Arsip
6 Pencurian Data Paling Heboh




Kelompok tersebut mengaku aksi ini dibuat karena pihak Gawker bertindak terlalu arogan.
4. Pembobolan Situs Pencari Kerja

Monster.com, merupakan salah satu situs pencari kerja terbesar di dunia. Situs ini melayani para pencari kerja dari berbagai belahan dunia, dan di dalamnya berisikan sedikitnya 150 juta resume para pelamar.
5. Bocornya Data Pengguna Gmail

Beberapa waktu lalu, tepatnya Desember 2009 di China, sejumlah pengguna Gmail melaporkan bahwa data mereka tercuri. Hal ini pun langsung direspon Google dengan melakukan serangkaian penyelidikan.
Dan benar saja, data dari 20 perusahaan yang menggunakan jasa Gmail berhasil diretas hacker China. Google mengaku bahwa aksi ini bisa terjadi karena peretas memanfaatkan celah yang ada di Internet Explorer versi jadul.
6. Pencuri Password LinkedIn

Kasus yang paling baru terjadi adalah pencurian password di situs LinkedIn. Ada 6,5 juta password yang berhasil digasak pelaku, dan ironisnya lagi, data yang amat sensitif itu tersebar bebas di internet. Kasus ini sempat disebut-sebut sebagai aksi pembobolan terbesar selama 10 tahun terakhir.
Lihat Bagaimana Cara Fiat Mempermalukan Volkswagen Dalam Google Maps
Selama ini kita berpikir bahwa persaingan promosi antara dua brand raksasa selalu menghabiskan banyak dana dan tenaga. Tapi produsen mobil Fiat membuktikan bahwa hal itu tidak benar. Lihat bagaimana cara produsen Fiat mempermalukan produsen mobil saingan mereka, Volkswagen, dengan memanfaatkan salah fitur gratis dari Google, Google Maps.

Apa yang dilakukan oleh pihak Fiat adalah sebuah hal yang sangat sederhana, yaitu memarkir salah satu mobil produksi mereka TEPAT di depan pintu masuk gedung kantor Volkswagen di Swedia. Dan mereka melakukannya TEPAT pada saat mobil Google Street milik Google sedang berpatroli di depan kantor Volkswagen. Cara ini cukup mudah dan bahkan bisa dibilang gratis jika kantor Volskwagen di Södertälje tak memberlakukan tiket parkir.
Sekarang, jika kita lihat ketentuan dari Google, mau tak mau Volkswagen harus rela menunggu selama setahun penuh, atau bahkan lebih, agar pintu masuk mereka bersih dari ‘pameran’ mobil milik ‘musuh’ bebuyutan. Itu juga kalo mereka tidak kecolongan lagi tahun depan.
Baik Fiat maupun Volkswagen tidak mengeluarkan komentar mereka mengenai hal ini. Tapi sepertinya tak sulit untuk membayangkan apa yang saat ini terjadi di belakang layar.









Komentar Terakhir