Arsip

Archive for 22 September 2015

Rekaman CCTV Imam Masjid Negara Malaysia Ditampar Saat Pimpin Shalat Jumat 18 September 2015   

22 September 2015 Tinggalkan komentar

Kejadian mengejutkan dantidak disangka-sangka terjadi di Malaysia dimana seorang pria tiba-tiba menampar imam Masjid Negara, Mohd Zuhairee Mohd Yatim (39 tahun) saat shalat Jumat sedang berlangsung. Kejadian tersebut jelas saja membuat shalat Jumat 18 September 2015 batal dan harus diulang kembali.

Mohd Zuhairee Mohd Yatim tidak menyangka mengalami kejadian ganjil ini. Malah Mohd Zuhairee mengira pria yang datang dari belakang itu mungkin ingin memperbaiki bacaannya yang dianggap salah.

Mohd Zuhairee Mohd Yatim

Mohd Zuhairee Mohd Yatim, Imam Shalat Jumat yang menjadi korban penamparan

Mengomentari hal ini, Penasehat Media Persatuan Pengguna Islam Malaysia (PPIM), Ustadz Tuan Asmawi Tuan Umar mengatakan, jika orang itu waras maka dia tidak seharusnya bertindak demikian apapun alasannya, termasuk jika merasa ada kesalahan pada bacaan.

“Mungkin dia merasa bacaannya lebih bagus dari orang Malaysia. Namun imam yang ditugaskan itu adalah lulusan terbaik dan bacaannya tidak perlu diragukan,” kata Ustadz Asmawi. “Jika orang itu waras, dia tidak boleh bertindak seperti itu. Dan jika ada kesalahan, bisa ditegur dengan cara yang baik,” jelasnya.

Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan polisi, pria yang menampar imam saat membaca surat Al-Fatihah pada rakaat pertama shalat Jumat itu adalah warga India berusia 31 tahun asal Kashmir.

Pelaku penamparan imam sholat jumat

Pria India pelaku penamparan imam sholat jumat ini ditahan oleh pihak berwajib

Berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka diyakini mengalami masalah mental karena kadang berbicara seorang diri. Pria itu mengaku mendengar bisikan yang menyuruhnya untuk menggantikan imam ketika shalat Jumat.

Berikut ini adalah rekaman detik-detik peristiwa penamparan tersebut yang terekam oleh CCTV:

(The Star, Youtube)

Kategori:revo

Charger Apple iPhone Meledak Di Kemang, Jakarta Selatan     

22 September 2015 Tinggalkan komentar
Charger Apple iPhone Meledak Di Kemang, Jakarta Selatan

Kecelakaan akibat kegagalan fungsi sistem smartphone iPhone kembali terjadi dan nyaris mencelakai penggunanya. Kali ini korbannya adalah Fadly (27 tahun) seorang karyawan swasta salah satu perusahaan di Jakarta.

Ia menyaksikan charger-nya tiba-tiba meledak saat dirinya sedang men-charge Apple iPhone 4S miliknya di salah satu minimarket di daerah Kemang.

Terkait hal tersebut Fadly menceritakan bahwa kepala charger yang digunakannya asli namun kabelnya bukan asli dari iPhone.

“Kepala yang buat charger itu asli kok. Hanya memang kabelnya gak asli. Pakai punya produk Vivan dan baru juga saya beli. Di mobil juga gak papa kok,” tuturnya.

Charger iPhone meledak

Penampakan iPhone 4S milik Fadly dan chargernya yang gosong karena meledak saat mencharge ponsel iPhone tersebut di Kemang, Jakarta Selatan

Kejadian tersebut membuatnya kapok untuk membeli charger utuh yang bukan keluaran Apple. Namun, Fadly cukup beruntung karena smartphone iPhone miliknya masih bisa digunakan tanpa mengalami gangguan sedikit pun.

Fadly membeli kabel charger itu berdasarkan rekomendasi temannya yang juga bekerja di counter handphone.

“Kita gak munafik juga ya, faktor ekonomis. Kalau yang asli kan mahal. Mahal juga belum menjamin awet. Saya harap agar pemakai iPhone juga harus berhati-hati,” terang Fadli.

(dari berbagai sumber)

Kategori:revo

  Tragis, Pria Ini Diaspal Hidup-hidup Saat Pingsan Di Jalanan  

22 September 2015 Tinggalkan komentar
Tragis, Pria Ini Diaspal Hidup-hidup Saat Pingsan Di Jalanan
 

Sungguh malang nasib seorang pria India bernama Latori Barman (45 tahun). Nyawanya melayang dalam sebuah peristiwa tragis yang seharusnya tidak terjadi. Latori Barman tewas karena diaspal hidup-hidup saat tertidur di salah satu lubang jalanan Kota Katni, Negara Bagian Madhya Pradesh.

Saat kejadian pada Minggu malam 20 September 2015, Barman diketahui sedang mabuk. Saat itu ia pulang dari pasar malam dengan terhuyung-huyung, lalu terantuk dan terjatuh di lubang dekat Desa Udlana. Barman pun pingsan di lubang sedalam 1,5 m tersebut.

Nahas, di saat yang bersamaan petugas dinas pekerjaan umum sedang mengerjakan pekerjaan pengaspalan lubang di jalanan itu.

Jasad Barman baru ketahuan beberapa jam setelah pengaspalan berakhir. “Petugas pengaspalan tidak memasang rambu. Lokasi kejadian juga gelap. Diduga kuat pekerja tidak sadar menimbun jasad korban di dalam lubang dengan aspal,” kata petugas kepolisian Kota Katni.

Pria India Diaspal Hidup-Hidup saat Pingsan

Tragis. Penampakan jasad Latori Barman yang tanpa sengaja ditimbun aspal dalam keadaan hidup.

Beberapa pekerja yang melaksanakan pengaspalan pun dipanggil menjadi saksi. Insiden tragis ini merupakan kesekian kalinya terjadi di India.

India dikenal dengan infrastruktur transportasi termasuk jalanan buruk yang kerap merenggut nyawa warganya. Hanya berselang sepekan lalu, seorang perempuan di Kota Bengaluru tewas karena motornya jatuh ke dalam lubang menganga di jalanan.

Lubang di jalan raya adalah salah satu faktor memicu 150.000 orang tewas akibat kecelakaan di India setiap tahunnya. Sungguh memilukan.

(Guardian)

Kategori:revo

WikiLeaks: Begini Cara Agen Intelijen Amerika Serikat Menyamar dan Menyusup Ke Negara Lain  

22 September 2015 Tinggalkan komentar
WikiLeaks Begini Cara Agen Intelijen Amerika Serikat Menyamar dan Menyusup Ke Negara Lain
 

Situs WikiLeaks yang terkenal dengan kebiasaannya membocorkan banyak fakta sensitif dan skandal milik Amerika Serikat dan negara-negara barat lainnya kembali membuat kehebohan.

Kali ini WikiLeaks mempublikasikan 2 dokumen milik Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) yang berisi panduan dan tata cara bagi para mata-mata dan agen intelijen untuk tetap bisa menyamar saat melintasi perbatasan internasional di berbagai negara. Salah satunya termasuk dengan menggunakan dokumen-dokumen palsu.

Adapun dua dokumen ini dirilis pada 2011-2012 dan ditandai sangat rahasia bahkan ada cap ‘Noforn’ yang artinya informasi ini bahkan tak boleh dibagikan kepada pihak intelijen sekutu.

Dokumen tersebut secara gamblang menguraikan berbagai strategi bagi agen intelijen demi menghindari pemeriksaan berlebihan di berbagai bandara serta perbatasan. Beberapa hal yang juga digaris bawahi adalah jangan membeli tiket sekali jalan dengan uang tunai di hari sebelum terbang.

Dalam dokumen tersebut juga disebutkan bahwa dalam prakteknya, CIA bahkan juga menempatkan mata-mata yang berperan menjadi petugas bandara untuk proses pemeriksaan lanjutan, sehingga bisa meloloskan agen mereka dan atau menahan individu yang mereka curigai.

Dokumen tersebut juga menyebutkan bahwa beberapa waktu belakangan negara-negara Uni Eropa meningkatkan penjagaan dan memeriksa warga negara Amerika Serikatdengan ketat hingga sulit bagi agen intelijen melakukan perjalanan dengan dokumen palsu.

Sistem keamanan baru Uni Eropa ini karuan saja mendapat kecaman dari CIA. Meski demikian warga dari 22 negara anggota Uni Eropa tidak perlu mengajukan visa jika hendak saling mengunjungi.

(Times of India, The Intercept)

Kategori:revo
%d blogger menyukai ini: