Arsip

Posts Tagged ‘DULU’

15 Penyanyi Cilik Indonesia Tahun 90-an dan Kabar Mereka Sekarang

13 Desember 2014 1 komentar
Banyak penyanyi cilik Indonesia yang eksis di dunia entertainment pada tahun 90-an. Mereka dulu selalu tampil menggemaskan dan bersemangat saat membawakan lagu-lagu ceria yang masih dikenang hingga saat ini.
Namun hidup memang penuh ketidakpastian. Banyak diantara penyanyi cilik tersebut yang memiliki perubahan nasib yang cukup drastis. Siapa saja dan bagaimana kabar para penyanyi cilik tahun 90-an tersebut? Simak daftarnya di bawah ini untuk memuaskan rasa penasaranmu.

1. Tina Toon


Tina Toon adalah mantan penyanyi cilik bertubuh gemuk yang terkenal dengan lagu Bolo-Bolo. Kini ia tumbuh menjadi perempuan dewasa yang sering tampil seksi dan muncul di acara infotainment lokal.
2. Bondan Prakoso
Bondan Prakoso adalah penyanyi yang menjadi pelopor boomingnya lagu anak-anak di Indonesia. Lagu legendarisnya adalah Si Lumba-Lumba. Kini Bondan membentuk band sendiri yaitu Funky Kopral dan Bondan Prakoso & Fade 2 Black. Tahun 2011 ia pernah dipolisikan karena kasus penghinaan di Bali.
3. Susan
Susan adalah boneka yang bisa menyanyikan lagu anak-anak melalui suara perut Kak Ria Enes. Lagu populernya adalah Susan Punya Cita-Cita. Kini Susan sama sekali tidak berubah wujud dan sesekali muncul di acara-acara panggung hiburan lokal.
4. Enno Lerian
Enno Lerian terkenal dengan lagu-lagu hitsnya seperti Dakocan dan Dudidam. Kini ia sesekali tampil di layar kaca sebagai aktris sinetron. Perceraian dan kehidupan rumah tangganya lebih banyak menarik minat masyarakat melalui acara infotainment.
5. Agnes Monica
Agnes Monica adalah penyanyi cilik yang paling sukses bertahan di dunia entertainment hingga saat ini. Lagu hitsnya saat kanak-kanak adalah Tralala Trilili. Kini ia aktif sebagai penyanyi go international dengan segudang prestasi membanggakan.
6. Joshua
Joshua adalah salah satu penyanyi anak Indonesia yang paling sukses sepanjang sejarah. Lagu legendarisnya adalah Diobok-Obok. Dulu ia juga membintangi film dan puluhan iklan. Namun karirnya setelah dewasa tidak secemerlang masa kecilnya. Tahun 2006 Joshua membentuk band Saqadaex yang tidak menghasilkan lagu hits di pasaran.
7. Trio Kwek Kwek
Trio Kwek-Kwek dulu sangat terkenal dengan lagu yang berjudul KATANYA. Kini Dhea Ananda dan Leony sesekali tampil di televisi, sedangkan Alfandy berkuliah di luar negeri dan berhenti dari dunia hiburan.
8. Saskia
Saskia adalah bagian dari duo Saskia dan Geoffany yang menghasilkan lagu hits bersama Titiek Puspa dengan judul Menabung. Kini ia masih sibuk merintis karir di dunia hiburan yang belum juga memunculkan namanya kembali.
9. Geofanny
Geofanny adalah teman duet Saskia yang turut mempopulerkan lagu-lagu hits seperti Menabung, Aku Suka Musik, dll. Sempat diisukan sebagai gay, kini Geofanny sibuk di dunia fashion dan model.
10. Chiquita Meidy
Chiquita Meidy adalah mantan penyanyi cilik yang menghasilkan sangat banyak lagu hits seperti Kuku ku dan Kampuang Nan Jauh di Mato. Sejauh ini ia telah menghasilkan 26 album, namun karir musiknya setelah dewasa tidak secemerlang pada masa kanak-kanaknya.

11. Meisy
Meisy adalah salah satu penyanyi cilik perempuan yang paling sukses pada tahun 90-an. Dulu ia memiliki acara musik sendiri yang berjudul Cilukba. Kini Meisy memutuskan berhenti dari dunia hiburan sama sekali dan mengenakan jilbab.
12. Cindy Cenora
Cindy Cenora adalah penyanyi cilik Chinese yang terkenal dengan lagu berjudul Pulau Bali dan Krismon. Kabarnya sama sekali tidak terdengar setelah vakum dari dunia hiburan tanah air.
13. Sherina
Sherina adalah salah satu penyanyi cilik dengan karir cemerlang pada zamannya. Filmnya yang berjudul Petualangan Sherina meledak di pasaran dan albumnya laris di pasaran. Kini ia masih aktif menyanyi, menciptakan lagu dan menjadi juri di ajang pencarian bakat.
14. Tasya
 
Tasya terkenal dengan lagu hits anak-anak yang berjudul Libur Telah Tiba dan Anak Gembala. Kini ia mulai aktif kembali di dunia hiburan dengan meluncurkan album baru sebagai penyanyi remaja.
15. Reynaldi
Reynaldi adalah mantan penyanyi cilik laki-laki yang populer sebagai host acara musik KRUCIL di SCTV. Kini ia menjadi transgender bernama Dena Rachman dan sudah melakukan operasi kelamin di luar negeri. Simak transformasi penampilannya melalui foto di atas.

Yang Lahir Tahun 90-an, Dulu Ngelakuin Hal Konyol Ini Ga ?

12 Desember 2014 5 komentar

#Konyol 1


“Meramal jodoh ala cewek-cewek labil tahun 90an.”
Gimana ramalannya sista, sesuai ga yg sekarang sama hasil ramalannya dulu ? Wkwkwk

#Konyol 2

“Denger radio berjam-jam hanya demi nungguin lagu yang mau direkam.”
Gila banget nih

#Konyol 3


“Sedih atau ngambek seharian karena ketinggalan nonton kartun favorit.”
Hayoo.. Siapa yang dulu begini?

#Konyol 4


“Ganti channel tv pake kaki.”
Bedanya nonton tv era 90-an sama sekarang gan !

#Konyol 5


“Percaya mitos zaman 90-an.”
Kalo yang kanan ada yang suka yang kiri ada yang benci. Hayo… siapa yg percaya ini ?

#Konyol 6

“Beli majalah G*dis, H*i, Anek* Y*s, hanya untuk buat dapet ini ?”

#Konyol 7

Manjat pohon buat ambil buah ini
Atau kalo pohonnya pendek, “berebutan” sama temen cari yg paling merah dan metik yg banyak.. Namanya buah KERSEN!

#Konyol 8

“Maen bola dari kertas”
Murah, meriah, tapi sensasi nya kena gan apalagi kalo nyetak goal
Kira kira anak zaman sekarang masih ada yg mainan kayak gini gak ya.. ?

#Konyol 9


“Nyolekin tanaman Putri Malu supaya daunnya pada nutup.”
Seneng aja… Jangan sampe ada yg di sisain ya semuanya harus nutup pokoknya

#Konyol 10


Nyari nomor telepon temen, saudara, handai tolan, di buku telepon yang teeebelnya nauzubile..

#Konyol 11


“Buat cincin dari koin tahun 1991.”
Setiap dapet uang koin Rp100 atau Rp500 selalu diliat, itu tahun 1991 atau bukan. Kalo iya seneng banget… bisa dijadiin cincin.
Karena konon katanya mengandung emas, hadehhh…

sumber

Kategori:revo Tag:, , , , ,

PENYAKIT YANG HANYA MUNCUL SETELAH MENIKAH

9 September 2014 11 komentar



Selamat datang agan-agan dan sista sekalian.

Quote:Ane dulu pernah kerja sbg psikolog remaja dan perkimpoian. Nah dari situ ane dpt byk cerita dari klien soal masalah-masalah yg timbul “hanya” setelah menikah. Ngerti gak maksudnya?

Quote:Jadi gini ya… Pas pacaran semua masalah ini gak muncul. Mungkin lebih tepatnya “BELUM” muncul. Nah pas sdh married A.K.A nikah baru muncullah permasalahan ini dikarenakan kondisi, lingkungan dan tuntutan hidup yg berbeda jauh dari jaman masih pacaran. Ane sebut hal ini sebagai PENYAKIT karena hal-hal seperti ini sering menjangkiti pasutri dan sebenernya bisa dihindari hanya saja pada males cari solusi. Dengan alasan gak ada waktu buat mikir beginian. Klo gak ada waktu buat memikirkan kebaikan berdua kenapa dulu bisa pacaran trus married

Berikut penyakit yang hanya terjadi setelah menikah berikut solusinya


Quote:
1. Rasa bosan

Spoiler for :
Ini ati-ati banget lho. Percaya atau nggak klo sudah keturutan dapet “anu” maka di kebanyakan pasangan mulai timbul rasa bosan. Ada yg kadarnya rendah tapi ada jg yg rasa bosennya sampai stadium 4. Nah yg stadium 4 ini bs berujung pd perceraian dgn alasan sdh tdk cocok lg. Kok bs ya cerai pk alasan bosen

Klo gak cerai yg ada malah JAJAN di luar ckckckck.. (Gak usah muna, sdh byk nemuin org begini). Makanya nikah itu tujuannya adalah cari pasangan hidup bukan hanya karena si otong gak bs nahan lihat brg bening


Quote:
2. Kuping sama otak gak sinkron

Spoiler for :
Karena terlalu byk pikiran maka kadang-kadang kuping sama otak itu gak sinkron. Misal suami lg mikir kerjaan di kantor trus si istri ngajak ngobrol soal masakan. Suami terlalu terlalu fokus sama pikirannya sendiri. Akhirnya yg di denger berasa ngomongin yg sedang asyik dipikirin. Ujung-ujungnya salah paham dan bisa brantem

IS (istri) : Pa.. Masakan mama hari ini gimana?
SU (suami) : Aduh campur aduk pusing banget deh.
IS : Yah gak enak ya?
SU : Bukan gak enak lagi tapi sumpek.
IS : Kok papa gitu sih.
SU : Gitu gimana. Semua dibebanin ke papa. Apa gk ada orang lain yg bisa handle.
IS : Kan mama cuma nanya enak apa nggak Pa. Kok sewot begitu.
SU : Pokoknya gak enak Ma. Papa rasanya pingin pindah aja.
IS : Oh Papa sekarang punya idaman lain ya. Pantes ditanya enak apa nggak sewotnya minta ampun trus Mama dimarah-marahin.
SU : Lho Mama kok malah gak dukung Papa sih buat pindah. Jelas-jelas Papa gak merasa enak dan jenuh. Ya pindah solusinya.
IS : CERAAAAAAIII AAAAAJJAAAA SEKALIAAAAAAANNN….!!!!!

Jadi klien di hipnosis lalu dibawa kembali ke peristiwa gak enak yg dulu dialami. Ada dialog kayak di atas dan ane nahan ngakak pas tau cerita kaya gini dari klien. Kliennya sendiri ketawa ngakak pas sadar dulu dia itu salah denger trus jd berantem pe hampir cerai.


Quote:
3. Mendadak “BE YOURSELF”

Spoiler for :
Sering denger kan kata-kata BE YOURSELF yg maknanya jadilah dirimu sendiri. Nah sadar atau tidak ketika pacaran dulu byk bgt hal-hal yg kamu tahan atau bahkan kamu sembunyikan dari pasangan. Semua itu kamu lakukan dgn harapan hubungan kamu jd langgeng bin awet.

Tapi itu cara yg salah..!!!! Karena ibarat bola yg kamu masukkan ke dalam seember air, semakin dalam kamu tekan ke bawah ember maka semakin besar juga energi bola itu untuk memantul ke atas. Jadi semua perasaan dan EGO yg kamu pendam dalam-dalam ketika pacaran akan meluap gak karuan pas sudah nikah.

Yg bener adalah be yourself sejak PDKT. Kamu gak perlu pura-pura suka minum dawet hanya karena gebetanmu suka dawet. Kamu gak perlu pura-pura suka BRITPOP padahal aslinya demen dangdutan. Biarkan pasanganmu melihat dirimu apa adanya. Klo dia cocok ya hayuuu.. Klo gak cocok ya cari yg cocok dgn pribadi kamu


Quote:
4. Semakin MESRA semakin ANEH

Spoiler for :
Lho orang mesra dan sok romantis sama pasangan sendiri kok malah dibilang aneh. Dilihat dulu mesranya itu seperti apa. Klo memang dr awal kenal orangnya mesra dan tiap hari memang mesra ya gak aneh. Tapi klo mesra dadakan pasti ada sesuatu yg mau ditutupi dengan sok romantis.

Pulang kantor tiba-tiba bawa coklat sekotak dan seikat bunga mawar. Padahal gak ada momen khusus misal lg ultah pernikahan atau perayaan kenaikan jabatan. Dan selama kamu kenal dia, dia itu jg bukan sosok yg romantis. Bisa jadi itu trik buat menutupi habis dinner romantis sama PIL/WIL.


Quote:
5. Makin jauh

Spoiler for :
Kok bisa makin jauh kan sudah tinggal serumah gan?
Makin jauh ini adalah perasaannya. Klo sdh punya anak maka fokus dan perhatiannya cenderung kepada anak. Klo gak pinter-pinter menyiasati maka akan banyak berkurang waktu luang untuk sekedar berduaan sama pasangan. Penting lho utk memiliki waktu khusus berdua ala pacaran meski itu sdh married dan serumah.


Quote:
6. Merasa terkekang

Spoiler for :
Aktivitas sehari-hari yang begitu-begitu saja membuat perasaan menjadi terkekang. Pagi bangun, sholat, mandi, sarapan trus pergi ke kantor, lembur, pulang, capek lalu tidur. Gituuu aja 6×24 jam. Istri yg ibu rumah tangga bangun pagi, sholat, nyiapin sarapan pagi, nyiapin baju suami dan anak, mandi, masak, jemput anak sekolah, nonton TV, ngajarin anak belajar, nunggu suami pulang, tidur lagi.

Beda sama masa pacaran yg seolah ada banyak waktu untuk berduaan. Tapi ini masalah persepsi aja. Kamu cenderung mempersepsikan rutinitas sebagai kekangan. Sama seperti kerja. Awal-awal baru diterima itu semangat 45. Udah 2 tahun, 3 tahun kerja di kantor yg sama yg ada semangat lansia .


Quote:
7. Tak semudah dikala masih pacaran

Spoiler for :
Hari minggu pertama bulan September, kamu rencana ngajak istri ke taman buah mekarsari buat nostalgia. Eh anak minta ke Ancol so gak jadi ke mekarsari. Minggu kedua kamu rencana ngajak istri dinner eh ortu ngajak diantar ke rumah sodara. Minggu ketiga kamu masih berencana ngajak istri kamu dinner, eh istrimu yg gak bisa karena ada undangan resepsi sodara sepupunya.

Dan minggu terakhir bulan September hoki datang padamu. Anak-anak mau nginep di rumah kakek neneknya so kamu bs berduaan sama istri. Kamu pun rencana mau ngajak istri jalan-jalan ke Bandung. Eh tiba-tiba kantor ngasih kerjaan lembur dan harus beres di hari Senin


Quote:
8. Rumput tetangga lebih hijau

Spoiler for :
Kasus ini sering terjadi dlm rumah tangga di kota besar. Entah karena rasa bosan atau gak tahan godaan. Kamu tiba-tiba saja suka membanding-bandingkan kondisi pasanganmu dengan pasangan orang lain. Tiap org itu gak sama dan harusnya kamu sdh tau itu dari sebelum nikah dulu.

Kamu iri melihat suami org lain mau bantu nyuci baju atau masak (ya karena dia itu wirausaha so byk waktu di rumah klo gak lg nongkrong di tempat usaha). Kamu iri kok bisa tetangga punya istri lebih cantik dan sexy padahal dia-nya “maaf” gak begitu ganteng apalagi kaya (ya karena tetanggamu itu ternyata orgnya baik dan hatinya tulus banget, percaya atau nggak bahkan istrinya yg suka duluan ke dia).


Quote:
9. Tragedi mertua bawel

Spoiler for :
Ketika pacaran dan ketemu camer semua fine-fine aja. Gak ada konflik kepentingan dan gak ada paksaan harus ini itu. Tapi setelah married mau gak mau semua itu berubah. Tiba-tiba aja kamu dituntut mesti ini itu, harus begini begitu. Kamu kaget dan di beberapa org camer yg “BAWEL” merupakan sumber stress dlm rmh tangga.

Kesalahan umum adalah istilah menikahi seseorang artinya menikahi keluarganya. Ada benarnya tp gak mutlak. Yg wajib kamu ingat kewajibanmu adl menafkahi lahir batin pasanganmu, bukan satu keluarga besar pasanganmu . Kamu gak bs bahagiain semua org. Right? So di awal jg harus komitmen utk saling mendukung pasangan apabila terjadi hal-hal diluar perkiraan.

UPDATE :

Quote:
10. INSOMNIA

Spoiler for :
Punya anak itu anugerah tapi juga ada sisi kelamnya
Seringkali anak itu suka rewel klo malem. Terutama buat anak usia 6 tahun ke bawah. Tau kan akibatnya???
Gak bisa tidur klo malem gan wkwkwkwk…
Jadi solusinya latian melek dari msh muda dan siap2 mata panda.
Tapi melekannya jangan malah NGE-PES ya


Quote:
11. Masalah DUIT

Spoiler for :
Ini masalah yg umum banget gan. Jadi ceritanya pas sebelum nikah itung2an kayaknya cukup tuh gaji berdua utk menjalani rumah tangga. Tapi pas praktek kok beda
Intinya pinter2 ngatur keuangan. Jangan maunya seneng2 sendiri. Sdh saatnya belajar dewasa, menabung dan menahan diri utk gak beli barang2 yg krg dibutuhin. Misal beli ANDROID OKTA CORE cm bt FB/TWIT-an atau main game . Ini kan gak penting bgt. Pkai HP sejutaan bahkan gak sampe sejuta jg sdh cukup klo cm bt FB/TWIT-an. Kecuali niat ente mau pamer

Quote:
Quote:KESIMPULAN :
Quote:Pacaran bukan jaminan kamu bisa tau bagaimana sifat asli dari pasanganmu. Hampir dari semua klien yg ane temuin itu sifat aslinya baru muncul pas married. SO pacaran lama-lama itu gak guna, justru cm ngabisin duit aja. Klo sdh merasa cocok kamu sdh harus menyiapkan diri menerima “sifat asli” pasangan dan kondisi tak terduga lainnya.
Mau married gak perlu pakai takaran sdh kaya atau blm. Penyakit seperti di atas itu lebih kejam daripada masalah duit .

Quote:SUMBER :
-Pengalaman pribadi, family dan beberapa klien
– Gambar/foto ilustrasi dari Google

dikutp dari
Kategori:revo Tag:, , , , ,

[Share] Ente Kere? Minder? Takut? Ketika Memulai Usaha?

KETIKA MEMULAI USAHA, BANYAK YANG MERAGUKAN KITA

TAPI COBA TANYA PARA PEMILIK BISNIS YANG UDAH SKALA BESAR, APAKAH MEREKA DULU DIRAGUKAN OLEH REKAN2 / KELUARGA / KERABAT / PACAR / ISTRI / SUAMI / MERTUA?

90% PASTI “IYA”

TAPI SAAT USAHA KITA BERKEMBANG BAHKAN MAJU, APA KATA MEREKA?
“IKUT DOONG”
“SAYA TARO MODAL DEH”

ITU MANUSIAWI KOK.

JADI BUAT APA TAKUT/MALU MEMULAI USAHA?

TOH KALO KITA BERKEMBANG DAN MAJU, KITA DAN MEREKA (YANG TADINYA MERAGUKAN KITA) AKAN SALING MENGUNTUNGKAN DAN SIAPA TAU JADI MATA RANTAI YANG TIDAK ADA HABISNYA

ANE COBA SHARE BEBERAPA PENGALAMAN YANG TERJADI DI LAPANGAN

Thread ini berhubungan dengan thread lama ane : http://kask.us/hbQRD

Ane mau sharing beberapa TIPS & TRIK ketika memulai usaha :
1. Modal

Spoiler for :

Spoiler for :
Kata yang paling bikin gemetar dan minder ketika memulai usaha adalah MODAL. Sebenernya gampang kok. Ane dulu juga kesulitan modal.

1.1. Cari Temen Yang Punya Uang, Ajak Join
Bagusnya sih agan punya banyak ide dan mau kerja, sisanya pembagian laba sama temen diomongin dari awal. Caranya, pepet calon partner, berbaik-baiklah, bawain sajen (kata lainnya sih entertain), misal rokok, makanan yang mayan mahal, tunjukkin keseriusan agan pengen usaha ini, walaupun gak diajak join, mungkin agan dikasih alternatif.

1.2. Atau Pinjam ke Bank
Caranya? Pake nama orang tua, kakak, adik, sodara, atau siapapun yang bersedia meminjamkan namanya untuk agan. Karena agak susah minjem ke bank kalo agan baru memulai usaha. Dulu ane ikut program KUR BRI saat udah mulai usaha 2 tahun.

1.3. Pinjem Sama Kredit Panci
Males pinjem bank? Pinjem aja sama kredit panci. maksudnya rentenir (WARNING! Ini tips pedang bermata dua, salah2 ente bisa babak bonyok ato hidup gak tenang, karena bunganya alaihim gambreng gede-nya). Gini, agan cari temen yang kira2 menurut agak finansialnya oke, pinjem 1 juta, balikin dalam beberapa hari dan kasih fee (bagi hasil dari laba). Terus menerus begitu sampe agan dapet kepercayaan temen agan dan dapet tingkat likuiditas tinggi. Alhamdulillah saat ini kalo butuh dana cepat, ane tinggal telepon rekan2 ane, cair dalam hitungan jam. Karena ane berhasil lolos dari ujian sebagai debitur mereka bunga/fee/ratenya emang awalnya gede, seiring waktu berjalan, kita boleh tawar menawar dong. Ane pernah pinjem 200jt dalam tempo 3 bulan (untuk proyek, ane bagi hasil dan balikin ke rekan ane cuma 207juta).

1.4. Cari Supplier Murah
Jual produk harus beli partai baru dapet murah? Coba gan, kalo nyari supplier, agan cari yang boss-nya lawan jenis, flirting dikit terbukti ampuh kecuali agan terlalu kaku ato gak ganteng2 amat . Beberapa tahun lalu ane main elektronik, nyari yang boss-nya cewek, ane ajak ngobrol terus, ambil cuma beberapa item, tapi puji2 si boss-nya, lah dia luluh ane beli eceran, harga partai sampe detik ini pun masih berlaku, tapi ane udah gak menjalankan bisnis itu lagi, jadi ane kasih referensi2 aja ke temen2, dan si boss amat senang.

1.5. Pinjam Kartu Kredit Keluarga (Kakak/Adik/Saudara/Ortu)
Yang penting, bayarnya jangan minimum payment, lebihin dikit deh. Misal gestun (gesek tunai)/gesek 5 juta, brarti kan cicilan perbulan sekitar 500rb lebih, nah jangan agan bayar pas2an, bayar lah lebihin dikit. Misal bayarnya 650rb, atau 750rb, kenapa gak lunasin aja langsung kalo punya duit? Boleh. Tapi gini, kita sebagai nasabah, sebaiknya kalo mau disorot sama bank, kita harus kasih keuntungan ke bank, kalo kita bayar lunas sebelum jatuh tempo, bank gak dapet untung, kalo agan jadi pemilik bank piye? mau nambahin limit CC agan? ane sih nggak. Jadi bank itu senang kalo kita bayar minimum payment, karena bunga yang mereka terima tinggi, tapi kita berat, jadinya win win solution, kita lebihin dikit, tapi bank tetep untung. Besok2nya ditawarin deh, pak limit CC-nya kita tambah ya jadi 8 juta. Wek weeew.. asoy

2. Fokus

Spoiler for :

Spoiler for :
2.1. Tahan Diri

Sering gak nemuin temen yang sering bilang gini :
“gwe pengen usaha percetakan ah”, keesokannya
“eh, kayaknya bikin WO enak neh”, keesokannya
“apa gwe bikin catering aja ya?”.

Sah2 aja mikir gitu, tapi kalo diucapkan ke orang yang sama berkali2, itu menunjukkan ketidakonsistenan diri agan.

Jadi fokus aja, ambil kertas, lakukan brain storming (tau ga brainstorming?)
nih

Dari situ akan keliatan agan lebih condong ke arah mana, keahlian agan di mana, prolem solving yang agan yakin di mana, jadi dengan mudah menentukan pilihan mau usaha apa.

2.2. Lakukan Satu Persatu
Lakukan usaha agan step by step, kalo baru buka usaha catering, jalanin dulu sampe agan menguasai, sampe usaha catering tersebut dewasa, sistem udah berjalan, siap berpenetrasi, monggo agan lanjutkan usaha yang lain.

kenapa? Gini loh, kalo agan gak fokus, catering masih keteteran, agan udah beli mesin cetak? Lah nambah masalah Itu namanya berani? pake Otak kanan? Intuisi? Haiya, orang2 hebat di dunia tidak sembrono, mereka fokus sebelum merambah bisnis lain.

Contoh :
Bill Gates = Fokus pada software (terutama Microsoft Windows / Office, dsb)
B.J. Habibie = Fokus pada pesawat (liat aja di acara Mata Najwa, doi gak kenal Rhoma Irama ~ entah beneran apa nggak)
Sherlock Holmes = Fokus pada kriminal (filsafat, politik, dll doi gak ngerti2 amat)

Menurut ane semakin fokus, sinar yang dihasilkan semakin kecil tapi bisa membakar sesuatu, dibanding sinar besar yang berpendar.

Jadi misal agan punya hobi di memasak, tapi demen juga percetakan, trus demen merias busana, coba ambil 1 langkah dulu, masak dulu (catering) misalnya, trus kalo dah sip, lanjut ke percetakan, lalu ke merias/merancang busana (yang penting agan cinta dan menguasai).

Yang penting fokus dulu, tajamkan dulu usaha agan, ibarat pedang, diasah dulu sampe bener2 tajam siap menebas bambu dulu. Baru tebas yang lain.

3. Bermitra

Spoiler for :

Spoiler for :
3.1. Risiko Bermitra
Di point 1 emang ane jelaskan, kalo kurang modal, ajak join temen.

Itupun ada resikonya, jarang sekali berumur panjang usaha yang joinan.

Jangankan sama teman, sama keluarga aja bisa pecah kongsi.
Kejadian di keluarga ane, Om-Tante ane bermitra, dan pecah kongsi karena perbedaan visi misi, itu menyakitkan.

Kenapa kita join? Karena kurang modal. Kalo udah punya modal? Ya pastinya pengen sendiri kan? Iya lah, mulai deh cari2 gara2, cari2 kesalahan, dll .

Jadi selama ini kalo ada yang ajak join, ane pribadi sih, mending pinjem uangnya mereka, ane lebihin ntar. Jadi beli putus, urusan selesai, karena udah kejadian gak enak dulu2.

Apalagi yang ajak join kadang kala bukan mau join, tapi mau taro duit doang (invest), keterlibatan rendah, gak tau product knowledge, trus terima untung.
Ane ga mau yang kaya gitu, mungkin kaskuser lain ada yang kaya gitu, gak masalah. Buat ane sih masalah

Karena yang namanya join ya kerja bareng sesuai porsinya, hasilnya sesuai porsinya sesuai kesepakatan di awal.

Awal ane usaha, ane join dengan teman yang usianya 10 tahun di atas ane, awalnya enak, karena ane ga keluar modal, lama2 karena beliau merasa punya uang, ane disepelekan, dibilang salesnya, dibilang pegawainya, dibilang anakbuahnya, loh kan kita kerjasama? kok bilang ane salesnya di depan klien ane? jatoh dong harga diri ane? nah bahaya tuh. Akhirnya ane berdikari, tetap hubungan silaturahmi terjaga.

Atau tingkat kebebasan berkurang, dan akan semakin sombong kalau kita merasa kita lebih dominan.

Misal : punya workshop, dan pengen penambahan ini itu, ganti tata letak ini itu, tapi partner gak mengizinkan, dan sering terjadi kaya gitu, akhirnya kita kesel sendiri, ini ga bisa itu ga bisa, mending gwe jalan sendiri deh.

Itu cikal bakal permusuhan dan persaingan.

3.2. Jelaskan Aturan Main Dari Awal
Jadi yang udah terlanjur join, cobalah utarakan dari awal, pait2nya, misalnya udah punya modal sndiri, gwe punya visi misi seperti ini, lo gimana?

Loh, tapi perusahaan besar kok bisa banyak investornya, stakeholdernya juga, itu gimana?
Ya itu kan perusahaan besar, yang kita bahas di sini kan KETIKA MEMULAI USAHA.

4. Penjualan

Spoiler for :

Spoiler for :

5. Ilmu Dasar

Spoiler for :

Spoiler for :
5.1. WAJIB
Ilmu itu penting, apalagi ilmu dasar. Ibarat beladiri, kuda-kuda dasar itu sangat penting, bagaimana caranya kita tetep berdiri kokoh walaupun kaki kita ditendang sama Chuck Norris .

Otodidakpun tidak salah, menurut ane lebih baik punya ilmu dasar ketimbang otodidak saja.

Kalau orang berilmu, saat menghadapi masalah, lebih sistematis, berurutan, jadi prosedurnya jelas.

Kalau otodidak kaya ane, ketika menghadapi kendala di bisnis yang ane geluti, ane gak punya kiblat. Mau nanya ke siapa? Google? Ga cukup.

Akhirnya pelajari ilmu2 dasar di bidang yang agan geluti, kalo udah terlanjur otodidak pun gak ada masalah, tetep ilmu dasar itu penting.

Kalo nggak, tar kaya bengkel motor/mobil yang sering kita temuin.
Pernah gak agan servis motor/mobil agan, tapi kok montirnya kacau?

Saat buka baut dan mur, digeletakin begitu aja, gak disatuin di ember/wadah kecil.

Saat pake kunci shock, kok maen betot aja, gak pake perasaan.

Saat ada sesuatu yang terbakar, maen ganti2 aja, atau tambal sulam, maen jumper2 aja.

Lho mereka gak tau teknik dasarnya, jadi asal betot aja.

5.2. Cara Kerja-nya Beda
Bandingkan dengan bengkel yang mekaniknya adalah mantan mekanik di suatu perusahaan otomotif terkenal, atau lulusan sekolah yang baik.

Mereka punya patokan, kalo kabel ini gak boleh disambung dengan kabel itu, karena ampere-nya berbeda. Kalo tombol ini rusak, sebaiknya begini.

Jadi itulah kenapa ilmu itu penting, maka kuliahpun penting. Jadi jangan remehkan kuliah ya, karena ilmu2 dasar ada di kuliah

Sisanya adalah pengembangan.

Adalagi kasus sahabat ane, dulu ane bersahabat baik, saat itu beliau jobless, dan ane baru merintis bareng partner lama ane.
Ane tawarin, ikut gwe aja dulu, belajar setahun, jualan juga, kalo modal lo masih segitu, ga usah maksain, belajar dulu kita.
Eh dia mungkin tersinggung merasa diremehkan, dia cari lah modal pinjem orang tuanya, dan dia bergerak sendiri tanpa punya pondasi yang kuat, dan ilmu yang cukup. sampai merenggangkan persahabatan ane dan dia.
Akhirnya, 6 bulan kemudian, gak ada kabar darinya, di dunia yang ane gelutin pun gak terdengar nama dia, sampe akhirnya terdengar kabar dia sangat sepi orderan, dll.
Kenapa? ya itu, dia gak ngerti troubleshooting, problem solving.
Akhirnya 1 tahun kemudian ane berkunjung ke rumahnya (cuma 100 meter )
Ane tanya ini itu, dia gak ngerti, ane obrol ini itu (sesuai bidang) dia ga ngerti, ane tanya spesifikasi, gak ngerti. Lhaaa piyeeee…..?
Ujung2nya dia ngaku salah, udah keburu2, ga cari ilmu dulu

Dan sampe detik ini, sahabat ane tersebut masih gajelas juntrungannya, mungkin gengsi mau ngobrol sama ane. Padahal pintu rumah ane terbuka lebar untuk dia. Dan ane ga pernah menghakimi dia, karena roda berputar, bisa aja besok2 ane terpuruk, dan dia cuan (untung) gede

6. Operasional

Spoiler for :

Spoiler for :
6.1. Mau Untung Banyak? Cari Celah dan Mau Capek
Ane paling heran, sungguh heran, kepada pelaku bisnis/pemilik bisnis yang sering ninggal2in usahanya, lalu dijalankan oleh pegawainya, padahal bisnis tersebut belum gendut.

Misal : Seorang pemilik butik di ITC, jarang keliatan, yang hadir cuma pegawainya, ownernya paling dateng bentar, cek sana sini, pulang. Bah, macam omsetnya udah bermilyar2 aja.

Atau lapak gerobak pinggir jalan, seperti Capcin, dll. Sangat2 heran, omset mereka belum jelas, tapi berani memfranchise-kan ke orang2. Kasian franchisee-nya

Franchisee-nya juga sih, maunya duduk manis terima duit.
(maaf loh, bukan jelekin capcin, rekan2 ane juga banyak yang jualan capcin, tapi mereka jualan sndiri, di Senayan, Lebak Bulus, terjun langsung, max profit ke kantong sendiri)

Ane jamin gak tahan lama itu. Coba aja, omsetnya berapa? Gaji karyawan berapa? Sewa lapak berapa? Listrik berapa? Abis di operasional doang, ujung2nya karyawan berhenti, bisnis macet, lapak bubar, gerobak dekil.

6.2. Belum Siap Penetrasi?
Ane sangat menyesalkan para pemilik bisnis yang belum masuk masa dewasa, tapi tidak memonitor dan mengontrol usahanya.

Mbok kalo mau usaha terjun langsung gitu loh, terutama yang baru memulai, kebanyakan di antara kita, mau untungnya, gak mau capeknya. Jadi nanti agan akan jadi pemimpin yang bersahaja, mengerti penderitaan karyawan, tau kondisi medan perang.

Tar koar-koar ke orang2, ane punya toko ini itu, ane punya butik di sini situ dengan bangganya, coba intip rekeningnya, itu sih kerja sosial namanya.

Coba main ke pasar inpress/pasar induk, pedagangnya terjun langsung, dibantu asisten (ya karena kekurangan tenaga).

6.3. Sembarangan Hire Karyawan = RUGI = GULTIK (GULUNG TIKAR)
Nah kebanyakan di antara kita kan belom apa2 udah hire pegawai, kitanya nonton Bang Jaki sama Bang Ocid di rumah

Coba liat lagi ke Mall Mangga Dua, atau Glodok, toko yang besar (bukan ATPM atau cabang2 brand terkenal ya, itu mah bossnya di luar negeri ), liat deh ada gak bossnya di situ, umumnya sih ada, karena mereka mengelola bisnisnya dari kecil, sampe besar, mereka mantau terus perkembangan.

Loh tapi kaya Ciputra, Chairul Tanjung kok ga terjun langsung?
Kata siapa? Dulunya mereka terjung langsung saat belum sebesar sekarang, saat ini sistem sudah berjalan, bisa dihandle sama orang2 kepercayaannya.

Kita? Sistem belom berjalan, udah hire pegawai, koar2 ngaku2 bisnis ini itu, tapi saldo gak nambah

Loh kalo franchise merek terkenal gimana? Menurut ane lebih baik daripada merek baru muncul belom setahun dah metal franchise2-in ke calon rekanan Yah misalnya merek H*p-Hop, ente kan liat sendiri, rame tuh di mall2, atau Sol*ria, yah yang menurut agan udah mantep lah.

Kategori:revo Tag:, , , , ,
%d blogger menyukai ini: