Arsip

Posts Tagged ‘jakarta pusat’

Suka duka SPG otomotif, mulai digoda, dicolek bahkan dipeluk

25 September 2013 Tinggalkan komentar

 

Godaan demi godaan dari kaum Adam tidak henti-hentinya melanda para Sales Promotion Girl (SPG) otomotif, tak terkecuali di event akbar dan besar seperti Indonesia Internasional Motor Show (IIMS). Menjaga hal-hal yang tak diinginkan, para SPG ini lebih berhati-hati dalam bersikap.

“Selama saya jadi SPG banyak godaannya mas, tapi balik lagi ke diri kita sendiri kalau kita meladeni godaan tersebut ya konsumen itu makin jahil,” ujar Cindy, salah satu SPG di IIMS 2013 kepada merdeka.com ketika ditemui dilokasi acara di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (19/9) lalu.

“Tapi sebaliknya jika kita menolak dengan baik sih mereka juga mengerti kok asal jangan nanggapinnya kasar atau jutek, nanti bisa-bisa justru kita yang dapat omelan dari bos,” imbuhnya.

Ajang event besar seperti IIMS kadang dimanfaatkan oleh para pria hidung belang untuk menggoda para SPG dengan modus ingin membeli mobil atau motor yang ditawarkan. Modusnya, mereka meminta nomor handphone atau pin BB SPG yang menjaga stand.

Hal itu diutarakan gadis berusia 18 tahun Florencia Novella. Florencia yang sudah dua tahun memiliki pengalaman sebagai SPG otomotif baik event nasional maupun internasional ini mengatakan, dirinya mengaku sering digodai oleh para lelaki hidung belang baik pada saat event berlangsung maupun di dunia maya.

“Dua tahun lebih pengalaman paling diminta foto bareng, minta pin, akun social kayak FB, Twitter, Line, Whatsap. Saya sih kalau mereka minta FB saya kasih, tapi kalau pin gak deh, itu kan privasi saya apalagi nomor handphone, karena di FB saja sering mereka godain saya, ngajak jalan, ngajak main, dan berani bayar berapa saja,” kata Florencia.

Bahkan, Florencia mengatakan, di saat event berlangsung, ada konsumen yang nanyain sudah punya pacar belum, kuliah dimana. “Nanggapinnya sih dengan positif saja, senyum saja. Nah kalau diajak jalan iya pernah tapi aku tolak, bilang maaf lagi ada acara dan gak sempet,” tuturnya.

Tidak berbeda jauh dengan Florencia, Liza (20) bahkan mengalami hal lebih buruk yaitu tubuh sintalnya yang seksi dicolek bahkan dipeluk dengan erat oleh konsumen ketika dirinya tengah menjelaskan spesifikasi mobil yang ditawarkannya.

“Sudah dari 2010 jadi SPG otomotif, sukanya fee lumayan dan dukanya image SPG itu jelek dan high heel-nya sakit karena juga ada training postur tubuh, berdiri yang baik dan cara yang baik seperti apa,” kata Liza.

“Tapi yang paling gak enak yaitu harus tahan godaan sampai colek-colek badan kita ada yang ngerangkul, memeluk tubuh kita pada saat mereka minta foto bareng, karena image SPG itu tadi memang yang sudah negatif jadinya mereka seenaknya memperlakukan kita,” keluhnya.

Namun ketika sang lelaki hidung belang meminta nomor handphone, Lisa mempunyai jurus jitu yang patut dijadikan pegangan bagi SPG lainnya.

“Untuk ajakan minta nomor telepon biasanya saya kasih nomor-nomor yang dulu-dulu yang sudah mati, dan akun FB masih pilih-pilih orang sih tergantung keperluannya untuk apa kalau cuma FB gak masalah kalau pin BB gak bisa karena privasi gak mau diganggu-ganggu,” tegasnya.sumber

Spoilerfor Awas Muncrat

Kalo denger SPG, kira2 pikiran ke kaskuser ke mana ya 

Subhanallah…Jasad Ayah Ustad Jeffry Al Buchori Masih Utuh

undefined
Selain diantar ribuan jamaah, ada hal menakjubkan yang terjadi saat pemakaman Ustadz Jefri Al Buchori (Uje). Jenazah sang ayah yang dikubur 21 tahun lalu masih utuh.

Almarhum Uje sempat berpesan ketika meninggal dikuburkan di dekat makam ayahnya, H. Ismail Modal, di Tempat Pemakaman Umun (TPU) Karet Bivak, Tengsin, Tanah Abang, Jakarta.

Lalu, saat makam Uje yang bersebelahan dengan sang ayah digali, beberapa bagian tubuh jenazah ayahnya ternyata masih utuh. Padahal, ayah Uje sudah wafat lebih dari 21 tahun lalu.

“Jasadnya masih utuh, padahal Pak Ismail meninggal tahun 1992. Saya dikasih lihat sama tukang gali kuburnya,” ujar Icih, salah seorang keluarga Uje saat ditemui di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2013).(gal)
(uky)

sumber

Bocah Bergelut Dengan Preman Untuk Mempertahankan Blackberry Miliknya

Bocah Bergelut Dengan Preman Untuk Mempertahankan Blackberry Miliknya

Siswa SMP kelas delapan di salah satu sekolah swasta di Menteng bernama Evando (13) dengan berani melawan penjambret ponsel BlackBerry-nya. Ia menarik si penjambret dan berguling untuk mempertahankan ponselnya.

“Saya tarik-tarikan sama jambretnya sampai guling-gulingan,” kata Evando di Mapolsek Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2013).

Evando mengisahkan saat ia hendak pulang dari sekolahnya di Jalan Menteng Raya sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu ia sedang berkirim pesan BBM ke ibunya untuk dijemput. Namun tiba-tiba pelaku melintas dan turun dari motor, dengan kasar merebut ponselnya. .

 

“Tiba-tiba pas saya lagi BBM-an sama ibu, ada orang turun dari motor dan langsung menarik handphone saya. Saya lawan, terus teriak deh,” ujar bocah yang seragam putih birunya tampak kotor akibat melawan si pelaku.

Perlawanan dan teriakan Evando menarik perhatian para pedagang dan petugas sekuriti disekitarnya. Pelaku pun kalang kabut memutuskan langkah seribu.

“Berhasil ditangkap sama pedagang sama satpam juga. Tapi pelaku satunya yang di motor kabur,” ujar Evando.

 

Pelaku yang masih diperiksa di Mapolsek Menteng ini belum diketahui identitasnya. Namun Evando menyebutkan pelaku sempat dihajar massa sebelum diserahkan ke Pospol Tugu Tani. Pelaku akhirnya dibawa petugas ke Polsek Menteng dan akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian.

sumber

Tukang Sampah Dari London “studi Banding” Ke Jakarta

Loading image...

 

Wilbur Ramirez hanya bisa terperangah dan geleng-geleng kepala melihat Imam Syaffi memungut sampah bercampur lumpur di suatu selokan di Jakarta. Sebagai petugas kebersihan asal London, Wilbur mengaku takjub bahwa koleganya itu bekerja dengan peralatan yang sangat tidak layak, bergaji kecil, namun kerja ekstra keras.
Stasiun berita BBC menayangkan “studi banding” Wilbur ke suatu kawasan pemukiman di wilayah Guntur, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Dia menyaksikan langsung bagaimana Imam melaksanakan tugasnya sebagai petugas kebersihan, yang di sini lebih populer dengan sebutan “Tukang Sampah.”
Kisah Imam si tukang sampah bersama Wilbur ditayangkan oleh stasiun BBC Two di London pada Minggu malam, 29 Januari 2012 waktu setempat. Berjudul “Toughest Place to be a Binman” (Tempat paling sulit menjadi Tukang Sampah), tayangan dalam bahasa Inggris itu bisa disaksikan dengan membuka http://www.bbc.co.uk/news/magazine-16722186
“Sampaaaah!” sahut Imam di depan rumah seorang warga. Itu tanda Imam sudah siap mengambil tumpukan sampah dari penghuni rumah. Sebagai peserta studi banding, Wilbur pun membantu Imam mengambil dan memindahkan sampah ke sebuah gerobak dan berjalan kaki dari rumah ke rumah.
Dalam tayangan itu, Wilbur menuturkan bahwa fasilitas dan gaji yang diterima Imam berbeda jauh dengan yang dia terima sebagai petugas kebersihan di London. Harus memungut sampah hampir seratus rumah, Imam bekerja enam hari dalam sepekan dengan gaji sekitar Rp200.000/minggu. Imam digaji oleh pengurus RW setempat.
Di London, petugas sampah dilengkapi dengan truk untuk beroperasi dari rumah ke rumah. “Namun di sini [Jakarta], Imam bekerja hanya menggunakan sebuah gerobak yang panjangnya seukuran bak mandi, dengan sedikit lebih tinggi, namun harus dia tarik sendiri,” tutur Wilbur.
Wilbur pun tidak habis pikir bahwa sampah di Jakarta bercampur baur menjadi satu tumpukan. Tidak ada pemisahan antara sampah organik dengan yang organik, sehingga sangat menyulitkan petugas seperti Imam saat memungut sampah.
Namun, yang membuat Wilbur terkesima adalah ketika Imam turun langsung ke dalam suatu seloka terbuka untuk mengambil sampah yang sudah bercampur lumpur. “Dia ke selokan tanpa pakai alas kaki!” kata Wilbur.
Begitu sampah dari selokan sudah diangkut ke dalam gerobak, Imam harus menginjak-injaknya, juga dengan kaki telanjang. “Padahal ada beling dan apapun di sana. Kaki orang ini pasti seperti kulit badak,” kata Wilbur terkesima.
Dia mengaku salut atas kerja Imam sebagai tukang sampah. “Imam bekerja ekstra keras. Ini hari yang sangat melelahkan. Saya pun tidak akan bisa seperti dia,” kata Wilbur, yang sudah sepuluh hari magang sebagai tukang sampah di Jakarta.
Dia meninggalkan tempat kerjanya yang nyaman di London untuk mengetahui bagaimana kerasnya bekerja sebagai tukang sampah yang berpeluh keringat setiap hari.
Dihuni hingga 28 juta jiwa, Jakarta setiap hari menghasilkan enam ton sampah. Itulah pentingnya pengangkut sampah seperti Imam. Namun, penghasilan yang diterima sangat tidak seimbang dengan apa yang harus dia kerjakan.
“Walau ini sangat berat, saya harus melakukannya karena tidak punya keahlian lain. Saya mau bekerja apa saja demi keluarga,” kata Imam.

Tempe Makanan Mewah di Australia

28 Juli 2012 1 komentar

JAKARTA – Pemerhati tempe dari Inggris, Jonathan Agranoff mengatakan bahwa tempe adalah makanan yang memiliki nilai gizi yang tinggi. Bahkan, tempe menjadi makanan mahal di sejumlah negara di luar negeri.

“Di Australia tempe menjadi makanan mewah,” kata Jonathan dalam dialog Polemik bertajuk ‘Memble Tanpa Tempe’ yang digelar di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7/2012).

Yang menjadikan tempe sebagai makanan mewah di luar negeri menurut Jonathan lantaran karena mereka tidak bisa mengolah kedelai menjadi tempe seperti yang dilakukan oleh para perajin tempe di Indonesia.

Peminat makanan tempe di luar negeri juga tidak banyak. Menurut Jonathan, hanya kalangan-kalangan tertentu yang mengkonsumsi tempe sebagai hidangan sehari-hari.

“Biasanya tempe dikonsumsi oleh vegetarian dan sebagai pengganti daging,” kata Jonathan.

Dengan demikian, bangsa Indonesia harus berbangga karena tempe merupakan pangan asli Indonesia. Jonathan juga berharap agar tempe dapat dipatenkan sebagai makanan tradisional orang Indonesia.

“Jangan sampai tempe diklaim oleh Malaysia, Australia dan negara-negara lain,” kata Jonathan.
sumber

Ada Kemauan Politik Pemerintah, Mobil Listrik Ternyata Bisa Kita Buat Secara Massal

18 Juli 2012 1 komentar

 



Mobil listrik buatan nasional mengadakan fun drive pada peluncuran peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke 17 di Gedung BPPT, Jakarta Pusat, Selasa (26/6/2012). Mobil dengan kapasitas 17 orang ini mampu berjalan sejauh 150 kilometer dengan pengisian listrik 500 ampere.

Mobil Nasional Bertenaga Listrik Diproduksi Massal 2013
Selasa, 12 Juni 2012, 17:42 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,CILEUNGSI–Jika tidak ada aral melintang Indonesia segera memproduksi secara massal mobil listrik nasional pada April 2013. “Mudah-mudahan jika semua lancar, mobil listrik dapat diproduksi massal mulai April 2013 dengan jumlah produksi awal sebanyak 10.000 unit,” kata Dahlan usai meninjau PT Nipress Tbk produsen baterai (accu), di Narogong, Cileungsi, Jawa Barat, Selasa.

Menurut Dahlan, prototipe mobil listrik nasional akan diluncurkan pada 10 Agustus 2012 bertepatan dengan Hari Kembangkitan Teknologi Nasional. Ia menjelaskan empat varian mobil listrik yang akan diproduksi yaitu, kendaraan sekelas Carry, Avanza, Yaris, dan kelas premium Ferrari. “Prototipe empat varian mobil listrik tersebut sudah selesai, tinggal meminta kesiapan pasokan baterai jenis lithium ferro posphate,” kata Dahlan.

Menurutnya, baterai merupakan unsur terpenting dalam industri mobil listrik yang perannya bisa mencapai 40 persen. “Tiga minggu lagi, saya akan menaiki mobil listrik itu,” katanya. Saat ini pembangunan mobil listrik nasional tersebut “dikeroyok” lima orang pemuda yang disebut Dahlan sebagai “Pendawa Putra Petir”, yang masing-masing memiliki keahlian dan pengalaman dalam sebuah industri otomotif global.

Meski begitu Dahlan tidak menyebut perusahaan atau pihak mana yang akan ditunjuk dalam memimpin konsorsium proyek mobil listrik nasional tersebut. “Belum ada yang ditunjuk. Tapi kita akan melibatkan PT INKA (Persero) dan PT LEN (Persero). Selain BUMN saya juga mengimbau pihak swasta juga ikut memproduksi mobil listrik ini,” ujarnya.

Dahlan merupakan sosok yang sangat gencar untuk melahirkan industri mobil nasional. Ia pun mempertemukan “Pendawa Putra Petir” dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, di Istana Negara Jogjakarta, Yogyakarta pada 25 Mei 2012, saat membahas mobil nasional.

Menurut Dahlan, saat ini baterai mobil listrik didesain untuk jarak tempuh 150 kilometer sekali pengisian, namun seiring perkembangan teknologi bisa ditingkatkan untuk 300 kilometer. Mantan Dirut PT PLN itu optimistis masa depan mobil listrik nasional menjanjikan, karena selain negara bisa menghemat bahan bakar minyak (BBM), juga harga kendaraan ini tidak akan terlalu mahal karena selalu akan ada temuan baru. “Bukan hanya pemerintah yang diuntungkan karena terkait dengan penghematan penggunaan BBM dalam APBN, tapi juga masyarakat yang dapat menghemat pengeluaran,” ujarnya. Mobil listrik menghabiskan biaya sebesar Rp 1.000 per 10 kilometer, sedangkan mobil ber-BBM sekitar Rp 10.000 per 10 kilometer.
http://www.republika.co.id/berita/ot…si-massal-2013

‘Mobil Listrik Nasional Dirancang Insinyur Indonesia’
Jumat, 08/06/2012 14:37 WIB

Jakarta – Masyarakat Indonesia sebentar lagi akan memiliki mobil listrik nasional. Mobil kebanggaan Indonesia itu diakui bakal bersaing dengan mobil listrik buatan Toyota, Nissan dan produsen tersohor lainnya di dunia. Nah, tahukah Anda siapa insinyur dibalik mobil listrik yang lahir di Bogor tersebut. Pemilik PT Sarimas Ahmadi Pratama (SAP), Dasep Ahmadi mengatakan desainer bodi hingga insinyur mesin listriknya adalah asli orang Indonesia. “Tidak ada orang luar yang mengerjakannya. Teknisi dari mana saja? banyak yang dari lokal. Dari ITB, ada juga dari beberapa politeknik di Indonesia. Semua dari Indonesia. Pokoknya lokal,” tegas Dasep kepada detikOto.

Ia mengutarakan alasan hanya merekrut orang Indonesia karena menyesuaikan tema dari awal yakni buatan Indonesia. Ia pun menjunjung tinggi slogan tersebut hingga hanya melibatkan anak bangsa yang kreatif dan semangat melahirkan mobil nasional. “Pada dasarnya mobil tersebut adalah asli buatan Indonesia, semuanya orang lokal,” cetus Dasep.

Mobil listrik nasional bisa menampung 5 penumpang. Mobil tersebut diperkuat baterai lithium ion sebanyak 36 buah dengan kapasitas baterai yang mencapai 21 kWh yang mampu berjalan hingga sejauh 130 kilometer dengan sekali isi. Mobil listrik nasional tersebut sangat fleksibel dan bisa melakukan pengisian di rumah dengan tegangan 220 V dan hanya membutuhkan waktu 4-5 jam hingga baterai tersisi penuh. Sementara dengan cara sistem cepat hanya membutuhkan waktu 30 menit pada tegangan 220 V.
http://oto.detik..com/read/2012/06/0…nyur-indonesia

———————

Dorongan dan dukungan Pemerintah yang didahului kemauan politik yang kuat, untuk negeri kita ini, jangankan sekedar mobil … bahkan dulu bikin pesawat terbang pun kita mampu (ingat pesawat CN250?). Nah, begitu pula dengan mobil. Kemampuan rancang bangun dan teknologinya, para insinyur mobil kita pasti bisalah. Pemimpin Indonesia memang sebaiknya mulai meniru Pemimpin China dalam mengembangkan industrinya, jangan bergantung pada pemegang merk asing melulu. Dibawah ini adalah contoh mobil jenis Bus dan APV yang memakai listrik untuk tenaganya di China. Kita pun bisa, kalau mau!

 

Grand Finalis Indonesian Idol 2012 Regina Ternyata 6 Kali Ikut Indonesian Idol jagoan admin absoluterevo

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1876404.jpg

Perjuangan Regina, finalis Indonesian Idol 2012 untuk mencapai grandfinal rupanya tidak mudah. Regina mengaku sudah ikut enam kali sejak Indonesia Idol pertama.

“Aku ikut Idol itu enam kali, sejak zamannya Delon. Tahun-tahun berikutnya ikut-ikut terus,” cerita Regina saat jumpa pers Grand Final Indonesian Idol 2012 di Hard Rock Cafe, Jakarta Pusat, Selasa (26/6).

Pada ajang Indonesian Idol 2012 kali ini, kontestan asal Jakarta ini sempat ragu bakal melaju ke final Indonesian Idol 2012. Apalagi ia sudah enam kali mengikuti ajang tersebut dan selalu gagal.

“Sebetulnya Idol ini sudah nggak berharap, ya paling nggak masuk lagi. Aku sudah mau pingsan pas kemarin. Dari balik panggung teman-teman sudah peluk-peluk aku seolah-seolah nggak pasti masuk,” kisahnya.

Perjuangan Regina hingga enam kali mengikuti ajang Indonesian Idol mendapat komentar positif dari Agnes Monica, yang juga juri Indonesian Idol 2012.

“Banyak orang yang sekali kalah sudah menyerah. Itu nggak gampang buat bangkit. Itu motivasi dari dalam. Mereka berdua punya kelebihan masing-masing. Kalau Regina itu mentalnya luar biasa,” paparnya. [aji]

sumber :

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 309 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: