Arsip
Gawat, Lumba-lumba Perang Ukraina Dikabarkan Melarikan Diri
Tiga lumba-lumba yang dimiliki oleh angkatan laut Ukrania dikabarkan melarikan diri. Celakanya, mamalia laut ini sudah dilatih untuk menjadi hewan pembunuh yang mengerikan.
Lumba-lumba memang hewan yang lucu dan pintar. Sayangnya, kepintaran mereka justru dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk menjadikan mereka sebagai senjata perang hidup yang terlatih dan berbahaya.
Tahun lalu, angkatan laut Ukraina dikabarkan menghidupkan kembali program tentara mamalia laut yang berasal dari program peninggalan jaman Uni Soviet. Seperti yang terlihat jelas dari namanya, program ini bertujuan untuk menciptakan pasukan perang baru yang anggotanya terdiri dari mamalia-mamalia laut. Tak hanya di Ukraina, program serupa pernah juga dilakukan oleh Amerika Serikat, yaitu dengan melatih lumba-lumba untuk menjinakkan ranjau laut. Namun kabarnya, setelah berjalan selama 50 tahun, AS sudah menghentikan program ini dengan mengalih tugaskan pekerjaan berbahaya itu kepada robot-robot yang biaya operasional dan perawatannya lebih murah.

Lumba-lumba pemburu ranjau. Foto via Popsci / Wikipedia.
Keberadaan program ini di pasukan marinir Ukraina sebenarnya ditolak mentah-mentah oleh Menteri Pertahanan Ukraina, yang menyebutkan bahwa berita tersebut adalah berita karangan belaka, namun berbagai foto lumba-lumba bersenjata yang tersebar di berbagai media Ukraina telah menyiratkan kenyataan yang berbeda.
Setahun kemudian, setelah isu hangat ini mulai mendingin, media Ukraina kembali melaporkan kejadian terbaru dari program tersebut. Tiga ekor lumba-lumba dikabarkan melarikan diri. Semua orang, terutama kalangan penyayang binatang, mungkin akan menyambut kabar ini dengan lebih gembira seandainya lumba-lumba yang lucu tersebut tidak melarikan diri dengan membawa serta PISTOL atau PISAU khusus yang masih terikat di kepala mereka. Psst…asal tahu saja, selain untuk membersihkan ranjau laut, lumba-lumba perang Ukraina juga dilatih untuk menghabisi pasukan penyelam musuh menggunakan kedua senjata tersebut.
Jadi, sambil menunggu kabar lumba-lumba maut ini berhasil ditangkap kembali, kita hanya bisa berdoa jika ketiganya sudah dilatih cukup baik untuk membedakan mana yang pasukan musuh dan mana yang rakyat sipil.
Photo 2 Raksasa Laut Bertarung Bagaikan Clash Of Titan.
Foto yang sangat unik dimana sekelompok paus pembunuh dalam ekspedisi perburuannya tak disangka bertemu dengan paus jenis lainnya dan langsung menyerangnya, paus sperma yang jauh lebih besar bobotnya pun melayani tantangan yang datang tiba-tiba ini.
Kelima paus pembunuh ini saling kejar-kejaran dengan paus sperma dan saling melancarkan serangan mematikan, dan pertumpahan darahpun tak bisa dihindarkan di lepas pantai Sri LAnka.
Gambar-gambar yang menajubkan ini diambil oleh seorang fotografer dan sekaligus penyelam handal Shawn Heinrichs, melakukan penyelaman yang sangat berbahaya dimana mengambil gambar dari jarak beberapa meter saja dari pertarungan tersebut.
Mr Heinrichs sebenarnya dalam misa mencari dokumentasi paus biru dengan para tim penyelam lainnya, namun dia mendapatkan satu pemandangan yang tidak biasa dimana pertarungan ini sedang berlangsung.
Awalnya ketika masuk ke dalam air ia tidak bisa melihat apa-apa dikarenakan bergalon-galon darah seperti ditumpahkan sehingga air menjadi merah pekat.
“Saya mengabaikan peringatan dimana tidak bisa berenang di sekitar paus pemburu yang sedang berkelompok ataupun sedang berburu, apalagi sang predator sedang terlibat perkelahian hebat seperti ini” katanya.
“tapi dalam hati saya mengatakan bahwa mereka adalah hewan yang cerdas, dan saat ini mereka tidak memiliki alasan untuk menyakiti saya” tambahnya.
Setelah selesai melakukan tugasnya yang berbahaya ini sang fotografer asal Colorado kembali ke perahu dan mengambil gambar dari atas perahu, sambil menyaksikan sisa-sisa pertarungan para paus pemburu yang berhasil memisahkan paus sperma remaja ini dari pod mereka.
Dia tidak tahu apakah sang paus berhasil menyelesaikan pertarungan dengan baik atau tidak, tapi dengan ini sangat penting bagi pengalaman karirnya, dan mungkin ini merupakan puncak dari karir sang penyelam profesional sekaligus fotografer ini.
“melompat ke tengah-tengah pertarungan dua jenis raksasa laut ini merupakan suatu citra yang mengagumkan bagi seorang penyelam” Mr Heinrichs menambahkan.
Paus pembunuh biasanya makan ikan seperti salmon, herring, tuna dan kadang-kadang berbagai spesies hiu. Mereka juga telah dikenal sering menyerang paus lainnya, tetapi biasanya lebih khusus menargetkan binatang yang lebih kecil dan lebih lemah.

• paus sperma didampingi dua paus pembunuh selama berburu di lepas pantai Sri Lanka

• The Orcas ditargetkan pod paus sperma yang jauh lebih besar daripada mereka

• The Orcas hitam manis tanpa rasa takut menyerang paus sperma dalam perjalanan mencari makanan

• paus pembunuh mengelilingi paus sperma dengan sangat terkoordinasi dalam perjalanan ekspedisi mereka

• The predator dan mangsa thrash bertarung di permukaan laut lepas

• paus sperma abu-abu mencoba untuk berenang menjauh dari tiga paus pembunuh hitam

• Orcas biasanya berburu ikan kecil tapi kadang-kadang bekerjasama untuk menyerang Paus tapi yang lebih besar dari mereka

• fotografer Shawn Heinrichs posisi yang sangat dekat dengan Paus untuk menangkap gambar-gambar yang menakjubkan

• paus pembunuh yang brutal dalam dedikasi mereka untuk memburu makanan

• The Orcas berhasil memisahkan remaja dari sisa polong untuk meningkatkan peluang keberhasilan mereka
# why pele
Pict Alpaka yang sedang DICUKUR untuk Diambil Bulunya yang DIGUNAKAN untuk BAHAN WOL



Foto Ular Terbesar di Dunia
![]() |
| Photo Ular Terbesar di Dunia |











Waw..Cina Membangun Replika Bahtera Nuh
Tapi sekarang sekelompok arsitek yang merenungkan apa yang tampak seperti kapal Alkitab telah mengubah mimpi mereka menjadi kenyataan dengan membangun replika Bahtera Nuh, lengkap dengan hewan.
Thomas, Walter dan itu Raymond rencana mereka tentu memiliki dimensi pada skala Alkitab, mengukur lebar dan massif yang panjang dan 75ft 450ft.

• The Bahtera Nuh Theme Park, lengkap dengan hewan fiberglass, duduk di depan Jembatan Tsing Ma di Hong Kong

• Tabut di Hong Kong mengukur 450ft panjang dan luas 75ft

• Bahtera ini juga menawarkan sentuhan Alkitab kurang otentik seperti double-kaca jendela dan restoran mewah

• Milliarder yang membangun bahtera di Hong Kong ini mengklaim itu adalah versi ful besaran hanya di dunia
Dan trio imajinatif bahkan berusaha untuk memberikan perahu raksasa suasana keaslian dengan menempatkan 67 pasang hewan di pintu masuk, seperti pasang makhluk diselamatkan dari Air Bah oleh Nuh dalam kisah Alkitab.
Kapal kreasionis yang terinspirasi merupakan bagian dari sebuah taman dekat Hong Kong yang terinspirasi oleh gambar cakar ayam seorang gadis muda dari perahu raksasa.
Arsitek tampaknya telah menggunakan beberapa lisensi artistik di bagian Tabut – misalnya termasuk ganda kaca jendela, sebuah restoran mewah dan kamar tidur mewah.
Di dalam, kehidupan nyata binatang eksotis dapat ditemukan – termasuk nautilus, sebuah toucan dan bertumpuk-tumpuk ikan.

• Ark bersinar di bawah lampu Hong Kong sebagai jerapah fiberglass berdiri penjaga dekat pintu masuk

• hewan fiberglass Berbagai berdiri di luar Tabut ini ke mimmick kisah Alkitab dimana Nuh mengambil makhluk di papan kapal
Bahtera Nuh Theme Park yang kini dikelola oleh organisasi Kristen, yang menggunakannya untuk mempromosikan perdamaian dan persatuan.
Matius Pine, manajer Bahtera Nuh Theme Park, mengatakan: “Mereka memiliki visi untuk melakukan sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang luar biasa.
“Mereka datang dengan banyak ide. Beberapa dari mereka benar-benar keterlaluan.
“Tapi kemudian mereka menemukan gambar gadis ini, dan tahu itu akan menjadi sesuatu yang tidak-mampu imajinasi ditangkap.
“Jadi mereka menyewa arsitek dan insinyur untuk menciptakan Nuh replika yang Ark ‘

• Bahtera ini juga mencakup sebuah restoran yang canggih yang tampak sebagai salah satu di dewan atraksi.

• Tamu pada papan Bahtera Nuh juga bisa tinggal di kapal Alkitab di salah satu kamar mewah & bergaya

• Hong Kong Bahtera Nuh taman ini dibangun pada 2009 dan sangat populer di kalangan wisatawan
Matius menambahkan: “Alasan kami memilih saat itu dalam cerita Alkitab adalah karena ini adalah pesan yang kami ingin membawa ke Hong Kong, China, kepada dunia.
“Dalam hidup kita, kita selalu menghadapi banjir, kita akan menghadapi cobaan, kita akan menghadapi kesulitan.
‘Semoga Bahtera Nuh akan menginspirasi orang untuk melewati mereka sebagai masalah Nuh melakukan pada zamannya. “
Tabut dibuka pada Mei 2009, 17 tahun setelah rencana pertama kali diperdebatkan untuk struktur besar.
Itu hanya salah satu dari sejumlah kehidupan nyata bahtera Nuh – termasuk yang dibangun oleh seorang Belanda yang berisi pasang hewan yang hidup.
Seni Fotografi Unik dengan Menggunakan Korek Api
Seorang seniman sejati mampu menemukan hal-hal terkecil yang sering dijumpai dan terkadang sering dianggap tidak berguna, mengolahnya menjadi karya seni dan membuatnya menjadi lebih bermakna. Hal inilah yang dilakukan oleh Stanislav Aristov, seorang fotografer dari Rusia yang membuat seri foto mengagumkan dengan menggunakan korek api. Dengan menggunakan batang-batang korek api, Aristov mampu membentuknya menjadi hewan-hewan unik dan mengemasnya dalam sebuah cerita foto.
Keindahan visual foto-foto Aristov dibuat dengan menggabungkan gumpalan asap, api, batang korek yang terbakar dan sedikit sentuhan software pengolah foto Photoshop. Seri foto-foto “korek api” ini berjudul “the big lives of the tiny wood splinters”, atau yang berarti “kehidupan besar dari serpihan kayu kecil”. Berikut adalah karya foto Stanislav Aristov yang dibuat dengan menggunakan batang korek api. Enjoy!
Via: Daily Mail
Biadab Di Sini Monyet Di Bunuh Untuk Di Makan
Di berbagai belahan dunia, banyak hewan-hewan yang seharusnya dilindungi malah diburu untuk dimatikan bahkan untuk dijadikan santapan manusia. Beberapa bulan yang lalu ada berita bahwa di negara lain menjadikan kelelawar sebagai bahan makanan, nyatanya di Indonesia juga seperti itu. Ada pula berita lain yang mengatakan bahwa beberapa bulan yang lalu pula ada Berang-berang Langka Dunia yang ditangkap untuk dijadikan makanan. sekarang berbeda lagi, lebih kejam! Mereka menangkap monyet dengan diburu dan dijual dagingnya!
Meskipun daging monyet merupakan daging yang eksotis di bebepara negara, namun daging monyet dapat menyebabkan virus mematikan seperti Ebola.
Produk-Produk Kreatif dengan Menggunakan Selembar Kertas Karton Daur Ulang
Dibuat dengan menggunakan kertas karton (cardboard) daur ulang sebagai material, “eco DIY collection” rancangan Eduardo Alesi merupakan serangkaian produk ramah lingkungan dengan desain yang menawan. Berbentuk hewan-hewan yang beberapa diantaranya terancam punah, Alesi mampu menyulap selembar kertas menjadi bentuk hewan-hewan 3 dimensi. Dari lembaran kertas yang telah dibuat pola, tidak memerlukan lagi teknik yang rumit untuk menghidupkan kertas-kertas ini, tidak perlu lem, membuat potongan atau alat-alat tambahan lainnya, hanya perlu ditekuk mengikuti pola.
Beberapa diantara produknya dikembangkan menjadi perangkat elektronik seperti jam dan lampu. Produk rancangan Eduardo Alesi merupakan salah satu cara untuk mendukung gerakan hijau, selain menggunakan kertas daur ulang, model produk yang dapat dilipat mampu menghemat ruangan dan lebih efisien dalam proses pengiriman.
1. Elephant Speakers
2. Deer Clock
3. Giraffe Lamp
4. Rhino Pen Holder
5. Owl Magnifier Bookmark
Ritual Unik Di India, Pria Wajib Di Injak Sapi
Setiap negara memiliki beragam tradisi yang unik dan tak biasa. Begitu juga dengan India. Beberapa daerah di sekitar wilayah Ujain, India, memiliki ritual unik yang mewajibkan pria berbaring di tanah dan diinjak hewan ternak.
Meski terbilang cukup ekstrem, ritual ini telah dilakukan selama berabad-abad lho. Konon, tradisi itu bisa membuat para dewa mengabulkan doa-doa warga desa. Biasanya, ritual ini digelar selama perayaan Ekadashi, sehari setelah Diwali, festival lampu paling populer di India.

Puluhan warga desa tampak menghias ternak mereka dengan berbagai warna dan corak henna yang berbeda. Kemudian seluruh warga pun berduyun-duyun ke jalan untuk menyaksikan ritual tersebut. Para pria diminta berbaring bak karpet di atas tanah dan menunggu prosesi diinjak sapi.
Lantas, sapi-sapi itu pun digiring melewati “karpet manusia” yang terhampar di hadapan mereka. Tak jarang, beberapa bagian tubuh yang penting, terutama dada dan kepala, diinjak oleh sapi. Anehnya, tidak pernah ada yang terluka atau bahkan tergores selama ritual berlangsung. Wow..Menakjubkan!
Yuk lihat kemeriahan ritual unik di India! Video
info Unik Lainnya Klik Disini












































Komentar Terakhir