunakan gunting menjadi kepingan-kepingan kecil. Setelah itu, tempelkan pada kain flanel menggunakan pinset dan lem. Kemudian kamu buat lubang pada bagian ujung dan pasangi rantai kalung yang dibeli di toko aksesoris. Nah, jadi deh! Gampang ‘kan? Tanpa perlu bahan yang banyak dan cara yang rumit, kepinga CD/DVD bisa mempercantik dandananmu hari ini.

 

 

Kepingan CD/DVD adalah barang  yang cukup mencemari lingkungan karena kandungan bahan kimianya yang susah diurai di lingkungan. Maka, sikap yang lebih tepat adalah memanfaatkannya menjadi barang yang bermanfaat. Tanpa perlu tenaga dan modal yang banyak, barang jadul ini justru bisa memperindah suasana dan barang-barangmu dengan 9 cara ini. Nah, berani mencoba?

Selamat berkarya!

sumber

Kategori:revo Tag:, , , ,

Sisi Lain Princess Syahrini yang Membuatnya Tidak Lagi Absurd dan Tak Layak Dibully

6 Februari 2015 2 komentar

Syahrini. Siapa sih yang gak tau selebriti ternama yang gayanya bak tuan putri di negeri ini? Gaya baju hingga frasa, semua tercipta berkat kecentilannya  kelihaiannya. Dari mulai bulu mata anti badai, frasa ‘Sesuatu’ dan ‘cetar’, sampai yang terakhir adalah gaya maju mundur cantik yang entah apa faedahnya.

Walaupun dia selalu dibully, namun sebenarnya kehadirannya selalu dinanti. Bahkan, ada juga beberapa hal yang mampu kita pelajari dari sosok Syahrini lho. Pingin tau atau sekedar selo karena gak ada kerjaan? Yuk, simak penjabaran tentang Syahrini yang sudah Hipwee kupas tuntas di artikel ini!

 

 

1. Mau dikata-katain macam apa si Princess mah cuek aja. Haters buat Syahrini itu seperti ampas teh — nyebelin sih, tapi nggak penting

cetar, sesuatu

Syahrini sudah khatam jadi objek pelampiasan orang-orang kurang kerjaan yang sukanya ngomongin orang lain padahal hidupnya sendiri belum bener (tarik nafas) di dunia maya. Lihat saja akun Instagramnya. Semua komen bisa kamu temukan di sana.

Lihat Syahrini traveling pakai jet pribadi: “Iiiih, dapet duit dari mana tuh? Jadi simpenan oom-oom ya?”

Syahrini pakai baju kuning: “Kayak pikachu lu!”

Syahrini pakai mukena pas umroh: “Kayak pakai kurungan ayam!”

Sementara orang-orang selow ngomenin dia di dunia maya Syahrini tetap ada karyanya di dunia nyata. Ya walaupun nggak penting juga sih karyanya. Baru-baru ini Syahrini mendapatkan penghargaan penyanyi paling ngetop di acara penghargaan yang diadakan salah satu TV swasta. Wajahnya juga setia menghiasi layar infotainment setiap hari — tanda kalau masyarakat tetap ingin dia ada, besides her absurdity. 

 

 

2. Syahrini itu entrepreneur sejati. Semua dihajar, semua dieksploitasi, dan buktinya menghasilkan!

kalau pamer kebablasan

Pertanyaan abad ini : Apa makna dari kata “Cetar membahana”, “Sesuatu”, dan “Maju mundur cantik”?

Gak ada ‘kan? Tapi entah kenapa kata itu bisa dijadikan “jualan” Syahrini yang membuatnya laris jadi langganan komentator di beberapa acara unjuk bakat. (Sementara kita aja masih bingung apa yang membuatnya layak jadi juri.)

Itu baru kata-katanya loh, belum lagi lagu-lagunya. Konon RBT Syahrini termasuk yang terlaris di Indonesia dan mencapai angka 20 juta unduhan. Coba kalikan 20 juta dengan Rp 2.000,00 sebagai royalti artis di bisnis RBT. Hasilnya udah Rp 40.000.000.000 man!

Pemasukan itu masih ditambah “bisnis” sampingan Princess. Bisnis bulu mata, personal shopper, sampai bisnis kuliner semua dihajar!

 

 

3. Sensasi terbaik adalah sensasi yang dibuat tanpa banyak usaha. Bahkan hal yang gak sengaja macam Maju-mundur-cantiiik dan goyang Morena bisa mengangkat nama

maju mundur cantek

Pingin ngisengin Syahrini? Coba aja siapin jebakan lem tikus di belakang kakinya waktu dia bergaya maju mundur cantek. *kemudian digebuk pake tas Hermes

 

 

 

4. Walau gaya dandan dan berpakaiannya ajaib, siapa yang nggak setuju kalau Syahrini tetap manja-manja menggemaskan?

gaya ngomongnya manja nyebelin

Ayu Dewi: “Baju apaan nih?”

Syahrini: “Jadi ya…gini…baju aku ini sesuatu banget ‘kan? Ini bulu-bulunya asli. Terus payetnya dikerjain pakai tangan sama penjahit. Sesuatu kaaaan? Hmmmmm….”

Ada 2 tipe orang yang gemes sama Syahrini karena gaya ngomongnya yang nyablak dan manja-manja

a. Gemes banget pingin nyubit

b. Gemes banget pingin nyambit

#IyaBedaTipis

 

 

 

5. Gak pernah minder juga walaupun bahasa inggrisnya pas-pasan (baca : kacaauu)

gak pernah minder walaupun inggrisnya kacauu

(waktu Syahrini diwawancara infotainment)

“Jadi aku memang go ASIANEL (WTH what this mean). Iya, ke Asia Timur. Indonesia, Jepang, Korea, Brunei, Singapura.”

(tapi walau Bahasa Inggrisnya pas-pasan Syahrini tetap PD aja bertemu selebriti sekelas Paris Hilton. Bahkan Paris Hilton sempat ikut-ikutan ngomong, “Ooooh seperti ituuu…”)

“Mbak Paris Hilton, maap yak kalau selebriti kita yang satu ini bikin risih dan ngomongnya belepotan banget. Jujur aja deh, mbak Paris juga gak ngerti ‘kan dia ngomong apa? Hehe”

 

 

6. Kalau orang galau putus cinta Syahrini sih habis putus 2 kali juga tetep happy. Gak ada kata-kata sedih berlarut-larut dalam kamusnya

gak usah sedih lama-lama

“Mbak, mbak, mas Anang sama mas Bubu apa kabarnya?”

“Siapa mereka? Ah udah lewat, mereka mah udah jadi remah-remah kuaci~”

 

 

 

7. Walaupun udah tenar, Syahrini juga tetep sayang banget sama keluarganya.

sama keluargaaa

Setiap diwawancara soal almarhum Ayahnya Syahrini selalu menahan tangis. Princess memang dikenal sangat sayang dengan keluarganya. Bahkan setiap traveling Syahrini selalu mengajak ibu, kakak, adik, bahkan ponakannya untuk ikut serta.

 

 

8. Selain bermental baja, Syahrini juga selalu positive thinking walau dia jadi bahan omongan di hampir semua media

selalu positif thinking walaupun dikata-katain

(Di Media) “Gak papa aku dikatain dan digosipin yang enggak-enggak, aku mah pasrah ajah yah, yang penting masyarakat bahagia.”

(Dalam hati) “Lagian ‘kan itu cara promosi yang gratis. Fufu”

 

 

9. Toh walau sering dibenci dan dicaci, diakui atau enggak kita juga selalu kangen sama sosoknya

toh dia tetap jadi pusat perhatian

“Halo, kamu kangen ‘kan sama gaya centilku di TV? Rindu ‘kan sama dandanan heboh dan kata-kata buatanku? Iya ‘kan? Gak ada aku gak ada bahan buat dicaci ‘kan?”

 

 

Sekedar saran dari Syahrini, kalau pingin putih kayak dia, resepnya adalah …

air zam-zam

#IYAin aja

Yah, terlepas dari segala tingkah Syahrini yang selalu dicibir dan dicaci, setidaknya ada beberapa sifat positif yang bisa kita petik dari dirinya. Maju terus yah Syahrini, orang Indonesia emang begini, suka nyinyir ngomongin di belakang padahal dalam hati cinta mati.:)

sumber

Kategori:revo Tag:, , , , ,

Bersyukurlah Bila Agan Tidak Tinggal di Daerah Ini

30 Januari 2015 1 komentar

Ane mau sedikit share tentang tempat-tempat yang sebenarnya gak layak dihuni namun nyatanya banyak masyarakat yang masih tinggal disana. Semua ini tak lepas dari himpitan ekonomi dan ruang yang sangat terbatas. Langsung nyimak yuk gans..

-Bantaran Sungai-

Miris kalau melihat banyaknya permukiman yang menempati sempadan sungai karena mereka gak punya tempat untuk bermukim gan. Sempadan yang harusnya menjadi barrier serta menjaga kelestarian sungai malah dijadikan permukiman. Masyarakat yang ada hidup di kawasan yang sangat gak layak, sempit, dan gak sehat

Spoiler for bantaran sungai:
Quote:
Quote:
Quote:


-Bantaran Rel Kereta Api-

Kalau ke Jakarta, dari dalam kereta bias dilihat kumuhnya permukiman di sepanjang bantaran rel. Mereka membuat rumah seadanya, sempir dan kumuh. Belum lagi keselamatan mereka yang tak terjamin karena dekat dengan perlintasan kereta

Spoiler for rel:
Quote:
Quote:
Quote:


-Bantaran Waduk-

Meski terlihat aman, namun permukiman di kawasan bantaran waduk punya tingkat bahaya tinggi, misalnya saja seperti yang terjadi di situ gintung

Spoiler for situ gintung:
Quote:
Quote:
Quote:


-Kolong Jembatan-

Kolong jembatan memang area yang kosong sehingga banyak masyarakat kecil yang menggunakannya sebagai permukiman. Mereka tinggal seadanya disana, asal bias terhindar dari teriknya matahari dan dinginnya air hujan

Spoiler for kolong:
Quote:
Quote:
Quote:


-Dibawah SUTET-

Padatnya kota menjadikan penduduk kecil sulit mendapatkan tempat tinggal, banyak dari mereka memilih tinggal di bawah sutet, padahal sangat berbahaya tinggal dibawahnya

Spoiler for sutet:
Quote:
Quote:
Quote:


-Makam-

Tempat yang harusnya untuk orang mati pun sekarang banyak dihuni orang yang hidup, tentu kerena makam memiliki lahan yang luas dan sepi. Rasa takut akan hantu tak menjadikan masyarakat kecil takut untuk tinggal disana

Spoiler for contohnya di makam manila utara gan:
Quote:
Quote:
Quote:


-Sekitar TPA-

Tempat Pembuangan sampah yang sangat baud an kotor menjadi rejeki tersendiri bagi beberapa masyarakat kecil, mereka mendirikan rumah-rumah disekitarnya, tak peduli kotor atau bau yang ada

Spoiler for sekitar TPA:
Quote:
Quote:


-Daerah Banjir-

Banyak perumahan di Jakarta yang tiap tahun banjir tapi masih dihuni masyarakat. Mereka mau berdamai dengan keadaan dan menghadapi resiko demi tetap tinggal disana, tak peduli repotnya ketika banjir maupun bahayanya

Spoiler for banjir:
Quote:
Quote:
Quote:


-Daerah Bencana-

Rumah-rumah di lereng gunung merapi menjadi contoh bagaimana masyarakat tetap mempertahankan rumahnya meski tak seharusnya mereka tinggal disana. Padahal sangat dekat dengan zona bencana tapi mereka tak mau pindah

Spoiler for lereng merapi:
Quote:
Quote:
Quote:

Itu sedikit gambaran bagaimana orang-orang bertahan dengan rumah mereka meski sebenarnya tak nyaman. Satu pesan yang ane pengen sampaikan disini, bersyukurlah bagi jika agan semua memiliki rumah yang baik, kamar yang nyaman. Berterima kasih pada orang tua kita karena telah berjuang untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi anaknya.
Semoga trid ini bias membuat kita semua lebih bersyukur

sumber

Kata Cowok: Bagi Kami Cewek Berjilbab Terlihat Lebih Menarik dan Bersahaja, Karena…

Demi menjalankan perintah agama, banyak cewek-cewek memutuskan untuk menutup auratnya dari ujung kepala hingga kaki. Saudari kamu, teman kamu dan bahkan mungkin pacar kamu sudah memutuskan untuk berhijab. Bagi perempuan yang hidup di era modern, berhijab adalah keputusan besar dalam hidupnya. It’s a life changing decision bagi sebagian perempuan.

Namun kamu, para perempuan yang berhijab, tak bergeming, jika hati sudah mantap kewajiban adalah kewajiban. Toh, ketakutan akan dikucilkan dari pergaulan dan diabaikan oleh lawan jenis gak terbukti nyata. Kalau pun ada, kamu mungkin belum aja menemukan orang-orang yang mengapresiasi perempuan-perempuan berhijab, seperti orang-orang ini:

 

 

 1. Perempuan berhijab adalah pribadi yang tidak egois. Mereka membantu kami, para pria, menjaga pandangan secara manis

“Aku suka cewek berjilbab karena dia tahu cara menghargai dirinya sendiri.”

Eka Rizky, 26 tahun.

Memutuskan untuk menutup diri sesuai ajaran agama agar terhidar dari mata yang jelalatan merupakan tindakan yang mulia. Bagaimana tidak? Perempuan berhijab rela berpanas-panasan dalam balutan kain supaya orang lain (terutama cowok) terhindar dari dosa mata. Jika kata ‘dosa’ terdengar begitu berat bagimu camkan ini:staring atau memandang lekat-lekat lawan jenis itu gak sopan. Perempuan berhijab gak ingin kamu bertindak gak sopan, jadi mereka memutuskan untuk lebih dulu sopan di hadapan kamu.

 

 

2. Kecantikan yang nyata tidak perlu diumbar agar bisa dirasa. Justru hijab menyembunyikannya secara bersahaja

Memancarkan kecantikan

“Kalau dipakenya bener, cewek berhijab itu bisa jadi jauh lebih cantik”

Fajar Kurniawan, 24 tahun.

Balutan kain yang tebal tersebut gak bisa menyembunyikan kelembutan, kesolehan dan pesona kecantikan perempuan yang mengenakannya. Di mata sebagian cowok, jilbab dan pakaian yang serba tertutup justru mengamplifikasi pesona seorang perempuan. Dengan warna yang menarik dan style yang makin beragam sekarang, perempuan berhijab seharusnya gak perlu malu dengan apa yang mereka kenakan. Selama pakainya gak aneh-aneh dan terus berpedoman pada norma yang benar, seorang perempuan bisa jadi makin cantik setelah berhijab.

 

 

3. Bagi kami, kamu yang berjilbab adalah wanita yang teguh hati. Perintah agama bagimu tak bisa ditawar lagi

Keteguhan

“Cewek berjilbab itu keren, dia punya tekad kuat untuk menjalankan keyakinannya” 

Aji, 24 tahun.

Selama ini kita selalu mengira perempuan berhijab hanya karena harus memenuhi kewajibannya. Kita seakan lupa kalau ada beberapa perempuan yang mau menutupi dirinya karena pilihan sendiri. Tanpa merasa terpaksa, hanya ikhlas karena dia suka mendapati dirinya dalam keadaan tertutup. Lihatlah para muslimah di negara barat yang tetap teguh dengan pendiriannya meski penampilannya dicibir oleh sejumlah masyarakat yang gak mau mengerti mengapa mereka memilih untuk berhijab. Terlepas dari perintah agama, mengenakan jilbab adalah bukti keteguhan hati.

 

 

4. Kecantikanmu yang disembunyikan terlihat lebih mengagumkan. Tak bisa dipungkiri kami sering merasa penasaran

Bikin penasaran

“Pacaran sama cewek hijab sih belum pernah tapi selalu penasaran tiap kali lihat (cewek berhijab -red). Apalagi kalau cantik. Hehehe” 

Ardy Putra, 24tahun.

Mungkin karena beberapa perempuan berhijab membatasi dirinya dalam pergaulan sehingga kesan yag timbul adalah agak misterius dan bikin penasaran. Mungkin sekilas seperti gadis yang pemalu, namun yang pasti perempuan berhijab gak pernah memposisikan dirinya sebagai orang yang sombong. Mereka hanya segan untuk memulai percakapan, apalagi untuk mengajak kenalan. Tingkah-tingkah seperti inilah yang membuat beberapa cowok menjadi semakin penasaran untuk lebih dekat dengan perempuan berhijab.

 

 

5. Kami tahu tak mudah berpenampilan cantik dengan aturan yang harus ditaati. Terima kasih telah tampak begitu bersahaja tapi tetap nyaman dipandang mata

Usahanya harus diacungi jempol

“Meski aku gak paham dandan tapi kayaknya gak mudah loh buat pake jilbab dan berdandan rapi tiap pagi. Salut!” 

Rahmat, 21 tahun.

Ya, rasa hormat bukan hanya buat pacar atau gebetan kamu, tapi juga buat ibu, saudari, ibu guru dan semua perempuan yang berhijab yang kamu temui. Kalau cewek pada umumnya butuh 1-2 jam buat berdandan cantik maka perempuan berhijab butuh waktu ekstra untuk memilih jilbab yang sesuai dengan warna pakaian dan sesuai dengan acaranya. Mereka juga butuh waktu buat mengenakannya dan merapikannya. Harus diakui perumpuan berhijab gak sesimpel cewek jins dan t-shirt namun semua waktu dan effort yang mereka berikan harus dihargai.

 

 

6. Tanpa banyak kata kalian mengajarkan kami jadi lebih perasa. Kami ingin menjaga penampilanmu agar bebas dari cela

Jadi perasa

“Kadang malu mau ngasih tahu ‘Maaf mbak rambutnya kelihatan (keluar dari jilbab -red)‘ takut salah. Tapi kalo dibiarin kan gak bagus juga” Aji, 24 tahun.

Perempuan membawa presence tiap kali mereka berinteraksi dengan teman-temannya. Baik cewek maupun cowok bisa merasakan kehadirannya dan mengakui eksistensinya sebagai perempuan berjilbab. Sehingga tanpa sadar orang-orang jadi lebih perhatian padanya. Hal ini memberi pengaruh baik bagi cowok yang memang menaruh simpati, kamu jadi lebih perhatian dan peduli. Berusaha menjaga pandangan namun merasa bertanggung jawab untuk memberi tahu bahwa beberapa helai rambutnya menyembul dari dalam jilbab.

 

 

7. Kesadaranmu akan kewajiban menunjukkan akar keimanan yang kuat. Sering kami sebagai pria merasa kerdil dan jauh tertinggal dalam iman dan pemahaman

Mendalami agama

Ketika ditanya mengapa dia memilih berhijab dan jawaban yang meluncur adalah“Karena Allah” maka berdesir darah dalam nadi. Jawaban seperti barusan bakal menyakinkan kamu bahwa jilbab dan pakaian tertutupnya bukan sekedar fashion statement, keputusannya adalah panggilan dari hati untuk memenuhi perintah agama. Dari sini pula kamu sadar bahwa perempuan berhijab kemungkinan memiliki akar agama yang kuat di dalam keluarganya. Lalu ketika kamu bertanya dalil apa yang mendasari keputusannya berhijab dan dia menjawab “An-Nur:31 dan Al-Ahzab:59″ maka sebaiknya kamu pulang dan membaca sendiri ayat-ayat tersebut.

 

 

8. Walau udara sedang panas-panasnya kehadiranmu yang anggun justru menyejukkan suasana. Kamulah oase di tengah makin anehnya dandanan wanita di seluruh dunia

Gerah bukan masalah

“Liat cewek hijab itu sejuuuuk rasanya..” 

Bagus Aditya, 23 tahun.

Tinggal di negara tropis sambil mengenakan pakaian yang serba tertutup dan tebal bukanlah perkara mudah. Terlalu lama di luar ruangan bikin terpapar matahari, berdiam di dalam ruangan juga menimbulkan rasa gerah. Kita para cowok gak pernah tahu bagaimana gerahnya kapala yang dibaluti jilabab tiap saat. Namun perasaan panas tersebut tetap dihadipi perumpuan berhijab dengan kepala dingin, mereka tetap kalem tanpa banyak mengeluh. Sikap tenang itulah membuat mata yang memandang selalu merasa sejuk.

 

 

9. Penampilan yang tertutup membuat kami merasa aman melepaskan kalian pergi sendirian. Ada tameng yang membuat pria-pria lain mau tak mau harus menjaga pandangan

aS

“Cewek yang berhijab itu sudah punya pandangan untuk menuju dunia akhirat dan lebih aman jika berpergian sendiri, terhindar dari laki–laki hidung belang” 

Fajar Kurniawan, 24 tahun.

Bicara soal pandangan ke depan, kamu bisa bisa menganggap perempuan berhijab sebagai orang yang visioner. Harapan dan mimpinya melampaui kehidupan di dunia. Yang mereka harapkan adalah kebahagian di dunia dan di akhirat seperti yang dijanjikan. Di samping itu, beberapa cowok percaya bahwa penampilan yang dijaga sedemikian rupa akan menjauhkan perempuan berhijab dari niat-niat jahat orang lain. Selama perempuan paham cara menjaga diri dan cowok-cowok sendiri bisa mengontrol dirinya, maka Insya Allah dunia ini bisa menjadi tempat yang aman bagi semua.

 

 

10. Ketika akhlak dan penampilanmu sudah sebegini indahnya, adakah alasan untuk tidak jatuh cinta?

Tinggal dilamar

Dari penyataan teman-teman di atas tersirat kalau perempuan jadi lebih cantik setelah berhijab. Penampilan cantik itu hanyalah bonus karena yang terpenting (dan sering dilupakan) adalah cantik perilakunya, mulia akhlaknya dan serta kesolehannya. Perempuan berhijab gak semestinya hanya dilihat dari penampilan luarnya saja, karena dibalik keanggunannya terdapat kepribadian yang lebih dalam dari yang kamu kira.

 

 

Tulisan ini memang gak mewakili semua perasaan cowok di luar sana karena sama seperti perempuan yang memilih mengenkan hijab, ini masalah hati dan iman. Tapi bagi beberapa cowok gadis berjilbab memang cocok dijadikan pasangan sejiwa. Dia yang tidak boleh disia-siakan, karena begitu berharga.

sumber

 

Jangan Pernah Terjun Jadi Wirausaha Kalau 7 Alasan Ini yang Jadi Penyebabnya!

24 Januari 2015 1 komentar

Dari artikel-artikel kesuksesan yang sering Hipwee bagikan, kamu akan menemukan banyak inspirasi dan motivasi yang memacu kamu untuk menjadi seorang entrepreneur. Tujuan artikel-artikel tersebut emang untuk menggugah kamu untuk keluar dari zona nyaman dan terjun ke dunia usaha sedari muda.

Namun sayangnya, gak semua orang cocok jadi pengusaha. Coba pikir-pikir lagi apa alasan kamu mau terjun ke dunia usaha. Jika alasan-alasan di bawah ini terngiang di benakmu mungkin pilihan untuk jadi pengusaha perlu kamu pikirkan ulanhg.

 

 

1. Alasanmu jadi wirausaha hanya untuk “lari” dari kewajiban kerja yang ada. Kamu sudah jenuh dengan rutinitasmu yang itu-itu saja

Kamu gak bisa lari dari ini

Mungkin gara-gara kamu gak suka sama atasan atau kamu gak mencintai pekerjaan kamu jadi ide untuk buka usaha terdengar seperti alunan musik merdu di telinga kamu. Dengan menjadi pengusaha gak ada lagi orang memerintah kamu serta me-review kerjaan setiap bulan. Akhirnya, kamu putuskan untuk menjadi pengusaha demi lari dari pekerjaan kantora.

Memulai usaha sendiri secara gak langsung emang melepaskan dirimu dari status pegawai, karena kini kamu bekerja untuk diri sendiri bukan orang lain. Tapi bukan berarti kamu akan berleha-leha lalu uang datang dengan sendirinya. Malah tugas dan kerjaan kamu justru jadi tambah berat ketika memulai usaha. Kewajiban kamu jadi tambah banyak dan kamu memikul tanggung jawab yang lebih berat daripada menjadi karyawan. Menjadi pengusaha semestinya bukan dijadikan pelarian melainkan dijadikan tujuan untuk dikejar. Karena kalau nggak, kamu cuma bikin masalah baru dan mencari pelarian baru karena sejak awal kamu cuma nyari pelarian saja.

 

 

2. Lupakan keinginan untuk jadi pengusaha jika hanya ingin bebas mengatur bisnis sesuai keinginanmu. Sebab pada kenyataannya bisnis tidak berjalan sesederhana itu

Kamu cuma bisa mengontrol diri

Jika kamu seorang tukang atur alias control freak maka kamu gak seharusnya jadi pengusaha. Kamu ingin bisnis kamu berjalan sedemikian rupa, toko disusun sesuai keinginan, dan proyek/produk harus berjalan sempurna, kalau gagal kamu rela mengulang lagi. Kamu selalu mengira kalau berbisnis itu memberi kamu kendali penuh atas semua orang dan semua hal, padahal nyatanya tidak.

Menjadi pengusaha malah membuat kamu gak berdaya dan gak punya kendali. Kamu bisa memasarkan produk namun kamu gak bisa mengendalikan penjualan, kamu gak bisa memaksa orang untuk jadi pelanggan/pengguna kamu. Ketika kamu berhasil menjual kamu gak bisa mengontrol mereka untuk datang kembali. Kamu gak bisa mengendalikan kemampuan pegawaimu untuk melaksanakan hal-hal gila. Skill yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis adalah skill manajemen bukan skill sok ngatur.

 

 

3. Hasrat jadi pengusaha berkobar karena kamu ingin mendapatkan nama besar. Jadi kaya, tenar, dan banyak dikenal jadi hal yang kamu harapkan

Kepopuleran datang dengan sendirinya

Akui saja, apakah kamu hanya terobsesi menjadi terkenal dan populer seperti Mark Zuckerberg? Kalau kamu menjadi pengusaha hanya karena ingin dikenal semua orang, sering nongol di talk show dan kalau perlu dibikinin filmnya, maka kamu harus berhenti bermimpi terlalu cepat. Menjadi selevel dengan pengusaha-pengusaha top seperti mereka membutuhkan kerja keras dan dedikasi selama bertahun-tahun.

Bukan itu saja, agar namamu terdengar di mana-mana kamu harus punya tim humas siap banting tulang buat kamu. Dan ketika kamu mulai menjual diri di media kamu bakal segera tahu bahwa media gak akan peduli kecuali kamu punya kisah inspiratif untuk diceritakan. Sebagai pengusaha yang baru belajar merangkak, ada baiknya kalau kamu fokus bekerja dan menghasilkan sesuatu terlebih dahulu sebelum mulai memikirkan populeritas.

 

 

4. Status pengusaha terdengar menggoda karena banyaknya waktu luang yang (kelihatannya) akan kamu punya. Tidak sesimpel itu kenyataannya, Bung-Nona……

Kamu gak punya waktu luang

Ide bekerja tanpa ikatan jam kantor dan gak harus hadir di kantor sekilas terdengar menyenangkan. Dengan begitu kamu bisa lebih banyak berada di rumah bersama keluarga (jika sudah punya) atau lebih sering main saat yang lain harus kerja. Tapi itu hanya iming-iming kenikmatan waktu luan yang semu karena ketika kamu memulai usaha 24 jam per hari terasa gak cukup untuk menjalankannya. Kamu gak bisa santai karena ketika kamu membuang-buang waktu berarti kamu membuang-buang uang.

 

 

5. Pikirkan ulang rencanamu jadi pengusaha jika cuma semangat yang kamu punya. Sedang rencana selarik pun tak ada

Semangat saja belum cukup

Katakanlah kamu jago memasak masakan Italia, jadi kamu memutuskan untuk membuka restoran Italia. Kamu punya passion-nya, kamu memiliki semangat buat capek-capek di dapur, tapi kamu gak punya ide sama sekali tentang bagaimana cara menjalankan usaha restoran, apalagi restoran bercita rasa Italia. Bahkan kamu gak tahu cara memasarkan restoranmu di tengah masyarakat yang belum mengenal menu-menu Italia.

Tentu saja kamu bisa belajar sambil berjalan, namun pasti ada cara lain untuk mentalurkan passion kamu tanpa harus membuatmu berhenti dari pekerjaan dan mengalami kerugian tiap hari. Dalam dunia usaha, kadang semangat aja belum cukup.

 

 

6. Gatalnya kamu terjun sebagai wirausaha karena tergiur mudahnya pengajuan modal usaha. Padahal tak ada pinjaman yang gratis — sederet syarat dan bunga yang cukup tinggi bisa membuat meringis

Minjam di bank itu sulit

Meski minim pengalaman dan belum punya rencana bisnis yang jelas kamu memberanikan diri mengajukan kredit ke bank. Karena kamu mengira mendapatkan pinjaman dari bank adalah perkara mudah. Meski perekonomian negara kita (terlihat) membaik tapi percayalah memperoleh ratusan juta buat modal dari bank gak semudah membalikkan telapak tangan. Mereka butuh keyakinan dari kamu, apa yang bisa dijadikan jaminan, berapa saldo yang kamu miliki dan pekerjaan apa yang kamu miliki.

Pekerjaan? Bukankah kamu udah memutuskan buat resign? Uups…

 

 

7. Memulai usaha bukan cuma soal pamer ide brilian saja. Mengawali usaha tanpa riset pasar dan mengkritisi rencana sendiri sama saja dengan bunuh diri

Ide harus digodok lagi

Yang kamu miliki cuma sebuah ide brilian (setidaknya brilian bagi dirimu). Kamu belum pernah memamerkan ide tersebut di depan orang lain, jadi ide tersebut belum pernah digodok dan dikritisi. Parahnya lagi kamu gak melakukan riset pasar sama sekali untuk melihat apakah ada calon pembeli yang mau membeli/menggunakan produk kamu. Tapi dengan pedenya kamu yakin aja ada yang mau beli. Naif sekali, kamu memulai bisnis tanpa mengetahui apakah ada orang yang mau membeli produk kamu.

 

Terjun ke dunia usaha itu bukan perkara mudah, kamu gak boleh anggap remeh sama sekali. Keputusan untuk berbisnis bisa menjadi perubahan terbesar dalam hidupmu, untuk jadi lebih baik maupun jadi lebih buruk.

Kamu harus punya modal, rencana, memahami pasar selain semangat dan ide. Dan selama menjalaninya kamu harus punya kesabaran dan ekspektasi yang masuk akal. Nah sekarang pertanyaanya: sudah cukup kuatkah alasanmu untuk masuk ke dunia bisnis yang keras?

Terinspirasi dari Forbes. Artikel asilinya bisa dilihat disini.

sumber

10 Fakta Tentang Kerokan yang Lebih dari Sekadar Masuk Angin dan Sendawa

Musim hujan nih! Gak cuma keguyur air hujan yang datangnya tiba-tiba, hembusan angin yang buat pohon goyang-goyang juga bisa bikin badanmu gampang masuk angin. ‘Masuk angin’ yang sampai sekarang belum jelas istilah medisnya ini tuh pasti bikin galau. Cuma masuk angin kok sampai ke dokter segala, tapi kalau dibiarkan aja badan rasanya gak enak banget. Makanya, senjata utama orang Indonesia kalau lagi masuk angin apalagi kalau bukan kerokan!

Walaupun udah turun temurun dari generasi ke generasi, masih banyak lho orang yang salah kaprah lho perihal kerokan ini. Nah kali ini Hipwee udah merangkum fakta-fakta unik yang mungkin belum kamu ketahui tentang kerokan.

 

 

1. Walaupun Penuh Mitos dan Tradisi, Kerokan Itu Sebenarnya Bukti Paling Nyata dari Rumus Fisika Paling Terkenal di Dunia Lho

Emc2

Kamu pasti gak sadar ‘kan kalau waktu kerokan tuh sebenarnya kamu sedang mempraktikan rumus fisika Albert Einstein yang paling terkenal, E=MC2? Sederhananya, rumus ini menjelaskan bagaimana energi itu bisa terbentuk dari pergesekkan antara dua permukaan benda. Nah walaupun leluhur kita mungkin tidak berpikir seilmiah itu ketika menemukan metode penyembuhan ini, kerokan itu benar-benar menjiwai prinsip ilmiah ini lho.

Menggosokkan uang logam ke kulit secara berulang-berulang itu sebenarnya gerakan gesek yang mampu menciptakan energi. Energi disini berupa panas. Jadi, ya wajar aja kalau setelah kerokan kamu merasa hangat. Konsep ini sama halnya ketika kamu saling menggosokkan kedua telapak tanganmu. Kalau guru jaman SMA menjelaskan teori ini pakai contoh kerokan, mungkin pelajaran fisikanya bisa nyantol sampai sekarang kali ya?

 

 

2. ‘Masuk Angin’ Itu Bukan Karena Terlalu Banyak Angin yang Masuk dalam Tubuh, Jadi Kerokan Juga Sebenarnya Gak Bisa Mengusir Angin

Hmm apa bener ada angin yang masuk?

Salah kaprah masalah metode penyembuhan kerokan ini bisa jadi berasal gara-gara penyakit yang kita sebut ‘masuk angin’ itu juga masih ambigu. Kehujanan, terlalu sering kena angin malam yang dingin, atau menggigil di ruang ber-AC, memang biang kerok yang sering menyebabkanmu masuk angin. Tapi sebenarnya gejala ‘masuk angin’ itu bukan karena anginnya yang masuk dalam tubuh.

Udara atau angin dingin itu justru membuat pembuluh darah di kulit menyempit sampai-sampai otot-otot kekurangan oksigen. Otot yang tidak bisa bernapas ini-lah yang menimbulkan gejala masuk angin seperti rasa nyeri otot (mialga) dan pegal-pegal. Disamping paparan udara dingin, kekurangan gerak sehingga pembuluh darah kaku dan tidak luwes juga memiliki dampak yang sama. Maka dari itu, gerakan mengerok atau menggaruk kulit itu bukannya ‘mengusir’ atau mendorong angin keluar tapi memperlebar pembuluh-pembuluh darah di permukaan kulit yang menyempit karena dingin.

 

 

3. Bekas Kerokan yang Semakin Merah Itu Juga Bukan Tanda Kalau Sakitmu Lebih Parah

Haduh mau mau ngusir penyakit atau buat tato mas?

Apakah kamu termasuk orang yang merasa semakin yakin bahwa kamu memang sakit mendengar komentar ibu atau saudaramu yang mengeroki bahwa bekas kerokan di punggungmu merah sekali? Jika iya, mulai sekarang mungkin kamu harus buang jauh-jauh kayakinan itu. Kerokan pada dasarnya merupakan metode memperlebar pembuluh darah tepi yang menyempit atau menutup (vasokontriksi) menjadi lebar (vasodilatasi), pasti akan meninggalkan bekas merah di kulit.

Bekas itu merupakan jejak pembuluh darah yang terbuka atau pecah seiring gesekan koin atau kerokan. Daerah tersebut akan diisi dengan aliran darah yang sebelumnya tertutup. Dibandingkan intensitas warna yang pasti akan semakin pekat jika kamu mengerok kulitmu lebih kuat atau sering, bagian tubuh mana yang dikerok justru akan lebih menentukan kemanjuran pengobatan ini.

 

 

4. Gak Usah Kerokan Sampai Ujung-Ujung Tangan atau Kaki Segala. Metode Penyembuhan ini Memang Paling Ideal Kalau Dipraktikan di Punggung

Miring melintang di kanan-kiri tulang punggung

Lalu bagian tubuh mana yang paling ideal untuk memaksimalkan manfaat kerokan? Yup, punggung! Walaupun sebagian besar orang juga pasti kerokan di punggung, pasti masih banyak yang belum tahu kenapa kerokan itu idealnya di punggung. Untuk mendapatkan manfaat yang optimal untuk memperlebar pembuluh dan melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, kamu harus memilih pembuluh darah yang panjang dan terhubung ke semua bagian tubuh. Jadi dengan satu gesekan koin, manfaatnya bisa dialirkan lebih jauh.

Punggung adalah pusat syaraf terpadu dengan pembuluh darah yang paling panjang dan menyebar kemana-mana. Pembuluh darah tepi yang pecah di ujungnya akibat kerokan akan memaksa sekujur pembuluh darah tersebut untuk melebar. Sebaiknya kerokan juga dilakukan dengan arah miring mengikuti ‘dermaton’ yaitu arah syaraf menuju kulit yaitu di kanan-kiri tulang punggung. Bayangkan jika kamu memilih pembuluh darah di tangan yang pendek, ya efek kerokan itu cuma di tangan saja.

101550109_025f30789a

Apalagi buat cewek-cewek yang harus tampil kece, gara-gara gak mau kelihatan bekas kerokan di leher terus seharian pakai selendang padahal hari lagi panas-panasnya. Kalau cukup dengan kerokan di punggung yang ternyata bisa mengalirkan manfaat ke semua bagian tubuh, kenapa harus ‘menghiasi’ bagian tubuhmu yang lain dengan bekas kerokan?

 

 

5. Layaknya Mencandu Morfin yang Bikin Tenang dan Segar, Kerokan Itu Memicu Peningkatan Produksi Morfin dalam Tubuh Yang Disebut Beta Endorfin

Walaupun enak, jangan sampai kecanduan ya

Nah disamping melancarkan aliran darah yang mampu mengurangi nyeri otot dan pegal-pegal, kerokan ternyata juga bisa kamu tenang dan segar layaknya menghirup morfin atau zat sedatif. Eits…ini bukan morfin atau obat-obat terlarang yang bisa membuat kamu di penjara itu lho. Ini adalah morfin yang diproduksi secara alami dalam tubuh kita sendiri yaitu ‘beta endorfin‘. Produksi hormon ini diatur oleh jaringan endotel, yaitu bagian terdalam dari pembuluh darah kita.

Tekanan yang dihasilkan oleh gerakan kerokan ternyata mampu mencapai jaringan tersebut sehingga produksi beta endorfin dalam tubuh kita meningkat. Konsep ini sama halnya ketika kamu sedang dipijat. Maka dari itu banyak orang yang kecanduan dengan rasa tenang dan segar setelah dipijat atau dikerok. Tapi ingat, apapun jika dalam jumlah berlebihan itu bisa jadi buruk. Jadi walaupun dipijat maupun kerokan itu tidak berbahaya, tapi kalau sampai kecanduan kan repot juga?!

 

 

6. Kerokan Itu Layaknya Ilusi yang Mengelabui Otak Bahwa Tubuh Sedang Terluka Sehingga Dengan Otomatis Tubuhmu Akan Mempertahankan Diri dengan Meningkatkan Kekebalan

image

Sebelumnya sudah dibahas mengapa kerokan bisa menghangatkan, mengurangi pegal-pegal, menenangkan, dan menyegarkan, tapi apakah kerokan benar-benar bisa menyembuhkan masuk angin? Lagi-lagi itu tergantung definisimu atas gejala masuk angin sendiri. Tapi secara umum, kerokan itu memang bisa meningkatkan kekebalan tubuh lho.

Pelebaran atau pembesaran diameter pembuluh darah sebagai akibat kerokan secara tidak langsung juga menyediakan ruang lebih untuk pergerakan sel darah putih yang merupakan agen kekebalan tubuh utama. Nah, sel-sel darah putih ini jadi semakin reaktif untuk mempertahankan tubuh kita ketika ribuan ujung pembuluh darah tepi pecah layaknya terbentur atau dipukul. Pecahnya pembuluh darah tepi yang juga bisa disebut peradangan ini juga memicu reaksi zat anti-peradangan yang disebut‘cytokines’. 

Nah ilusi seakan-akan tubuh kita terserang radang dan terluka dalam kerokan itu ternyata memicu peningkatan sistem kekebalan tubuh kita sendiri.

 

 

7. Walaupun Pada Dasarnya Tergolong Aman, Tapi Khusus Untuk Ibu-Ibu Hamil Kerokan Bisa Menyebabkan Kelahiran Prematur

Cari cara lain untuk 'mengusir angin' di kala hamil

Banyak juga orang yang meragukan keabsahan kerokan karena meragukan manfaat dan khawatir dengan berbagai efek samping negatif yang secara medis justru membahayakan. Hipwee sudah menjelaskan diatas berbagai manfaat dari kerokan, tapi apakah benar kerokan justru dapat membahayakan kesehatan?

Kekhawatiran biasanya terpusat antara penipisan kulit, peradangan, atau masuknya bakteri ketika pori-pori kulit terbuka. Disamping belum benar-benar terbukti secara ilmiah, daya regenarasi kulit manusia yang cukup cepat menjadikan ketakutan ini tidak begitu signifikan. Asalkan tidak berlebihan atau kecanduan, kerokan tidak akan membahayakan kesehatanmu.

Nah tapi khusus untuk ibu-ibu hamil, kerokan itu bisa jadi berbahaya. Tidak secara langsung mengancam jiwa ibu atau janin, tapi memicu kelahiran prematur. Zat anti-peradangan ‘cytokines‘ yang pada tubuh orang biasa meningkatkan kekebalan tubuh, pada ibu hamil justru akan menyebabkan munculnya zat ‘prostaglandin’. Zat ini bisa memicu kontraksi dini pada kehamilan sehingga berisiko menyebabkan kelahiran prematur. Makanya, untuk ibu-ibu hamil coba deh cari pengobatan lain ya kalau masuk angin.

 

 

8. Kerokan Itu Bukan Hanya Terkenal di Indonesia, Metode Pengobatan Ini Juga Tersebar di Negara-Negara Lain

Caranya beda-beda, tapi intinya mengusir angin

Menggesekkan objek ke permukaan kulit secara berulang kali untuk ‘mengusir angin’ bukanlah metode penyembuhan tradisional yang hanya dapat ditemui di Indonesia. Jika di Indonesia objek yang sering dipakai untuk kerokan adalah uang logam, di negara-negara lain seperti Cina, Vietnam, Kamboja, atau Laos objek yang digunakan berbeda-beda. Kerokan ala Cina yang disebut ‘gua sha‘ menggunakan sejenis batu giok dengan juga dibantu semacam minyak untuk menghindari iritasi kulit.

Walaupun jenis objek dan minyak yang digunakan untuk mengerok punggung berbeda-beda, namun uniknya kearifan lokal yang mengilhami praktik pengobatan tradisional itu justru mirip. Seperti halnya ‘gua sha‘, kerokan di Vietnam yang disebut ‘cao gio’ ternyata artinya juga ‘mengusir’ atau menggeser angin. Di berbagai kebudayaan Timur ini tampaknya angin melambangkan keburukan atau kesakitan yang harus dihilangkan. Jadi mungkin ‘masuk angin’ atau ‘mengusir angin’ itu sebenarnya lebih sarat dengan nilai kebudayaan dibandingkan benar-benar berarti angin dalam tubuh.

 

 

9. Hati-Hati Kalau Mempraktikan Kearifan Pengobatan Timur Ini di Negara-Negara Barat. Bekas Merah Kehitaman Mirip Lebam Sering Dikira Bekas Pukulan atau Kekerasan Fisik Lho

Masa ini kekerasan fisik sih?

Namanya juga tradisi atau kekayaan budaya, ya pastinya orang yang benar-benar bisa memahami nilai dan manfaat kerokan itu ya hanya orang Indonesia. Nah setelah mengetahui bahwa banyak juga orang-orang di negara tetangga yang memiliki tradisi yang serupa, ternyata ada juga bangsa lain yang sama sekali tidak mengerti kebaikan kerokan ini.

Parahnya di negara-negara Barat, tradisi yang sudah turun temurun digunakan untuk mengobati ‘masuk angin’ di kebudayaan Timur ini justru sering dikira sebagai bentuk kekerasaan fisik. Banyak orang Indonesia atau Vietnam yang pergi ke rumah sakit di tempat bermukim mereka di Amerika Serikat dengan bekas kerokan justru dicurigai atau bahkan dilaporkan untuk kekerasan rumah tangga. Lebih parah lagi jika bekas kerokan itu ditemukan pada anak-anak, orang tuanya bisa dilaporkan untuk kasus kekerasan anak.

Padahal itu justru bentuk kasih sayang untuk suami atau anak mereka.

 

 

10. Walaupun Masih Banyak yang Belum Bisa Dibuktikan Secara Empiris dan Medis, Tradisi yang Sudah Ada Beribu-Ribu Tahun Ini Tetap Layak Dipertahankan

Tradisi yang tidak boleh punah

Nah sebenarnya untuk menjembatani kesalahpahaman budaya itu, penelitian empiris tentang segala manfaat dan mungkin efek samping pengobatan tradisional ini perlu diupayakan. Disamping untuk meluruskan kesalahpahaman dan mitos yang tidak benar tentang kerokan, justifikasi ilmiah juga bisa membantu melestarikan kekayaan budaya Indonesia yang semakin tidak populer di kalangan muda ini. Jadi walaupun kamu sendiri belum yakin dengan manfaat kerokan ini, gak sepantasnya kamu serta-merta tidak peduli dengan kekayaan tradisi Indonesia yang satu ini. Hehe siapa tahu kalau diteliti kebaikan lebih lanjut dan dipromosikan dengan benar, kerokan bisa jadi metode pengobatan alternatif yang mendunia.

 

Menarik ‘kan fakta-fakta unik mengenai kerokan ini? Ternyata banyak juga ya hal yang belum kita ketahui dari tradisi yang sebenarnya kita praktikan sehari-harinya. Dan supaya kekayaan kebudayaan kita tetap terjaga dengan baik, sudah seharusnya kita lebih menghargai dan mengenal kearifan lokal yang ada di sekeliling kita ini.

sumber

 

Kategori:revo Tag:, , ,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 400 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: