Arsip
10 Fakta Menarik Mengenai Stasiun Ruang Angkasa Internasional
Stasiun Ruang Angkasa Internasional (International Space Stations/ISS) merupakan salah satu pencapaian terbesar manusia dan teknologi dalam sejarah. Badan Antariksa dari Amerika Serikat, Rusia, Eropa, Jepang dan Kanada telah bergabung untuk mencapai tujuan bersama atas nama ilmu pengetahuan dan teknologi. Peristiwa ini merupakan simbol kemajuan teknologi dan bukti prestasi manusia melalui kolaborasi dan kerja sama tim. Berikut ini 10 fakta menarik mengenai ISS:
1. Pada tanggal 2 November 2010, ISS menandai 10 tahun pendudukan manusia di ruang angkasa secara terus menerus. Sejak pertama kali diluncurkan pada tanggal 31 Oktober 2000 dan merapat pada tanggal 2 November, ISS telah dikunjungi oleh 196 orang dari delapan negara yang berbeda.
2. ISS dapat dilihat dari bumi dengan mata telanjang, dan merupakan satelit buatan manusia terbesar yang pernah mengorbit di Bumi.
3. Sejak modul pertama Zarya diluncurkan pada tanggal 20 November 1998, ISS telah memutari bumi sebanyak 68.519 kali atau sekitar 1,7 miliar mil (2,7 miliar km).
4. Sampai dengan perayaan 10 tahun ISS pada tanggal 2 November 2010, telah terjadi 103 kali peluncuran kendaraan ruang angkasa ke ISS: 67 Rusia, 34 AS, satu kali Jepang dan satu kali Eropa. Spacewalks telah dilakukan sebanyak 150 kali untuk mendukung perakitan ISS dengan total lebih dari 944 jam.
5. ISS dioperasikan oleh tim ekspedisi yang terdiri dari 6 astronot dan kosmonot, dengan mempertahankan keberadaan manusia di ruang angkasa terus menerus sejak peluncuran pertama. Jumlah waktu total adalah 10 tahun dan 105 hari. Rekor ini telah memecahkan rekor keberadaan manusia terlama di ruang angkasa yang sebelumnya dipegang oleh Stasiun Ruang Angkasa milik Rusia, MIR, dengan jumlah total 3.644 hari.
Sampel Batu Bulan yang diambil dari misi Apollo 11.
6. ISS berfungsi sebagai laboratorium penelitian yang memiliki kondisi lingkungan tanpa gravitasi dimana para tim melakukan penelitian di bidang biologi, kimia, kedokteran, fisiologi dan fisika, serta pengamatan astronomi dan meteorologi.
7. ISS, terdiri dari panel surya raksasa, yang membentang dengan luas seperti sebuah lapangan American Football, dan berat 375.481 kg. Kompleks ini sekarang memiliki lebih banyak ruangan untuk beristirahat dan memiliki 2 kamar mandi dan satu gym.
8. Sebanyak 3,3 juta baris kode perangkat lunak di bumi, telah mendukung 1,8 juta baris kode perangkat lunak penerbangan.
9. 55 lengan robot yang terpasang mampu mengangkat beban seberat 100 kg atau seberat ISS orbital.
Erupsi Gunung Cleveland di pulau Aleutian dilihat dari ISS.
10. Panel surya seluas satu hektar mampu memasok 75-90 kilowatt listrik untuk ISS.
Photograph by NASA
EL Sajjadah, teknologi untuk kaum muslim

Kemajuan teknologi tidak hanya merambah terhadap perangkat yang berhubungan dengan aktifitas bisnis atau aktifitas sosial lainnya namun kemajuan teknologi nampaknya juga mulai merambah sisi religi atau sisi kepercayaan akan adanya kekuatan adikodrati di atas manusia.
Dalam perkiraan kasar saja, saat ini jumlah populasi orang Islam dunia tercatat mencapai kurang lebih satu setengah miliar jiwa atau sekitar 23 persen dari seluruh penduduk bumi. Umat Islam tersebar di lebih dari 120 negara. Semua muslimin dan muslimah mempunyai cara untuk menyembah Tuhannya dengan satu koordinat Mekkah sebagai pusatnya.
Walaupun tidak semua orang muslim menggunakan sajadah dalam melakukan sholat, namun mayoritas aktifitas tersebut dilakukan dengan menggunakan sajadah. Kini telah hadir satu inovasi teknologi yang dapat membantu kaum muslim dalam melakukan sholat di tempat yang gelap.
Seorang desainer asal Inggris bernama Soner Oznez telah menciptakan sebuah sajadah yang dapat menyala di tempat gelap. Sajadah yang diberi nama EL Sajjadah ini diciptakan dengan menggunakan teknologi Electro Luminescent.
Menurut Mashable.com, El Sajjadah sangat ringan dan dilengkapi dengan kompas elektrik. Uniknya apabila sajadah ini terhubung secara koordinat dengan Mekah, maka seluruh permukaan sajadah ini akan menyala. Oleh karenanya, penggunanya tidak perlu khawatir untuk mencari dan menetapkan sudut atau arah kiblat.
“Awalnya saya mencoba untuk membuat teknologi karpet terbang, namun saya berubah pikiran dan menciptakan sajadah ini agar lebih mempunyai fungsi lagi. Akhirnya, saya menemukan ide untuk membuat EL Sajjadah ini agar dapat membantu kaum muslimin dalam melakukan sholat,” ungkap Oznez seperti yang dikutip oleh Sonerozenc.com.
EL Sajjadah memiliki warna dominan hitam dan sangat fleksibel karena dapat digantung apabila sedang tidak digunakan. Oznez mendesain sajadah ini dengan menambahkan baterai yang dapat diganti untuk menghidupkan cahayanya. Sampai sekarang, Oznez telah memamerkan hasil karyanya tersebut di Inggris, Amerika Serikat, Jerman, Austria, Turki, Kuwait, Jepang dan Korea Selatan.
Walaupun masih berupa prototype, namun sajadah ini telah mendapatkan hak paten agar tidak ditiru oleh pihak lain. Belum diketahui secara pasti apakah nantinya EL Sajjadah akan dipasarkan secara global. Apabila sajadah tersebut dipasarkan di Indonesia, tentunya bakal banyak umat muslim yang kemungkinan tertarik dan membeli sajadah tersebut. Seperti yang diketahui Indonesia merupakan negara dengan pemeluk agama Islam terbesar di dunia.
[das]
FreeCAD, Software 3D Gratis Pesaing AutoCAD
Jika kita termasuk oraang-orang yang suka menggambar, baik 2 dimensi maupun 3 dimensi, maka software enterprise semacam AutoCAD bukan hal yang asing lagi, AutoCAD merupakan software yang powerfull untuk menumpahkan karya-karya desain yang sangat detail, namun bagi para kaum social menengah, lisensi AutoCAD sebesar jutaan rupiah merupakan salah satu penghambat para desainer untuk menggunakannya, tapi jangan khawatir, dengan kemajuan teknologi dan banyaknya developer Open Source, terciptalah FreeCAD, sebuah software mirip AutoCAD yang diedarkan secara gratis.
Aplikasi FreeCAD merupakan aplikasi untuk membuat model 3D CAD yang bersifat Open Source dan dapat berjalan berjalan pada berberapa platform Sistem Operasi. Layaknya aplikasi untuk membuat model 3D CAD, FreeCAD juga memiliki komponen 2D untuk mengekstrak detail desain pada model 3D dalam membuat gambar produksi yang membutuhkan gambar 2D.
Software ini dapat diunduh secara gratis melalui http://sourceforge.net/projects/free-cad/files/latest/download
Karena penggunaan software ini adalah berdasarkan kreatifitas pribadi masing-masing, maka penulis disini hanya menjelaskan kegunaan-kegunaan masing-masing tools yang terdapat di dalam FreeCAD,
Berikut ini adalah screenshot Welcome Screen dari FreeCAD
Berikut ini daftar dari workbench (kategori) dari tools-tools yang terdapat di FreeCAD
- The Part Design Workbench digunakan untuk membangun bentuk Bagian dari sketsa
- The Draft Workbench digunakan menggambar dasar-dasar 2D
- The Mesh Workbench digunakan untuk menciptakan triangulated meshes
- The Part Workbench digunakan untuk membuat part CAD
- The Image Workbench kategori dikhusukan untuk mengolah gambar
- The Raytracing Workbench kategori dikhususkan untuk ray-tracing (rendering)
- The Drawing workbench digunakan untuk menampilkan hasil 3D di dalam lembar kerja 2D
- The Robot Workbench kategori yang digunakan untuk mempelajari pergerakan robot
- The Sketcher Workbench digunakan untuk mengolah geometry-constrained
- The Arch Workbench digunakan untuk mengolah elemen-elemen arsitektural
Menggambar Objek
Daftar tools yang bisa digunakan untuk menggambar objek antara lain adalah :
- 2-point Line: Menggambar sebuah segmen garis dari 2 titik
- Wire (multiple-point line): Menggambar sebuah garis dari beberapa segmen garis
- Circle: Menggambar lingkaran dari titik tengan dan radiusnya.
- Arc: Menggambar sebuah segmen dari titik tengah, radius, sudut awal dan sudut akhirnya.
- Rectangle: Menggambar sebuah persegi dari 2 titik yang berhadapan.
- Polygon: Menggambar sebuah polygon dari titik tengah dan radiusnya.
- BSpline: Menggambar sebuah B-Spline dari serangkaian titik.
- Text: Menggambar sebuah anotasi multi-line text.
- Dimension: Menggabar sebuah anotasi dimensi.
Memodifikasi Objek
These are tools for modifying existing objects. They work on selected objects, but if no object is selected, you will be invited to select one.
Tool-tool dibawah ini digunakan untuk memodifikasi objek yang sudah ada, bekerja sesuai objek yang ditunjuk.
- Move: Memindahkan objek dari suatu tempat ke tempat lain.
- Rotate: Merotasi suatu objek dari sudut awal ke sudut akhir.
- Offset: Memindahkan suatu segmen objek dengan jarak tertentu.
- Upgrade: Menggabungkan objek kedalam suatu objek yang levelnya lebih tinggi.
- Downgrade: Memisah objek menjadi objects
- Trim/Extend (Trimex): Memotong atau memperluas suatu objek
- Scale: Mengecilkan atau membesarkan suatu objek berdasarkan titik dasar
- Edit: Mengedit objek yang ditunjuk.
Untuk lebih jelasnya, bisa anda buka dokumentasi lengkapnya di http://sourceforge.net/apps/mediawiki/free-cad/index.php?title=Main_Page
Berikut ini contoh-contoh project yang sudah jadi




Perangkat lunak pemodelan paling banyak dipakai adalah AutoCAD, mau tidak mau kita mengakui keunggulannya, namun dengan keringanan dan tanpa biaya, maka FreeCAD menjadi alternative lain pengganti AutoCAD, fitur-fiturnya pun tak kalah tangguh oleh software berbayar tersebut. Jadi jika anda ingin membuat suatu pemodelan dan dalam posisi kantong cekak, maka tak salah lagi jika ada memakai FreeCAD.




















Komentar Terakhir