Beranda > revo > Harapan “Terpendam” Guru SD Kepada Murid-Muridnya

Harapan “Terpendam” Guru SD Kepada Murid-Muridnya

Pagi ini, Senin, 16 Februari 2015 setelah mengikuti upacara, saya kepikiran akan nasehat yang disampaikan Kepala Sekolah saat memberikan wejangan kepada murid-murid yang tidak mengerjakan PR. Sederhana namun ada harapan besar dibalik semua itu. Iya, hal sederhana yang berawal di Sekolah Dasar mungkin akan terbawa ke jenjang pendidikan berikutnya.
“Tugas utama kalian adalah belajar, mengerjakan PR itu juga tanggung jawab kalian dan itu kebutuhan kalian sendiri. Bapak/Ibu guru sendiri dulu juga begitu.” kira-kira seperti itulah kata-kata Bapak Kepala Sekolah.

Sesaat saya teringat saat masa menjadi seorang murid, sungguh jauh berbeda. Saat menjadi murid tak sedikitpun (mungkin ada beberapa yang terpikirkan) ada makna yang ingin disampaikan oleh guru-guru kita pada saat itu. Saat ini saya jadi seorang guru yang membantu di sebuah sekolah dasar negeri. Ane tahu apa yang ingin dsampaiakan guru-guru saat itu. Kini saya merasakan sendiri tanggung jawab besar “mencerdaskan anak bangsa”.

Quote:Tak seperti guru SMA/SMK atau bahkan dosen yang tujuanya “mencetak” siswa-siswanya menjadi “seseorang” yang siap dengan dunia luar, guru SD jauh berbeda. Di SD menjadi “dasar” dan awal belajar siswa. Mungkin sebagian berpendapat saat ini PAUD dan TK merupakan awal anak belajar. Tidak ada msalah toh jaman sekarang sudah berbeda dari jaman 2000 kebawah. sebenarnya tak hanya guru SD saja namun semua juga punya harapan yang sama,namun tak dipungkiri Guru SD adalah awal dari harapan-harapan itu muncul. Saya akan mencoba menyampaikan apa harapan terpendam yang ada dibenak Guru SD kepada murid-muridnya

Spoiler for Harapan 1:

Disiplin
Tau kan bandelnya anak-anak itu ginama? mungkin agan-agan masih ingat atau bahkan sekarang mempunyai anak usia sekolah. Tak mudah menggabungkan begitu banyak karakter kedalam suatu wadah yang namanya sekolah. Tak jarang Bapak/Ibu guru marah karena anak didiknya gak mau nurut apa yang disampaikan. Mungkin bagi anak-anak disiplin hanya seputar baris berbaris atau mengerjakan tugas semata. Namun ada makna besar terpendam didalamnya. Bagi agan-agan yang terbiasa hidup disiplin akan terasa hidupnya lebih tertata. semua serba teratur sehingga terhindar dari masalah. Paling terasa adalah pada saat kita kerja, disiplin sangat-sangat diperlukan. Tak jarang beberapa posisi pekerjaan mempertimbangakan disiplin seseorang sebagai syarat naik pangkat. itu hanya sebagian kecil saja harapan guru SD.

 

Spoiler for Harapan 2:

Berprestasi
ini mah harapan semua orang gan. Iya ane tau gan, semua orang pasti berharap anak didiknya berprestasi. Semudah itukan berprestasi? tidak. Di SMP,SMA/SMK atau bahkan perguruan tinggi akan lebih “mudah” meraih prestasi karena sudah belajar dari dasar dan bukan tak mungkin belajarnya saat di SD. Tak semua presasi membutuhkan kecerdasan semata. Semua bisa berprestasi asal ada niat dan usaha. Di SD lebih membentuk dasar dari seorang anak dan menggali potensi besar anak. Terkadang anak yang pintar dalam olah raga tak sepandai saat pelajaran lainya. Begitu pula sebaliknya, Si anak pandai mata pelajaran misalnya Matematika tak pandai dalam bidang olah raga. Nah tugas guru untuk mengarahkannya. Guru SD sangat berharap siswanya mampu berprestasi di bidangnya masing-masing namun tak meninggalkan pelajaran utamanya.

 

Spoiler for Harapan 3:

Pantang Menyerah
Lho gan, kok ilustrasinya gitu?kan guru gak pernah nyuruh lewat jembatan yang rusak. itu cuma ilutrasi aja gan. Tau dong berita soal perjuangan anak-anak yang ingin sekolah tapi terkendala transportasi? nah semangat seperti itu yang ingin ditanamkan pada setiap siswanya. Semangat pantang menyerah demi mendapatkan ilmu. Gak jarang siswa dari kalangan kurang mampu malah mendapatkan prestasi lebih dari siswa yang setiap harinya dapat bimbingan belajar dan les di berbagai tempat.

 

Spoiler for Harapan 4:

Kerja Sama
Sifat manusia jelas berbeda-beda. mungkin di SD lah saat yang tepat untuk menyatukan mereka dalam satu semangat. Pernah ikut Pramuka? pastinya pernah dong. Untuk sebagian orang mungkin Pramuka bukan apa-apa tapi bagi sebagian orang ini sebuah wahana kecil untuk memupuk kerja sama. Tak jarang jiwa leadership muncul dari kegiatan Pramuka. Pernah jadi Ketua Kelas atau setidahnya pengurus kelas? Tentu saja itu melatih kerja sama dan tentu saja tanggung jawab. Siapa tahu kelak agan jadi Presiden?

 

Spoiler for Harapan 5:

Rajin Beribadah
Apapun agamanya jelas mengajarkan agar tak lupa beribadah dan selalu mengingat Sang Pencipta. Di SD adalah usia awal untuk mempelajari agama yang dianutnya. Menanamkan ilmu agama jelas gak mudah apalagi buat anak-anak yang malas. Tak jarang kalo lagi malas beribadah kena semprot bapak/ibu guru. Kalau diingat-ingat saat ini kita lebih jarang beribadah dibandingkan saat masa anak-anak dulu.

 

Spoiler for Harapan 6:

Menghormati Yang Lebih Tua
Tau kelakuan anak-anak jaman sekarang? memang gak semua sih tapi kebanyakan rasa hormatnya kepada orang yang lebih tua udah banyak berkurang. Kita diajarkan sejak kecil untuk menghormati orang yang lebih tua. Tak ketinggalan juga disekolah, guru adalah orang tua kita dan wajib untuk mengormatinya. Bukan karena guru gila kehormatan tapi mereka ingin menanamkan hal tersebut untuk bekal kita dalam kehidupan sehari-hari.

 

Spoiler for Harapan 7:

Kreatif
Kalo dulu kita ajari membuat kerajinan, menggambar, menari, main alat musik atau kesenian lainya untuk bekal kita, sekarang gunakan kreatifitas itu untuk kehidupanmu sekarang. Kembangkan bakatmu. Kreatifitas bukan hanya untuk mengikuti atau mempelajari sebuah karya semata namun kreatif dalam menciptakan atau mengembangkan sesuatu.

 

Spoiler for Harapan 8:

Peduli Sesama
Pernah minjemin pensil buat temanmu? Karena dia gak punya atau gak bawa pensil terkadang kita tegerak buat minjemin pensil kita. Namun gak semua murid sadar akan hal itu, Guru mengajarkan agar saling peduli terhadap sesama kepada siapapun yang membutuhkan bantuan. contoh sederhanya seperti meminjamkan pensil. Sederhana namun harapanya akan kita pakai hingga akhir hayat nanti.

 

Spoiler for Harapan 9:

Mampu Bersosialisasi
Menyatukan berbagai karakter itu bukan hal yang mudah. Jangankan anak kecil, yang udah dewas aja susah. Mungkin ini yang diinginkan guru saat siswanya dibentuk kedalam sebuah kelompok. Selain belajar bersosialisasi juga melatih kerja sama sehingga bisa menekan ego masing-masing. Maklum gak semua anak mudah bersosialisasi dilingkungan barunya.

 

Spoiler for Harapan 10:

Jujur
Susah nih gan. Iya gan, tapi bukan tidak mungkin kalo memang dari kecil dilatih jujur kenapa tidak. Jujur memang sulit gan, ngomong doang gampang namun kalo sudah terikat suatu situasi tertentu mungkin bohong jadi pilihan terakhir. Ane yakin semua pernah berlaku tidak jujur. Namun bukan berarti tidak ada lho ya. Terus terang jujur itu mahal banget soalnya menyangkut rasa kepercayaan orang lain terhadap kita.

Quote:Mungkin itu beberapa harapan dari guru SD yang dapat ane sampaikan. Mungkin nanti akan ane tambah lagi. Sekian thread ane kali ini. Terima Kasih

Quote:”Dalam diamnya, ia memikirkanmu. Dalam marahnya, Ia mencintaimu. Dalam tiap katanya, ia ingin memberimu sesuatu. Dalam tiap langkahnya, Ia memandumu. Dalam tawanya, Ia ingin menghiburmu. Dalam hatinya, Ia hanya berharap engkau mengingatnya”

Quote:Dibalik segala kekuranganya, Guru hanyalah seorang manusia sama seperti lainya. Banyak kekuranganya namun banyak juga kelebihanya. Mungkin saat ini kau membencinya karena suatu hal, mungkin suatu saat nanti kau akan mengetahui harapan dibalik itu. 

sumber

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: