Arsip
Daging Anjing !!!EXTREME,yg ga Kuat Ga usah masuk deh,,

lipun rempahan kerupuk, dan hanya minum dari guyuran air sungai atau tetesan hujan atas kebaikan sopir truk dan awaknya yang tidak akan membiarkannya menjadi bangkai di tengah perjalanan panjang. Mereka baru akan lepas dari bagor dan rafianya setelah melepas nyawa.

A dog is the only thing on earth that loves you more than you love yourself. Ucapan Josh Billings seorang penulis Amerika ini menunjukkan tugas anjing di bumi. Ia menjaga rumah kita. Ia menemani kita. Ia menyambut dan menyayangi kita dalam keadaan apapun. Ooh anjing itu mens best friend! seru fotografer senior Don Hasman beberapa hari silam. Anjing mahluk setia! Justru manusia yang sering tidak setia! Kata-kata Oom Don menggenapi ungkapan hati musisi Don Van Vliet, You can tell by the kindness of a dog how a human should be.
Anjing malang tadi menangisi dirinya dan teman-temannya. Tiba di tujuan mereka diturunkan dari truk dengan digajuli atau dilempar satu per satu seperti karungan sampah. Sebuah kamar pengap menyekap mereka. Tak ada makanan, tak ada air, tak ada gonggongan. Mereka hanya saling menatap dan mendengarkan tangis. Tangis diri mereka sendiri-sendiri. Karena suara yang tertahan di kerongkongan hanya akan terjun ke dalam, ke batin.
Mereka menangis sebab divonis tak berguna. Mereka akan memberikan lebih dari yang sudah pernah dilakukannya untuk manusia jika dianugerahi kesempatan. Tapi orang-orang di sekeliling mereka mengharap kalkulasi yang eksak: bathi, keuntungan. Itu sebabnya tak ada secuilpun makanan untuk mereka, karena akan mencuil laba.


Seusai order para pedagang sengsu penjagal akan mengeluarkan kelompok demi kelompok. Dan satu demi satu dihajar pukulan batang kayu tepat di kepala. Di hadapan teman-temannya yang menunggu hitungan. Entah mati entah pingsan penjagal dengan dingin memutuskan leher dan semangat hidupnya.
Ayam, kambing, dan sapi lebih beruntung karena Dinas Peternakan selalu memantau dan menjaga kondisinya sebelum diserahkannya tubuhnya untuk kebutuhan manusia. Sebagian orang yang bekerja untuk kebutuhan itupun masih mengucap syukur saat melakukan tugasnya. Bahkan ada yang mengelus punggungnya dan menepuk-nepuk kepalanya sebagai ungkapan terimakasih. Anjing-anjing ini dilibas dengan keji seolah mereka bukan ciptaan Tuhan. (Foto : Dian Kristiawan / Riset : Swasti Ayu )








Profesi Impian Vs Sedikitnya Gaji Yang Dihasilkan

Risca Andalina – Universitas Pelita Harapan – @riscaandalina
Halo, perkenalkan lagi nama saya adalah Risca Andalina. Saya merupakan YOT CA dari Pelita Harapan. Di usia saya yang sudah menginjak 20, saya rasa tidak berlebihan jika saya sudah mulai repot berencana tentang masa depan saya, termasuk apa saja yang ingin saya lakukan, pekerjaan dan bagaimana saya bisa hidup mandiri dengan uang saya sendiri.
Saya bukan berasal dari latar belakang pendidikan ekonomi atau keuangan, namun apapun latar belakang pendidikan yang kita miliki, saya rasa penting untuk kita buat melek finansial. Setidaknya kita sadar atas pemasukan dan pengeluaran yang kita buat. Sehingga kita tidak akan termasuk orang-orang yang besar pasak dari pada tiang, atau orang-orang yang menyia-nyiakan uang untuk hal yang tidak berguna, padahal masih banyak orang-orang di luar rumah kita yang setengah mati mendapatkan uang Rp. 1000.

Buku Rich Dad Poor Dad karangan Robert Kiyosaki telah banyak memberikan inspirasi untuk saya, termasuk berani menyatakan bahwa janganlah bekerja untuk uang, namun uang harus bekerja untuk kita. Itulah perbedaan orang kaya dan orang miskin. Karena sesusungguhnya bekerja itu harusnya untuk belajar. Bahkan saya menganggap bahwa bekerja itu seharusnya untuk memuaskan batin kita karena kita mengerjakan pekerjaan yang sesuai dengan passion kita, bukannya bikin stress karena kita bekerja hanya untuk mencari uang meskipun pekerjaan tersebut bukanlah yang kita senangi.
Melalui buku tersebut, saya sadar betul bahwa berinvestasi atau memiliki usaha sendiri adalah beberapa cara untuk membuat uang bekerja untuk kita. Karena dengan cara seperti itu, uang bisa datang dengan sendirinya, tanpa kita harus banyak melakukan pekerjaan.
Uang dan Pekerjaaan, mau dibawa kemana sih sebenarnya tulisan saya ini?mungkin ada beberapa dari kalian yang bertanya seperti itu. Namun dalam tulisan ini, saya hanya ingin berbagi mengenai sebuah masalah yang pernah saya hadapi juga. Permasalahan masa muda dimana kita harus memilih suatu pilihan yang akan memberikan dampak jangka panjang, yaitu pilihan pekerjaan atau carrier yang ingin dipilih dan ditekuni di masa depan.
Saat seorang mahasiswa lulus dari universitas, mulailah reality memunculkan tipu dayanya untuk membuat manusia bingung, ragu, dan goyah dari impiannya. Para pembunuh mimpi membuat para pemimpi mengecilkan impiannya. Mungkin salah satu dari kalian bermimpi untuk menjadi sesuatu, namun para pembunuh mimpi mengatakan: “Emangnya kamu bisa hidup dengan impian kamu itu?uang yang dihasilkan impian mu itu kecil, tidak ada apa-apanya”
Lalu pilihan pun mulai bertindak, apakah anda lebih memilih menjadi apa yang selalu diimpikan atau mengikuti tipu daya kehidupan yang menyatakan kita bekerja untuk uang? Melalui tulisan ini saya ingin sekali berbagi tips kepada kalian yang merasakan hal-hal seperti itu. Pertama adalah selalu bekerja sesuai passion kalian. Apapun jenis pekerjaan itu, meskipun orang lain menganggapnya rendah, namun jika pekerjaan itu memberikan sisi positive untuk hidupmu dan orang disekitarmu, JUST DO IT and GIVE YOUR BEST!. Setelah itu, jangan menabung!namum berinvestasilah. Karena dengan berinvestasi, uangmu dapat berlipat ganda, meskipun kamu tidak mengerjakan apa-apa. Setiap uang yang kamu punya, kumpulkan, dan mulai berinvestasi. Bisa dengan investasi property, batangan emas, atau membuka usaha yang sesuai dengan passion kamu. Banyak-banyak baca buku juga dan selalu belajar dari setiap kegagalan, karena sebaik-baiknya guru di sekolah, kehidupan adalah guru terbaik dalam memberikan pelajaran untuk manusia. Maka uang akan bekerja untukmu, dan kamu akan bekerja untuk kepuasan batinmu.
Menjadi seperti apapun kamu nantinya, ikutilah kata hatimu, bukan apa kata orang lain. Karena yang menjalani hidupmu adalah kamu. Tidak perlu menyenangkan orang lain dengan menjadi seperti apa yang mereka inginkan. Jika orang disekitarmu tulus mencintaimu, maka mereka selalu bahagia jika kamu bahagia menjalani pilihan hidupmu. Good Luck For Your Choice








Komentar Terakhir