Beranda > revo > Kontroversial, Wanita Ini Melangsungkan Pernikahan Dengan Yesus Kristus   

Kontroversial, Wanita Ini Melangsungkan Pernikahan Dengan Yesus Kristus   

Kontroversial, Wanita Ini Melangsungkan Pernikahan Dengan Yesus Kristus

Sebuah upacara pernikahan yang digelar di katedral di Fort Wayne, Indiana, Amerika Serikat, ini mendadak menjadi sensasi dan kontroversi. Dan bisa dibilang merupakan upacara pernikahan paling sinting yang pernah ada.

Bagaimana tidak, sang pengantin wanita, Jessica Hayes (38 tahun), menikah dengan Yesus Kristus pada Minggu 16 Agustus 2015.

Hayes yang berprofesi sebagai guru sekolah menengah itu menetapkan dirinya sebagai consecrated virgins atau perawan yang ditahbiskan. Dengan kata lain, dia telah mendapatkan persetujuan gereja katolik untuk berpegang hanya kepada Tuhan dan hidup dalam keadaan perawan.

Oleh karena itu, dalam upacara pernikahan Hayes, Anda tidak akan melihat pengantin laki-laki.

“Saya memutuskan jadi perawan yang ditahbiskan setelah bertahun-tahun pencarian jiwa dan berdoa,” kata Hayes.

Kendati menikahi Yesus, Hayes tak beda dengan pengantin wanita lainnya. Dia sibuk memilih gaun pengantin yang akan dia kenakan.

Jessica Hayes

Jessica Hayes tertelungkup di altar saat melangsungkan pernikahannya dengan Yesus Kristus

Pada akhirnya, Hayes memilih gaun putih dengan hiasan brokat di bagian lengan dan dada, serta kerudung putih. Untuk sepatunya, Hayes memilih sepatu sederhana sewarna kulit.

Saat diwawancara usai pernikahannya, Hayes mengatakan dia lega. “Saya pikir, kita semua dipanggil untuk menikah. Seperti wanita yang menikahi suaminya, saya menikah dengan Yesus,” kata Hayes.

Usai menikah, Hayes akan melanjutkan kehidupannya seperti biasa. Namun, ke depannya, dia tidak akan dapat menikah dengan pria lain dan akan senantiasa berada dalam kondisi perawan selama sepanjang umur hidupnya.

Jessica Hayes

Uskup Kevin C. Rhoades memberikan sebuah Alkitab kepada Jessica Hayes, sang pengantin wanita saat akhir upacara pemberkatan pernikahan kepada Jessica Hayes

Adapun praktik pernikahan ini sebenarnya sudah hiatus di era pertengahan, namun kembali dihidupkan oleh Paus Paul VI pada 1970. Hingga saat ini, terdapat 3500 perawan yang ditahbiskan di seluruh dunia, di mana 230 orang berada di AS.

Video singkat prosesi pernikahan kontroversial tersebut bisa dilihat dalam video berikut ini:

Upacara pernikahan religius itu dipimpin oleh Uskup Kevin C. Rhoades dan dihadiri ratusan orang yang penasaran dengan hal tersebut. Kebanyakan tamu yang hadir di gereja pun mengaku tidak mengenal Hayes.

(Daily Mail, Independent, Mirror)

Kategori:revo
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: