Arsip
RAHASIA PENTING DIBALIK SUJUD SAAT SHOLAT
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim … Seorang doktor di Amerika telah memeluk Islam kerana beberapa keajaiban yang ditemuinya dalam penyelidikannya. Dia amat kagum dengan penemuan tersebut, sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran.
Dia adalah seorang doktor neurologi. Setelah memeluk Islam, dia amat yakin akan pengobatan secara Islam dan dengan itu telah membuka sebuah klinik yang bertemakan “Pengobatan Melalui Al-Quran”.
Kajian pengobatan melalui Al-Quran membuatkan obat-obatannya berpatokan apa yang terdapat di dalam Al-quran. Diantara cara-cara yang digunakan adalah berpuasa, mengkonsumsi madu, biji hitam (blackseed) dan sebagainya.
Apabila ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam, maka doktor tersebut memberitahu bahwa semasa beliau melakukan kajian urat saraf, terdapat beberapa urat saraf di dalam urat manusia yang tidak dimasuki oleh darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal.
Setelah membuat kajian yang memakan waktu cukup lama, akhirnya beliau mendapati bahwa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak manusia melainkan pada saat seseorang itu sedang sujud ketika mengerjakan Sholat.
Urat tersebut memerlukan darah hanya untuk beberapa saat saja. Yakni, darah hanya akan memasuki urat tersebut mengikut kadar Sholat waktu yang diwajibkan oleh Islam.
Columbia University State pernah melakukan penelitian tentang otak. Ternyata, di otak terdapat sebuah bagian yang tidak teraliri darah. Tapi, bagian tersebut dapat teraliri darah bila kita melakukan gerakan khusus seperti sujud yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu.
Walaupun tidak menyebutkan secara gamblang tentang
waktu-waktu tersebut, tapi waktu-waktu tersebut berada sekitar Sholat Lima Waktu yang kita (Umat Islam) lakukan setiap hari. Efek dari teraliri-nya bagian dari otak tersebut adalah dapat membuat kerja otak menjadi maksimal. Sehingga, kemampuan otak dalam bekerja (seperti, menghitung, menghapal, belajar dan lain-lain) bisa lebih baik dan tentunya menambah kecerdasan otak kita.
Begitulah keagungan ciptaan Allah. Jadi barang siapa yang tidak menunaikan Sholat, maka otaknya tidak akan dapat menerima darah yang secukupnya untuk berfungsi secara normal.
Dengan demikian, kejadian manusia ini sebenarnya adalah untuk menganut agama Islam ‘sepenuhnya’ kerana sifat fitrah kejadiannya memang telah dikaitkan oleh Allah dengan agama-Nya yang indah ini.
Kesimpulannya: Makhluk Allah yang bergelar manusia yang tidak Sholat, apalagi yang tidak beragama Islam, walaupun akal mereka berfungsi dengan secara normal tetapi sebenarnya dalam sesuatu keadaan mereka akan kehilangan keseimbangan dalam membuat keputusan yang normal. Terbukti kembali jika kitalah sebenarnya yang memiliki dasar darah yang baik, ketimbang pemeluk agama lain.
Justru itu, tidak heranlah jika manusia ini kadang kala tidak segan-segan untuk melakukan perkara-perkara yang bertentangan dengan fitrah kejadiannya, walaupun akal mereka mengetahui bahwa perbuatan yang akan dilakukan itu adalah salah dengan kehendak mereka.
Inilah adalah menggambarkan ketidak mampuan otak mereka untuk mempertimbangkan akan perbuatan mereka itu secara lebih normal. Maka dari itu tidak heran timbulnya bermacam-macam gejala-gejala sosial masyarakat masa kini. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama mengambil hikmah dari kisah di atas.
Allah Akan Mudahkan Jalan Menuju Surga
|
Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah atas limpahan nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Nikmat Iman, nikmat Islam, nikmat Sehat dan nikmat-nikmat yang lain yang kita tidak akan bisa menghitungnya. وَآتَاكُمْ مِنْ كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لا تُحْصُوهَا إِنَّ الإنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menghitungnya. Sungguh, manusia itu sangat dzalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).” QS. Ibrahim : 34. Kita wajib bersyukur atas nikmat Allah, sebagaimana Allah SWT perintahkan di dalam Al-Quran : فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلا تَكْفُرُونِ“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” QS. Al Baqarah : 152 Agama ini adalah nasihat, sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “”Agama itu Nasihat (3x).” Kami bertanya, “Untuk siapa wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, ” Untuk Allah, KitabNya, RasulNya, dan untuk pemimpin kaum Muslimin serta kaum Muslimin pada umumnya.” (HR.Muslim) dari jalan Abu Ruqayyah Tamim bin Aus ad-Dari RA. Kewajiban Menuntut Ilmu (Syar’i)Ilmu adalah pokok segala urusan. Jangankan masalah ibadah kepada Allah, masalah duniawi saja kita butuh yang namanya ilmu. Berapa banyak manusia yang menuntut ilmu untuk duniawi hingga bertahun-tahun lamanya, sehingga sebagian besar dari mereka lalai untuk menuntut ilmu syar’i (ilmu agama). Padahal ilmu syar’i itu lebih penting, bagaimana mungkin seseorang bisa beribadah kepada Allah dengan benar tanpa ilmu ? Mustahil. Maka dari itu Al Imam Al Bukhari rahimahullah memberikan bab khusus di dalam kitab Shahih Bukhari yaitu bab : ” Al ‘Ilmu Qoblal Qouli wal ‘Amal ” (Bab : Ilmu sebelum beramal dan berbuat) Dalilnya adalah firman Allah SWT : ” Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan ( Yang Haq ) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu ” QS. Muhammad : 19. Allah SWT memulainya dengan ilmu sebelum ucapan dan perbuatan. Firman Allah ” Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan ( Yang Haq ) melainkan Allah ” ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW dan juga mencakup seluruh umat. Ini merupakan perintah untuk berilmu (Ketahuilah). Sedangkan firman Allah “dan mohonlah ampunan bagi dosamu” merupakan perintah untuk beramal (berbuat). Perlu kita ketahui bersama bahwa wajib hukumnya menuntut ilmu (ilmu syar’i) bagi setiap muslim. Dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari sahabat Anas bin Malik RA dari Nabi SAW , beliau bersabda,” Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.” Yang dimaksud dengan ilmu disini sebagaimana penjelasan Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah adalah ilmu syar’i yang dibawa oleh syariat. Inilah ilmu yang mana pemiliknya dipuji, demikian pula orang yang mengajarkan dan mempelajarinya. Bukan ilmu yang berkenaan dengan dunia, seperti ilmu hitung, ilmu ukur, dan lain sebagainya. Ilmu syar’i terbagi menjadi dua bagian : sebagian fardhu ‘ain yang mana setiap orang wajib mempelajarinya dan sebagian fardhu kifayah yang apabila telah ada yang mempelajarinya dengan ukuran cukup, maka gugur hukum wajibnya bagi orang lain. Contoh Ilmu yang hukumnya fardhu ‘ain yang wajib atas setiap orang adalah kewajiban orang untuk mempelajari apa-apa yang wajib hukumnya berkenaan dengan urusan agamanya. Seperti keharusan belajar tentang tauhid kepada Allah dan penjelasan tentang apa-apa yang merusak dan membatalkannya berupa berbagai macam syirik, baik yang nyata atau yang terselubung, yang kecil atau yang besar. Demikian juga sholat, sholat adalah fardhu atas setiap individu dan tidak pernah gugur dari seorang muslim selamanya selama akalnya normal. Maka orang harus mempelajarinya dan mempelajari apa-apa yang menjadi keharusan berupa tata cara bersuci dan lain-lain sehingga ia benar-benar menyembah Allah dengan ilmu dan keyakinan. Sedangkan yang fardhu kifayah seperti ilmu waris, ilmu hadits, dan lain-lain. Wallahu a’lam bish showab. Keutamaan Menuntut Ilmu Syar’i“Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”” QS. Az Zumar : 9 Jawabannya telah kita ketahui bersama, bahwa tidak akan sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui. Ayat ini berbentuk kalimat tanya, tetapi sebenarnya mempunyai arti kalimat peniadaan karena orang yang berilmu dan orang yang tidak berilmu tidak akan pernah sama. Orang yang berilmu akan ditinggikan derajatnya oleh Allah, sebagaimana firmanNya dalam Al Quran Surat Al Mujadilah ayat 11 “…Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…” Allah mengangkat beberapa derajat orang yang berilmu dan beriman karena memang merekalah yang berhak mendapatkannya. Ini merupakan penjelasan dari Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilali hafidzohullah dalam kitabnya Bahjatun Nadziriin Syarh Riyaadhish Shalihiin. Ada sebuah hadits yang sangat agung yang mencakup beberapa keutamaan menuntut ilmu syar’i. Yaitu hadits hasan yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, At Tirmidzi, Ahmad, Ad Darimi, dan lain-lain dari Abud Darda’ radhiallahu’anhu, dia berkata : “Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Dan sesungguhnya para malaikat meletakkan sayap-sayap mereka untuk penuntut ilmu karena ridha dengan apa yang ia perbuat. Dan sesungguhnya penghuni langit dan bumi sampai ikan-ikan di laut pun akan memintakan ampun bagi seorang yang berilmu, dan keutamaan seorang yang berilmu atas ahli ibadah bagaikan keutamaan bulan purnama atas semua bintang-bintang. Dan sesungguhnya para ulama adalah pewaris para nabi, dan sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar, tidak juga dirham, akan tetapi mewariskan ilmu, maka barang siapa yang mengambilnya berarti ia telah mendapatkan bagian yang banyak.“” Beberapa keutamaan yang dapat kita ambil dari hadits ini, yaitu :
Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa menempuh jalan disini memiliki 2 arti. Yang pertama yaitu menempuh jalan dalam arti yang konkrit yang diinjak oleh kaki. Seperti seseorang dari rumahnya menuju tempat mempelajari ilmu, baik tempat ilmu itu masjid atau madrasah atau fakultas dan lain sebagainya. Yang kedua yaitu menempuh jalan dalam arti abstrak. Yaitu mencari ilmu dari mulut para ulama dan dari perut buku-buku. Orang yang merujuk buku-buku untuk mengetahui hukum sesuatu hal yang syar’i sekalipun dalam keadaan duduk di atas kursinya sesungguhnya dia telah menempuh jalan untuk mencari ilmu. Orang yang duduk dengan seorang syaikh (guru) untuk belajar ilmu darinya, maka dia juga telah menempuh jalan untuk mencari ilmu sekalipun ia duduk saja. Siapa yang menempuh jalan ini, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Karena dengan ilmu syar’i dapat diketahui tentang hukum apa-apa yang diturunkan oleh Allah, syariat Allah, perintah-perintah Allah, dan larangan-larangan Allah. Dengannya anda menempuh jalan yang diridhai oleh Allah Azza wa Jalla yang akan menyampaikan anda ke surga.
Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda : “Jika anak Adam mati terputuslah semua amalnya kecuali dari tiga perkara : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya.” HR. Muslim Dalam hadits ini terdapat perintah, yakni perintah agar manusia segera melakukan amal shalih, karena tidak ada seorangpun yang tahu kapan dia akan mati. “Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati.” QS. Luqman : 34 Apabila nyawa telah tercabut, maka terputuslah semua amal kecuali 3 perkara : 1. Shadaqah Jariyah 2. Ilmu yang bermanfaat 3. Anak shalih yang mendoakan Mari kita manfaatkan kesehatan dan waktu luang yang kita miliki untuk menuntut ilmu dan memperbanyak amal shalih. Jangan sampai kita terperdaya oleh dua nikmat Allah ini. Sebab Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Dua kenikmatan yang sering dilupakan kebanyakan manusia yaitu Sehat dan Waktu Luang.” HR. Bukhari
Mungkin ini sedikit ilmu yang bisa penulis bagikan. Masih banyak keutamaan-keutamaan menuntut ilmu yang lain yang tidak bisa kami tuliskan disini satu per satu karena terbatasnya media. Semoga apa yang kami tuliskan ini bisa bermanfaat. Bisa menimbulkan benih-benih semangat di hati para pembaca untuk mulai dan terus menuntut ilmu syar’i. Yang haq datangnya dari Allah dan yang salah murni kefakiran ilmu penulis. Washallallahu ‘ala nabiyyina muhammadin. Maraji’ :
|
Jessica Rodhes,, cewe inggris yang tertarik dengan jilbab
REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Jessica Rhodes awalnya mendukung rasa hormat terhadap kalangan Muslimah. Atas alasan itu, ia putuskan untuk ambil bagian dalam Hari Hijab sedunia pertama.
“Waktu itu, aku kenakan jilbab selama sebulan,” katanya seperti dikutip onislam.net, Rabu (3/4).
Selama sebulan itu, Jessica beraktivitas layaknya sebagai Muslim. Ia membawa Alquran. Sekilas membaca, ia melihat Alquran mudah diterima logika.
Sejak itu, ia mulai mendalami Alquran. “Selain membaca Alquran, Aku juga mendalami Islam secara keseluruhan. Ternyata aku mendapatkan jawaban dari setiap pertanyaan yang mengemuka dalam pikiranku,” kenang dia.
Tak berselang lama, Jessica memutuskan memeluk Islam. Keputusannya ini mengundang reaksi beragam. Orang tuanya tidak bahagia dengan putusan anaknya itu. Tetapi, pada akhirnya, orang tuanya menerima putusannya.
Pun dengan mertua Jessica. “Dari teman-teman, mereka ada yang menerima, mengajak debat, dan menolak. Tapi, aku coba yakinkan mereka dengan apa yang aku pilih,” katanya.
Tak perlu berlama-lama bagi Jessica untuk segera berdakwah. Ia mulai membimbing mualaf baru. Itu dilakukannya karena khawatir dengan kegagalan yang dialami mualaf untuk mempertahankan putusannya. “Aku ingin mendukung mereka. Namun, tak sedikit yang menolakku,” ujarnya.
Jessica mengungkap sebagian Muslim banyak memandang keliru interpretasi dari Alquran. Ini yang selanjutnya banyak memengaruhi pandangan mualaf. Mereka jadi terjebak, dan pada akhirnya kembali meninggalkan Islam. “Ini tidak akan terjadi apabila kita terbuka,” katanya.
Sayangnya, niatan tulus Jessica justru dianggap tidak patut umat Islam. Tak jarang, tekanan hebat menerpa Jessica. “Mereka seperti memaksaku untuk kembali pada ajaran pagan. Padahal, aku ingin menghilangkan pandangan sempit karena ini menjadi masalah besar dalam umat Islam,” kata Jessica mengakhiri
sumber
Bagaimana Mengatur Keuangan Dalam Sebulan?
Umumnya kebanyakan kita adalah pekerja yang digaji setiap bulannya. Namun, sebesar apapun gaji kita kalau kita tidak bisa mengaturnya, maka tidak akan pernah cukup. Biasanya juga, kebanyakan muslimah yang menjadi ibu rumah tangga memegang peranan penting dalam soal keuangan. Gaji suami diatur sepenuhnya oleh istri—biasa begitu. Nah, bagaimana cara mengatur keuangan sebulan?
Gaji besar ataupun kecil sebenarnya sama-sama membutuhkan keterampilan dalam mengelolanya. Sebagai contoh saja, jika anda memiliki uang katakanlah satu juta rupiah. Jika anda tidak bisa mengatur apa saja yang anda butuhkan dalam setiap harinya maka uang tersebut akan habis dalam waktu yang cepat. Rasanya uang satu juta bukan lah uang yang banyak. Namun akan lain, jika anda memiliki pengelolaan yang baik.
Catatlah Pengeluaran Wajib Setiap Bulan
Semua pengeluaran wajib, kita tulis sedetail-detailnya. Selama sebulan kita harus hapal dengan kebutuhan rutin kita, hafalkan harga-harga kebutuhan rutin kita, setelah semua sudah kita ketahui, tinggal kita jumlahkan semua pengeluaran kita selama sebulan. Jadi kita bakal hafal pengeluaran rutin kita setiap bulan, bulan berikutnya ya pengeluaran rutinnya segitu juga.
Catatlah Pengeluaran Tidak Wajib Setiap Bulan
Ini bukan pengeluaran kebutuhan pokok. Katakanlah ini sebagai kebutuhan sekunder, setelah kebutuhan pertama dipenuhi. Jika berlebih, bolehlah ada alokasinya. Jika tidak, ya tunggu saja sampai punya rejeki berlebih.
Simpanlah Uang Di Tempat yang Berbeda (Sesuai Pengelompokkan Kebutuhan)
Ini akan memudahkan kita dalam mengontrol sisa uang yang kita pakai. Misalnya kita simpan uang pengeluaran wajib kita ke dalam dompet berwarna ungu, kemudian kita masukkan uang pengeluaran tidak wajib kita ke dalam dompet yang berwarna kuning. Nah kita ingat-ingat sendiri, ketika kita mau membeli sesuatu yang pokok, maka kita harus mengambil uang di dompet berwarna ungu, jangan mengambil di dompet berwarna kuning. Apabila ternyata uang di dalem dompet ungu(dompet untuk biaya wajib) kita ga ada yang receh, trus kita ambil di dalam dompet warna kuning (dompet untuk biaya tidak wajib), maka hitunglah itu sebagai hutang kita. Ketika kita sudah mempunyai receh, maka kita bayar hutang ke dompet warna kuning(dompet untuk biaya tidak wajib).
Ingatlah, uang hasil jerih payah suami kita bekerja setiap hari adalah amanah dari suami, jadi kita harus menggunakannya sebaik-baiknya. [gathotnovin]
Inilah Kisah Mainan Anak Dunia. (foto)
Lucu dan sedih jika melihat foto-foto ini, karena di 5 benua memiliki perbadaan yang sangat terlihat jelas.
ternyata masih banyak anak di dunia yang belum bisa merasakan kesenangan dimana dia seharusnya merasakan dunia bermainnya.

Karya fotografi juru foto asal Italia, Gabriele Galimberti, mendokumentasikan sejumlah anak-anak dari berbagai penjuru dunia dengan mainan kesukaan mereka.

Menurut Galimberti satu hal yang sama adalah bagaimana semua mainan ini merefleksikan lingkungan anak-anak dilahirkan, misalnya anak perempuan dari keluarga di Mumbai gemar Monopoli, karena dia sangat suka ide membangun gedung perhotelan dan rumah, sementar Ralf dari Riga, Latvia, yang memiliki ibu seorang supir taxi sangat cinta mobil-mobilan dan ingin menjadi pembalap Formula 1.

Galimberti juga memperhatikan perbedaan hubungan antara anak-anak dan mainannya. “Anak yang kaya cenderung lebih posesif. Awalnya ia tidak akan mengizinkan mainan miliknya saya sentuh dan saya memerlukan waktu agar ia memperbolehkan saya memainkan barang miliknya,” ujar sang juru foto.

“Di negara miskin biasanya lebih mudah. Bahkan walau mereka hanya memiliki dua atau tiga mainan, mereka tidak akan peduli (saya menyentuh mainannya),” Maudy Sibanda lahir di sebuah gubuk di desa kecil dekat Kalulushi, Zambia. Ia biasa bermain di jalanan dengan anak-anak lainnya dari desa itu. Mereka baru menemukan kotak berisi kacamata-kacamata hitam yang sejak itu menjadi mainan kesukaan mereka.

Cun Zi Yi dari Chongquing, Cina, baru berulangtahun yang ke tiga sebulan lalu dan mendapat banyak kado. Dia memainkan semua mainannya dan tidak dapat memilih mana yang paling ia sukai.

Enea Schicchi lahir di Toscana, Italia dan ayahnya berasal dari Italia sementara ibunya dari Amerika Serikat. Ia tinggal di Colorado, AS. Pamannya adalah seorang musisi dan Enea suka menirukannya.

Orly Garza lahir di Brownsville, Texas. Ibunya berasal dari Mexico dan ayahnya warga Amerika. Ia tidak pernah berkunjung ke Mexico, meskipun jaraknya hanya dua mil dari rumahnya. Ia suka sekali dinosaurus dan berkata bahwa yang di atas tempat tidur melindunginya dari hantu dan orang-orang yang mungkin akan menculiknya.

Chiwa Mwafulirwa juga percaya bahwa dinosaurus dapat melindunginya, tapi dari binatang-binatang berbahaya bukan orang-orang. Ia tinggal di sebuah gubuk dengan ayah, ibu, dan saudara perempuannya. Mereka tidak punya aliran listrik maupun air. Di desa itu terdapat kurang lebih 50 anak-anak lain dan mereka selalu bermain bersama di luar. Chiwa hanya memiliki tiga mainan yang diberikan oleh satu LSM saat ia lahir.

Pavel Denisov, 5 tahun, dari Kiev, Ukraina, ingin menjadi seorang polisi. Ia suka bermain pistol. Adik laki-lakinya selalu ditahan oleh Pavel, ia memborgol, menanyainya dan menuduhnya mencuri mobil.

Stella Pantini berusia empat tahun dan lahir di Italia, ayahnya dari Italia dan ibunya berasal dari Australia. Ia suka sekali bermain boneka dan mendandaninya bagai seorang puteri. Dia sendiri juga suka berdandan seperti seorang puteri, namun mainan kesukaannya adalah boneka babi merah muda di belakangnya.
(Gabriele Galimberti | YhWp)
10 Iklan Terunik Pada Bangunan
Mungkin kata-kata itulah yang mengilhami beberapa desainer iklan di dunia bagaimana menjual produk mereka dengan sebuah iklan yang unik dan akan diingat dalam beberapa waktu yang cukup lama. Seperti 10 contoh iklan yang diletakkan pada gedung berikut, mereka tahu bahwa mereka akan mengeluarkan uang dengan jumlah yang tidak sedikit untuk iklan yang mereka buat. Namun iklan ini mereka anggap sangat efektif karena publikasi penuh selama 24 jam per hari, dan setiap orang yang melihatnya akan dibuat kagum dan tidak akan melupakannya dengan cepat.

Maksud dari iklan bergambar tiga ini adalah bahwa sesuatu yang terjadi dalam hidup kita datangnya sangat cepat dan tidak terduga. Untuk itulah kita penting menginvestasikan pendapatan kita untuk asuransi. Gedung dengan iklan ini dapat kita temui di kota Dallas, USA.

Iklan ekstrim ini terpampang pada tower Marina yang terletak di kota Chicago, USA. Terlihat sebuah mobil yang akan meloncat keluar dari menara tersebut. Maksud dari iklan ini adalah bahwa kecelakaan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja.

Iklan raksasa ini terletak di sebuah gedung tinggi di kota Savannah, USA. Menggambarkan seorang pria perkasa berbadan kekar yang seolah-olah menggunakan alat berat sebagai peralatan fitnesnya.

Iklan ini ditempatkan di sebuah gedung paling tinggi di sebuah kawasan di Mumbai, India. Menggambarkan bahwa anak Anda akan sehat dan kuat setelah minum susu ini. Walau mungkin tak sekuat bocah yang ada di gambar iklan di atas, yang dapat mendorong sebagian gedung tersebut.

Iklan di sebuah gedung di Rusia ini mengingatkan kita tentang bahaya meninggalkan kamar apartemen atau rumah sebelum memastikan kompor gas kita benar-benar pada posisi mati.

Kedua produk minuman ini menggunakan tandon air di atas gedung sebagai bahan iklan mereka.

‘Rambut’ yang dikepang ini nampak menjulur keluar dari sebuah jendela sebuah gedung. Untuk membuktikan kalau ‘rambut’ raksasa itu kuat, beberapa orang mencoba menaikinya.

Hati-hati! Pintu putar ini bisa memusingkan Anda dengan kecepatan 5600 rpm-nya! Tapi jangan khawatir, hal itu terjadi kalau mixernya dihidupkan. Tentunya tidak akan terjadi karena mixer raksasa itu hanyalah sebuah iklan.

Tidak akan ada orang yang tidak mau memalingkan pandangan matanya kepada pemandangan satu ini. Sebuah bola raksasa nampak tersangkut di sebuah gedung.

Papan reklame ini di Malaysia ini seolah-olah ditempelkan ke sebuah bangunan dengan hanya menggunakan lakban saja!
Belajar Bisnis dari Orang China
Saya mau share intisari dari buku “Rahasia Bisnis Orang Cina” tulisan Ann Wan Seng.
KERJA KERAS ibarat kata keramat yang mendorong pedagang Cina berhasil dalam bisnisnya…
“Jika dahulu bapaknya berjualan air di pinggir jalan, anaknya akan membuka restoran dan barangkali cucunya akan mendirikan pabrik yang memproduksi air dalam kemasan.”
Orang Cina cenderung memilih berdagang karena bidang ini tidak dibatasi oleh ruang, waktu dan tempat. Selain bebas, kegiatan perdagangan juga menyediakan ruang yang luas bagi seseorang untuk mengembangkan kemampuannya.
Perdagangan orang Cina tidak banyak formalitas dan birokrasi. Mereka berusaha menjadikan kegiatan dagang ini semudah mungkin.
“Jika kita sama rajinnya dengan orang-orang di Barat, kita tidak akan dapat menyaingi mereka,” kata Kim Woo Choong.
Jika ingin lebih berhasil dari orang lain, kita tidak punya pilihan, kecuali bekerja dengan lebih keras dan rajin.
Persepsi orang Cina pada perdagangan adalah positif. Dunia dagang adalah dunia yang menjanjikan kesenangan, kemewahan, dan kebahagiaan.
Pedagang yang jatuh akan merasa sakit, tetapi rasa sakit itulah yang membuatnya bangkit kembali.
Berdagang dapat dijadikan sebagai hobi, tetapi bukan untuk mengisi waktu luang.
Keuntungan yang diperoleh tidak dibelanjakan. Keuntungan tersebut digunakan untuk menambah modal kerja dan melakukan investasi.
Uang digunakan untuk menghasilkan uang.
Pedagang Cina membolehkan terjadinya tawar-menawar. Meskipun proses ini memakan waktu dan mengurangi keuntungan, hal ini dapat menggembirakan hati pelanggan.
Pantang mengeluh di hadapan pelanggan, apalagi menunjukkan emosi negatif.
Bersikap terbuka dan berlapang dada apabila menghadapi situasi sulit, dan tetap fokus mencari jalan keluar.
Sekedar pintar berdagang tidak memberikan hasil yang maksimal. Harus didukung dengan sikap agresif, proaktif, berani, tahan banting, semangat tinggi, dan rela berjuang untuk merebut segala peluang yang ada.
Orang Cina rela bangun dini hari dan terus bekerja sampai malam hari.
Apabila orang Cina mengatakan akan berdagang mereka biasanya tidak akan berpikir panjang untuk menindaklanjuti. Pengalaman dan kemahiran tidak penting karena hal itu dapat dipelajari kemudian.
Kegagalan pertama tidak dapat melunturkan semangatnya. Sebaliknya akan membuatnya semakin gigih. Kegagalan kedua dijadikannya pelajaran. Kegagalan ketiga menjadikannya lebih bijak. Kegagalan berikutnya menguji kesabaran dan ketabahannya.
Apabila melibatkan diri dalam kegiatan perdagangan, kita harus menetapkan tujuan atau target untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.
Budaya dagang orang Cina mengutamakan kecepatan dalam bertindak, hal ini penting seperti “siapa cepat dia dapat” .
Orang Cina mengijinkan pelanggan membuat pilihan sendiri, memberikan pelayanan yang baik, diskon atau kemudahan kredit.
Dunia perdagangan penuh dengan persaingan keras dengan berbagai macam cara. Oleh karena itu pedagang harus mempersiapkan dirinya dengan seni ‘bela diri’ perdagangan untuk menghadapi serangan dalam bentuk apapun dan kemungkinan yang akan datang.
Seni berdagang memerlukan kecermatan dan ketelitian, tidak cukup jika kita mempelajari teori saja. Berdagang perlu praktik dan menuntut seseorang senantiasa fleksibel.
Seni berdagang orang Cina mengutamakan prinsip ‘win-win’.
Pedagang harus memiliki daya tahan, mental, dan jiwa yang kuat.
Tanpa mengalamin kerugian, keuntungan tidak mungkin datang.
Sebagian dari keuntungan disimpan untuk mengembangkan kegiatan perdagangan dan menghadapi kemungkinan apapun yang di luar dugaan. Sebagian lagi digunakan untuk modal kerja.
Kerugian jangka pendek merupakan jalan yang dilalui untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.
Pedagang Cina mempunyai kode etik. Menjatuhkan perdagangan orang lain adalah perbuatan yang terkutuk.
Bagi masyarakat Cina, pedagang dilarang mengganggu dan menjelek-jelekkan kegiatan perdagangan orang lain. Persaingan dibenarkan menurut nilai moral dan pertimbangan kemanusiaan. Pedagang yang tidak mematuhi etika ini akan terkena sangsi. Perbuatan menjatuhkan perdagangan orang lain dianggap sebagai tindakan yang menyalahi aturan. Sekali namanya sudah rusak, selamanya orang tidak akan mempercayainya lagi.
Meskipun kasih sayang dan sikap patuh tidak dapat dinilai dengan uang, kekayaan akan dapat memberikan kebahagiaan dan meningkatkan status sosial keluarga dalam masyarakat.
Beberapa faktor yang memotivasi keberhasilan orang Cina adalah kemiskinan, perasaan kurang aman, kemampuan bertahan hidup di tempat orang, tidak ada pilihan, dan ajaran falsafah yang didapat sejak kecil.
Dalam sistim sosial orang Cina, anak laki-laki adalah ahli waris keturunan. Salah satu cara menunjukkan penghormatan kepada kedua orangtua dan mengangkat martabat keluarga adalah dengan menjadi kaya. Satu-satunya cara menjadi kaya adalah melalui kegiatan perdagangan.
Uang tidak pernah jadi penghalang. Asal ada kemauan, pasti ada jalan. Jika belum ketemu jalan, buatlah jalan.
Petuah untuk berhasil dalam bidang perdagangan adalah dengan menjadi pedagang yang jujur, terpercaya, dan memudahkan urusan.
Untuk menjadi pedagang yang berhasil, harus mampu meyakinkan pelanggan.
Pedagang Cina tidak takut dan tidak pelit untuk mengeluarkan sedikit biaya tambahan asal mereka dapat ‘menangkap’ dan memikat hati pelanggannya.
Kesabaran itu memang pahit, tapi buahnya sangat manis.
Jika ketekunan digabungkan dengan tekad yang kuat dan diperkuat dengan KESABARAN niscaya akan menjadi asset yang cukup berharga bagi siapa saja yang ingin melibatkan dirinya dalam perdagangan.
Kebanyakan usahawan Cina yang sukses bekerja sekurang-kurangnya 18 jam sehari.
Beberapa ciri yang menunjukkan seseorang itu memiliki bakat berdagang : mukanya bulat, enak dipandang, badan berisi, dahi cerah dan luas, serta begitu bergairah terhadap uang.
Emas yang tersembunyi hanya dapat ditemukan oleh seseorang yang gigih mencari dan menggalinya.
Orang Cina tidak mencari-cari alasan. Mereka berusaha menghilangkan alasan apa pun dan menjauhkan diri dari pendapat-pendapat negatif (yang tidak membantu mereka).
Pandai atau tidaknya seorang pedagang hanya dapat diketahui setelah dia berhasil mengatasi segala rintangan yang menghadang di dalam perdagangan yang beresiko tinggi.
Sekali melangkah, mereka akan terus melangkah. Tidak ada kata mundur.
Orang Cina percaya, nasib buruk dapat diubah. Sial dan malang dapat dibuang dan digantikan dengan nasib baik.
Masalah adalah batu loncatan, dan bukan penghalang sebuah keberhasilan.
Pedagang tidak harus cerdik dan memiliki otak yang cerdas. Yang diperlukan adalah KEBERANIAN menghadapi tantangan apa pun yang datang.
Kedinamisan dalam masyarakat Cina berkaitan erat dengan sikap mental orang Cina, fleksibel, mudah beradaptasi, menyesuaikan diri dengan perubahan iklim ekonomi dan perilaku pasar.
Pedagang Cina biasanya tutup buku pada setiap akhir tahun. Suatu perdagangan dikatakan berhasil jika pada akhir tahun itu mencatat keuntungan. Para pedagang Cina akan menyelesaikan utang tiga hari menjelang tahun baru.
Pedagang pamali, tidak boleh mengatakan sesuatu yang tidak baik ketika memulai babak baru perdagangannya.
Lokasi perdagangan yang dianggap baik adalah yang memiliki kemudahan memarkir kendaraan, angkutan umum, dan dekat dengan pusat administrasi pemerintahan.
Feng Shui adalah ilmu sains dan geografi yang digunakan orang Cina untuk mencari tempat membangun usaha perdagangan dan rumah kediaman.
Impian hanya tinggal impian jika pedagang terus bertahan di batas bawah dan tidak mau mengubah sikap mental dan tindakan.
Orang Cina mewujudkan impiannya dengan menyusun strategi untuk memperkecil risiko kerugian, memperbaiki kedudukan dan masa depannya.
Pedagang harus memiliki daya tahan dan semangat juang yang tinggi, tidak mudah takluk pada keadaan, tetapi berusaha membuat keadaan tunduk pada kehendak mereka.
Modal, bukan penentu utama untuk berhasil atau tidaknya perdagangan. Kadangkala modal yang sedikit diiringi dengan pengetahuan seluk beluk perdagangan yang mantap dapat membuat pedagang berhasil.
Mereka yang sudah memiliki tekad untuk berdagang tidak perlu membuang waktu membuat perencanaan yang rapi, memikirkan resiko, dan mempertimbangkan untung rugi. Yang diperlukan adalah tindakan nyata setelah memikirkan strategi dagang yang terbaik.
Perjalanan seribu batu dimulai dengan langkah pertama.
Keberhasilan orang Cina bukan disebabkan keahlian mereka dalam bidang perdagangan melainkan hasil kerja keras, kesungguhan, keberanian, keyakinan, perencanaan, keringat, air mata, dan pengorbanan yang turut melibatkan seluruh anggota keluarga.
Orang Cina rela menebalkan muka, menahan caci maki orang lain, dan hidup sederhana. Setiap sen yang diperolehnya digunakan dengan sangat hati-hati.
Jika ingin mencari rekan bisnis, carilah orang yang dapat dipercaya. Teman dekat belum tentu menjamin bahwa dia akan setia dan tidak akan mengkhianati temannya.
Agar keuntungan terus bertambah, sebagian keuntungan disumbangkan kepada yang membutuhkan, sebagian digunakan untuk investasi kembali.
Wawasan bisnis orang Cina : Kesulitan, kepedihan, keletihan, tidak pernah melemahkan pedagang yang berwawasan. Dalam perdagangan, ada waktunya muncul dan tenggelam. Jika tenggelam, harus muncul kembali, jika jatuh harus cepat bangun lagi dengan kekuatan yang baru.
sumber
[MUSLIM SHARING]˙·٠•●♥ Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ Menunda Kematian Dengan Bersedekah Ƹ̵̡Ӝ̵̨̄Ʒ ♥●•٠·˙
Kisah ini terjadi pada jaman Nabi Ibrahim as, Beliau mempunyai seorang murid yang akan segera menikah. Tapi sebelum pemuda ini menikah , Nabi Ibrahim as ditemui oleh malaikat yang memberitahukan bahwa usia pemuda itu tidak sampai sehari lagi.
Bagaimana kisahnya, yuk kita simak bersama ..
Nabi Ibrahim as
Suatu hari Nabi Ibrahim as didatangi oleh salah satu muridnya, dan ia menceritakan bahwa ia akan segera menikah besok pagi.
Setelah berbincang sejenak, anak muda tersebut meninggalkan Nabi Ibrahim as.
Beberapa saat kemudian, Malaikat Maut mendatangi Nabi Ibrahim dan bertanya,
“Siapa anak muda yang tadi mendatangimu wahai Ibrahim?” tanya Malaikat Maut.
“Yang anak muda tadi adalah sahabat sekaligus muridku,” jawab Nabi Ibrahim as.
“Ada apa dia datang menemuimu?” tanya Malaikat Maut lagi.
“Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan pernikahan besok pagi,” jawab Nabi Ibrahim as.
“Wahai Ibrahim, sayang sekali umur anak itu tidak akan sampai besok pagi,” jelas Malaikat Maut.
Setelah berkata demikian, Malaikat Maut pergi meninggalkan Nabi Ibrahim.
Keesokan harinya Nabi Ibrahim as berjalan menuju rumah pemuda tersebut, dan alangkah terkejutnya Nabi Ibrahim melihat pemuda itu masih dalam keadaan hidup.
Dan pemuda itu akhirnya melangsungkan pernikahan dengan lancar. Nabi Ibrahim turut bahagia melihat muridnya menikah.
Walau senang, terbesit rasa sedih, rasa kasihan karena Nabi Ibrahim tahu bahwa kebahagiaannya tak akan lama. Namun apa yang terjadi berkata lain.
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, Nabi Ibrahim as malah melihat anak muda ini panjang umurnya, hingga usia anak muda ini 70 tahun.
Nabi Ibrahim merasa penasaran, dan tak lama kemudian malaikat datang menemuinya.
Langsung saja Nabi Ibrahim menanyakan tentang keganjilan itu, karena Malaikat tidak pernah akan berbohong.
“Apa gerangan yang membuat Allah SWT menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda itu dulu?” tanya Nabi Ibrahim.
“Wahai Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut hingga engkau masih melihatnya hidup hingga sekarang,” jelas Malaikat.
Kematian adalah di tangan Allah .. Memajukan atau memundurkan kematian adalah hak Allah semata ..
Diriwayatkan dari sahabat Amr bin Auf, Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya sedekah seorang Muslim dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang su’ul khotimah, Allah akan menghilangkan sifat sombong, kefakiran, dan sifat berbangga diri darinya.” (HR. Thabrani).
Wallahu a’lam bishawab
Entah kalian yang sudah membaca menganggap ini hanya sebuah dongeng belaka tapi cobalah mengambil sebuah hikmah dari sisi lainnya.
Sejak kecil guru ngaji sy bilang bahwa dengan, BERSILATURAHMI & BERSEDEKAH itu bisa memperpanjang umur, menambah rejeki, sedang apa yang ditulis diatas ada kaitannya dengan bersedekah.
Sudahkan kamu bersedekah hari ini? atau 1 bulan ini lah? belum jg? 5 bulan yang lalu mungkin? jika belum juga nanti deh atau sekarang jg!! Bukankah 2,5% harta kita itu hak mereka? Masih susah juga untuk berbagi? Ok ga usah berfikir jauh dulu akan bisa memperpanjang umur, berfikirlah kalau sedekah itu ibarat orang menabung di bank. Jika kamu menabung memang uang kamu berkurang tapi itu karna kamu menyimpannya di suatu tempat yang aman. Sama juga dengan bersedekah, sebenarnya uang yg kamu berikan itu kamu titipkan kepada Allah, ketika sewaktu-waktu kamu butuh kembali uangmu yakinlah bahwa rejeki itu akan datang dari segala penjuru yang tak pernah akan kau duga sebelumnya, bisa juga dari sebuah pertolongan yang tak kau sangka.
Tiap hari kita masih bisa makan kan gan?, masih bisa tidur nyenyak? diluaran sana masih banyak orang yang tidak merasakan nikmat seperti yang kita dapat
kalo mmg niat baik pengen nolong org laen itu
kalo ane musti ikhlas aja gan
gak pernah ngarep ini itu
umur panjang, pahala
dan surga.
He koment sedikit ya, bukan bermaksud menggurui. TS sendiri menyadari karena memang tingkat keimanan sy mungkin belum mencapai tingkatan “MA’RIFAT” contoh hal lainnya ketika kita sholat, bukankan kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk ikhlas melakukan ibadah bukan untuk dilihat orang lain tapi karena Yang Diatas, Ok itu sudah masuk dalam konteks ikhlas itu sendiri. Kemudian sehabis kita sholat apa iya kita langsung selesai begitu saja? ga berdzikir dulu, ga berdoa mengharap sesuatu? kita pasti masih minta, semoga diberi kesehatan, umur yg panjang, rejeki yang barokah, keturunan yang sholeh, mati secara khusnul khotimah dan masih banyak pengharapan yg kita ajukan. Sama juga ketika kita menolong orang lain dalam hati kecil kita mungkin masih mengharap, semoga kelak Allah membalas pertolangan sy ini dengan sebuah pertolongan lain kepada sy sendiri atau keluarga sy. Jd sy rasa konteks ikhlas sendiri itu sangat luas, iya kita melakukan tersebut ikhlas karena Yg Diatas, tapi juga tidak salah kita masih memohon sesuatu kepada Yang Diatas
sedekah itu harus ikhlas gan ,,, masalah rejeki umur jodoh semua udah digariskan di lahul mahfuz gan CIIMW
Bener emang semua itu sudah diatur, tapi apa ya akan diam saja menunggu rejeki kita jatuh dari lagit? menunggu jodoh dirumah tanpa berkenalan, taaruf dsb? tentunya ta lepas dari itu kita berusaha, berikhtiar dan berdoan kan gan?
Iya gan melakukan sesuatu harus ikhlas, tapi juga jangan sampai kita berhenti berharap, bahkan berdoa itu wajib hukumnya mengingat kita selalu butuh pertolongan, dan pengharapan Yang Diatas
Inilah Manusia Yang Paling Ditakuti Para Syetan
Beliau adalah Abu Hafsh Umar al-Faruq bin Khattab bin Nufail bin Abdil Uzza bin Adi bin Ka’ab bin Lu’aiy bin Ghalib al-Qurasy. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam pada kakek keempat yaitu Ka’ab bin lu’aiy bin Ghalib. Beliau digelari “al-Faruq” karena beliaulah yang menampakkan Islam di Mekah, dan karenanya Allah Subhanahu wa Ta’ala menampakkan secara jelas antara kekufuran dan kebatilan. Sahabat Ibnu Abbas mengatakan, “Orang pertama yang berani menampakkan Islam di makkah adalah Umar bin Khattab.”
Beliau dilahirkan tiga belas tahun setelah Tahun Gajah. Beliau bertipe keras dan pemberani, berkulit putih, berbadan tinggi tegap, bertubuh besar dan kuat, apabila berbicara didengar dan apabila memukul menyakitkan. Di masa jahiliah, ia dididik oleh sang ayah, al-Khattab, dengan didikan yang keras. Ia dibebani untuk menggembala untanya setiap hari. Hari-hari yang melelahkan dan memberatkan sering ia lalu, dan ia pun sering mendapat pukulan bila pekerjaannya tersebut ada yang kurang. Hal itu semakin menambah kekerasan hati Umar.
Sebelum masuk Islam, Umar termasuk orang yang paling keras permusuhannya terhadap Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Ia termasuk orang yang paling banyak menyakiti dan menyiksa kaum muslimin, sehingga sebagian kaum muslimin merasa putus asa akan keislaman Umar karena kekerasan dan kegarangan perangainya. Sampai dikatakan, Umar tidak akan masuk Islam sampai ada keledainya al-Khattab yang masuk Islam.
Namun,Allah Subhanahu wa Ta’ala memiliki kemampuan atas segala sesuatu dengan menjadikan luluhnya hati Umar hingga akhirnya ia pun mengikrarkan keislamannya. Setelah keislaman Umar, kemuliaan dan kekuatan Islam semakin bertambah.
Iblis pernah berkata kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam “Demi Allah SWT, setiap kali saya bertemu dengan Umar , mesti akan lari darinya,”.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Wahai Ibnul Khattab, demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah setan bertemu dengannmu di suatu jalan melainkan ia akan mengambil jalan yang lain dari jalanmu.” (HR. Bukhari, no.3480)
Pertama: Beliau termasuk sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam yang dijamin masuk surga.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Tatkala aku tertidur, aku melihat diriku berada di surga, tiba-tiba aku melihat ada seorang wanita sedang berwudhu di samping sebuah istana. Aku menanyakan milik siapakah istana itu, lalu dikatakan, ‘Milik Umar.’ Maka aku melihat kecemburuan pada diri Umar hingga aku pun pergi meninggalkannya.” Kemudian Umar menangis seraya mengatakan, “Pantaskah aku cemburu kepadamu wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari, no.3070)
Kedua: Beliau sering dipuji dan dido’akan kebaikan Rasululalh shalallahu ‘alaihi wa sallam.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Seandainya ada nabi setelahku maka ia adalah Umar bin Khattab.” (HR. Tirmidzi, no.3686, lihat ash-Shahihah, no.327)
Beliau juga bersabda, “Sungguh ada dari umat-umat sebelum kalian muhaddatsun (orang-orang yang diberi ilham), dan apabila ada pada umatku ini maka ia adalah Umar.” (HR. Al-Bukhari, no.3486)
Ketiga: Beliau sering mencocoki kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam beberapa kejadian.
Umar adalah orang yang apabila melihat sesuatu di dalam mimpinya, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan ayat-Nya membenarkan apa yang ia lihat. Sahabat Umar pernah bercerita, “Aku mencocoki perkara Rabbku dalam tiga perkara: (yang pertama) yaitu tatkala aku mengatakan wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam hendaklah maqom Ibrahim itu dijadikan tempat shalat, maka turunlah ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Dan jadikanlah sebahagian maqom Ibrahim sebagai tempat shalat.” (QS Al-Baqarah: 125)
Dan (yang kedua) tentang ayat hijab tatkala aku mengatakan: ‘Wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam seandainya engkau perintah istri-istrimu memakai hijab, karena yang berbicara kepada mereka adalah orang yang baik maupun yang fajir’, maka turunlah ayat hijab. Dan (yang ketiga) para istri Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, mereka berkumpul karena saling cemburu kepada beliau, maka aku katakan kepada mereka (para istri Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam) semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menceraikan kalian dan menggantikan untuk nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam istri-istri yang lebih baik dari kalian, maka turunlah ayat semisal dengna itu.” (HR. Bukhari, no.393)
Keempat: Keutamaan Umar bin Khattab yang lain
Merupakan wujud ketakwaan seorang muslim adalah apabila dalam beribadah ia menggabungkan antara khouf (takut) dan roja (berharap).
Umar bin Khattab pernah mengatakan, “Seandainya seorang penyeru dari langit memanggil, ‘Wahai manusia, sesungguhnya kalian akan masuk surga seluruhnya kecuali satu orang’, maka sungguh aku takut bila itu adalah diriku, dan seandainya sang penyeru itu mengatakan, ‘Wahai manusia, sesungguhnya kalian semua akan masuk neraka kecuali seorang’, maka aku berharap dia adalah diriku.” (Ash-Shabah: 154)
Umar juga pernah mengatakan, “Setiap hari telah dikatakan, telah meninggal dunia fulan dan fulan, dan pasti suatu hari kelak akan dikatakan telah meninggal dunia Umar.”
Sungguh telah benar apa yang Umar katakan, karena setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian, dan Umar pun mengetahui secara yakin bahwa kelak ia akan dibunuh dan syahid di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam telah memberitakan kabar gembira tersebut jauh-jauh hari sebelumnya.
Satu hari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam naik ke Bukit Uhud, dan bersama beliau Abu Bakr, Umar, dan Utsman radhiallahu’anhum. Tiba-tiba Uhud bergetar, lalu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menghentakkan kakinya seraya mengatakan, “Tenanglah, wahai Uhud, karena di atasmu ada seorang nabi, shiddiq, dan dua orang syahid.” (HR. Bukhari: 3472)


























Komentar Terakhir