Arsip

Posts Tagged ‘siswi’

Surat Pernyataan Tidak Perawan di sebuah SMP

4 Juni 2012 1 komentar



(Asrina Hariyani (16 tahun), siswi kelas 8-E SMPN 10 kota Madiun, Jawa Timur, dipaksa oleh gurunya agar membuat surat pernyataan jika dirinya sudah tidak perawan.

Karena itu, sudah dua hari terakhir, Asrina, putri sulung pasangan suami istri (Pasutri) Hari Sutriso-Sri Wahyuni, warga Jalan Sukoyono No.26 kota Madiun, tidak masuk sekolah karena malu dan trauma. Pasalnya 23 Mei lalu, siswi SMPN 10 kota Madiun itu, dipaksa oleh guru Bimbingan Konseling (BK), Wahyu, untuk membuat surat pernyataan jika dirinya sudah tidak perawan. Karena ditekan dan takut, Asrina menuruti paksaan gurunya.

“Saya tidak pernah melakukan hal-hal yang melampaui batas. Tapi kenapa mendapat informasi sepihak dari teman saya, bu Wahyu percaya dan memaksa saya untuk membuat surat pernyataan jika saya sudah tidak perawan. Memang saya akui, saya sudah punya pacar. Tapi saya tidak pernah melakukan hal-hal yang dituduhkan”,kata Asrina kepada wartawan, dengan didampingi oleh orang tuanya, dan tantenya, Kasmini, Jumat (1/6/2012).

Asrina didampingi tantenya (foto: dibyo/berita2.com

Tak hanya memaksa Asrina untuk membuat surat pernyataan tidak perawan yang dilakukan oleh guru BK. Orang tua gadis hitam manis ini, juga diminta datang ke sekolah. Dengan diwakili oleh tantenya, Kasmini, keluarga Asrina datang ke sekolah. Sesampainya di sekolah, pihak BK minta kepada keluarga Asrina untuk memeriksakan anaknya ke dokter.

Kamis 31 Mei 2012, sekitar pukul 19.00 Wib, dengan diantar tantenya, siswi SMP itu mendatangi dokter spesialis kandungan, Dr.Santi. Setelah diperiksa dengan alat DiaSpot hCg dengan sensitivitas 25mIU/ml, Asrina dinyatakan tidak hamil. Namun Dr.Santi tidak berani mengeluarkan surat visum et repertum tentang masih gadis atau tidaknya, Asrina. Karena itu bukan wewenangnya.

Dengan berbekal surat pengantar dari Dr.Santi, Jumat 1 Juni 2012, ibu Asrina, Sri Wahyuni, dengan ditemani oleh tantenya, Kasmini, datang ke RSUP DR.Sudono Madiun, untuk meminta visum. Tapi oleh pihak rumah sakit ditolak dengan alasan permintaan visum harus ada surat pengantar dari kepolisian.

Karena ingin mengetahui kebenaran tentang putrinya, ibu Asrina langsung mendatangi Polsek Taman untuk meminta surat pengantar visum. Namun polisi menolak dengan alasan, permintaan pengantar visum hanya bisa diberikan atas adanya suatu kejadian tindak pidana.

Untuk menyelesaikan masalah ini, dengan ditemani dua orang anggota Polsek Taman, orang tua Asrina mendatangi sekolah. Pihak polisi menjelaskan kepada sekolah, jika masalah ini dimintakan visum, maka perkaranya akan melebar.

Sementara itu, orang tua Asrina, Hari Sutrisno, mengatakan tidak terima putri sulungnya diperlakukan seperti itu oleh pihak sekolah. Selain putrinya malu untuk masuk sekolah, karena masalah ini menyangkut nama baik dan harga diri Asrina dan keluarganya.

“Kalau misalnya membolos kemudian disuruh membuat surat pernyataan agar tidak mengulang, tidak masalah. Tapi ini anak saya dipaksa oleh gurunya agar membuat surat pernyataan tidak perawan. Memang saya keluarga miskin, tapi masih punya harga diri”, terang Hari Sutrisno, kepada wartawan dirumahnya, Jumat (1/6/2012).

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 10 kota Madiun, Nasir, maupun guru BK, Wahyu, ketika akan dikonfirmasi wartawan, tidak berada ditempat. Wartawan hanya ditemui oleh Humas, Haryaningtyas. Namun tak ada komentar sedikitpun dari humas.

“Untuk masalah ini, saya no coment. Kalau besuk di koran ada komentar saya, akan saya tuntut”, kata Haryningtyas kepada wartawan, seraya mengancam>>>source

Parahnya Dandanan Siswi SD di Jepang (Foto+)

10 April 2012 1 komentar

 undefined
 Siswi SD Seksi

Tau gak gan kalo di Jepang elementary schooler (sekolah dasar SD) (public school) disana gak diwajibkan pake seragam, beda ama SMP atau SMA-nya.
Meski masih SD dandananya dah seksi abis gan.:D
Well here we go…

 Bonus:
Siswi SD Afrika gan..:D
undefined

Siswi Pelajar Bali Tahun 1941 “Balinese school girls”

8 April 2012 1 komentar

Siswi Pelajar Bali Tahun 1941 “Balinese school girls”

kembali ke tahun 1941, tepatnya di bali,pulau yang penuh sensasi dan seksualitas yang tinggi, itulah menurut sebagian orang. terlebih jikalau kita lihat sejarah bali di tahun dulu.

emh aneh bin ajaib kata orang bule ” I hope this is not the reason why the Dutch did not want to leave Indonesia! Or …? artinya “saya harap ini bukan alasan kenapa para kompeni tidak mau meninggalkan indonesia karena…*^@$ (*@^(%*^%(@*^ cekibrot penampakannya, para siswi dibali berfoto dengan guru-nya (mupeng tuh guru) wkwkwkw!

undefined

sumber

Sebuah Pilihan Yang Sulit!

Menjelang istirahat suatu kursus pelatihan, sang pengajar mengajak para peserta untuk melakukan suatu permainan. ‘Siapakah orang yang paling penting dalam hidup Anda?’

Pengajar meminta bantuan seorang peserta maju ke depan kelas.
” Silakan tulis 20 nama yang paling dekat dengan kehidupan Anda saat ini”

Peserta perempuan itu pun menuliskan 20 nama di papan tulis. Ada nama tetangga, teman sekantor, saudara, orang-orang terkasih dan lainnya.

Kemudian pengajar itu menyilakan memilih, dengan mencoret satu nama yang dianggap tidak penting. Lalu siswi itu mencoret satu nama, tetangganya. Selanjutnya pengajar itu menyilakan lagi siswinya mencoret satu nama yang tersisa, dan siswi itu pun melakukannya, sekarang ia mencoret nama teman sekantornya. Begitu seterusnya.

Sampai pada akhirnya di papan tulis hanya tersisa 3 nama. Nama orang tuanya, nama suami serta nama anaknya. Di dalam kelas tiba-tiba terasa begitu sunyi. Semua peserta pelatihan mengalihkan pandangan ke pengajar. Menebak-nebak apa yang selanjutnya akan dikatakan oleh pengajar itu. Ataukah, selesai sudah tak ada lagi yang harus di pilih.

Namun dikeheningan kelas sang pengajar berkata : “Coret satu lagi !!”
Dengan perlahan dan agak ragu siswi itu mengambil spidol dan mencoret satu nama. Nama orang tuanya. “Silakan coret satu lagi !” Tampak siswi itu larut dalam permainan ini. Ia gelisah. Ia mengangkat spidolnya tinggi-tinggi dan mencoret nama yang teratas dia tulis sebelumnya. Nama anaknya. Seketika itupun pecah isak tangis di kelas.

Setelah suasana sedikit tenang, pengajar itu lalu bertanya : “Orang terkasih Anda bukan orang tua dan anak Anda? Orang tua yang melahirkan dan membesarkan Anda. Anda yang melahirkan anak. Sedang suami bisa dicari lagi. Mengapa Anda memilih sosok suami sebagai orang yang paling penting dan
sulit dipisahkan?”

Semua mata tertuju pada siswi yang masih berada di depan kelas. Menunggu apa yang hendak dikatakannya.” Waktu akan berlalu, orang tua akan pergi meninggalkan saya. Anakpun demikian.Jika ia telah dewasa dan menikah, ia akan meninggalkan saya juga. Yang benar-benar bisa menemani saya
dalam hidup ini hanyalah suami saya.“

sumber

Siswa SMP bikin Anggota Dewan Kelabakan

26 Januari 2012 1 komentar

 

VS
undefined

Dalam rangka masa orientasi siswa (MOS), SMPN 1 Surabaya mengajak para siswa barunya mengunjungi kantor wakil rakyat. Mereka memanfaatkan kesempatan itu dengan banyak bertanya kepada anggota dewan. Bahkan pertanyaannya diajukan dalam bahasa Inggris.

Seperti yang dilakukan Faisal Adi Pratama. Bocah ini menanyakan peran, tugas, dan kontribusi apa yang diberikan wakli rakyat itu. “Dalam bidang pendidikan, apa yang sudah dilakukan Dewan selama ini?” tanya Faisal dalam bahasa Inggris yang lancar.

Pertanyaan yang hampir sama dilontarkan Nur Fikriyah, siswi lainnya. Dalam bahasa Inggris pula, siswi ini menanyakan aktivitas selama di kantor Dewan.

Baktiono mengawali tanggapannya menggunakan bahasa Inggris. Namun begitu memasuki materi jawaban, Baktiono terlihat gelagapan. Setelah terdiam agak lama, anggota Dewan itu memutuskan berbahasa Indonesia.

“Wah, terpaksa saya harus menjelaskan dalam bahasa Indonesia saja,” kata Baktiono.

Namun, para siswa itu mendesak Baktiono menjelaskan dalam bahasa Inggris.

Baktiono tak menggubris desakan siswa itu. Anggota Dewan ini melanjutkan penjelasan mengenai perjuangan Komisi D menggratiskan biaya pendidikan hingga SMA sampai level RSBI.

Berikutnya, gantian sang politisi yang menantang para siswa baru bertanya dalam bahasa Suroboyoan. Para siswa pun terpancing dan bertanya mengapa harus ada wakil rakyat.

Menurut Idaningtyas, salah seorang guru SMPN 1 Surabaya yang mendampingi siswa, kunjungan ke DPRD Surabaya itu dilaksanakan agar siswa belajar tentang lembaga pemerintah. Selain itu, ucap Ida, anak-anak bisa mengenal politik dan melatih keberanian.

sumber

Heboh, Beredar Video Dua Cewek Duel Karena Rebutan Cowok

 

undefined

Berikut adalah rekaman Video Amatir kejadian duel dua siswi sekolah yang menurut kabar yang ane denger dari yang ngasih Video ntu ke ane, katanya salah satu sekolah di daerah jawa timur. tapi ya g tau juga sihc, sbb g begitu jelas sragam yang di pakainya, cuman kata kata yang dipakai tu bahasa jawa.

Rekaman berdurasi 2 menit lebih ini terlihat dua orang cewek yang satu masih dengan seragam sekolah dan yang satunya pakaian biasa. Tapi ini bukan dari ulah gang atau kelompok suatu pelajar. seperti yang terjadi di pati yang pernah heboh di you tube.

Dari informasi yang ane peroleh dari yang empunya Video, kejadian ini karena masalah cowok yang jadi rebutan. (ane ndiri penasaran, kayak apa tuh cowok ampek sgininya jadi rebutan).

Untuk lebih jelasnya silahkan Bufer Videonya berikut :

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 301 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: