Arsip
Perbedaan 6 Kebiasaan Orang Kaya dan Orang Miskin
![]()
Setidaknya ada 6 kebiasaan yang dilakukan oleh orang kaya yang tidak dilakukan oleh orang miskin, yaitu
1. Menunda kenikmatan,
Orang kaya mampu menunda menikmati apa yang mereka peroleh untuk mendapatkan yang lebih besar. Kita sering mendengar bagaimana perjuagan orang non pribumi sehingga mereka mampu menguasai perekonomian kita. Ketika mereka masih dibawah mereka cukup makan bubur seadanya walaupun sebenarnya mereka mampu untuk makan yang lebih mewah. Mereka juga rela hidup dirumah yang sempit, meskipun mereka mampu tinggal dirumah yang lebih besar. Ini semua mereka lakukan karena mereka ingin membangun atau mengembangkan pendapatan yang lebih besar lagi. Mereka ingin menjadi kaya bukan kelihatan kaya.Nanti pada saatnya, baru mereka menikmati apa yang diusahakan selama ini.
Kebiasaan ini berbeda dengan orang pribumi yang kebanyakan miskin. Orang pribumi jika memperoleh penghasilan, bingung ingin segera membelanjakannya. Membeli baju baru, membeli TV yang lebih besar, membeli kendaraan dan lain sebagainya yang sifatnya konsumtip.
Ini semua mereka lakukan karena mereka ingin segera menikmati apa yang diusahakannya. Atau mereka ingin segera dipandang sebagai orang yang berhasil atau kaya. Namun pada akhirnya kehidupan mereka bukannya terus membaik tetapi sebaliknya justru malah menurun atau mandek. Karena mereka tidak berusaha membangun atau mengembangkan pendapatan dari hasil yang mereka peroleh. Tetapi hasil yang diperoleh habis untuk belanja barang konsumtip untuk memenuhi keiinginannya biar kelihatan kaya.
2. Kerja keras
Orang kaya sanggup dan mampu bekerja keras, karena mereka paham akan hukum alam. Siapa yang menabur akan menuai. Siapa yang menabur banyak akan menuai banyak. Dengan demikian siapa yang kerja keras akan mendapatkan hasil yang banyak.
Sementara orang miskin berpikir sebaliknya. Mereka inginnya kerja sedikit tetapi menedapatkan hasil yang besar. Mereka tidak mau diserahi tanggung jawab yang besar, tetapi mereka ingin gajinya terus naik. Meskipun mereka kerja banting tulang memeras keringat, karena mereka kerja kasar, seperti buruh bangunan atau buruh pabrik, mereka bukan kerja keras, namun sebenarnya mereka adalah pemalas. Mereka malas berpikir, malas mengembangkan kariernya dan malas menerima tanggungjawab yang lebih besar. Akhirnya mereka menerima kariernya mandek. Jika ada orang mempertanyakan tentang sikapnya itu mereka menyalahkan pihak lain.

3. Hemat
Orang kaya itu hemat, sementara orang miskin itu boros. Kelihatanya pernyataan kurang tepat. Namun begitulah kebenarannya. Orang dikatakn boros apabila sebagain besar atau seluruh penghasilannya habis dibelanjakan. Jika seseorang mempunyai penghasilan Rp. 1000.000,;perbulan dan semuanya habis dibelanjakan maka dia itu dikatakan boros. Sebaliknya jika seseorang mempunyai penghasilan 10 milyar perbulan lalu mereka membeli BMW seharga 1,5 Milyar, dia tidak dikatakan boros. Walaupun yang dibelanjakan nilainya besar namun pendapatannya jauh lebih besar.
Orang kaya dalam membelanjakan uangnya, selalu dikaitkan dengan segi manfaat dan keuntungan. Semantara orang miskin mementingkan gengsi.

4. Tidak mudah merasa puas.
Ada perbedaan antara merasa puas dan bersyukur. Merasa puas terkesan akan mandek dan tidak mau berusaha lagi. Sementara bersyukur, terkesan menerima hasil yang diperoleh dengan senang hati, namun tetap berusaha , bekerja dan berjuang untuk mendapatkan hasil yang lebih besar lagi.
Kadang pemahaman kita salah, orang kaya itu rakus dan serakah dan orang miskin itu menerima dan mengalah. Apa benar demikian?
5. Menghargai uang sekecil apapun.
Sepintas kebiasaan yang kelima ini sama dengan hemat atau kebiasaan ketiga. Tetapi sebenarnya berbeda. Perbedaannya adalah hemat berkaitan dengan pengeluaran uang sedangkan menghargai uang sekecil apapun, berkaiatan dengan pendapatan.
Orang miskin perpendapat buat apa uang satu rupiah atau dua rupiah, bikin capek saja. Namun orang kaya berpendapat, jika uang seperak dikalikan 1 juta maka akan jadi besar. Atau uang Rp 9999 tidak dikatakan Rp 10.000, walau kurang 1 rupiah saja.
6. Tidak malu, kerja apapun akan dikerjakan tidak pilih-pilih
Orang kaya tidak mengenal malu mengerjakan sesuatu jika itu baik, halal dan mengahasilkan. Namun orang miskin, pilih-pilh dan mengutamakan gengsi. Karena itu kebanyakan orang miskin itu bekerja. Mereka pikir bekerja itu lebih terhormat apalagi jika memiliki jabatan. Saya mempunyai teman seorang mantan direktur suatu perusahaan. Karena perusahaannya bangkrut maka terkena PHK. Karena usianya sudah cukup berumur maka dia mengalami kesulitan mencari kerja ditempat lain. Akhirnya memutuskan untuk usaha sendiri. Walaupun usahanya cukup lumayan, tetapi dia tidak merasa puas, apalagi jika ditanya anaknya. “ Bapak ini kerja apa sih dan jabatanya apasih. Kok dirumah terus.” Hatinya terasa teriris-iris.
DARPA Berencana Membangun 100 Gbps Wireless Berdaya Jangkau 200 KM
DARPA kini telah memulai program pembangunan peralatan komunikasi wireless berkecepatan 100 Gbps dengan daya jangkau 200 kilometer atau setara dengan jarak Jakarta – Bandung!
Program yang memiliki nama resmi “100 Gb/s RF Backbone” itu nantinya akan digunakan untuk melayani komunikasi militer AS. Tantangan terberat dari program ini adalah memaksimalkan penggunaan frekuensi radio (RF) untuk mengirim data setara kapasitas fiber optic tanpa terganggu oleh angin, awan, dan hujan.
Ide awal penciptaan teknologi ini adalah karena militer AS membutuhkan jaringan data komunikasi berkecepatan tinggi di daerah yang belum memiliki infrastruktur komunikasi memadai seperti di Afganistan.
Jika program ini berhasil, bukan tidak mungkin kalau suatu saat nanti Anda yang ada di Bandung bisa menikmati internet gratis berkecepatan 100 Gb/s wireless dari sebuah cafe yang ada di Jakarta!
Via: ExtremeTech, DARPA
Secara Tidak Sadar Inilah 4 Kata Yang Membuat Kita Gagal dalam Wawancara

Wawancara kerja merupakan saat yang menentukan bagi para pencari kerja. Berbagai persiapan tentunya Anda lakukan sebaik mungkin agar tidak mengecewakan si pewawancara.
Di antara para pelamar kerja lainnya, tentu saja Anda ingin memberikan sesuatu yang terbaik dan menjadi satu-satunya orang yang terpilih untuk menempati posisi yang diinginkan. Menurut situs Boldsky, ada empat hal yang tidak boleh Anda katakan ketika sedang interview pekerjaan. Apa sajakah itu?
1. Menanyakan Tentang Cuti dan Kebijakan
Setiap karyawan tentu ingin menikmati libur panjang atau mendapatkan cuti, namun itu bukanlah hal yang tepat untuk ditanyakan ketika sedang interview kerja. Anda belum tentu diterima untuk bekerja di perusahaan tersebut, jadi hindari berbicara tentang cuti. Jika menanyakan hal tersebut, maka Anda akan terlihat tidak bertanggung jawab dan ceroboh. Jadi sebaiknya tunjukkanlah dedikasi dan keingininan Anda untuk bekerja.
2. Mengatakan Bahwa Anda Tidak Menyukai Pekerjaan Sebelumnya
Ketika ditanya tentang pekerjaan sebelumnya, jangan awali jawaban Anda dengan keluhan. Anda harus menggambarkan bahwa pekerjaan sebelumnya cukup menyenangkan. Namun sebaiknya berikanlah alasan yang tepat mengapa Anda keluar dari kantor sebelumnya.
3. Berapa Gaji yang Akan Didapat
Anda tidak memiliki hak untuk menanyakan hal ini kepada interviewer. Si pewawancara akan menanyakan beberapa hal, dan Anda cukup menjawab apa yang mereka tanyakan. Jika Anda ingin bertanya, sebaiknya tanyakan hal-hal yang berkaitan dengan perusahaan. Jika interviewer menanyakan berapa gaji yang Anda harapkan, Anda cukup menjawab, “saya yakin perusahaan akan memberikan gaji yang sesuai dengan pekerjaan saya.”
4. Apakah Saya Harus Menggunakan Pakaian Formal?
Ini adalah pertanyaan yang tidak harus Anda tanyakan ketika sedang interview kerja. Di dunia profesional, Anda harus bersikap matang. Ada beberapa peraturan dan tata tertib dalam perusahaan yang harus Anda ikuti. Saat menjalani interview, yang terpenting adalah Anda harus percaya diri dan buatlah diri Anda senyaman mungkin.
10 foto yang membuat kamu geleng-geleng kepala
Toh, kita akan selalu tergelitik saat menyadari foto yang sebenarnya. Selamat menikmati…










Pria Tua Usil Ngintip Cewek Garuk Selangkangan
Umtuk urusan curi-curi pandang adalah keahlian khusus pria baik tua maupun muda, seperti dalam foto pria tua ini, seolah-olah sangat menikmati pemandangan yang terjadi di sampingnya. Seorang gadis terlihat tanpa beban menggaruk selangkangannya yang terlihat juga menikmati garukannya.
Mata Jahil Laki-Laki Saat Melihat Yang Bening-Bening
Untuk melihat sesuatu yang tabu, lelaki sering mencuri-curi untuk melihatnya walaupun kadang aksinya tersebut di awasi kamera dan hal tersebut tidak disadarinya sama sekali. Berikut ini foto-foto mata jahil laki-laki saat beraksi menikmati pemandangan indah di depan matanya.
Gambar2 Lucu Ukuran Payudara Wanita






Lucunya Cewek Bule Saat Ganti Baju
bushet mantap banget dah…kalau ente mau liat lebih dekat Lucunya Cewek Bule Saat Ganti Baju..monggo
Gila , Artis Ini Berciuman Dg Pasanganya Didepan Umum

Pasangan Kim Kardashian dan Kris Humphries benar-benar menikmati masa bulan madu mereka dengan melakukan hal-hal yang romantis di manapun berada.
Mereka terlihat tengah bermesraan di sebuah kursi panjang di bawah hangatnya matahari Italia. Kim tak henti-hentinya memberikan ciuman sambil berbaring di atas tubuh Kris.
Mereka memang sengaja bulan madu ke Italia untuk menikmati istirahat singkat mereka di sebuah resor mewah di Pantai Amalfi.
Kaum Muda Di Spanyol Dan Portugal Berbelanja Hanya Memakai Pakaian Dalam
Sebuah merk pakaian, Desigual, melakukan sebuah ajang promosi unik, dengan cara memberikan diskon gila-gilaan hingga mencapai 90% untuk setiap pembelian pakaian di tokonya yang terletak di Spanyol dan Portugal.
Namun diskon besar-besaran itu ada syaratnya. Yaitu setiap pengunjung yang datang diharuskan berbelanja hanya mengenakan pakaian dalam saja. Alhasil, para kaum muda di Spanyol dan Portugal berbondong-bondong mengantre dan berbelanja hanya mengenakan pakaian dalam saja.
Selain untuk berbelanja, rupanya para kaum muda cukup menikmati acara aneh ini dengan cara memamerkan pakaian dalam yang mereka pakai dan berfoto bersama para shoppers yang lain.












































Komentar Terakhir