Arsip

Archive for 26 Oktober 2014

Gadis Ini Disiksa Teman-teman Sekolahnya Karena Cantik, Videonya Tersebar Luas     

Gadis Ini Disiksa Teman-teman Sekolahnya Karena Cantik, Videonya Tersebar Luas

Lagi-lagi kekerasan di sekolah kembali memakan korban. Seorang remaja putri di Rusia menjadi korban kekerasan dan disiksa teman-teman sekolahnya karena wajahnya terlalu cantik.

Sang korban, Vlada Kholod diseret oleh empat orang temannya yakni Olga Guseva, Lyubov Goloborodko, Sasha Rattsova, dan Ekaterina Streltsova. Motifnya tindakan ini adalah kecemburuan Olga.

 

Vlada Kholod

salah satu foto Vlada Kholod yang beredar di interet. Ia menjadi korban bully teman-temannya karena dianggap terlalu cantik

Olga memergoki pacarnya sedang memperhatikan Vlada lekat-lekat tanpa berkedib. Tidak terima Olga malah menyakiti Vlada dan menyeretnya di tempat sepi, wilayah pegunungan Ural, Kota Korkino.

 

Olga Guseva

Olga Guseva, sang pelaku utama

 

Wajah Vlada ditendang oleh Olga dan rekan-rekannya. Mereka juga menyeret gadis itu dan disuruh meminum air genangan. Aksi mereka direkam oleh dua orang mengikuti peristiwa ini dan mereka mengunggahnya ke internet.

 

Screenshot ketika Olga memaki dan mencekik leher Vlada agar meminum genangan kotor setelah sebelumnya menjambak rambut Vlada untuk menyeretnya

 

Screnshot ketika wajah Vlada ditekan ke bawah agar meminum air genangan oleh Olga

Para guru mengetahui hal ini segera menyeret Olga dan kawan-kawan agar meminta maaf pada Vlada. Namun Olga berkilah mereka melakukan itu sebab Vlada menghina orang tuanya. “Dia berbohong. Saya tidak menghina atau mengutuk orang tua Olga,” ujar Vlada.

Pihak sekolah berjanji bakal mengawasi murid-murid mereka dengan lebih ketat. Olga dan rekan-rekannya meminta maaf pada Vlada di depan seluruh warga sekolah

 

Namun video kekerasan mereka ini sudah terlanjur menyebar di internet dan mengundang reaksi negatif dan kecaman kepada para pelaku bully ini.

(Xinhua, Mirror, Dailymail)

Kategori:revo

Inilah Akibat-akibat Fatal Bagi Wanita Akibat Salah Memilih Dan Memakai Bra  

Inilah Akibat-akibat Fatal Bagi Wanita Akibat Salah Memilih dan Memakai Bra
 

Payudara terdiri dari jaringan lemak dan kelenjar yang tak memiliki tulang, dengan tulang belakang menjadi penopangnya. Jika Anda tak memilih penopang payudara dengan tepat, dalam hal ini bra, beban tulang belakang Anda bertambah berat. Tubuh pun membungkuk dan postur menjadi tak proporsional.

Dokter chiropractic (spesialis tulang belakang dan saraf), dr Magieline Rosalina dari Citralife, menjelaskan cara sederhana untuk mengenali postur Anda tak proporsional. Perhatikan bahu kanan dan kiri Anda saat berdiri. Jika tak seimbang, satu lebih tinggi dari yang lainnya, artinya postur tubuh Anda asimetris atau tidak proporsional. Pengecekan juga bisa dilakukan melalui telinga. Coba berdiri tanpa sepatu, minta bantuan orang lain mengamati Anda, jika telinga kanan lebih pendek dari telinga kiri, atau sebaliknya, ini juga petanda lainnya. Postur asimetris ini salah satunya juga dipengaruhi faktor penopang payudara yang tak tepat.

“Payudara yang tak ditopang dengan baik akan menambah beban kerja tulang belakang, yang berfungsi untuk menopang seluruh tubuh. Apalagi untuk perempuan berbadan besar atau berpayudara besar. Semakin besar payudara beban tulang belakang juga bertambah besar,” jelas perempuan yang akrab disapa dr Magie ini.

Dr Magie menjelaskan, kebiasaan dan persepsi perempuan yang keliru terkait bra menimbulkan sejumlah risiko. Misalnya, merasa tak perlu memakai bra saat di rumah, padahal tingkat intensitas aktivitasnya tergolong tinggi, misalnya melakukan pekerjaan rumah tangga. Lalu memakai bra yang salah, tak sesuai ukuran, dan membiarkannya meski sering kali merasa tak nyaman.

 

Apabila bagian belakang bra lebih tinggi dari samping, berarti ukuran bra terlalu besar

 

“Ibu rumah tangga yang sehari-hari di rumah juga perlu pakai bra yang tepat karena aktivitasnya yang berintensitas tinggi. Dalam melakukan aktivitas harian, payudara perlu penopang yang tepat. Kalau tidak, postur menjadi asimetris atau tidak proporsional karena terjadi perubahan kelengkungan pada tulang belakang akibat menggunakan bra sebagai penopang payudara yang tak tepat ini dibiarkan terus-menerus,” jelasnya.

 

Pemakaian bra yang tak tepat, jika terus-menerus dibiarkan, menimbulkan risiko ringan hingga jangka panjang. Karena payudara tak ditopang dengan baik, lama-kelamaan akan terjadi gangguan otot leher belakang, leher bawah, dan pinggang atas.

Risiko ini muncul akibat perubahan kelengkungan pada tulang belakang sebagai penopang payudara. “Jika kelengkungan tak normal, tubuh membungkuk, saraf yang terdapat di antara tulang belakang ini akan terjepit karena lubang saraf mengecil akibat tulang belakang yang melengkung tadi,” jelas dr Magie.

Jangan heran, jika Anda kerap kali merasakan sakit kepala, kesemutan di tangan, nyeri di tangan dan punggung, atau bahkan sering kali merasa seperti masuk angin yang terjadi berulang kali. Jika semua gejala ini juga dibarengi dengan postur yang semakin membungkuk, kelengkungan tulang belakang yang tak normal, bisa jadi, penyebabnya karena Anda memakai ukuran bra yang salah.

Dr Magie mengakui, sejumlah masalah pada tulang belakang yang kerap dialami pasien perempuannya ada kaitannya dengan pemakaianbra yang salah. “Memang, gangguan pada tulang belakang tak lantas berkaitan langsung dengan pemakaian bra. Tim medis harus memperhatikan dan memeriksa lebih menyeluruh. Jika terapi yang dilakukan tak ada perubahan, bisa jadi masalahnya terkait penopang payudara yang tak baik. Setelah memeriksa secara menyeluruh, saya sering kali menyarankan untuk memeriksa kembali, apakah bra yang digunakan sudah tepat sesuai ukuran,” akunya.

 

Jangan memakai bra karena model yang menarik. Tali bra ini memang unik, namun bisa menyebabkan anda sakit di bagian pundak dang tulang belakang
Dr Magie mengatakan, kesadaran untuk menggunakan bra dengan baik dan benar memang masih rendah. Hal ini didapatinya dari ketidakpahaman pasiennya yang cenderung tak mengetahui adanya hubungan gangguan tulang belakang dengan pemakaian bra yang keliru. Gangguan tulang belakang yang diakibatkan oleh penopang payudara tak sesuai.

 

Untuk menghindari dampak jangka panjang dari pemakaian penopang payudara (bra) yang tak tepat, Anda bisa mulai mengenali gejala awal. Rasa pegal yang terus berulang, sakit di bagian belakang tubuh yang tak juga membaik meski Anda sudah memijatnya, menjadi tanda-tanda awalnya. Ketika keluhan seperti itu terus berulang, bisa jadi ada yang salah dengan tulang belakang bahkan saraf, bukan sekadar otot yang kaku saja, kata dr Magie.

 

Memakai bra dengan model tali dan wing yang sempit bisa mempengaruhi peredaran darah dan berakibat fatal seperti gangguan pada saraf
“Orang Indonesia cenderung kuratif, mengobati setelah sakit, bukan preventif,” akunya. Ia menambahkan, jika muncul keluhan berulang di tubuh bagian belakang, sebenarnya bisa dilakukan screening. Dengan begitu, berbagai penyakit dapat diketahui lebih dini dan dapat dilakukan tindakan pencegahan atau setidaknya menghindari risiko yang lebih fatal.

Sebab, boleh jadi penyebab sakit punggung dan berbagai masalah tulang belakang lainnya merupakan dampak dari kebiasaan yang salah saat memilih dan memakai bra.

(dari berbagai sumber)

%d blogger menyukai ini: