Arsip

Posts Tagged ‘anak’

Identitas Begal Yang Dibakar Massa Terungkap, Dikenal Sebagai Anak Yang Rajin Dan Pendiam

Hendriansyah, 22 tahun, terduga pelaku begal motor yang tewas dibakar massa di Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Selasa 24 Februari 2015 dinihari dikenal sebagai anak yang rajin dan pendiam. Pemuda yang hanya mengenyam pendidikan sampai kelas I Sekolah Menengah Pertama itu rela bekerja apa saja demi membantu Sutina, ibunya.

“Kerja angkat galon, kerja di steam motor, di tempat sablon dia mau,” kata Sutina, ibu Hendriansyah saat ditemui di rumahnya di Larangan, Kota Tangerang, Jumat 28 Februari 2015.

 

Hendriansyah, begal yang menemui ajal setelah dibakar massa yang marah di Pondok Aren

Selain rajin, kata Sutina, anak ketiganya itu juga pendiam. “Anaknya pendiam, jarang ngomong, makanya teman-temannya tidak banyak,” kata janda beranak lima ini.

Hendriansyah anak ketiga dari Sutina dan Saprudin. Pemuda kelahiran Tangerang, 1986 lalu itu sempat bersekolah di SMP 10 Kota Tangerang. Tapi karena tidak ada biaya, kelas I dia berhenti sekolah. Sejak berhenti sekolah itulah, Hendriansyah bekerja serabutan. “Apa saja dia kerjakan, anaknya memang mau bekerja,” kata wanita berhijab ini.

 

Identitas Begal Pondok Aren

Sutinah, ibunda Hendriansyah mengaku tidak dendam dan bisa menerima takdir mengenai nasib anaknya

Syahra, 16 tahun, adik bungsu Hendriansyah mengaku jika kakaknya bukanlah termasuk orang yang suka bermain. “Kakak kalem, rajin,” katanya. Ia mengakui sudah dua tahun ini tidak bertemu Hendriansyah.” Enggak tahu juga kegiatan kakak selama ini.”

Jenazah hendriansyah dikenali oleh sang ibu yang meyakini jika mayat tersebut adalah anak mereka setelah mengenali ciri-ciri dan tatto GBR di bagian tubuh jasad tersebut dari video yang diperlihatkan oleh kerabatnya.

Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Pondok Aren Inspektur Satu Agung Aji mengatakan polisi melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnnya yang diduga menjadi komplotan begal sepeda motor tersebut. Tiga kawan Hendriansyah berhasil melarikan diri pada Selasa 24 Februari 2015 lalu dari amuk massa.

(Suara.com, tempo, The Banten Journal)

Kategori:revo Tag:, , , ,

Dulu Sering Foto ‘Syur’ Di Majalah, Kini Pacar Marcos Rojo Tobat

Mantan model majalah dewasa, Eugenia Lusardo, menambah deretan WAGs cantik Manchester United setelah sang kekasih, Marcos Rojo, resmi bergabung di MU musim ini.

 

Sejak hubungannya dengan Rojo dikaruniai anak, Lusardo pun berhenti berfoto syur dan menampakkan tubuh indahnya di majalah-majalah dewasa. Tak hanya itu, kehidupan yang dahulunya penuh dengan gemerlap seakan berubah drastis semenjak menjadi ibu. Model lingerie asal Portugal ini menjadi wanita yang sederhana dan meninggalkan dunia modelling.

 

Eugenia Lusardo

Di negara kelahirannya, Portugal, Eugenia Lusardo dikenal sebagai model majalah dewasa

 

Eugenia Lusardo

Di Portugal, Eugenia termasuk model panas dengan bayaran mahal

 

Hal itu terlihat tidak ada pesta besar-besaran menyusul keputusan MU merekrut Rojo dari Sporting Lisbon. Kedua pasangan itu hanya menggelar makan malam romantis di Manchester. Lusardo juga menyampaikan ucapan selamat pada bek berusia 24 tahun itu.

 

Eugenia Lusardo

Paras manis Eugenia Lusardo dan sang putri saat mendukung Rojo di Piala Dunia 2014 di Brazil

 

Eugenia Lusardo

Kecantikan Eugenia Lusardo ini membuat porsi pemberitaan para WAGs “senior” di Manchester United sedikit berkurang karena ia menjadi idola baru

 

Sejumlah media Inggris pun menilai kecantikan Lusardo disamakan dengan jejeran WAGs United lainnya, seperti Coleen Rooney, Bouchra van Persie, Emily O’Hara (pacar Tom Cleverley), dan Edurne Garcia (pacar David De Gea). Bahkan banyak yang mengatakan bahwa Lusardo jauh lebih cantik daripada para WAGs “senior” di MU.

 

Eugenia Lusardo

Kini Eugenia lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah bersama Marcos Rojo dan putri mereka

 

Kehadiran anak memang kerap mengubah orangtuanya untuk menjadi lebih baik.

(Fabwags, SuperWAGS, Instagram)

Saat Anak Atau Adikmu Main iPad, Anak-Anak Bos Google dan Apple Asyik Main Tanah di Sekolah

5 Desember 2014 2 komentar

Di Indonesia, mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah salah satu muatan lokal yang umum ditemui. Banyak juga sekolah yang mengizinkan murid-muridnya membawa laptop untuk kepentingan mencatat ataubrowsing informasi saat di kelas. Selesai sekolah, anak-anak ini pun bukannya pulang ke rumah untuk istirahat; mereka justru kembali akrab dengan iPad ataugame konsol mereka dengan alasan refreshing setelah seharian belajar. Saking sudah umumnya, sebagian dari kita mungkin menganggap fenomena ini sah-sah saja.

Tapi tunggu! Mari sejenak jalan-jalan ke Silicon Valley, sebuah kawasan di Amerika dimana perusahaan-perusahaan teknologi top dunia berkantor. Di tempat ini terdapat fakta yang akan membuat kita berpikir ulang,

“Apakah keputusan mengenalkan komputer pada anak sejak usia dini itu tepat?”

 

 

Para petinggi Google, Apple, Yahoo, HP hinggaeBay mengirim anak-anaknya ke sekolah yang sama sekali tak punya komputer

petinggi perusahaan teknologi mengirim anak-anaknya ke sekolah tanpa komputer

Ketika sekolah-sekolah lain memasukkan komputer dalam kurikulum dan berlomba membangun sekolah digital, Waldorf School of the Peninsula justru melakukan sebaliknya. Sekolah ini dengan sengaja menjauhkan anak-anak dari perangkat komputer.

Sekolah Waldorf justru fokus pada aktivitas fisik, kreativitas, dan kemampuan ketrampilan tangan para murid. Anak-anak tak diajarkan mengenal perangkat tablet atau laptop. Mereka biasa mencatat dengan kertas dan pulpen, menggunakan jarum rajut dan lem perekat ketika membuat prakarya, hingga bermain-main dengan tanah setelah selesai pelajaran olahraga.

Guru-guru di Waldorf percaya bahwa komputer justru akan menghambat kemampuan bergerak, berpikir kreatif, berinteraksi dengan manusia, hingga kepekaan dan kemampuan anak memperhatikan pelajaran.

 

 

Para petinggi di dunia IT ini membela keputusan sekolah Waldorf untuk tak memperkenalkan komputer ke anak-anak mereka

metode belajar tanpa komputer justru mendapat kritikan

Banyak yang menganggap bahwa kebijakan yang dibuat Waldorf itu keliru. Meski metode pembelajaran yang mereka gunakan sudah berusia lebih dari satu abad, perdebatan soal penggunaan komputer dalam proses belajar-mengajar masih terus berlanjut.

Menurut para pendidik dan orangtua murid di Sekolah Waldorf, sekolah dasar yang baik justru harus menghindarkan murid-muridnya dari komputer. Ini disetujui oleh Alan Eagle (50), yang menyekolahkan anaknya Andie di Waldorf School of the Peninsula:

“[Anak saya baik-baik saja, meskipun] tak tahu bagaimana caranya menggunakan Google. Anak saya yang lain, yang sekarang di kelas dua SMP, juga baru saja dikenalkan pada komputer,” tutur Eagle, yang bekerja untuk Google.

Eagle tak mempermasalahkan ironi antara statusnya sebagai staf ahli di Google dan kondisi anak-anaknya yang gaptek.

“Misalkan saja saya seorang sutradara yang baru menelurkan sebuah film dewasa. Meski film itu didaulat sebagai film terbaik yang pernah ada di dunia sekalipun, saya toh tak akan membiarkan anak-anak saya menonton film itu kalau umur mereka belum 17 tahun.”

 

 

Tanpa perangkat komputer atau kabel, kelas-kelas di Waldorf punya tampilan klasik dengan papan tulis dan kapur warna-warni

Waldorf punya tampilan klasik nan unik

Sekolah Waldorf tampil dengan gaya ruangan kelas yang klasik. Tak banyak perangkat elektronik, layar-layar komputer, atau kabel-kabel yang menghiasi ruangan. Berhias dinding-dinding kayu, kamu hanya akan menemukan papan tulis penuh coretan kapur warna-warni. Ada rak-rak penuh berbagai jenis ensiklopedia hingga meja-meja kayu dengan tumpukan buku-buku catatan dan pensil.

Andie yang duduk di kelas 5 mendapat pelajaran membuat kaos kaki. Ketrampilan merajut dipercaya membantu anak-anak belajar memahami pola dan hitungan. Menggunakan jarum dan benang bisa mengasah kemampuan memecahkan masalah dan belajar koordinasi. Saat pelajaran bahasa di kelas 2, anak-anak akan diajak berdiri melingkar. Mereka diminta mengulang kalimat yang diucapkan guru secara bergiliran. Gilirannya ditentukan dengan melempar penghapus atau bola. Ternyata, metode belajar ini bisa jadi salah satu cara untuk mensinkronkan tubuh dan otak.

Guru kelas Andie, Cathy Waheed, mengajarkan anak-anak mengenal pecahan dengan metode yang sangat sederhana. Yup, Waheed menggunakan buah apel, kue pai, atau roti yang dipotong-potong lalu dibagikan pada murid-muridnya.

“Saya yakin dengan cara ini mereka bisa lebih mudah mengenal hitungan pecahan,” ujar Waheed, yang merupakan lulusan Ilmu Komputer dan sempat bekerja sebagai teknisi

 

 

Menurut guru-guru Waldorf, mengajarkan siswa memakai komputer tak akan membuat mereka bertambah pintar. Sampai saat ini belum ada penelitian yang bisa menjelaskan kaitan keduanya.

belum ada fakta yang mengaitkan penggunaan komputer dan prestasi siswa

Selain dari pengajar dan orang tua murid, para ahli pendidikan pun menegaskan:

“Penggunaan komputer di ruang kelas sebenarnya tidak ada alasan ilmiahnya. Sampai saat ini toh belum ada penelitian yang membuktikan bahwa keterampilan menggunakan komputer akan berpengaruh pada nilai tes atau prestasi mereka.”

Nah, apakah belajar hitungan pecahan dengan memotong apel atau merajut jauh lebih baik? Bagi Waldorf, pertanyaan ini sulit dibuktikan. Sebagai sekolah swasta, Waldorf tak berpedoman pada tes-tes dasar yang serupa dengan sekolah-sekolah lain. Mereka pun memang mengakui bahwa murid-muridnya tak akan dapat nilai setinggi anak-anak sekolah negeri jika diminta mengerjakan soal-soal tes umum. Bukan karena mereka bodoh, namun karena murid-murid Waldorf memang tak dijejali teori-teori matematika dasar sesuai kurikulum.

Namun, ketika diminta membuktikan efektivitas pendidikan di Waldorf,Association of Waldorf School di Amerika Utara menayangkan hasil penelitian yang tak main-main:

“94% siswa lulusan SMA Waldorf di Amerika Serikat di antara tahun 1994 sampai 2004 berhasil masuk di berbagai jurusan di kampus-kampus bergengsi seperti Oberlin, Berkeley, dan Vassar.”

Selain faktor minimnya teknologi, kualitas pengajar yang baik di Waldorf juga dinilai berpengaruh pada keberhasilan sekolah tersebut mengirim anak-anaknya ke universitas-universitas bergengsi di Amerika. Waldorf memang tak sembarangan dalam memilih guru. Selain berpendidikan tinggi, mereka harus memiliki jam terbang yang mumpuni. Wajar saja jika Waldorf kemudian berhasil mengembangkan anak didik mereka menjadi hebat dan berprestasi.

Kualitas inilah yang kemudian membuat para orangtua percaya pada metode pengajaran Waldorf. Salah satu orangtua tersebut adalah Pierre Laurent (50), pendiri startup yang sebelumnya bekerja di Intel dan Microsoft. Bahkan saking terkesannya dengan metode Waldorf, Monica Laurent, istri Pierre, bergabung menjadi guru di sekolah ini sejak tahun 2006.

 

 

Waldorf memegang filosofi bahwa belajar-mengajar bukan perkara sederhana. Ini tentang bagaimana seharusnya menjadi manusia.

belajar adalah pengalaman yang berharga

Sebenarnya menurut Waldorf, memilih menggunakan teknologi komputer atau tidak bisa jadi sifatnya subyektif  atau perkara pilihan. Terserah saja, menurut kebijakan sekolah masing-masing. Namun yang harus dicatat: ketika anak sudah dibiarkan lekat dengan komputer sejak dini, bisa saja ia akan ketergantungan dan sulit melepaskan gawai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Ann Flynn — petinggi National School Boards Association yang membawahi sekolah-sekolah negeri di Amerika — tetap bersikeras bahwa pelajaran komputer itu penting. Sementara Paul Thomas, mantan guru dan profesor pendidikan yang sudah menulis lebih dari 12 buku tentang metode pendidikan publik, lebih setuju pada Waldorf. Baginya, pendekatan yang minim teknologi di dalam kelas justru sangat bermanfaat.

“Mengajar adalah pengalaman manusia. Teknologi justru bisa jadi gangguan ketika mengenal huruf dan angka, belajar hitungan, dan berpikir kritis, “ ungkap Thomas.

 

 

Keahlian di bidang IT adalah modal untuk bersaing di dunia kerja. Tapi, haruskah itu menjadi alasan untuk mengenalkan komputer pada anak sejak dini?

apakah mengenalkan komputer sejak dini itu tepat?

“Komputer itu sangat mudah. Kami di Google sengaja membuat perangkat yang ibaratnya bisa digunakan tanpa harus berpikir. Anak-anak toh tetap bisa mempelajari komputer sendiri jika usia mereka sudah dewasa.”

– Alan Eagle.

Singkatnya, Eagle menjelaskan bahwa komputer itu mudah dan bisa dipelajari lewat kursus kilat sekalipun. Jadi buat apa “membunuh” kreativitas alami anak dengan memaksa mereka mempelajari komputer sejak dini?

Bukan berarti anak-anak di Waldorf dan Silicon Valley sama sekali tak melek teknologi. Siswa-siswa kelas V di Waldorf mengaku sering menghabiskan waktu mereka dengan menonton film di rumah. Seorang siswa yang ayahnya bekerja sebagai teknisi di Apple mengaku sering diminta mencoba game baru ciptaan sang ayah. Sementara seorang murid biasa berkutat dengan flight control system di akhir pekan bersama orang tuanya.

Justru anak-anak ini sudah mendapat pengetahuan teknologi dalam porsi yang pas, mengingat kebanyakan orangtua mereka adalah penggiat industri teknologi. Berkat didikan di Waldorf, anak-anak Silicon Valley mengaku tak nyaman saat melihat orang-orang di sekitarnya sibuk dengan gadget mereka.

“Aku lebih suka menulis dengan kertas dan pulpen. Ini membuatku bisa membandingkan tulisanku saat kelas I dengan yang sekarang. Kalau aku menulis di komputer ‘kan… gaya tulisannya sama semua. Dan kalau komputermu tiba-tiba rusak atau mendadak mati listrik, pekerjaanmu jadi tak selesai ‘kan?” ungkap Finn Heilig, yang ayahnya bekerja di Google.

Sekali lagi, metode pendidikan tanpa komputer bukannya bermaksut menutup akses anak untuk mengenal teknologi. Kelak, di usia tertentu mereka tetap punya kesempatan untuk mempelajarinya. Sementara di masa kanak-kanak, mereka berhak mendapat kesempatan menjadi sebenar-benarnya anak-anak.

 

Bagaimana nasib adik-adikmu atau anak-anakmu sendiri kelak? Apakah lebih baik mereka dikenalkan dengan gadget dan perangkat teknologi sejak dini, atau lebih baik menunggu sampai saat yang benar-benar tepat?

sumber

[NOSTALGIA TERASYIK] 30 Jajanan Terfavorit di Tahun 90-an

Anak-anak yang tumbuh besar pada tahun 90-an pasti tidak akan bisa melupakan jajanan yang pernah mereka beli di kantin atau warung. Dengan uang saku yang sangat terbatas (rata-rata Rp 500) dan jenis jajanan yang tidak banyak, memori ini justru sangat berkesan.
Apa saja jajanan yang pernah kamu makan di tahun 90-an? Mari bernostalgia dan mengingat kembali rasa jajanan tersebut melalui artikel ini.
1. Chiki Balls
Chiki Balls adalah salah satu jajanan paling populer di tahun 90-an. Jajanan ini memiliki varian cokelat dan keju serta berhadiah tazos.
2. Anak Mas
Anak Mas adalah jajanan mie berbumbu yang dijual di hampir setiap kantin sekolah pada tahun 90-an.

3. Wafer Superman

Wafer Superman adalah jajanan tahun 90-an yang masih bertahan hingga saat ini. Wafer berbalut cokelat ini merupakan pelopor dari munculnya wafer Superstar.
4. Permen Karet Yosan
Permen Karet Yosan adalah permen karet yang dapat ditukar dengan hadiah apabila kamu menukar 5 bungkus kertasnya yang bertuliskan huruf Y-O-S-A-N.
5. Permen Sugus

Permen Sugus adalah permen beraneka rasa yang dijual murah meriah di berbagai toko.

6. Permen Payung

Permen Payung adalah pemen cokelat berbentuk kerucut seperti payung yang sedang ditutup.

7. Nano Nano

Nano Nano adalah permen unik yang memiliki rasa manis, asam, sekaligus asin.

8. Permen Rokok

Permen Rokok adalah permen cokelat berbungkus kertas yang menyerupai rokok sedang disulut api.

9. Cokelat Jago

Cokelat Jago adalah cokelat murah yang identik dengan bungkusnya yang bergambar ayam jago.

10. Krip Krip

Krip Krip adalah jajanan berupa mie kering yang dikemas dalam bungkus imut dan mungil.

11. Kenji

Kenji adalah jajanan mirip Taro yang identik dengan bungkusnya yang bergambar Koboi kocak.

12. Cokelat Koin

Cokelat Koin adalah permen cokelat berbentuk bundar yang dibungkus dengan kertas emas menyerupai koin uang.

13. Snack Gulai Ayam

Snack Gulai Ayam adalah jajanan mirip Chiki Balls, namun memiliki rasa khas yaitu gulai ayam.

14. Choyo Choyo

Choyo Choyo adalah jajanan cokelat colek yang juga memiliki varian rasa vanila dan stroberi.

15. Tic Tic

Tic Tic adalah jajanan asin berbentuk seperti korek api.

16. Pop Rocks

Pop Rocks adalah jajanan permen yang rasanya meledak-ledak dimulut.

17. Anak Mamee

Anak Mamee adalah jajanan mie kering yang cara memakannya harus diremas dalam kemasannya terlebih dahulu.

18. Permen Hot Pop

Permen Hot Pop adalah permen lolipop berbentuk kaki berwarna merah.

19. Jagoan Neon

Jagoan Neon adalah permen lolipop beraneka rasa yang bisa membuat lidahmu berwarna-warna.

20. Tini Wini Biti

Tini Wini Biti adalah jajanan berbentuk binatang yang mempunyai varian rasa manis dan asin.

21. Permen Dreamy

Permen Dreamy adalah permen mungil yang memiliki varian rasa beragam seperti Cola, Black Forest, Buah, Susu, dan Mint.

22. Permen Bolong Semprit

Permen Bolong Semprit adalah permen mint berbentuk donat yang bisa digunakan untuk bersiul.

23. Mie Goreng & Snack Ribut

Mie Goreng & Snack Ribut adalah jajanan kering dan asin yang dijual dalam kemasan mungil.

24. Taro

Taro adalah jajanan yang populer dengan rasa khasnya yaitu rumput laut. Jajanan ini bertahan lama di pasaran hingga saat ini.

25. Mie Gemez

Mie Gemez adalah jajanan berupa mie kering yang identik dengan kemasan bergambar anak botak seperti Boboho.

26. Mie Lidi

Mie Lidi adalah jajanan berbentuk lidi yang diberi bumbu bubuk asin atau pedas.

27. Jamu Buyung Upik

Jamu Buyung Upik adalah jamu dalam kemasan imut yang mempunyai rasa manis dan aroma temulawak.

28. Potato Tube

Potato Tube adalah jajanan rasa kentang berbentuk pipa yang memiliki harga sangat murah.

29. Twistiko


Twistiko adalah jajanan yang memiliki rasa jagung dan berhadiah berbagai penghapus lucu.

30. Permen Strawberry 


Permen Strawberry adalah permen yang mirip dengan tablet vitamin dengan rasa strawberry.

[ MENAKJUBKAN ] Desain Kamar Tidur Anak Yang Keren dan Minimalis

Waoow…Keren dan menakjubkan . Itulah kata-kata yang bisa saya katakan setelah melihat desain kamar tidur anak yang minimalis yang sangat multifungsi. Desain kamar tidur ini terdiri dari warna oranye ceria yang menggabungkan dengan warna putih bersih , selain itu ada juga ide koleksi dengan warna kombinasi warna dingin biru dan warna putih dan juga warna merah berani dengan warna putih bersih . Ini adalah jenis kamar tidur sederhana yang dirancang oleh Di Liddo & Perego . Ini adalah desain Bedrooms Coolest Anak dengan furnitur dan pembu seperti beristirahat setelah aktivitas sehari-hari. Desain yang minimalis ini bisa kita lihat dari bentuk lemari yang dapat digunakan sebagai lemari pakaian dan juga menjadi satu dengan tempat buku . Jadi tidak diragukan lagi jika ide-ide desain kamar tidur anak-anak ini bisa menjadi ide yang sempurna bagi Anda untuk mendesain ulang dan renovasi kamar tidur Anda.

Kamar Tidur Yang Simple Minimalis Untuk Anak Berusia 1 bulan-12 Bulan.

Kamar Tidur ini Cocok Untuk Bersantai Juga, Tersedia Sofa dan Televisi.

Kamar Tidur Denagn Dominasi Putih Orange, Serambi Bekerja Kita Juga Bisa Menunggu Anak Ketika Tidur.

 Kamar Tidur Dengan Desain Warna Biru Muda Dominasi Putih. Sederhana Tapi Nyaman.

 Kamar Tidur Dengan Desain Warna Pink dan Putih. Manis Sekali… Cocok Untuk Kamar Tidur Anak Perempuan.

 Kamar Tidur Dengan Desain Warna Putih dan Orange. Dengan Cahaya Remang-Remang dan Ada Tivinya. Anak Pasti Betah di Kamar.

 Kamar Tidur Dengan Desain Warna Biru dan Putih. Cocok Untuk Kamar Anak Cowok.

 

Kumpulan Foto Mereka yang Gagal sebagai Orang Tua.

Thread ini membahas foto-foto para orang tua yang sengaja atau tidak sengaja, membuat lelucon dengan anak mereka. Tapi foto ini malah dapat banyak hujatan dari masyarakat, yang menganggap lelucon ini sudah keterlaluan.
Well, Ane langsung aja ya gan ke pokok pembahasan kita. Ane bukan orang yang bisa basa-basi sih, jadi harap maklum.
Happy reading

Spoiler for 1:
Quote:Quote:Entah kenapa orang ini melakukan lelucon macam ini dengan anaknya. Sangat tak masuk akal/FONT]

 

Spoiler for 2:
Quote:Quote:[FONT=”Times New Roman”]Oke, ane tau kalau itu cukup terlihat cool, tapi Really??

 

Spoiler for 3:
Quote:Quote:Entah kenapa dia melakukan lelucon ini.

 

Spoiler for 4:
Quote:Quote:Mari berharap itu bukan tato permanen

 

Spoiler for 5:
Quote:Quote:Hobby jangan dipaksakan kepada anak gan,, nga baik.[/CENTER

 

Spoiler for 6:
Quote:[CENTER]Quote:sangat miris melihat foto ini.

 

Spoiler for 7:
Quote:Quote:HA ha ha he he hu, sangat lucu

 

Spoiler for 8:
Quote:Quote:Semoga dia menonton dvd tersebut tidak bersama anaknya.

 

Spoiler for 9:
Quote:Quote:SWAG kids….

 

Spoiler for 10:
Quote:Quote:Lama-lama meninggal karena kehabisan oksigen dah tuh…

 

Spoiler for 11:
Quote:Quote:Drop you’re fu’king bag Lady!!!

 

Spoiler for 12:
Quote:Quote:KETERLALUAN NIH MANUSIA(?).

 

Spoiler for 13:
Quote:Quote:Foto menjelaskan semua hal.

 

Spoiler for 14:
Quote:Quote:Ini dari Indonesia gan..

 

Spoiler for 15:
Quote:Quote:Lelucon seperti ini sepertinya sedang tren dewasa ini./QUOTE]

 

Spoiler for 16:
Quote:[QUOTE]apakah ayahnya menghisap ganja didekat anaknya??

 

Spoiler for 17:
Quote:Quote:Yang salah anak atau orang tua??

 

Spoiler for 18:
Quote:Quote:Stupid people
Stupid people Everywhere…

 

Spoiler for 19:
Quote:Quote:Dan mereka ketawa??

 

Spoiler for 20:
Quote:Quote:Itu bukan tas, you stupid a-hole.

 

Spoiler for 21:
Quote:Quote:Keselamatan adalah nomor 9 menurut mereka.[FONT]

 

Spoiler for 22:
Quote:Quote:[FONT=”Times New Roman”]Entah itu obsesi anak atau orang tua..

 

Spoiler for 23:
Quote:Quote:Astagfirullah….

 

Spoiler for 24:
Quote:Quote:Memangnya nga bisa kasih makan dari atas..

 

Spoiler for 25:
Quote:Quote:Bodoh banget…

Baiklah sekian dari ane, Terima kasih telah membaca trit sederhana ane ini.
Mohon di koment, agar tercipta diskusi. dan Jangan lupa tambahan dari agan, ntar ane taruh di pejkwan.

sumber

Kategori:revo Tag:, , , , ,

Orang-Orang ini Dulunya Miskin….Sekarang Kaya Raya (LUAR BIASA)

29 Oktober 2014 1 komentar

Quote:Kondisi perekonomian seseorang tidak serta merta menentukan masa depannya kelak. Tak jarang kondisi perekonomian yang tergolong miskin atau biasa-biasa saja, menjadi pemicu tekad untuk memperbaiki masa depan.

Cemoohan, pandangan sinis dan cibiran menjadi cambuk bagi segelintir orang yang berhasil menapaki jalan terjal kesuksesan. Modal tekad, ketabahan dan keberuntungan, orang-orang ini mampu merubah kemiskinan menjadi kekayaan.

Tercatat beberapa pengusaha besar dalam dan luar negeri mampu membuktikan keterpurukan ekonomi bukan penghalang untuk mencapai puncak kesuksesan dunia. Berikut merdeka.com merangkum beberapa di antaranya:

Quote:Jack Ma

Apa kunci sukses Jack Ma meniti karir jadi taipan raksasa? Dia menjawab lantaran ogah terus miskin.

Sebelum mendirikan perusahaan perdagangan via Internet, www.alibabagroup.com, Ma bekerja sebagai guru bahasa Inggris sebuah kampus di kota kelahirannya. Gaji Ma dalam Yuan bila dikonversi ke Rupiah hanya sekitar Rp 180.000 per bulan.

Sewaktu muda, Ma Yun (nama aslinya) adalah anak yang suka berbahasa Inggris, tak lazim bagi warga China kala itu. Dari biografinya yang kerap dikutip media, sedari SD dia nekat bersepeda ke hotel berjarak 45 menit dari Kota Hanzhou, demi bercakap-cakap dengan turis asing asal Eropa dan AS.

Ketekunan itu mengantarnya kuliah di jurusan bahasa asing, dan bahkan terpilih menjadi dosen di kampusnya. Tapi gaji minim sebagai pengajar membuatnya tak tahan. Inilah awal pilihannya banting setir jadi pengusaha.

“Anda tidak akan sukses kalau tidak memiliki ambisi. Kalau tidak berhasil (dengan bisnis Internet) aku harus kembali ke pekerjaanku yang dulu,” ujarnya saat diwawancara situs berita Tencent.

Quote:Larry Ellison

Lawrence Joseph Ellison, lahir pada 17 Agustus 1944 di Bronx, New York. Ibunya, Florence Spellman, saat itu baru berusia 19 tahun dan belum menikah. Siapa ayahnya hingga kini masih menjadi misteri. Pada usia 9 bulan, Larry terkena penyakit pneumonia. Ia lalu diserahkan pada bibinya di Chigago untuk diadopsi.

Maka sejak saat itu, Larry dibesarkan oleh Lilian Spellman Ellison dan suaminya, Louis Ellison. Dari kedua orangtua angkatnya inilah Larry memperoleh nama Ellison. Mereka tinggal disebuah apartemen sederhana di South Shore, Chigago, di mana banyak keturunan Yahudi kelas menengah ke bawah tinggal.

Larry kecil, meskipun menyimpan jiwa pemberontak di dalam dirinya, dia adalah anak yang cerdas. Ia terutama sekali menyukai pelajaran matematika dan ilmu pasti. Ketika berumur 12 tahun, ia baru mengetahui bahwa ia bukanlah anak kandung keluarga Ellison. Hal ini cukup membuatnya menyerah, tapi ia tidak menyerah.

Siapa sangka saat ibu angkat atau bibinya harus meninggal, membuat dirinya berhenti kuliah. Dia hijrah ke ke California untuk mengerjakan pekerjaan aneh selama delapan tahun. Dia menemukan perusahaan pengembangan software, Oracle, di tahun 1977. Perusahaan yang kemudian tumbuh pesat jadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Tercatat pada Agustus 2014, kekayaannya mencapai USD 49,7 miliar atau setara dengan Rp 595,85 triliun.

Quote:Jan Koum

Jan Koum lahir 24 Februari 1976 adalah CEO dan pendiri WhatsApp bersama Brian Acton. WhatsApp merupakan aplikasi pesan bergerak yang diakuisisi oleh Facebook Inc. pada Februari 2014 dengan nilai USD 19 miliar. Koum dibesarkan di sebuah desa di luar Kiev, Ukraina. Ia pindah ke California bersama ibu dan neneknya tahun 1992. Saat ini Koum memegang 45 persen saham WhatsApp dengan nilai mendekati USD 7 miliar atau setara dengan Rp 83,92 triliun.

Uang USD 19 miliar yang dikeluarkan Facebook untuk akuisisi WhatsApp telah membuat nasib Jan Koum dan Brian Acton sebagai pendirinya berubah. Kini, kedua nama tersebut telah masuk jajaran miliarder terkaya dunia versi Forbes.

Seperti yang dilansir oleh First Post (5/3), Koum yang kini berusia 38 tahun dan Acton yang berusia 42 tahun boleh berbangga dengan status sosialnya saat ini. Menurut data Forbes, Koum sekarang adalah orang terkaya nomor 202 di dunia, sementara Acton nomor 551.

Posisi itu didapatkan Koum setelah mengalami peningkatan pendapatan sebanyak 45 persen setelah WhatsApp dijual. Sementara Acton juga mengalami peningkatan pendapatan hingga 20 persen.

Dengan hal ini, Koum pun jadi miliarder dengan aset USD 6,8 miliar. Sementara, Acton kekayaannya sebanyak USD 3 miliar.

Padahal, jika kita menengok ke belakang, nasib kedua orang ini sangat berbalik 180 derajat. Dulu, Koum adalah seorang imigram Ukraina yang sempat jadi tukang sapu dan hidup di bawah garis kemiskinan. Sementara Acton sempat ditolak kerja di Facebook, dan Twitter namun tidak putus asa hingga akhirnya jadi miliarder sekarang ini.

Quote:Ciputra

Ciputra, namanya tentu sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia. Pria keturunan China asal Parigi, Sulawesi Tengah ini telah membangun banyak properti di Indonesia melalui sejumlah perusahaannya.

Siapa yang tidak tahu Taman Impian Jaya Ancol kini? Salah satu taman hiburan besar di Indonesia itu adalah hasil karyanya dalam mengubah lahan rawa menjadi suatu pusat rekreasi. Belum lagi sejumlah perumahan kawasan elite seperti Pondok Indah dan Serpong juga adalah buah pemikirannya.

Bungsu dari tiga bersaudara ini tidak sukses begitu saja. Masa kecilnya dilalui cukup berat. Semenjak masa kanak-kanak, Ciputra sudah harus membantu menghidupi keluarga usai ditinggal sang ayah meninggal di penjara akibat dituduh mata-mata oleh penjajah Jepang.

Ciputra kecil yang kala itu baru berumur 12 tahun sudah harus membantu menghidupi kehidupan keluarga dengan membantu berjualan kue milik ibunya. Selain itu, sebelum berangkat sekolah, Ciputra juga harus bangun pagi-pagi untuk mengurus sapi piaraan dan menempuh 7 Km ke sekolah dengan berjalan kaki.

Berbekal ketekunan dan kegigihan, Ciputra kecil mampu meneruskan jenjang pendidikannya hingga berhasil masuk ke ITB, Bandung. Setelah berhasil menamatkan kuliahnya, Ciputra memutuskan untuk menjadi seorang entrepreneur dan dia mengawali bisnisnya di Jaya Group. Jaya Group merupakan sebuah perusahaan daerah di DKI Jakarta milik Pemda DKI. Di sana dia menjabat sebagai direksi dan kemudian beralih ke penasihat.

Ciputra kemudian bersama Sudono Salim, Sudwikatmono, Djuhar Sutanto, dan Ibrahim Risjad mendirikan sebuah perusahaan yang bernama Metropolitan Group. Selain itu, dia juga membangun Ciputra Group miliknya sendiri.

Bisnis Ciputra tidak selamanya manis. Ciputra menjadi salah satu pebisnis yang terkena dampak krisis moneter pada 1997. Namun, utang menumpuk tak lantas membuatnya patah arang. Berkat sedikit keberuntungan dengan adanya kebijakan moneter pemerintah dan diskon bunga dari beberapa bank membuat Ciputra mampu merestrukturisasi utang-utangnya.

Kini sudah sekitar 20 tahun lebih Ciputra membangun usahanya. Mulai dari sebuah kamar kerja kecil milik Pemda DKI kini perusahaannya telah memiliki sekitar 20 anak perusahaan dengan 14.000 karyawan.

Pada 2013 lalu, Forbes Asia menasbihkannya sebagai pengusaha properti terkaya di Indonesia. Forbes mencatat kekayaan Ciputra pada tahun lalu mencapai USD 1,3 miliar atau setara Rp 15,21 triliun.

Ciputra mengalahkan Alexander Tedja, taipan properti asal Surabaya dengan perusahaannya Pakuwon Group, yang tercatat memiliki jumlah kekayaan senilai USD 670 juta atau setara Rp 7,8 triliun.

Quote:Eka Tjipta Widjaja

Eka Tjipta Widjaja lahir dari keluarga miskin di Fujian, Republik Rakyat China dengan nama Oei Ek Tjhong pada 3 Oktober 1923. Pada tahun 1931, ia melakukan migrasi ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Saat ini, namanya dikenal sebagai pengusaha, pendiri serta pengendali Sinar Mas Group. Ia merupakan orang pertama terkaya di Indonesia menurut Majalah Globe Asia edisi bulan Desember 2012 dengan kekayaan mencapai USD 8,7 miliar atau setara dengan Rp 104,3 triliun.

Pada tahun 2011, menurut Forbes, ia menduduki peringkat ke-3 orang terkaya di Indonesia, dengan total kekayaan USD 8 miliar atau setara dengan Rp 95,91 triliun.

Eka Tjipta adalah ayah dari Oei Hong Leong, orang terkaya ke-32 di Singapura pada tahun 2013.

Source of Thread

Quote:

Harusnya “mereka” semua bisa memberi kita sebuah inspirasi…..sebagai pembangkit semangat agar kita lebih kreatif, bekerja keras dan pantang menyerah……Dan jangan lupa untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT (Tuhan YMK) atas segala nikmat yang telah diberikan oleh-Nya. 

sumber

Kandungan Asi Tergantung Pada Jenus Kelamin Bayi

23 September 2014 Tinggalkan komentar
Kandungan Asi Tergantung Pada Jenus Kelamin Bayi

Peneliti AS mengatakan, kandungan dan kuantitas air susu ibu tergantung pada jenis kelamin bayi yang dilahirkan. Ini hasil studi pada manusia, kera dan mamalia lainnya.

 

Perempuan hamil mungkin tidak mempermasalahkan apakah anak yang dikandungnya berjenis kelamin perempuan atau laki-laki. Mereka lebih mementingkan kesehatan sang anak. Tapi ternyata, tidak demikian halnya dengan tubuh seorang perempuan yang tengah mengandung.

 

Menurut keterangan peneliti asal Amerika Serikat, kuantitas dan komposisi air susu ibu bergantung pada jenis kelamin sang bayi. Pada bayi laki-laki, asi lebih kaya lemak dan protein. Ini berarti lebih banyak energi. Pada bayi perempuan jumlah asi yang diproduksi lebih banyak.

 

Ada banyak teori yang melatarbelakangi hal ini. Ahli biologi dari Universitas Harvard ini memberikan contoh kasus pada monyet rhesus. Susu bagi bayi monyet betina yang baru dilahirkan mengandung lebih banyak kalsium, supaya bisa lebih cepat berkembang dan lebih awal mengalami akil balik. Monyet jantan tidak membutuhkannya.

 

Kemampuan reproduksi monyet jantan tidak bergantung pada usia tertentu. ASI bagi monyet jantan bagaikan minuman pembangkit stamina, karena mereka bermainnya lebih banyak dan lebih liar dibanding monyet betina di usia yang sama.

 

Hasil penelitian terkini dengan 1,49 juta sapi menunjukkan, induk sapi yang dipisahkan dari anaknya beberapa jam setelah melahirkan, selama 305 hari memproduksi rata-rata 445 kilogram susu lebih banyak jika sapi yang dilahirkan adalah betina.

 

Para peneliti menambahkan, masih banyak pertanyaan tidak terjawab akan hubungan kandungan dan kuantitas ASI dengan perkembangan manusia di usia dini. Setidaknya, keterangan baru ini bisa membantu dalam pengembangan ASI artifisial atau pencarian sumbangan ASI bagi bayi yang lahir secara prematur.

sumber

Di Masa Depan, Pastikan Anak-Anakmu Mengetahui Hal-Hal Ini…

19 September 2014 1 komentar

Sebagai calon orang tua, kamu harus sudah belajar dari sekarang tentang apa yang wajib kamu lakukan ketika sudah benar-benar punya momongan. Menjadi orang tua itu tidak mudah; semakin awal kamu mulai belajar, semakin baik.

Sewajarnya, kamu menginginkan anakmu nanti menjadi pribadi yang menyenangkan. Untuk itu banyak yang harus kamu ajarkan dan contohkan kepada mereka. Tapi kamu juga tidak harus menunggu sampai benar-benar menjadi pamong. Sedari kini, kamu bisa mengajarkan adik atau ponakanmu menjadi anak yang sopan, baik hati, dan disenangi banyak orang. Praktikkan saja bersama-sama hal-hal di bawah ini!

 

1. Mengucapkan “Terima Kasih” dan “Sama-Sama”

Terima kasih

Ajarkan hal yang paling dasar dulu. Selalu ucapkan “terima kasih” setelah menerima sesuatu. Ucapkan juga rasa terima kasih ketika kamu dibantu oleh orang lain. Dengan begitu, mereka tidak akan segan untuk membantumu lagi di masa mendatang. Ucapkan “sama-sama” atau “terima kasih kembali” apabila ada yang menyampaikan terima kasih padamu. Dengan begitu, kamu bisa menunjukkan bahwa kamu memang tulus membantu.

2. Tolong, Mintalah Sesuatu Dengan Sopan

Minta tolong

Ajarkan pada anak bahwa ada cara selain teriak dan menangis untuk meminta sesuatu. Jika mereka menambahkan kata “tolong” tiap kali meminta sesuatu, maka kamu dan orang lain akan dengan senang hati membantu.

3. Jangan Menyela Pembicaraan

Menyela orang yang lagi bicara gak sopan

Jelaskan bahwa sangat tidak sopan untuk memotong pembicaraan orang lain. Apalagi kalau kalau orang yang lebih tua yang sedang berbicara. Silakan menyela hanya jika ada sesuatu yang sangat darurat. Dengan menyadari etika ini, si kecil akan paham kapan harus bicara dan kapan harus mendengarkan orang lain.

 

 

4. “Permisi…”

Sopan kuncinya

“Permisi” bisa berguna saat anak merasa segan untuk berjalan di depan orang yang lebih dituakan. Kalau perlu, ajarkan juga mereka untuk berjalan dengan sedikit membungkukkan badan demi kesopanan.

Kata ini juga sangat ampuh untuk memulai percakapan dengan orang yang baru dikenal. Selain itu, ajarkan mereka untuk menggunakannya ketika meminta tolong di tempat umum.

5. Jangan Malu Bertanya

Rajin bertanya

Ajarkan pada anak untuk selalu bertanya apabila dia bingung dan ragu. Tanamkan pengertian bahwa bertanya bukan tanda kebodohan, namun usaha untuk jadi lebih pintar. Semangati juga dia untuk bertanya di sekolah dan ketika berinteraksi dengan teman dan anggota keluarga lain. Orang akan jadi tertarik padamu jika kamu juga tertarik pada mereka.

 

 

6. Kalimat Haram: “Kok Om-nya Gendut, Sih?”

Siapa bilang aku gendut?

Kamu harus bilang pada anakmu bahwa menilai penampilan fisik orang lain itu nggak baik. Kecuali, kalau penilaian itu bersifat pujian. Tidak ada orang yang tidak senang jika dipanggil “manis”, apalagi jika pujiannya tulus.

7. “Apa Kabarmu?”

Apa kabar, jeng?

Ketika orang bertanya bagaimana keadaannya, ajarkan si anak untuk menjawab dengan lugas. Ajarkan juga bahwa hal yang sopan adalah menanyakan kembali bagaimana kabar orang yang bertanya pada mereka. Dengan begitu, anakmu akan menjadi orang yang menyenangkan untuk diajak bicara.

8. Etika Main di Rumah Teman Juga Penting!

Beda keluarga, beda aturan

Sopan santun yang diajarkan ke anak akan terlihat ketika ia berkunjung ke rumah teman. Kamu nggak mau mereka malu-maluin, ‘kan? Tanamkan pada mereka supaya tetap santun di rumah orang. Tiap keluarga juga punya aturan masing-masing yang harus mereka perhatikan.

Jika harus menolak ajakan makan, sampaikan dengan sopan. “Makasih om, tapi saya udah makan…” Jika harus berpamitan, ucapkan “terima kasih” sebelum pulang ke rumah.

9. Mengetuk Pintu

Salam...

Ajarkan anak untuk selalu mengetuk pintu yang sedang tertutup. Tunggu respon dari yang di dalam sebelum masuk. Jangan mengintip-ngintip isi dalam rumah dari jendela. Kalau tuan rumahnya sedang nggak berpakaian lengkap, gimana?

10. Ketika Menelepon Teman

Saya Rina. Rani ada om?

Ketika menelepon temannya, anak harus terlebih dahulu memperkenalkan dirinya lalu minta tolong agar disambungkan ke teman yang ia maksud. Dengan mengenalkan diri, orang tua atau saudara teman yang dicarinya akan menganggap anakmu sebagai kawan yang ramah.

11. Memanggil Nama Olokan

Jangan biarin anak kamu jadi tukang bully

Selain menasihatinya supaya nggak boleh berkata kotor, kamu harus bisa melarang mereka mengolok-olok temannya. Apalagi kalau olokan itu menggunakan nama yang jelek dan gak terpuji. Mengejek orang lain adalah tanda kelemahan. Bullying adalah tindakan yang kejam.

12. Duduk Tenang

Nikmati acaranya

Walaupun pesta ultahnya membosankan atau permainannya jelek, ajarkan anak untuk tetap tenang dan tidak merengek. Berusahalah untuk tetap menikmati acaranya. Kasian ‘kan, Om/Tante MC-nya udah berusaha maksimal?

13. Enjoy The Ride

Bikin mereka menikmati perjalanan bukan menunggu tujuan

Ketika dalam perjalanan, anak-anak akan mudah bosan. Hal ini mungkin wajar karena mereka kelelahan. Di sinilah peran orang tua diperlukan untuk membuat si anak tetap tertarik dengan perjalanan diperlukan. Kamu bisa ajak dia bercerita, bermain, atau mengambil gambar.

14. Menyampaikan Maaf

Biasakan minta maaf kalau salah

Sudah fitrahnya anak kecil untuk menjadi sangat aktif, apalagi ketika kamu mengajaknya pergi keluar rumah. Besar kemungkinan ia akan berlarian dan menyenggol orang lain. Jadi sebelum keluar rumahm ajarkan dia meminta maaf jika dia nggak sengaja mengganggu orang lain.

15. Jangan Ngupil Sembarangan

Ngupil di mana-mana

Kita nggak bisa melarang anak mengupil karena kita juga sering melakukannya. Yang bisa kamu usahakan adalah meminta anak nggak mengupil di tempat umum atau di depan orang yang lagi ngomong sama dia.

16. Kalau Bersin

Hatcchiiiu

Tutup hidung dan mulut ketika bersin agar tidak mengganggu orang lain. Ucapkan juga “maaf” kalau kamu bersin agak berlebihan. Anakmu juga harus terbiasa mengungkapkan “Yarhamukillah”, “bless you”, atau semacamnya kalau mendengarkan orang lain bersin.

17. Tawarkan Bantuan

Bantu ayah cuci mobil

Ketika melihat orang tua, guru, atau tetangga sedang sibuk atau kerepotan mengerjakan sesuatu, jangan malu-malu menanyakan “Apa saya boleh bantu?”Mungkin anak kamu memang cuma bisa membantu seadanya, namun dia bisa belajar banyak dari situ. Ingatkan juga anak untuk patuh jika diminta bantuan oleh orang tua, bukan malah menggerutu dan cemberut.

18. Krama Di Meja Makan

Boleh main-main asal habis dan dirapikan

Ajarkan anak cara menggunakan alat makan dengan benar. Mulai dari sendok dan garpu, pisau, sumpit, dan sebagainya. Jika makanan letaknya di seberang meja, jangan mencoba meraihnya sendiri. Mintalah pertolongan seseorang untuk mengoper makanan itu ke kamu. Biasakan anak makan dengan bersih dan rapi. Ingatkan dia untuk mengumpulkan tumpahan makanannya kembali di dalam piring. Jika memungkinkan, minta anak mengantar piringnya sendiri ke tempat cucian piring.

19. Sayang Pada Hewan

Sayang hewan

Jelaskan pada anak bahwa hewan adalah mahluk yang bernyawa, sama seperti manusia. Mereka juga punya perasaan dan akal. Untuk itu, anak nggak boleh semena-mena terhadap mereka. Jangan mencabuti bulu atau kaki hewan yang lemah. Dan hindari mencoba menyakiti hewan yang bisa menjadi buas!

 

Namun yang paling penting dalam pembentukan sikap anak adalah perilaku yang dicontohkan oleh orang dewasa di sekitarnya. Makanya, kamu harus bisa memberi contoh yang baik pada anak-anakmu. Jangan cuma mulutmu saja yang berbicara. Tangan dan tindak-tandukmu juga harus bisa!

 

sumber

Astaga, Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Raksasa !!

Astaga, Bocah Kamboja ini Pelihara Ular Raksasa !!
Astaga, Bocah Kamboja ini Pelihara Ular Raksasa !!. Anak kecil dari Kamboja ini memelihara reptil yang luar biasa besarnya, yaitu ular Python. Ketika anak kamboja ini berunur tiga tahun, ayahnya menemukan ular python ini di rumahnya dan kemudian membuangnya ke hutan agar terjaga keamanan di rumahnya. Tetapi pada keesokan harinya, ular Python ini kembali ke rumah keluarga tersebut dan kemudian dijadikan sebagai hewan peliharaan keluarga. Dalam gambar-gambar di bawah ini kita bisa melihat bagaimana asiknya anak Kamboja ini bermain denga ular Python peliharaannya yang luar biasa besarnya tersebut!

Hal yang ingin saya pertanyakan adalah, apa yang akan terjadi jika secara tiba-tiba reptil besar ini mengamuk?

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

arsip-artikel-unik.blogspot.de - Astaga! Bocah Kamboja Ini Pelihara Ular Python Besar sekali

%d blogger menyukai ini: