Arsip

Archive for 30 Oktober 2014

20 DIY Projects to Revamp Your Old Sweaters

Those bulky, old sweaters are starting to look a little run down.

However, just because you’re clearing out your closet doesn’t mean you need to let your old sweaters go to waste. As the season gets colder, you can stay warm and cozy by reusing and recycling all your well-loved knits.

It’s not just sweater weather for you — it’s sweater weather for everything you own.

Ini Cara Preman Susi Pudjiastuti Benahi Perikanan Indonesia   

Ini Cara Preman Susi Pudjiastuti Benahi Perikanan Indonesia

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti langsung menggebrak dengan melakukan pembenahan setelah dilantik. Dia punya cara agar sektor perikanan dan kelautan tumbuh dan meningkat pesat.

Susi menginginkan pemerintah daerah peraturan daerah untuk melarang jual beli kepiting, ikan, dan udang yang sedang bertelur. Tujuannya agar ada kesinambungan produksi di sektor ini.

“Program KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) saya hanya salurkan kalau pemda sudah buat perda (peraturan) pelarangan jual beli kepiting, ikan, udang yang bertelur,” kata Susi saat diskusi dengan pengusaha Kadin di Menara Kadin, Kuningan, Jakarta, Kamis 30 Oktober 2014.

Selain itu, Susi menambahkan, pemerintah daerah juga harus melakukan pelarangan penebangan hutan bakau, dan pelarangan penggunaan bahan kimia di tambak.

“Itu yang saya buat. Sedikit preman, kalau tidak nanti cucu kita tak tahu apa itu kepiting,” tutur Susi.

Selain itu, dia juga belum akan mengeluarkan izin untuk kapal-kapal besar yang mencari ikan di perairan Indonesia hingga akhir tahun ini.

Nah, sangar kan?

(detik, tribun)

Wakil Rektor UGM Sahabat Susi Pudjiastuti Semasa SMA: “Susi Itu Jenius” 

Wakil Rektor UGM Sahabat Susi Pudjiastuti Semasa SMA "Susi Itu Jenius"
  

Saat masih belajar di bangku SMA, Susi Pudjiastuti sudah dikenal doyan bacaan “berat” seperti buku filsafat. Sudah begitu, buku dalam bahasa asing.

Kawan lamanya yang sekarang punya sederet gelar akademis pun mengakui bahwa Susi adalah sosok yang cerdas bahkan jenius. “Saya sering main ke kosnya. Di kamarnya isinya penuh dengan buku-buku tebal,” ujar sahabat Susi Pudjiastuti saat sekolah di SMAN 1 Yogyakarta, Dwikorita Karnawati.

Untuk anak berumur 16 tahun, menurut Dwikorita, Susi termasuk jenius. Buku-buku yang dibacanya itu, kata dia, lintas bidang, mulai dari filsafat sampai politik. “Kebanyakan (buku) bahasa Inggris. Saya heran anak seusia 16 tahun mampu berbahasa inggris dengan lancar dan melahap buku-buku filsafat,” kenang Wakil Rektor UGM ini.

 

Wakil Rektor UGM Dwikorita Karnawati bersama replika pesawat pemberian sahabatnya semasa bersekolah di SMAN 1 Yogyakarta, Susi Pudjiastuti

Padahal, lanjut Dwikorita, pada era 1980-an kemampuan bahasa Inggris rata-rata anak Indonesia belum sebagus sekarang. Saat itu juga belum ada internet.

“Dari mana ya dia tahu (soal buku-buku itu)? Padahal, tidak ada internet. Kecerdasannya itu bakat, ditambah lagi semangat belajar yang kuat dan tahan banting,” ujar Dwikorita.

 

SMAN 1 Yogyakarta

SMAN 1 Yogyakarta, tempat Susi Pudjiastuti bersekolah walau tidak tamat

Menurut Dwikorita, pemikiran Susi juga jauh melampaui teman-teman sebayanya di kelas I SMAN 1 Yogyakarta saat itu. Dwikorita bercerita, Susi sering kali bicara tentang gagasan membangun Indonesia. Susi juga tak jarang mengkritisi pemerintahan era itu.

“Saya akui Susi itu Jenius. Saya saja baru paham apa yang dibicarakan Susi dulu semasa SMA itu saat tua. Dulu tidak paham,” aku Dwikorita.

Karenanya, dia berkeyakinan bahwa sudah tepat Susi menjadi menteri di Kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla. Terlebih lagi sekarang sudah ada bukti kejeniusan Susi, dari bisnis perikanan dan penerbangannya.

“Soal bisnis sudah ada hasilnya. Urusan blusukan atau kerja lapangan juga tak diragukan lagi,” imbuh Dwikorita. “Kalau soal lulusan SMP, penemu lampu itu gimana? (Ijazah) itu bukan jaminan. Yang terpenting Susi punya talenta, jujur, apa adanya, dan sosok pekerja keras.”

(dari berbagai sumber)

%d blogger menyukai ini: