Arsip

Archive for Juli, 2015

Foto: Di Jakarta, PM Inggris Makan Gorengan Di Lapak Kaki Lima   

30 Juli 2015 2 komentar
Foto Di Jakarta, PM Inggris Makan Gorengan Di Lapak Kaki Lima

Ada yang tidak biasa saat Perdana Menteri Inggris David Cameron melakukan kunjungan kerjanya ke Indonesia. Ia makan gorengan di warung gorengan pinggir jalan dan befoto selfie disana dengan penyanyi dan aktris Maudy Ayunda serta penjual gorengan tersebut.

Maudy Ayunda-david Cameron

Dengan bahasa Inggris yang sangat fasih, Maudy Ayunda dengan lugas menjelaskan seluk beluk makanan kaki lima. PM David Cameron mendengarkan penjelasan Maudy dengan seksama

Perdana Menteri Inggris tersebut makan pisang goreng di warung kaki lima Masjid Sunda Kelapa Jakarta, didampingi Maudy Ayunda, yang saat ini sedang belajar di Universitas Oxford, Inggris.

PM Inggris Makan Gorengan

Selama ini makanan kaki lima identik dengan stigma “tidak bersih”, namun PM David Cameron amat antusias mencicipi pisang goreng. Bahkan beliau mengambil sendiri dari gerobak penjualnya

Cameron menggambarkan kelezatan gorengan yang dia makan; “very good” sebelum berpose selfie dengan Ayunda dan sang pemilik warung ibu Juna.

PM David Cameron-Maudy Ayunda

Ditemani Maudy Ayunda dan ibu penjualnya, PM David Cameron mencicipi pisang goreng yang ia sebut rasanya sangat enak. Sikap PM David Cameron yang egaliter dalam kunjungan mendadak ini mendapat respon positif banyak pihak. Meja tempat ia makan pun tidak dipersiapkan secara khusus

PM Inggris Makan Pisang Goreng

Ini foto selfie hasil jepretan PM Inggris David Cameron. Dalam foto ini, beliau berselfie bersama Maudy Ayunda dan Ibu Juna, sang penjual gorengan. Maudy mempostingnya melalui akun Instagramnya yang lantas menjadi pembicaraan hangat

Cameron juga melakukan dialog dengan sejumlah tokoh agama dan masyarakat di Masjid Agung Sunda Kelapa. Dia mendengar tentang upaya untuk mengatasi masalah radikalisasi.

(dari berbagai sumber)

Kategori:revo

Presenter Berita Cuaca Cantik Ini Menghebohkan Dunia Maya   

30 Juli 2015 1 komentar
Presenter Berita Cuaca Cantik Ini Menghebohkan Dunia Maya

Biasanya berita ramalan cuaca di televisi tidak banyak pemirsa yang menontonnya, kecuali terjadi sebuah keadaan cuaca yang ekstrem atau sekadar mengetahui prediksi mengenai cuaca.

Namun bagi banyak penduduk Meksiko, khususnya kaum pria, menonton acara prakiraan cuaca di televisi adalah sebuah hal yang wajib. Usut punya usut, ternyata penyebab hal tersebut adalah sang presenter acara berita cuaca bernama Yanet Garcia (24 tahun).

Yanet garcia

Yanet Garcia, sang presenter acara berita cuaca yang mendadak menjadi sensasional dan melejitkan rating acara yang dibawakannya

Yanet Garcia berhasil mencuri perhatian banyak orang dan menjadi perbincangan ramai karena penampilan parasnya yang mempesona.

Sosoknya yang cantik dengan tubuh indah seperti supermodel membuat gadis dari Monterrey, Nievo Leon, Meksiko, ini menjadi sensasi. Garcia bahkan membuat heboh 9gag, situs lelucon terkenal di dunia. Kondisi ini pun berdampak pada jumlah penggemar Garcia di media sosial yang meningkat drastis

Ada 624.000 akun follower di Instagram Garcia, 166.000 akun di Twitter, dan 427.000 likes pada halaman Facebook-nya.

Yanet Garcia

Acara berita ramalan cuaca yang dibawakannya ini membuat Yanet Garcia yang suka narsis mendadak mempunyai banyak penggemar baru di akun media sosialnya

Saat membawakan acara berita prakiraan cuaca di stasiun televisi Televisia Monterrey, Garcia memang gemar mengenakan busana ketat sehingga menampilkan tubuh indahnya. Sebelum bekerja sebagai pembawa berita cuaca, Garcia berprofesi sebagai model. Namun, sekarang dia ingin mencoba pengalaman baru dengan menjajal profesi sebagai pembawa berita cuaca.

Yanet Garcia

Penampilan Yanet Garcia saat membawakan acara berita ramalan cuaca di Televisia Monterrey

Selain itu, Garcia memiliki rencana jangka panjang, yaitu membuka sekolah modelling untuk para model muda.

Dalam wawancaranya di MTY TV, Garcia mengaku bahwa penampilannya adalah berkah genetik yang menguntungkan. Walau demikian, dia juga mengaku rajin berolahraga untuk menjaga bentuk tubuh.

Yanet Garcia

Untuk bisa seperti sekarang, Yanet Garcia mengaku usahanya tidak mudah. Ia melamar pekerjaan kesana-kemari sebelum akhirnya diterima menjadi presenter cuaca di  Stasiun Televisia Monterrey. Ia pun mengaku bekerja keras menjaga tubuhnya dengan berolahraga di gym

Sayangnya, Garcia saat ini sedang menjalin hubungan dengan pemain game profesional Call of Duty, Doug Censor Martin.

Yanet Garcia

Yanet Garcia dan kekasihnya yang merupakan gamer profesional, Doug Censor Martin

Video rekaman salah satu episode singkat berita ramalan cuaca yang dibawakan Yanet Garca yang ratingnya melejit

Pupuslah sudah harapan para pria single.

(Daily Mail, Express, Kompas)

Kategori:revo

Candy-Rae Fleur, Si Cantik Pacar Daley Blind Yang Sewot Apabila Disebut Sebagai WAGs   

30 Juli 2015 2 komentar
Candy-Rae Fleur, Si Cantik Pacar Daley Blind Yang Sewot Apabila Disebut Sebagai WAGs

Bukan pers Inggris namanya apabila tidak “nyinyir” kepada narasumber, terlebih lagi apabila sang nara sumber tersebut merupakan persona yang kehidupan pribadinya amat menarik untuk diungkit.

Kali ini, pers Inggris “mengusik” Candy-Rae Fleur, pacar pemain Manchester United, Daley Blind. Sejak kepindahan sang kekasih dari Ajax Amsterdam ke Manchester United tahun lalu, pers Inggris melabelinya dengan sebutan WAGs.

Candy-Rae Fleur-Daley Blind

Candy-Rae Fleur dan Daley Blind sudah berpacaran ketika Daley yang merupakan anak legenda Belanda dan Ajax, Danny Blind, masih menjadi pemain junior di Ajax Amsterdam

Namun walau kerap “dipepet-pepet” oleh pertanyaan yang mengarah kepada kehidupan pribadinya, Candy mengaku tak merasa dirinya sebagai seorang WAGs (wives and girlfriends), istilah untuk para pasangan pesepak bola yang mulai populer sejak Piala Dunia 2006 lewat para istri dan kekasih pemain-pemain Inggris dengan Victoria Beckham (istri David Beckham sebagai dedengkotnya).

Candy-Rae Fleur

Walau kerap mengikuti kemana pun Daley pergi, Candy enggan disebut sebagai WAGs karena ia merasa dirinya sebagai cewek mandiri yang punya pekerjaan dan karier sendiri

Lalu istilah apa yang ingin digunakan Fleur untuk dirinya?

“Saya bukan WAGs. Saya tak merasa sebagai kekasih pesepak bola, tapi sebaliknya. Dia adalah kekasih seorang penari,” tutur Fleur, seorang penari dan model profesional yang kerap berpose seksi.

Gadis cantik bertubuh seksi asal Belanda itu justru merasa senang bila publik tidak mengenalinya.

Candy-rae Fleur

Walau namanya ikut terangkat karena sang kekasih bermain untuk salah satu klub terbesar di dunia, Candy-Rae Fleur tetap bersikap rendah hati dan tak mau memanfaatkan pasangannya

“Saya senang karena orang tak mengenali saya. Mereka tak tahu saya pacar Daley Blind dan saya ingin keadaan terus seperti itu,” ungkapnya.

“Di United, setiap istri atau pacar pemain selalu menjadi sasaran kamera ke manapun mereka pergi. Ketika masih di Ajax, kami tak pernah menjadi sasaran kamera ke manapun kami pergi,” tuturnya.

Candy-Rae Fleur

Walau mengikuti kemanapun Daley Blind pergi, bukan berarti Candy-Rae Fleur terus-terusan mmebuntuti kekasihnya. Apabila ada waktu senggang, Candy kerap menghabiskan waktu bersama dengan sahabatnya

Di Inggris, sudah menjadi rahasia umum bahwa para wanita yang menjadi pasangan pesepakbola kerap memanfaatkan ketenaran dan uang pasangannya demi berbagai maksud, mulai dari mendongkrak karier hingga hal-hal konsumtif. Namun, Candy Rae-Fleur menegaskan bahwa dirinya merupakan seorang wanita mandiri.

(Daily Mail, Mirror)

Kategori:revo

GirlsPlay: Produk Inovasi Terbaru Kondom “Spray” dan SmartBra Yang Dikendalikan Remote  

30 Juli 2015 1 komentar
GirlsPlay Produk Inovasi Terbaru Kondom "Spray" dan SmartBra Yang Dikendalikan Remote
 

Michele Chu, mahasiswa Pratt Institute menciptakan inovasi terbaru untuk alat kontrasepsi (kondom), yakni berbentuk semprot atau spray. Sama seperti fungsi deodoran tubuh dengan cara disemprotkan, kondom ini diklaim berfungsi memberi perlindungan lewat cara yang lebih praktis.

Cara kerja kondom ini sangatlah mudah. Mirip dengan perban semprot yang sudah beredar di pasaran, kondom spray ini hanya perlu disemprotkan ke bagian alat kelamin pria mapupun wanita, kemudian akan muncul lapisan yang menyerupai kondom.

GirlsPlay

Kemasan produk GirlsPlay, alat kontrasepsi semprot terbaru yang praktis

Dengan menggunakan kondom spray ini, Chu mengungkapkan bahwa tak dibutuhkan lagi kondom konvensional dari bahan karet dengan berbagai ukuran. Ajaibnya, Chu juga merilis kondom semprot ini berbarengan dengan sebuah “smart bra” yang memiliki inovasi karena dapat dikontrol menggunakan remote. Remote tersebut juga memiliki fungsi mengontrol efek kondom seperti rasa yang diinginkan.

Kontrasepsi Kondom "Spray"GirlsPlay: Produk Inovasi Terbaru Kondom "Spray" dan SmartBra Yang Dikendalikan Remote

Cara aplikasinya sangat mudah, tinggal semprot saja ke alat vital pria atau wanita

Rangkaian kondom dan bra pintar ini dinamai Chu “Girlsplay”. “Chu sendiri mengaku bahwa ide yang didapatkan terinspirasi dari Jan Cinzenz Krause, seorang guru kesehatan seksual dari Jerman yang sempat membuat invoasi berupa kondom spray pertama pada tahun 2008.

GirlsPlay

Rangkaian produk GirlsPlay: alat kontrasepsi semprot dan “smartbra” yang dapat dikontrol menggunakan remote

Pada prototype yang dibuat Krause, kondom spray kreasinya ini menyemprotkan bahan latex cair dari sebuah botol plastik. Namun demikian kondom tersebut tak pernah beredar lantaran perlu waktu beberapa lama untuk menunggu bahan latex-nya mengeras, yang mana hal tersebut dapat berpotensi menghilangkan mood saat hendak bercinta.

Perkembangan teknologi memang makin lama makin aneh bin ajaib saja.

(Daily Mail)

Kategori:revo

Karena Gaptek, Pencuri Ini Sebarkan Adegan Mesumnya Dengan Smartphone Samsung Curiannya   

30 Juli 2015 1 komentar
Karena Gaptek, Pencuri Ini Sebarkan Adegan Mesumnya Dengan Smartphone Samsung Curiannya

Siapapun pasti akan geleng-geleng kepala saat mengetahui kasus unik ini. Beginilah yang terjadi apabila seorang pencuri smartphone (telepon pintar) adalah seorang yang tidak pintar alias gagap teknologi. Bukan hanya identitas saja bisa ketahuan, aksi memalukan yang dia lakukan dan tidak pantas diketahui publik pun tersebar luas. Inilah yang terjadi di New York, Amerika Serikat.

Victoria Brodsky, asal New York, Amerika Serikat, kehilangan ponsel Samsung Galaxy S3 miliknya. Beruntung bagi Brodsky namun apes bagi sang pencuri. Untungnya saja, Brodsky belum mematikan fitur automatic upload di layanan penyimpanan Dropbox miliknya. Nah, sang pencuri yang tidak tahu justru asyik berfoto selfie ria melalui smartphone hasil curiannya tersebut.

Sang pencuri (kanan) berfoto selfie dengan pasangannya

Saat Brodsky membuka Dropbox miliknya ia menjadi amat kaget, karena dia menemukan banyak foto selfie si pencuri. Totalnya ada 26 buah bahkan beberapa diantaranya foto tanpa busana bersama pasangannya serta video adegan tak senonoh sang pencuri dengan seorang wanita yang diduga pasangannya.

Victoria Brodsky

Salah satu foto selfie tak senonoh sang pencuri dan pasangannya dalam keadaan tanpa busana

Tentu saja pihak Kepolisian New York dapat dengan mudah mengidentifikasi si pelaku. Dan mencokoknya dalam waktu yang tidak lama.

(CNet, NY Daily News)

Kategori:revo

Melongok Aksi Keren Girlband Cantik Asal Korut Yang Semua Personelnya Dipilih Kim Jong-Un

Melongok Aksi Keren Girlband Cantik Asal Korut Yang Semua Personelnya Dipilih Kim Jong-Un
   

Korea Utara (Korut) selama ini identik dengan kediktatoran Kim Jong-un. Nah, rupanya Kim Jong-un pun memperhatikan hal tersebut. Nah, pemberitaan negatif mengenai Korut coba diklarifikasi oleh sebuah girlband beraliran rock yang beranggota 7 perempuan cantik. Girlband ini bernama Moranbong.

Namun, lagu-lagu yang dilantunkan oleh girlband bukan seperti lagu-lagu yang biasa dibawakan oleh girlband pada umumnya, sebab lagu-lagu mereka rata-rata berupa lagu patriotik dan sosialis. Bahkan setiap pentas malam, Moranbong selalu membawakan “anthem” dari Partai Buruh. Tak heran jika Moranbong dikenal sebagai corong diktator Kim Jong-un.

Ditenggarai, 7 wanita cantik yang menjadi personel Moranbong disebut-sebut dipilih oleh Kim Jong-un. Moranbong kerap tampil di kota-kota perbatasan Korut-China. Mereka menyuguhkan hiburan di restoran-restoran Korut sekaligus berperan sebagai alat dilplomasi Korut yang terisolasi.

Moranbong Girlband Korut

Walau seringkali tampil mengenakan setelan seragam militer, namun penampilan Moranbong tetap terlihat cantik dan seksi

Keberadaan girlband Korut selain meraih simpati juga menggugah rasa patriotik warga China yang sama-sama menganut paham sosialis. “Korut begitu miskin dan mereka benar-benar perlu membuka ekonomi seperti yang dilakukan China,” kata seorang turis bernama Zhao Dongxia.

Moranbong

Girlband Moranbong cukup sering pentas mengenakan kostum ala wanita barat, namun itu tetap tidak menghapus kesan bahwa mereka sejatinya merupakan duta Kim Jong-un

“Tapi band ini cukup bagus. Ini pertama kalinya saya melihat girlband Korut. Mereka tidak melihat bahwa negaranya miskin,” lanjutnya.

Moranbong

Personel Moranbong memang parasnya cantik-cantik, karena mereka semuanya khusus dipilih oleh Kim Jong-un

Saorang penyanyi Korut, Lim Tae-jong, mengatakan hampir seluruh personel girlband Korut itu menghabiskan waktu di hotel dan jarang berkeliaran di luar.

Aksi memukau para perempuan Korut berparas cantik tersebut bisa dilihat dalam video klip berikut:

(AFP)

Kategori:revo

Fantastis, Begini Hasilnya Ketika Kamera GoPro Dibekukan, Direbus dan Dibakar Pada Suhu Ekstrim   

Fantastis, Begini Hasilnya Ketika Kamera GoPro Dibekukan, Direbus dan Dibakar Pada Suhu Ekstrim

Action camera dirancang untuk merekam aksi olahraga atau kegiatan ekstrim oleh penggunanya. Nah bagaimana bila kamera-kamera tersebut dibekukan, direbus dalam air mendidih lalu dibakar?

Seorang presenter bernama Kai Man Wong merekam aksi sintingnya menguji (lebih tepatnya, menyiksa) Xiaomi Yi dan GoPro Hero 4. Selain kedua action kamera itu, dia juga membandingkannya dengan vibrator cam Siime Eye serta Amkov AMK 5000.

Siksaan yang diberikan tidak tanggung-tanggung. Kai memasukkan kamera-kamera mahal itu ke dalam sebuah kotak berisi biang es, menimbun, lalu menyiramkan air ke dalamnya. Sehingga suhu dalam kotak tersebut sangat ekstrim, yaitu minus 94 derajat Celcius.

Hasilnya dapat dilihat dalam rekaman milik Kai, kamera Siime Eye lebih dulu mati sedangkan GoPro Hero 4, Xiaomi Yi dan Amkov AMK 500 hanya mengalami battery drain saja namun tetap berfungsi.

Masih belum puas juga, Kai segera merebus keempatnya. Dia bahkan memasukkan telur untuk membandingkan mana yang lebih cepat matang.

Dari ujian kedua ini, GoPro Hero 4 lebih dulu mati karena suhu panas. Kemudian Xiaomi Yi menyusul. Dua kamera lainnya baik-baik saja dan tetap merekam suasana saat mereka direbus.

Apakah ujian dan siksaan tersebut sudah selesai? Belum! Setelah memandikan keempat kamera itu dengan wanita berbikini, dia juga melemparkan ke ring basket, meluncurkan ke udara menggunakan roket air hingga memakainya di dekat api unggun.

Hasil pengujian ekstrim di dekat api unggun menunjukkan GoPro Hero 4 adalah yang paling bisa diandalkan. Meskipun terbakar dan lensanya baret, action kamera ini masih bisa dipakai merekam.

Penyiksaan gila dan sinting tersebut bisa disaksikan lebih detil dalam video berikut:

Peringatan: jangan sekali-sekali mencobanya di rumah kecuali Anda memang benar-benar tidak sayang uang Anda.

(istimewa)

Kategori:revo

Kasihan, Wanita Ini Jual Pelukan Untuk Biaya Berobat Putri Kecilnya Yang Sakit Leukemia   

Kasihan, Wanita Ini Jual Pelukan Untuk Biaya Berobat Putri Kecilnya Yang Sakit Leukemia

Ini adalah contoh cinta tanpa batas seorang ibu untuk anaknya. Kisah nyata ini terlihat di kota Chongqing, China dimana seorang ibu muda mencoba mencari biaya pengobatan putrinya dengan menjual pelukan.

Ia sudah beberapa kali terlihat di stasiun kereta bawah tanah Chongqing yang sibuk untuk menjual pelukan demi mengumpulkan biaya pengobatan untuk putrinya yang menderita leukemia.

Chen Dejuan (28), nama ibu muda itu, rutin menjual pelukan setiap Jumat dan Sabtu di stasiun itu. Untuk menjajakan pelukannya, Chen memegang sebuah papan berbunyi “menjual pelukan untuk 10 yuan”.

Chen Dejuan

Ny. Chen Dejuan sedang menawarkan pelukan didampingi putri kecilnya yang sakit Leukemia. Pemandangan ini membuat banyak penumpang yang tersentuh hatinya

Chen berada di stasiun bersama putrinya yang berusia 4 tahun, Nana, yang mengenakan respirator dengan kepala yang nyaris tak berambut.

Chen mengatakan, dia sebenarnya berasal dari Guangdong, sementara suaminya adalah penduduk asli Chongqing. Mereka berdua bekerja di Shandong dan baru pada bulan Mei 2015 lalu pasangan itu mengetahui kondisi kesehatan putri tunggal mereka. Saat itu, Nana tiba-tiba terjatuh, membuat bocah kecil itu harus menjalani pemeriksaan menyeluruh di rumah sakit.

Chen Dejuan

Banyak penumpang yang tersentuh, seperti ibu bergaun pink ini yang menangis haru dan mendonasikan uangnya untuk pengobatan Nana

Nana sudah mendapatkan pengobatan dari beberapa rumah sakit di Shandong. Namun, Chen dan suaminya memutuskan agar Nana dikirim ke Chongqing yang memiliki rumah sakit dengan fasilitas lebih baik.

Chen Dejuan

Tubuh Nana sangat kurus dan lemas, Ny. Chen Dejuan harus berusaha keras meneanangkan dan memberi pengertian putri tunggalnya apabila sang putri “mogok” atau ngambek

Selama beberapa bulan terakhir, pasangan ini sudah menghabiskan uang sebesar 70.000 yuan (sekitar Rp 152 juta) dari tabungan dan meminjam sanak saudara demi pengobatan Nana.

Dengan berjualan pelukan ini, Chen mendapatkan uang 600 yuan atau sekitar Rp 1,3 juta dalam satu jam. Beberapa warga memberinya uang tunai, dan beberapa warga mengirim uang secara elektronik setelah mengetahui kisah Chen dan Nana.

Chen mengatakan, upayanya menjual pelukan adalah pilihan terakhir karena dia dan suaminya kini sudah kebingungan untuk mencari biaya pengobatan Nana. “Cara ini (berjualan pelukan) membutuhkan keberanian yang luar biasa,” ujar Chen.

Chen bukan satu-satunya warga China yang harus mencari cara alternatif mencari uang untuk menambah biaya pengobatan. Situasi ini menunjukkan kelemahan sistem kesehatan China, tempat banyak penduduk negeri itu kesulitan membayar biaya kesehatan yang sangat tinggi.

(Shanghai List)

Kategori:revo

“Grindadrap”, Tradisi Sadis Memburu dan Membantai Paus Di Kepulauan Faroe Yang Menuai Kecaman   

"Grindadrap", Tradisi Sadis Memburu dan Membantai Paus Di Kepulauan Faroe Yang Menuai Kecaman

Perburuan paus yang diikuti dengan pembantaian paus secara massal merupakan tradisi kebudayaan yang telah berlangsung selama ratusan tahun di Kepualauan Faroe, sebuah negara kecil di Samudra Atlantik Utara dekat Denmark.

Sebuah video yang tersebar di internet menunjukkan penduduk desa menusuk paus-paus di tengah air laut yang berubah menjadi merah darah. Sungguh menyedihkan.

Terkait praktek kejam ini, para aktivis dari lembaga non profit Sea Sheperd mencoba menghentikan pembantaian itu namun mereka didesak untuk mundur. Aktivis lain akhirnya mendokumentasikan kekejian itu lewat video.

Dalam video ini terlihat para penduduk yang memburu paus menusuk paus-paus itu dengan tombak baja. Dalam sekejap air di kawasan itu berubah menjadi merah seperti Sungai Nil di Mesir yang dikutuk pada zaman Nabi Musa, karena darah paus.

Tradisi kebudayaan yang memburu paus-paus secara massal ini dinamakan “grindadrap” itu merupakan tradisi di Kepulauan Faroe yang telah dilakukan selama ratusan tahun. Sekitar 800 paus pilot dan beberapa lumba-lumba dibunuh setiap tahunnya.

Grindadrap

Ratusan paus-paus digiring dan dijebak menuju pantai

Grindadrap

Paus-paus ayng sudah digiring ini ditarik dengan kejam ke arah pantai

Perburuan dan Pembantaian Paus di Kepulauan Faroe

Di pantai, ratusan paus yang sudah tak berdaay dibantai secara massal. Penduduk pun bergembira. Sungguh kejam

Pemabntaian Paus Di Kepulauan Faroe

Paus-paus ditombak dan dicabik-cabik sehingga membuat air laut berwarna merah oleh darah paus yang mati dibantai

Ombak darah. Mengerikan, bukan?

Kepulauan Faroe merupakan negara dengan yang memiliki pemerintahan sendiri meski berada di bawah Kerajaan Denmark.

Video perburuan dan pembantaian paus secara massal di Kepulauan Faroe pada 23 Juli 2015

Aktivis Sea Sheperd yang mengambil video itu pada 23 Juli 2015 memperkirakan sebanyak 150 paus piot dibantai hari itu. Sea Sheperd menuduh Angkatan Laut Denmark memberikan izin kepada warga Kepulauan Faroe untuk memburu dan membantai ratusan paus. Mereka juga menuduh Denmark memberikan izin tersebut karena berhubungan dengan pariwisata.

(Mirror, Huffington Post)

Kategori:revo

Aksi Perampokan Bersenjata Ini Dengan Jelas Terekam Oleh Google Street View   

26 Juli 2015 1 komentar
Aksi Perampokan Bersenjata Ini Dengan Jelas Terekam Oleh Google Street View

Kejahatan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Bahkan kadangkala tanpa sengaja sebuah kejadian kejahatan bisa terekam secara kebetulan. Mobil pemetaan Google Street View secara tidak sengaja merekam perampokan bersenjata saat memetakan jalanan di kota Johannesburg, Afrika Selatan.

Aksi perampokan tersebut terekam kamera yang dipasang di atas mobil Google Street View dan merekam adegan perampokan tersebut dari beberapa sudut.

Adegan pertama menunjukkan sebuah mobil BMW putih yang berhenti di belakang sebuah truk. Dua orang keluar dari mobil tersebut dan menghampiri truk tersebut.

Adegan berikutnya, dua orang terlihat sedang berhadapan dengan seorang yang diduga sopir mobil pick-up tersebut, salah satunya memegang senjata yang ditodongkan kepadanya.

Tidak diketahui kapan gambar rekaman tersebut terekam oleh kamera mobil Google Street View milik Google, namun dalam gambar yang terekam oleh mobil Google Strret View diketahui bahwa mobil yang dirampok adalah milik perusahaan keamanan ADT.

Mobil-mobil milik ADT memang sering menjadi target perampokan karena mobil tersebut membawa senjata, amunisi, serta rompi anti peluru.

Berikut adalah urutan foto screensshot adegan perampokan yang tertangkap kamera mobil Street View Google di Johannesburg, Afrika Selatan. Sungguh profesional aksi mereka.

Perampokan Bersenjata Terekam Oleh Mobil Google Street View

Perampokan Terekam Oleh Google Street View

Street View adalah salah satu fitur layanan Google yang berupa peta virtual. Pengguna seolah bisa menjelajahi jalanan dengan pandangan seluas 360 derajat. Beberapa kota di Indonesia pun sudah didukung oleh Street View, seperti Jabodetabek, Surabaya, Bogor, dan Denpasar.

(Trusted Reviews, Google)

Kategori:revo
%d blogger menyukai ini: