Arsip

Posts Tagged ‘google’

Ini Dia Alasan Kenapa Gelar Sarjanamu Gak Penting buat Bekerja di Google

13 September 2014 1 komentar

Siapa yang nggak mau kerja di Google? Salah satu perusahaan multinasional terbesar ini punya kantor keren di Jakarta yang pernah Hipwee bahas di artikel ini. Hebatnya, perusahaan sebesar ini ternyata tidak terlalu memikirkan gelar sarjanamu, lho!

Salah satu petinggi Google sekaligus kepala rekrutmennya, Laszlo Bock, mengungkapkan bahwa nilai akademik dalam ijazah sarjanamu tidak bisa serta-merta memberikan gambaran potensimu sebagai karyawan. Jadi, IPK 4 sempurna bukan jaminan kamu bisa bergabung ke perusahaan ini.

Lantas, apa saja sih yang dilihat perusahaan sekaliber Google dari kandidatnya selain gelar perguruan tinggi?

 

1. Kamu tidak perlu gelar sarjana untuk menunjukkan bakatmu.

aaaa

“Saat orang yang tidak mengenyam bangku sekolah bisa berhasil dalam hidupnya, berarti dia adalah orang yang istimewa. Kita perlu melakukan yang terbaik untuk bisa menemukan lebih banyak orang-orang seperti ini.”

Tuh, yang paling kamu butuhkan sebenarnya bukan gelar sarjana, melainkan kemauan untuk belajar. Memang sih, masih banyak perusahaan yang memperhitungkan gelar sarjana dalam memilih kandidatnya. Tapi, Google sendiri tidak menganggap itu sebagai sesuatu yang mutlak.

Sekarang sudah banyak kursus mandiri dan pendidikan kejuruan yang bisa kamu ikuti. Beberapa malah gratis dan online, seperti yang pernah Hipwee bahas di artikel ini. Lewat kursus-kursus itulah, mereka yang punya kemauan bisa mempelajari kecakapan yang diperlukan untuk bekerja di sebuah perusahaan. Jadi, nggak kuliah bukan alasan kamu nggak bisa berkembang, ‘kan?

 

 

2. Gelar sarjana tak akan cukup memastikan bahwa kamu memiliki karakter yang diperlukan perusahaan.

Tunjukkan bahwa kamu serbabisa.

“Kami akan memilih pelamar yang memiliki kemampuan kognitif tinggi, rasa ingin tahu yang besar, mau belajar, berjiwa pemimpin, tapi belum memiliki pengetahuan yang memadai, daripada seseorang yang cuma fokus pada satu bidang dan menjadi ahli di bidang tersebut.”

Gelar sarjana hanyalah sebuah sertifikat keahlian. Misalnya, punya gelar di bidang jurnalisme adalah penanda bahwa kamu tahu sedikit-banyak tentang menulis berita dan mewawancarai narasumber. Tapi, itu belum tentu menunjukkan apakah kamu bisa menyajikan ide yang brilian. Belum tentu juga itu menunjukkan kemampuanmu bicara di depan orang banyak. Belum tentu kamu bisa membangun sebuah situs atau berpikir secara antusias terhadap suatu permasalahan.

Lebih lanjut lagi, ijazah sarjana itu belum tentu membuktikan bahwa kamu memang memiliki karakter yang diperlukan perusahaan. Apakah kamu orang yang mau belajar? Apakah kamu orang yang terbuka pada kritik? Apakah kamu luwes dan komunikatif, atau selama ini cuma sukses melalui berbagai tes di bangku kuliah?

 

 

3. Logika itu harus terus dipelajari. Bangku kuliah belum tentu mencukupi.

Berpikir logis dan analitis.

“Secara alami, manusia adalah makhluk yang kreatif, namun bukan makhluk yang logis. Logika dan cara berpikir yang runut adalah dua kemampuan yang harus berusaha dipelajari seseorang.”

Berpikir secara logis tak segampang kelihatannya. Bahkan, orang-orang yang bergulat di bidang komputer dan matematika masih bisa terjebak pada kesesatan logika.

Misalnya, di tahun 2010 Facebook mengklaim bahwa semakin banyak seorang kandidat politik memiliki fans di Facebook pagenya, semakin mungkin dia memenangkan pemilihan umum, Tapi, ini pendapat yang kurang tepat. Mungkin aja calon yang punya banyak fans di Facebook page-nya itu memang sudah terkenal dari dulu. Kandidat politik yang punya fans sedikit di Facebook juga masih mungkin menang kalau konstituennya memang bukan pengguna Facebook yang aktif.

Para karyawan Facebook yang membuat klaim di atas tidak menunjukkan kemampuan berpikir analitis yang baik. Padahal, Facebook adalah salah satu perusahaan Internet multinasional terbesar di Amerika. Seharusnya, yang bekerja disana bukan orang-orang sembarangan, bukan?

Memilah data dan membuat simpulan dari data-data tersebut memerlukan pelatihan teknis yang khusus, demi memahami hubungan sebab-akibat dan mengeksplorasi pola-pola data yang ada. Gelar sarjana saja tak akan cukup memastikan bahwa kamu bisa melakukannya.

 

 

4. Gelar sarjana tak akan cukup untuk membuktikan bahwa kamu orang yang gigih

Buktikan kegigihanmu.

“Hal yang membedakan mahasiswa yang biasa-biasa aja dengan mahasiswa yang sukses itu bukanlah pengetahuan mereka, melainkan kegigihan mereka mengusahakan sesuatu.”

Google lebih tertarik untuk membentuk orang-orang yang punya kegigihan dibandingkan mereka yang cerdas dan punya nilai tinggi tetapi malas. Sementara, kita tidak bisa melihat apakah seseorang itu “sudah pintar dari sananya” atau memang pekerja keras cuma dari gelar sarjana saja. Buat sebagian orang, kuliah itu mudah. Mereka bisa tetap dapat nilai A meskipun sebelum ujian akhir mereka dugem sampai jam 4 pagi. Padahal, yang lain cuma dapat nilai B meskipun sudah susah payah belajar.

 

 

5. Kalau kamu memang tetap mau kuliah, pastikan bahwa waktumu terpakai untuk menempa skill dan karaktermu.

Asah kemampuanmu, jangan cuma berfokus ke satu hal.

“Saya bukannya menyarankan bahwa kamu tidak usah kuliah. Asal, pikirkan juga kenapa kamu harus kuliah, dan apa yang kamu ingin lakukan selepas jadi sarjana.”

Kuliah itu penting, setuju; kalau bisa, memang sebaiknya kamu belajar di perguruan tinggi. Tapi, yang penting itu bukan penguasaanmu terhadap jurusan yang kamu ambil, melainkan keterampilan (termasuk soft skill) serta pengalaman. Tipe kandidat seperti itulah yang lebih dicari oleh Google.

 

Jadi, IPK yang kurang memuaskan atau gelar sarjana yang belum di tangan sama sekali tak perlu membuatmu berkecil hati. Yang penting, kamu gigih dan punya kemauan untuk belajar. Buat kamu yang kuliah, jangan cuma fokus untuk dapat IPK tinggi doang. Gunakan waktu empat tahunmu untuk mempelajari hal lain di luar kelas, dan dapatkanlah pengalaman baru yang akan membangun karaktermu.

sumber

Google Memperkenalkan Desain Halaman Utama Dan Logo Barunya

20 September 2013 Tinggalkan komentar
Google memperkenalkan desain halaman utama dan logo barunya

 

 

Google mulai memperkenalkan desain baru halaman utamanya dengan mengubah sedikit logo dan merapikan menu bar.

 

Mereka meratakan logo seperti keadaan semula, yaitu tanpa bayangan, serta memindahkan posisi menu bar dari atas ke sisi kanan halaman dengan bentuk lebih kecil.

 

Perubahan ini dilakukan Google pada saat bersamaan ketika Yahoo dan Bing Microsoft melakukan perubahan perwajahannya.

 

Juru bicara Google mengatakan perubahan serupa akan “diluncurkan secara perlahan” di seluruh produknya.

 

Dalam situs blognya, perusahaan mesin pencari terbesar di seluruh dunia ini menyebutkan bahwa “perampingan” disain ini untuk memudahkan para pengguna.

 

Ini merupakan perubahan logo Google yang pertama semenjak tiga tahun silam.

 

Menurut analis dari lembaga konsultan teknologi Forrester, Sarah Rotman Epps, perubahan disain halaman utama Google merupakan langkah penyegaran yang diharapkan pengguna situs tersebut.

 

“Apa yang mereka lakukan sebenarnya cukup halus, karena sejumlah perusahaan lunak bergantung pada loyalitas pengguna. Mereka tidak ingin melakukan apa pun yang akan menjauhkan pelanggan mereka,” katanya.

 

Analisa lain mengatakan, langkah Google mengurangi jumlah link akan mendorong para pengguna untuk menggunakan jaringan sosial Google lainnya, yaitu Google Plus.

 

 

Halaman pertama Google yang baru (bawah).

 

why/bbc.co.uk

WAW! Gaji Programmer Google Lebih Besar Dari Apple Dan Facebook

WAW! Gaji programmer Google lebih besar dari Apple dan Facebook

Google memang dikenal memanjakan karyawannya dengan berbagai kemudahan dan gaji besar. Sebagai bukti, sebuah penelitian mengungkap programmer Google mendapat gaji paling besar dari perusahaan IT lain.

Hasil penelitian Glassdoor, website informasi lapangan kerja, mengungkapkan gaji programmer Google lebih besar dari pada Facebook, Apple, eBay dan Zynga. Programmer Google rata-rata menerima gaji USD 128.336 per tahun (senilai Rp 1,23 miliar) sedangkan programmer Facebook menerima USD 123,626 (senilai Rp 1,19 miliar) dan programmer Apple menerima USD 114,413 per tahun (senilai Rp 1,1 miliar).

Besarnya gaji bagi programmer Google ini merupakan cara mereka untuk menarik perhatian talenta pemrograman.

Walau masih memimpin, Google nampaknya harus waspada terhadap Facebook. Raksasa jejaring sosial itu tersebut menipiskan selisih besar gaji yang diberikan pada programmer-nya. Selisih gaji programmer kedua perusahaan tersebut tahun ini, menurut informasi Wall Street Journal (17/10), menipis menjadi hanya USD 4.710 dari nilai tahun sebelumnya yang sebesar USD 6.852.

Google nampaknya akan terus menawarkan berbagai kemudahan dan insentif bagi karyawannya. Tahun lalu mereka telah meningkatkan gaji seluruh karyawannya sebesar 10 persen.

Hal tersebut untuk menjaga kesetiaan pegawai mereka sekaligus menarik perhatian calon karyawan baru. Hal ini penting dilakukan karena upaya pembajakan karyawan merupakan hal biasa dilakukan berbagai perusahaan kelas dunia.

 sumber

Dilema! Pengguna Google Glass Ketakutan Memakai Kacamata Futuristik Ini.

Dilema! Pengguna Google Glass Ketakutan memakai kacamata futuristik ini.

 

 

Saat ini Google sedang menghadapi beberapa reaksi dari kacamata supercanggihnya, salah satunya datang dari pemilik restoran di amerika, mereka melarang para pengunjung memakai kacamata tersebut ti tempat mereka.

 

Dave Meinnert yang membuat 5 point untuk kacamata tersebut di salah satu cafe di Seattle, US, dia mengatakan jika ada pengunjung yang memakai kacamata tersebut maka ia harus membukanya baru bida masuk.

 

Dia telah memasang sebuah tulisan yang berbunyi “ Hormatilah privasi pelanggan kami, seperti mereka dan kami disini telah menghormati anda.”

 

Langkah ini dilakukan setelah tidakan serupa telah dilakukan oleh bioskop-bioskop, kasino dan taman di Amerika, dengan alasan para pemilik tidak menginginkan ada syuting di tempat mereka.

 

 

Kacamata yang canggih ini dilepas dengan harga $ 1.500 sepasang, saat ini masih dirilis terbatas untuk 2000 pelanggan saja, tetapi akan diproduksi massal pada akhir tahun ini.

 

Sebuah kacamata dengan kamera yang jika sedang merekam tidak ada lampu merah atau bunyi apapun membuat kacamata ini dilarang digunakan dibeberapa tempat demi kepentingan privasi umum.

 

Sebuah Kasino mengatakan kacamata futuristik ini bisa membantu orang untuk berbuat curang untuk memenangkan game dan bioskop mengatakan mereka dapat menggunakan untuk merekam secara ilegal film dan menjual salinan bajakanya.

 

Klub lap dance mengatakan bahwa mereka akan memperlakukan orang-orang memakai spesifikasi dalam bentuk apapun yang terhubung ke Internet sama seperti bagi siapapun yang tertangkap sedang syuting penari telanjang dengan ponsel kamera  dan akan menendang mereka keluar arena tersebut.

 

Taman departemen dan bank di seluruh Amerika juga menunggu untuk melihat bagaimana teknologi baru yang digunakan sebelum memutuskan apakah berhak atau tidak untuk melarang mereka menggunakannya.

 

 

• Kacamata Google dapat membuat film tanpa indikasi kepada orang lain

 

 

• pemakai Kacamata Google dapat merekam film sambil berkeliling.

 

# TWM | DM

sumber

Cara Memindahkan Aplikasi dari Memory Internal ke Memory Eksternal(SDcard) di Android

7 Agustus 2013 1 komentar

 

Sebenernya banyak aplikasi Android yang menawarkan fitur buat memindahkan Aplikasi dari memory iternal ke memory external di Android tapi disini saya menjatuhkan pilihan pakai aplikasi Move2SD yang saya rasa cukup efektif dan mudah buat digunakan daripada aplikasi yang lainya..bila tertarik baca tutorialnya dibawah ini:

  •  Root terlebih dahulu Android kamu, jika belum tau cara-nya lihat tutorialnya disini atau disini.
  • Kalau sudah berhasil diroot lalu Install ”Move2SD Enabler” dari Google PLay.
  • Kemudian Buka aplikasi tersebut, uncheck Show at startup dan touch I’ve read it, lalu touch Next.
  •  Akan muncul seperti SS dibawah ini,  Pilih External dan touch Apply.

Keterangan:

  • Auto : artinya ketika kita meng-install app maka system yang otomatis akan menyimpan app tsb di memori internal atau SD card.
  • Internal : artinya ketika kita meng-install app maka app tsb akan disimpan di memori internal.
  • External: artinya ketika kita meng-install app maka app tsb akan disimpan di SD card.
  • Muncul permintaan set permission dari aplikasi Superuser, touch Allow.
  • Kemudian langkah terakhir, touch No.

>> Masuk ke Settings >> Applications >> Manage Applications
# Pindahkan aplikasi-aplikasi yang terinstall di memori internal ke SD Card satu per satu.

Cara ini saya sudah coba di Galaxy Mini. dan hasilnya lumayan buat nambahin free memori iternal jadi si Mini gak begitu lemot…Silahkan mencoba…!!!!!

Mendownload file Apk google play langsung dari PC anda

Pernahkah anda berfikir bagaimana cara mendownload file- file apk dari google play langsung dari komputer pc anda, nah kali ini saya akan berbagi cara untuk dapat melakukan itu. Alasan nya beragam dari yang menemukan adanya kesalahan di aplikasi google play di perangkat mereka sampai karena ingin menyimpan file apk nya langsung ke komputer.

Nah apapun alasan nya, mari kita mulai. Untuk langkah pertama anda harus mempersiapkan beberapa peralatan yang bisa anda download disini.

1. Java Runtime Enviroment | 20 Mb
2. Real APK Leecher | 3,73 Mb | Mediafire

Install Java Runtime Enviroment. Setelah JRE nya selesai anda install kemudian lanjutkan pada Real APK Leecher.Ekstrak file Real APK Leecher yg anda download dan kemudian jalankan file “Real APK Leecher.exe” yg terdapat di dalam folder yg anda ektrak tadi. Kemudian pilih menu “edit option” seperti ini.

Pada jendela option seperti diatas terdapat tiga form yg harus anda isikan dengan benar, penjelasannya adalah.

  • Email, di sini anda isikan alamat gmail anda.
  • Password, di sini anda isikan password dari gmail yg anda isikan sebelumnya.
  • Dive ID, ini merupakan identitas dari perangkat android yg akan kita gunakan untuk menipu si google play sehingga google play market akan mengira anda mendownload dari perangkat android. Cara mendapatkannya cukup dial *#*#8255#*#* dari perangkat android anda, saya pernah gagal mendapatkan device id ini dari perangkat android yg sudah terinstal custom room, nah jika anda menemui kendala yg sama coba gunakan perangkat android dengan stock rom. Gambar nya device id dapat anda lihat seperti dibawah ini.

Sampai disini jika semua berjalan lancar maka anda lansung akan masuk pada antarmuka utama dari apalikasi Real APK Leecher, sekarang anda dapat mendownload langsung dari google play market, tampilannya kurang lebih seperti ini.

Referensi
1. http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1539375
2. http://a7xporeper.blogspot.com/2012/06/download-file-apk-dari-google-play-ke.html

sumber

KENAPA BUKAN BAHASA KITA SENDIRI?

KENAPA BUKAN BAHASA KITA SENDIRI?

Sekarang gue lagi bingung-bingungnya antara KEINGINAN UNTUK BERSIKAP NASIONAL tapi sebenernya ‘lumayan’ menyampingkan bahasa Indonesia yang slama ini gue ucapkan bermilyaran kali, atau tetap berbahasa Indonesia? Seperti yang kita ketahuin nihh, realitanya orang gak ngetweet pake bahasa inggris, gak gaul (pandangan beberapa orang) tapi kalian nyadar gak sih? kadang-kadang kita jadi lupa buat ngebanggain bahasa kita sendiri loh!

Seperti sekolah-sekolah internasional kebanyakan yang ‘mengajak’ muridnya berbahasa inggris di setiap pelajaran, apa kalian gk nyadar kalo ternyata semangat nasionalisme kita juga udah mulai kurang ketika kita menyampingkan BAHASA nasional kita sendiri.
Kita sebenernya harus bangga loh sebenernya dengan negara kita yang punya bahasa sendiri, bahkan beberapa negara yang punya bahasa lokalpun akhirnya menjadikan bahasa inggris sebagai bahasa lokal mereka..

Sekarang dimana-mana anak muda jaman sekarang lagi giat-giatnya buka google terjemahan terus nerjemahin deh dari bahasa indonesia ke bahasa luar abis itu di tweet..
KENAPA BUKAN BAHASA KITA SENDIRI?
itu pertanyaan gue. Apa karena bahasa kita udah biasa di denger? atau apa? Gue gak pernah menyalahkan sistem pendidikan internasional yang mengharuskan murid-muridnya untuk berbicara bahasa inggris, sekali lagi gue tekankan GAK PERNAH. Tapi, apa salahnya sih kalo sistem-sistem itu gak menyampingkan bahasa Indonesia? Okelah kalo kita emang harus berbahasa inggris pada semua pelajaran, tapi bisa kan dipikirkan lagi supaya bahasa Indonesianya gak dikesampingkan? WAJIB berbicara bahasa Indonesia pada saat pelajaran Bahasa Indonesia, contohnya?

Coba deh kita pikirin ulang, apa salahnya sih ngomong bahasa sendiri? bangga sama bahasa sendiri? :D

sumber

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 316 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: