Arsip

Posts Tagged ‘google’

Bukan CEO,Tapi Google Menggaji Pria Ini Dengan Bayaran Diatas Para CEO Kelas Dunia

Namanya dalam dunia teknologi informasi tidak setenar Larry Page, salah satu pendiri dan chief executive officer (CEO) Google. Ia juga tidak termasuk dalam jajaran 10 besar CEO sedunia dengan bayaran tertinggi, karena ia bukan CEO.

 

Namun, pria ini mendapatkan bayaran dari Google senilai US$100 juta atau setara Rp974 miliar (kurs Rp9.500) dalam bentuk saham. Asal tahu saja. jumlah ini lebih tinggi dari bayaran yang didapatkan CEO dunia.

Neal Mohan, nama pria keturunan India tersebut, adalah orang di balik melejitnya pendapatan Google yang mencapai US$50 miliar. Sekitar 95% pendapatan Google berasal dari iklan, dan hasil dari pemikiran Neal Mohan.

Mohan muda lulus dari Stanford University pada 1996, dan bergabung di perusahaan startup bernama Net Gravity, yang fokus pada pengembangan perangkat lunak untuk pemasaran digital. Ini adalah langkah awal karier Mohan. Richard Frankel, mantan bosnya, menyatakan rahasia kesuksesan Mohan adalah rasa ingin tahunya dan solusi yang cerdas.

“Mohan, orang dengan kombinasi langka, orang yang cerdas dalam mencari langkah strategis, dan salah satu orang yang mengerti teknologi internet pada zaman 1990-an,” kata Richard Frankel.

Pada November 1997, Net Gravity diakuisisi oleh perusahaan startup yang lebih besar, DoubleClick. Saat industri internet AS mengalami lonjakan dahsyat medio awal 2000-an, DoubleClick terkena imbasnya.

Manajemen DoubleClick saat itu tidak fokus di bidang iklan dunia maya, dengan mengakuisisi lembaga pengumpulan data, Abacus, senilai US$1,7 miliar pada 1999. Proses merger Abacus dengan DoubleClick tidak berjalan.

Manajemen lalu meminta Mohan untuk memotong biaya operasional perusahaan dan dia diangkat menjadi vice president Business Operation. Mohan diberikan posisi baru dengan kewenangan lebih luas. Pada 2003, Mohan keluar dari DoubleClick untuk melanjutkan kuliah di Stanford untuk mendapatkan gelar MBA.

 

Dua tahun kemudian, tepatnya Juli 2005, DoubleClick diakuisisi oleh Hellman & Friedman dan menunjuk David Rosenblatt sebagai CEO baru. Rosenblatt ditunjuk untuk memfokuskan kembali perusahaan di iklan online. Hal ini membuat DoubleClick membongkar banyak aset dan berurusan dengan utang yang jumlah besar.

 

Rosenblatt membutuhkan bantuan Mohan dan memintanya kembali ke perusahaan. Rosenblatt menunjuknya sebagai kepala Produk dan Strategi DoubleClick. Hasilnya, sebuah epik, dokumen power point 500 halaman yang saat ini dapat dilihat jejaknya dalam Google display advertising.

Dokumen tersebut memaparkan visi iklan internet di masa depan, ketika dunia tumbuh secara digital dan memberikan penjelasan komprehensif mengenai penjualan iklan di internet. Solusi Mohan adalah mengetahui persis di mana para pengiklan harus menjual dan berinteraksi dengan konsumen.

Ide Mohan adalah menyediakan manajemen dan solusi penayangan iklan, serta membantu pengiklan untuk menjalankan strategi digital media secara lebih efektif. DoubleClik memiliki kemampuan untuk menampilkan iklan banner dan video secara efisien serta tepat sasaran.
Idenya membuat kinerja DoubleClick kinclong dan membuat raksasa IT, Google, tertarik untuk mengakuisisinya. Google menggelontorkan dana hingga US$3,1 miliar atau 20 kali lipat dari nilai DoubleClick.

Google’s Advertising Business Executive, Susan Wojcicki, lalu mengganti orang-orang dalam Google’s display advertising products dengan tim yang dimiliki Mohan dalam DoubleClick.

Hasilnya, pendapatan Google terus meroket. Analis menilai, akuisisi DoubleClick merupakan salah satu langkah Google yang berhasil, karena membuat perusahaan itu menjadi pemimpin dalam industri iklan online.

Mohan pun menjadi bintang dalam dunia IT. Berbagai perusahaan IT seperti Twitter dan Facebook pernah berusaha menggoda Mohan untuk pindah dan menawarkan tawaran sebagai CEO. Google bergerak cepat dengan menawarkan Mohan saham sebesar US$100 juta pada 2010 dan ia setuju. Saat ini, nilai bayaran Mohan mencapai US$150 juta.

Lantas, kenapa Mohan tidak tertarik untuk menjadi CEO? Sumber di Google yang tidak ingin identitasnya dibuka menyatakan, Mohan memiliki wewenang seperti CEO tanpa harus diganggu oleh kesibukan sebagai CEO. Bayaran yang ditawarkan Google pun sudah membuatnya lebih tinggi daripada CEO tingkat dunia.

(Business Insider)

Kapal Pesiar Mewah Yang Kandas Ini Jadi Obyek Wisata Andalan Solomon Islands

Kapal Pesiar Mewah Yang kandas Ini Jadi Obyek Wisata Andalan Solomon Islands

Kapal pesiar mewah World Discoverer pertama kali berayar pada tahun 1974. Kapal pesiar mewah ini melayari Samudera Pasifik. Pada tahun 1987, kapal ini kandas di karang-karang di Solomon Islands.

 

Salah satu keindahan Solomon Islands: lautnya jernih dan tenang

 

Setelah 26 tahun, kapal tersebut tetap teronggok disana tanpa pernah dipindahkan atau dilucuti menjadi besi tua. Malahan bangkai kapal pesiar mewah yang kandas di dekat pantai tersebut menjadi salah satu obyek wisata yang menarik di Solomon Islands.

 

Kapal pesiar World Discoverer semasa masih “berjaya”

 

 

World Discoverer

 

Kapal pesiar ini masih utuh hingga sekarang tanpa ada yang menjarah isi dan bagian-bagiannya

 

Lokasi kandasnya World Discoverer dilihat dari udara

 

Lokasi kandasnya World Discoverer dilihat dengan Google Earth

 

Menjadi tempat bermain anak-anak

 

Lokasi karamnya hanya berjarak tak sampai 10 meter dari garis pantai

 

Ada yang berani menlongok ke bagian dalamnya?

 

Kapal mewah tersebut sekarang hanya menjadi onggokan besi tua, namun tidak ada bagian yang hilang karena tidak adea penjarahan. Lain halnya kalau ini berada di Indonesia, maka dapat dipastikan menjadi target penjarahan.

 

Foto kenangan salah satu bagian dalam World Discoverer: ruang ballroom

 

Itulah bedanya masyarakat luar negeri dengan masyarakat Indonesia. Masyarakat luar negeri amat menyadari potensi suatu situs bersejarah demi masa depan generasi selanjutnya, sedangkan bangsa kita hanya mampu berpikir pendek.

(Trip Advisor,

sumber

SIAPA PALING HEBAT…!!!

http://www.google.com/takeaction/images/entry-1-globe.jpg
WIKIPEDIA : Aku tau semuanya.
FACEBOOK : Aku kenal dengan semua orang.
GOOGLE : Aku punya semuanya.
MOZILA : Tanpa aku kalian tidak bisa di akses.
EXPLORER : Kan gue masih ada.
MOZILA : Apaan sih lo, ganggu acara orang aja!
EXPLORER : Lo sih, ngaku-ngaku cuma ada lo sendiri!
INTERNET : Udah-udah! Jangan banyak bacot lo semua, kalo gak ada gue kalian semua gak bakalan ada!
FACEBOOK : Huuu, yang paling sering dikunjungi kan gue, jadi gue yang terbaik.
YAHOO : Facebook, Inget, tanpa gue lo gak bisa buat Email!
GOOGLE : Yahoo, Gue juga bisa buat Email.
INTERNET : zzz… Udah tau gue yg paling hebat:p
KOMPUTER : Gua Paling dewa di sini.
PLN : Bacot lo semua! Gua matiin nih listriknya!
GENSET : tenang aja kan masih ada saya
PLN : diem lu
PERTAMINA : awas kalian semua, saya stop pasokan BBM baru tau rasa lo
SOLAR CELL : tenang kan selama masih ada saya semuanya aman
Matahari : Ettt Gk gw sinarin diem lo
Air, Batubara, Petir dll : MASIH ADA GUA !!!
Bumi : Lo klo gk ada gw pasti gk bakal ada
jagat raya: lo semua kalo gak ada gwe pasti kalian gak bakalan ada….
TUHAN: tanpa SAYA kalian semua tidak pernah ada.
SEMUA MENJAWAB : Mohon ampuun terimalah TOBAT saya…..

sumber

Categories: revo Kaitkata:, , , ,

Google Translate versi Offline kini tersedia untuk Android

google-translate-logoBagi pengguna Handphone, tablet PC atau smartphone lain yang berbasis Android, ada informasi yang menggembirakan. Sejak beberapa hari kemarin, Google mengupdate aplikasi terjemah bahasa-nya Google Translate sehingga bisa bekerja secara offline (tanpa koneksi internet), tentu dengan dukungan sampai 50 bahasa termasuk Indonesia.

 

Google Translate mungkin merupakan aplikasi terjemah bahasa yang paling baik dan lengkap saat ini, tetapi sampai saat ini fiturnya bisa dimanfaatkan hanya jika ada koneksi internet, alias harus online agar bisa menterjemahkan bahasa. Hal ini ternyata berubah, untuk pengguna Android Google Translate kini bisa digunakan offline (luring – luar jaringan) dengan mengunduh (download) bahasa yang kita inginkan terlebih dahulu.

Dukungan untuk offline ini muncul sejak versi 2.6 (update 27 Maret 2013), dan fitur offline ini memerlukan paling tidak Android 2.3 (tentu versi diatasnya juga didukung). Meski aplikasi ini sendiri bisa berjalan mulai Android versi 2.1, tetapi khusus fitur terjemah offline dan juga terjemah malalui kamera (camera input) hanya mulai Android 2.3.

google-translate-android

Bagi pengguna Android, silahkan langsung kunjungi link Google Translate, kemudian install. Ukuran awal installasi relatif kecil, hanya sekitar 5.7 MB. Tetapi tentu ini belum menyertakan bahasa dan file utama untuk mendukung translasi offline.

Untuk mengunduh bahasa tambahan (selain Inggris), silahkan buka Google Transalte dan dari Menu pilih Offline Languages, Selanjutnya dari sana kita bisa memilih bahasa apa yang kita inginkan. Sebelum mulai download bahasa tambahan ini, ada konfirmasi apakah download hanya akan dilakukan jika ada koneksi WiFi saja. Tentu sebaiknya opsi ini yang dipilih, karena download 1 bahasa saja, ukurannya sudah cukup besar.

google-translate-android-2

Ketika mencoba menginstall Google Translate, kemudian menambahkan bahasa Indonesia, awalnya akan di download “Core files” atau file inti yang memerlukan waktu lebih lama dari ketika download aplikasinya, kemudian setelah itu baru download data bahasa Indonesia, yang lebih lama lagi dan ternyata setelah saya periksa melalui windows, ukuran data ini sekitar 155 MB. Jadi lumayan besar, sehingga memang sebaiknya download dilakukan dengan koneksi WiFi plus koneksi internet yang cukup.

Setelah selesai, google translate bisa kita gunakan untuk menerjemahkan bahasa secara offline. Dan seperti yang sudah dinyatakan oleh Google sendiri, hasil terjemahan versi offline ini tidak seluas, selengkap atau sebagus ketika menggunakan versi online, tetapi cocok ketika digunakan untuk menerjemahkan bahasa yang relatif ringan. Meskipun begitu, dengan adanya dukungan offline ini tentu akan semakin bermanfaat, mengingat akurasinya sepertinya masih lebih baik daripada aplikasi terjemah lainnya.

Link selengkapnya : Google Translate di Google Play

sumber

Tips upload video ke Youtube lebih dari 15 menit

youtube-15-minutesPada awalnya youtube hanya mengijinkan upload video dengan durasi maksimal 10 menit (untuk pengguna gratis/free users). Kemudian batasan itu dinaikkan lagi menjadi 15 menit. Meski 15 menit bagi sebagian pengguna mungkin sudah cukup, tetapi bagi sebagian lain mungkin tidak. Berikut tips untuk menghilangkan batasan ini sehingga bisa upload lebih dari 15 menit.

 

Caranya sebenarnya sangat mudah, hanya saja mungkin sebagian kita yang sensitif dengan masalah privasi perlu mempertimbangkan cara ini. Karena Google akan meminta nomor HP untuk verfifikasi akun kita. Caranya sebagai berikut :

  1. Login ke akun youtube anda, dan kunjungi halaman atau link ini www.youtube.com/my_videos_upload
  2. Kemudian klik link Increase your limit yang ada di bagian bawah upload video
    increase-limit-youtube
  3. Ikuti petunjuk dengan memasukkan nomor HP (sertakan kode negara yaitu 62, jadi nomornya menjadi 62xx.. ). Selanjutnya klik tombol Submit
    increase-limit-youtube-verification
  4. Kita akan dibawa ke halaman verifikasi atau konfirmasi kode. Tidak berapa lama, akan masuk SMS dari google yang berisi kode verifikasi tersebut. Tuliskan kode verifikasi di halaman yang diminta. Kemudian klik tombol Verify
  5. Setelah verifikasi berhasil, maka batasan upload 15 menit akan dihilangkan, dan kita bisa upload video lebih lama, bahkan sampai 20 GB

Jika link Increase your limit tidak tersedia, bisa jadi akun kita sudah bisa upload diatas 15 menit. Untuk mengecek, silahkan kunjungi link www.youtube.com/account_features. Dihalaman ini akan ditampilkan fitur apa saja yang tersedia di akun kita. Semoga tips sederhana ini bermanfaat.

 

 

sumber

Categories: Software Kaitkata:, ,

Istri Bos Google Kok Masih Pakai BlackBerry?

8 Maret 2013 3 komentar

 

 

Thomas Hawk/Flickr.com Salah seorang pendiri Google, Sergey Brin, mengenakan kacamata pintar berbasis augmented reality yang menjadi proyek besar Google

KOMPAS.com — Sebagai salah satu pendiri Google, Sergey Brin banyak terlibat dalam pengembangan produk-produk tercanggih dari perusahaan itu, termasuk Google Glass yang hampir selalu dikenakannya setahun terakhir ini.

Namun, di tengah-tengah kecanggihan teknologi yang melingkupinya itu, istri Brin ternyata masih memakai smartpone BlackBerry.

Alasannya, seperti diungkapkan Brin pada The Verge, karena smartphone tersebut masih memberikan “feedback fisik” yang memadai.

Brin mengacu pada desain smartphone masa kini yang kebanyakan hanya berupa sebuah layar touchscreen besar tanpa banyak ciri-ciri fisik yang bisa membuatnya “terasa” seperti sebuah telepon.

“Rasanya seperti kurang mantap karena Anda hanya menggesek-gesek permukaan kaca yang polos,” ujar Brin ketika berkunjung ke TED Conference, California, Rabu (27/2/2013) kemarin.

Menggunakan ponsel, menurut Brin, adalah kebiasaan canggung yang menjauhkan atau mengisolasi pemakainya dari lingkungan sekitar. “Misalnya saja ketika saya mengeluarkan ponsel dari kantung, lantas sibuk sendiri,” katanya.

Nah, di sinilah letak kelebihan perangkat Google Glass yang dibikin oleh perusahaan Brin. Kacamata pintar itu disebutnya mampu mengurangi “kebiasaan canggung” memakai smartphone yang membuat penggunanya tak acuh pada keadaan di sekeliling.

Meski begitu, masih butuh waktu sebelum Brin bisa membuktikan ucapannya karena Google Glass sendiri belum banyak beredar di luar lingkungan Google dan developer.

Seperti apakah kacamata pintar dari Google ini?

sumber

10 Tablet Pc Terfavorit

Beberapa Tablet Pc bahkan menjadi salah satu gadget yang booming saat ini dan banyak digemari serta digunakan dikalangan tertentu untuk keperluan tertentu pula.

Berikut 10 Tablet Pc Terfavorit di Dunia  seperti yang di lansir dari Techradar :

1. Ipad Mini
Tablet Pc Ipad Mini ini diluncurkan pada bulan November 2012 dengan menggunakan sistem operasi IOS 6 dan dibanderol seharga 269 Euro.
 
 
Ipad Mini
Ipad Mini
2. Google Nexus 7
Tablet Pc Google Nexus 7 ini diluncurkan pada bulan juli 2012 dengan menggunakan sistem operasi Android Jelly Bean dan dibanderol seharga 159 Euro.
Google Nexus 7
Google Nexus 7
3. Ipad 4
Tablet Pc Ipad 4 ini diluncurkan pada bulan oktober 2012 dengan menggunakan sistem operasi IOS 6 dan di banderol seharga 399 Euro.
Ipad 4
Ipad 4
4. Google Nexus 10
Tablet Pc Google Nexus 10 ini diluncurkan pada bulan November 2012 dengan sistem operasi Android Jelly Bean seharga 319 Euro.
Google Nexus 10
Google Nexus 10

5. Asus Transformer Pad Infinity

Tablet Pc Asus Transformer Pad Infinity ini di luncurkan pada april 2012 dengan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean.
http://www.didunia.net/
Asus Transformer Pad Infinity

6. Amazon Kindle Fire HD

Tablet Pc Amazon Kindle Fire HD ini diluncurkan pada bulan oktober 2012, menggunakan sistem operasi Android Ice Cream Sandwich dengan harga 159 Euro.
Amazon Kindle Fire HD
Amazon Kindle Fire HD
7. Microsoft Surface
Tablet Pc Microsoft Surface ini resmi diluncurkan pada bulan November 2012 dengan menggunakan sistem operasi Windows RT seharga 399 Euro.
Microsoft Surface
Microsoft Surface
8. Samsung Galaxy Note 10.1
Tablet Pc  Samsung Galaxy Note 10.1 ini diluncurkan pada bulan September 2012 dengan sistem operasi bawaan Android Jelly Bean seharga 355 Euro.
 Samsung Galaxy Note 10.1
Samsung Galaxy Note 10.1
9. Apple Ipad 2 
Tablet Pc Apple Ipad 2 ini resmi diluncurkan pada bulan maret 2011 dengan sistem operasi iOS 6 dan dibanderol seharga 399 Euro.
Apple Ipad 2
Apple Ipad 2
10. Samsung Galaxy Tab 8.9
Tablet Pc Samsung Galaxy Tab 8.9 ini resmi diluncurkan pada bulan oktober 2011 dengan sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich seharga 400 Euro dan sekarang hanya sekitar 249 Euro.
http://www.didunia.net/
Samsung Galaxy Tab 8.9

sumber

Kata Kunci Ajaib Google yang Jarang Diketahui di Dunia

Kata Kunci Ajaib Google yang Jarang Diketahui di Dunia
Google merupakan search engine terkemuka yang meduduki peringkat satu diantara web search lainnya, biasanya hampir setiap orang akan menggunakan google search ini untuk mencari berita atau informasi yang mereka inginkan. Ternyata, terdapat beberapa trik pencarian baru yang bisa dilakukan pada mesin pencari itu.Misalnya, ‘do a barrel roll’ di mana jika diketik di bar pencarian Google, akan terjadi koprol 360 derajat pada antarmuka pencarian itu.Menariknya lagi, hal tersebut bukanlah satu-satunya hal yang bisa ditemukan dalam properti internet web luas Google. Teknisi Google secara mengejutkan berkomitmen memasukkan hal-hal mengejutkan pada mesin pencari itu.Untuk melihat semua hal aneh yang bisa dijumpai di Google, berikut rangkuman hal-hal aneh terkeren yang bisa ditemukan di dalam Google Search. Apa saja…?

Do A Barrel Roll
Ingin merasakan seperti apa rasanya terbang dengan jet tempur sembari mencari sesuatu di internet? Ketik ‘do a barrel roll’ pada bar pencarian Google dan saksikan seluruh laman akan berjumpalitan.

What Is The Loneliest Number?
Jangan takut menanyakan pertanyaan sulit pada Google. Ketik query ‘What is the loneliest number’ dan Google akan menjawab ‘1’. Kalkulator akan memberi jawaban sama saat Anda mengetik query ‘the answer to life, the universe, and everything’ dan ‘the number of horns on a unicorn’.

Askew
Saat mengetik query ini, Google akan mejadi sedikit mabuk.

Google Gravity
Lelah dengan Google yang tak memiliki berat? Masuk ke Google Earth dan masuki ‘Google gravity’ dan klik ‘I’m feeling lucky’. Saat bar pencarian, tombol dan logo jatuh ke bawah laman, Anda bisa melempar-lemparkannya di sekitar laman cukup dengan mengklik, drag dan melepasnya.

Recursion
Anda tahu saat masuk kamar mandi dengan banyak cermin dan saat berbalik, melihat pantulan diri seolah tak terbatas? Ini disebut recursion. Menurut Merriam-Webster, kata ini berarti ‘prosedur yang bisa diulang-ulang’. Pada Google, saat Anda mencari kata ini, Anda akan dibawa kembali dan kembali ke laman baru di mana hal ini seolah tak ada hentinya.

Where Is Chuck Norris?
Google akan memberi Anda laman kosong saat Anda mengklik “I’m Feeling Lucky” untuk mencari query tersebut. Pengguna akan diarahkan pada laman http://www.NoChuckNorris.com yang menampilkan teks dengan tulisan ‘Google tak akan mencarikan Chuck Norris karena Google tahu Anda tak mencari Chuck Norris, ia yang mencari Anda’. Laman ini juga memberi pengguna pilihan untuk mencari ‘laman dari jenggot Chuck’.

Once In A Blue Moon
Google Calculator juga mengembalikan pertanyaan sulit Anda. Ketik query ‘baker’s dozen’ dan kalkulator Google akan mengembalikannya dengan ‘13’. Mencari ‘once in a blue moon’ akan memberi Anda sejumlah angka komik kecil.

Aksara Sunda

12 Januari 2013 1 komentar

foto: google.com

Pernah dengar tentang Aksara Sunda? Pasti sebagian dari pembaca pernah belajar tentang apa itu Aksara Sunda. Khususnya bagi yang memang asli dari suku Sunda. Aksara Sunda ini merupakan salah satu warisan budaya Sunda yang harus dilestarikan. Sebenarnnya masyarakat Sunda sudah mengenal tulisan sejak abad IV yang dikenal dengan Aksara Sunda. Namun karena awal kekuasaan masa koloni, sehingga masyarakat Sunda harus merelakan kebudayaannya itu punah.
Pada akhir Abad XIX sampai pertengahan Abad XX, para peneliti berkebangsaan asing (misalnya K. F. Holle dan C. M. Pleyte) dan bumiputra (misalnya Atja dan E. S. Ekadjati) mulai meneliti keberadaan prasasti-prasasti dan naskah-naskah tua yang menggunakan Aksara Sunda Kuna. Berdasarkan atas penelitian-penelitian sebelumnya, pada akhir Abad XX mulai timbul kesadaran akan adanya sebuah Aksara Sunda yang merupakan identitas khas masyarakat Sunda. Oleh karena itu Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Barat menetapkan Perda No. 6 tahun 1996 tentang Pelestarian, Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Sastra, dan Aksara Sunda yang kelak digantikan oleh Perda No. 5 tahun 2003 tentang Pemeliharaan Bahasa, Sastra, dan Aksara Daerah.
Pada tanggal 21 Oktober 1997 diadakan Lokakarya Aksara Sunda di Kampus UNPAD Jatinangor yang diselenggarakan atas kerja sama Pemerintah Daerah Tingkat I Jawa Barat dengan Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran. Kemudian hasil rumusan lokakarya tersebut dikaji oleh Tim Pengkajian Aksara Sunda. Dan akhirnya pada tanggal 16 Juni 1999 keluar Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat Nomor 343/SK.614-Dis.PK/99 yang menetapkan bahwa hasil lokakarya serta pengkajian tim tersebut diputuskan sebagai Aksara Sunda Baku.
Nah, Aksara Sunda Baku inilah yang kita kenal sekarang. Seperti tulisan-tulisan yang sering kita jumpai pada nama jalan di Bandung. Aksara Sunda ini juga digunakan pada papan nama Museum Sri Baduga.
Sumber: Wikipedia.com

Nah, sekarang yuk, kita belajar mengenal Aksara Sunda. Pada dasarnya Aksara Sunda terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok huruf konsonan dan kelompok huruf vokal. Tulisan yang merupakan salah satu warisan kebudayaan Sunda ini juga memiliki dua jenis, yaitu Aksara Sunda Kuno dan Aksara Sunda Baku. Seperti gambar-gambar di bawan ini.

Foto: Goolge.com

Dalam penulisan Aksara ini juga perlu memperhatikan beberapa tanda yang memang merupakan kesatuan dengan aksaranya itu sendiri. Ada beberapa tanda yang telah dirangkum seperti berikut:
a. Tanda pengganti bunyi vokal
1. Tanda pengganti bunyi vokal ‘a’ menjadi ‘i’.

Tanda ini digunakan apabila ingin mengganti bunyi vokal ‘a’ menjadi ‘i’. Dengan menuliskannya di atas huruf yang diinginkan.

2. Tanda pengganti bunyi vokal ‘a’ menjadi ‘u’.

Tanda ini digunakan apabila ingin mengganti bunyi vokal ‘a’ menjadi ‘u’. Dengan menuliskannya di bawah huruf yang diinginkan.

3. Tanda pengganti bunyi vokal ‘a’ menjadi ‘é’.

Tanda ini digunakan apabila ingin mengganti bunyi vokal ‘a’ menjadi ‘é’. Dengan menuliskannya di depan huruf yang diinginkan.

4. Tanda pengganti bunyi vokal ‘a’ menjadi ‘o’.

Tanda ini digunakan apabila ingin mengganti bunyi vokal ‘a’ menjadi ‘o’. Dengan menuliskannya di belakang huruf yang diinginkan.

5. Tanda pengganti bunyi vokal ‘a’ menjadi ‘e’.

Tanda ini digunakan apabila ingin mengganti bunyi vokal ‘a’ menjadi ‘e’. Dengan menuliskannya di atas huruf yang diinginkan.

6. Tanda pengganti bunyi vokal ‘a’ menjadi ‘eu’.

Tanda ini digunakan apabila ingin mengganti bunyi vokal ‘a’ menjadi ‘eu’. Dengan menuliskannya di atas huruf yang diinginkan.

7. Tanda pengghilang bunyi vokal.

Tanda yang satu ini digunakan apabila ingin menghilangkan bunyi vokal pada suatu huruf. Dalam bahasa sunda tanda ini disebut pamaeh. Dengan menuliskannya dibelakang huruf yang diinginkan.

Bukan hanya itu, ada juga tanda-tanda yang digunakan sebagai penambah bunyi konsonan.
Seperti dibawah ini.
b. Tanda penambah Bunyi konsonan.
1. Tanda penambah bunyi ‘ng’.

Apabila saat menuliskan aksara Sunda ada kata yang berakhiran ‘ng’ seperti ‘kang’, bisa hanya dengan menambahkan tanda ini. Dengan cara menuliskannya di bagian atas huruf yang diinginkan.

2. Tanda penambah bunyi ‘-r’.

Apabila saat menuliskan aksara Sunda ada kata yang berakhiran ‘-r’ seperti ‘kar’, bisa hanya dengan menambahkan tanda ini. Dengan cara menuliskannya di bagian atas huruf yang diinginkan.

3. Tanda penambah bunyi ‘-r-’.

Apabila ingin menambah huruf ‘r’ ditengah huruf lain seperti ‘kra’, bisa hanya dengan menambahkan tanda ini. Dengan cara menuliskannya di bagian bawah huruf yang diinginkan.

4. Tanda penambah bunyi ‘-l-’.

Apabila ingin menambah huruf ‘l’ ditengah huruf lain seperti ‘kla’, bisa hanya dengan menambahkan tanda ini. Dengan cara menuliskannya di bagian bawah huruf yang diinginkan.

5. Tanda penambah bunyi ‘-y-’.

Apabila ingin menambah huruf ‘y’ ditengah huruf lain seperti ‘kya’, bisa hanya dengan menambahkan tanda ini. Dengan cara menuliskannya di bagian bawah huruf yang diinginkan.

6. Tanda penambah bunyi ‘-h’.

Apabila saat menuliskan aksara Sunda ada kata yang berakhiran ‘-h’ seperti ‘kah’, bisa hanya dengan menambahkan tanda ini. Dengan cara menuliskannya di bagian belakang atas huruf yang diinginkan.

Nah, sekarang udah kenal kan sama Aksara Sunda?. Nggak kalah keren kok sama huruf-huruf negara tetangga kita.

sumber

5 Alasan Nokia Tidak Mau Menggunakan Android

Ada kabar yang berkembang bahwa Nokia akan menggunakan os Android pada ponselnya namun ternyata isu ini hanya rumor dan dibantah oleh pihak Nokia sendiri, sejak awal Nokia memang tidak mau mengunakan os Android nah kamu ingin tahu kenapa Nokia tidak mau mengunakan os Android ? seperti dikutip dari situs detik.com berikut ini merupkan 5 alasan kenapa nokia tidak mau menggunakan os Android.

1. Anti Android Sejak Awal

Pertengahan tahun 2010, geliat Android mulai terlihat dan para vendor besar ramai-ramai mendukungnya. Namun saat itu, Nokia sudah menyatakan tidak akan memakai Android karena percaya diri dengan kekuatan softwarenya.

Hal itu ditegaskan Anssi Vanjoki, yang ketika itu menjabat Executive Vice President & General Manager Multimedia Nokia. Menurutnya, Nokia tak berniat untuk ikut-ikutan vendor lain yang membuat perangkat Android.

“Kami tidak punya rencana untuk memperkenalkan perangkat yang menggunakan Android,” tegasnya.  Vendor asal Finlandia itu, lanjut Vanjoki, telah menetapkan MeeGo dan Symbian sebagai ‘jiwa’ bagi jajaran ponsel masa depan Nokia.

“Tak bisa dipungkiri, ini merupakan tantangan kami di masa depan. Yaitu untuk membawa produk dan layanan yang Anda impikan, sehingga dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan dan mengerjakan sesuatu yang baru dalam dunia digital ini,” imbuh Vanjoki.

 

2. Pakai Android Seperti Pipis di Celana

Bulan September 2010, Anssi Vanjoki sejatinya sudah mau lengser dari jabatannya sebagai eksekutif Nokia. Toh, hal itu tidak menyurutkan pendapatnya bahwa Nokia tidak perlu memakai Android.

Vanjoki mengutarakan kalimat yang cukup populer kala itu, yakni bila Nokia mengadopsi Android Google maka itu sama saja seperti anak laki-laki yang buang air kecil di celana hanya untuk mendapatkan kehangatan di musim dingin. Alias hanya tren sesaat saja.

Vanjoki berargumen demikian setelah melihat terlalu banyak handset yang menggunakan Android dan beberapa dari mereka menderita profit margin yang rendah.

Nokia, lanjut Vanjoki, lebih suka menggelontorkan uang untuk melakukan penelitian dan pengembangan produk ketimbang harus menyunting Android. Tidak perlu ikut-ikutan tren.

 

3. Kedatangan Stephen Elop

Tanggal 21 September 2010, Nokia menunjuk CEO baru Stephen Elop. Dia adalah mantan pejabat Microsoft yang memperkuat dugaan, dia tidak akan memilih Android dan berpaling ke Windows Phone.

Bulan Februari 2011, tampak Elop sudah menyadari Symbian tidak akan mampu menandingi iOS dan Android. Elop mendeskripsikan bahwa Nokia berdiri dalam sebuah ‘platform yang terbakar’, dikepung oleh para kompetitor inovatif yang menggerogoti pangsa pasarnya.

Secara khusus, Elop menyebut Nokia digerus oleh Android dan Apple iPhone. Elop menyatakan hal tersebut pada para staff Nokia dalam catatan internal yang bocor ke publik.

Spekulasi pun beredar Nokia akan menggandeng Android atau Windows Phone menggantikan Symbian. Akhirnya tidak lama kemudian, Nokia resmi menggandeng Windows Phone 7 sesuai prediksi.

 

4. Ingin Membuat Ekosistem Sendiri

Barangkali karena masih berstatus sebagai produsen ponsel terbesar dunia ketika itu, Nokia percaya diri mampu membuat ekosistem sendiri yang diminati. Mereka yakin mempunyai kapasitas untuk menciptakan pesaing yang setara dengan iPhone dan Android.

Elop mengemukakan perusahaannya sengaja menghindari Android karena sudah banyak vendor yang memakainya. “Ada kesempatan dengan menciptakan ekosistem ketiga. Dan ini akan menjadi modal kami untuk maju,” kata Elop.

Menurutnya, saat ini ada banyak perusahaan yang menggunakan Android untuk produk mereka. Semuanya inovatif serta menarik dan akan sulit menjadi menonjol di antara mereka.

“Dengan Microsoft dan WP7, Nokia punya kesempatan untuk membuat nama dan perangkat mereka sendiri ketimbang harus mengikut aturan Android,” tambahnya.

5. Menilai Windows Phone Tetap Lebih Baik

Sampai sekarang, penjualan Windows Phone Nokia belum begitu menggembirakan. Toh, Nokia tetap menganggap produk ini lebih baik ketimbang Android.

“Jika Anda berpikir tentang tiga ekosistem, dengan Apple yang paling dikontrol ketat dan Android menjadi sangat terpecah pecah dan menuju ke arah yang berbeda beda, apa yang kami lakukan di Microsoft adalah berada di tengah-tengah,” kata Stephen Elop.

 

Nokia tampaknya juga masih memiliki gengsi tinggi. Seperti pernah diutarakan Vipul Mehrotra, salah satu direktur Nokia di India.

 

“Soal Android, kami memutuskan menghindarinya karena Nokia adalah pemimpin dan kami ingin memimpin. Kami tidak bisa menjadi salah satu dari banyak perusahaan yang membuat ponsel Android,” kata Vipul.

 

Nah itulah beberapa alasan kenapa nokia tidak mau menggunakan Android.

sumber

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 250 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: