Arsip

Posts Tagged ‘front pembela islam fpi’

Ustadz Solmed Ketahuan Bebohong. FPI : “Solmed Mending Jadi Guru TK Aja”

Ustadz Solmed Ketahuan Bebohong. FPI "Solmed Mending Jadi Guru TK Aja"

Dalam program acara Hitam Putih yang tayang beberapa hari lalu di Trans 7, ustadz Solmed sempat mengatakan bahwa ada dua anggota Front Pembela Islam (FPI) yang ditegur keras oleh ketua Umum FPI, Habib Rizieq.

Mendengar ucapan Solmed tentu membuat dua orang anggota FPI, seperti Ketua FPI DKI Jakarta, Habib Selon dan Sekretaris DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, Ustadz H. Novel Bamu’min angkat bicara.

Menurut Habib Selon, Solmed telah memberikan keterangan palsu kepada masyarakat. Dirinya juga menegaskan bahwa, tidak pernah ditegur oleh Habib Rizieq.

“Itu ustadz Solmed telah memberikan keterangan pembohongan kepada publik. Kalau saya tidak dimarahin Habib Rizieq, hanya ustadz Novel yang diberi arahan oleh Habib Rizieq, bukan saya,” tegas Habib Selon, Kamis 29 Agustus 2013.

Bagi Habib Selon, Solmed tak lebih hanya seperti guru TK (Taman Kanak-Kanak) yang tidak bisa memberikan nasihat kepada orang biasa.

“Solmed ini saya anggap guru TK, yang tidak perlu ceramah-ceramah. Enggak usah nasihati orang cukup nasihati anak-anak TK. Karena dia tidak bertabayun. Dia itu pembohong besar,” tandasnya.

(dari berbagai sumber)

APAPUN CERITANNYA KITA TAK BISA PUNGKIRI FAKTA KEBESARAN PAK HARTO

24 September 2012 Tinggalkan komentar

undefined
disunting dari Seorang Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI),
Prof Iberamsjah yang menegaskan bahwa kekisruhan politik yang terjadi di negeri ini, mulai dari munculnya deklarasi tokoh agama dan pemuda yang memunculkan kebohongan SBY, ancaman Front Pembela Islam (FPI) mengkudeta presiden SBY akibat dari ketidaktegasan presiden itu sendiri.

“Kalau di zaman Soeharto, mana ada orang yang berani mengancam dan menakut-nakuti. Tanpa banyak bicara, pasti semuanya akan dilibas oleh Soeharto,” ujar Iberamsjah di Jakarta .

Meski nuansa kediktatoran era Soeharto sangat kental, dia menilai ketegasan tetap diperlukan dan tidak akan mengekang kebebasan berekspresi sepanjang itu sesuai dengan koridor aturan yang berlaku.

“Tidak (mengekang). Kebebasan berekspresi saat ini memang sudah kebablasan. Untuk itu perlu diatur secara tegas oleh pemimpin negeri ini. Dan jika kondisi perpolitikan negeri ini stabil, maka dengan sendirinya akan memunculkan harga diri di mata negara asing. jadi semua kondisi saat ini karena kelemahan SBY,” terangnya.

Lantas, adakah pemimpin saat ini yang memiliki kriteria seperti Soeharto? “Untuk saat ini, pemimpin yang berasal dari partai politik belum ada. Mungkin di luar parpol ada saja. Dan saya mengharapkan untuk Pemilu 2014 bisa muncul tokoh-tokoh yang tegas,” harapnya

terus dimana kita bisa menyandarkan rasa ketenangan dan keamanan kita, jika Ulil Amri tidak bisa bertindak terhadap orang orang yg berusaha merendahkan martabat Negara, menciderai sesama dengan dalih kemanusiaan dan agama,
coba di zaman Soeharto jangankan melakukan penghinaan, baru NIAT aja udah pada jadi Bangkai,

BEBAS MEMANG SEGALA GALANYA TAPI KEBEBASAN YANG BERLEBIHAN HANYA BIKIN KITA TIDAK TAHU ATURAN

Sumber

Olga Syahputra Bungkam soal dugaan hina salam islam (Polling)

7 Juli 2012 2 komentar
Olga Syahputra bungkam terkait laporan Front Pembela Islam (FPI) ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas dugaan penghinaan ucapan salam umat Islam.

Olga yang mengenakan kaos putih celana jins krem dan sepatu boot cokelat, seperti sengaja tak mau menjawab pertanyaan media, saat diminta mengklarifiaksi laporan FPI tersebut.

Presenter Dahsyat RCTI itu keluar dari Studio 5 RCTI sembari sibuk bicara menerima telpon menuju kendaraannya, mobil Nissan Serena abu-abu pada Selasa (26/6). Tidak ada sedikitpun senyuman dari wajah Olga.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Olga Syahputra kembali bermasalah terkait pengaduan FPI, karena dianggap melecehkan agama dalam program Pesbukers yang tayang live di ANTV, Selasa (19/6) pekan lalu.

Olga bermasalah saat melontarkan candaan kepada Julia Perez yang selalu mengucapkan ‘Assalamu ‘alaikum’. Berniat untuk mengundang tawa, Olga mengatakan, Loe Assalammualaikum terus ah, kayak pengemis loe’. [aji]…
undefined

 

 

Inilah Kata-Kata Olga Syahputra Yang Bernuansa SARA

1 Juli 2012 1 komentar

http://absoluterevo.files.wordpress.com/2012/07/olgasyahputracsdisomasiumathindu.jpg?w=250
Olga kembali membuat sibuk Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Akibat lelucon Olga yang dianggap berbau SARA, pihak Front Pembela Islam (FPI) melaporkan presenter program televisi Dahsyat itu ke KPI.

Artis yang sempat digosipkan menjalin hubungan mesra dengan Jessica Iskandar itu dinilai melecehkan ucapan salam yang biasa digunakan umat muslim.

Kejadiannya terjadi saat dirinya tampil di acara Pesbukers pada Selasa (19/6). Olga terkesan menyamakan kalimat Assalammu’alaikum sebagai ucapan yang selalu digunakan pengemis.

“Lu Assalammu’alaikum terus ah, kayak pengemis lu,” demikian yang dikatakan Olga ketika ada seorang penonton yang menelpon ke acara tersebut dalam sebuah sesi tanya jawab.

Meski banyak yang dibuat tertawa oleh Olga, tidak sedikit pula yang merasa bahwa bercandaan Olga tidak pantas.

Bukan sekali ini saja lelucon yang dilontarkan Olga berbuntut masalah. Olga pun pernah membuat lelucon dari seorang korban pemerkosaan di angkot saat tampil di Dekade pada 16 Desember tahun lalu.

Kejadian itu mengakibatkan Olga dilaporkan ke KPI oleh Lentera Indonesia yang merasa bercandaan Olga menyinggung perasaan korban pemerkosaan.

Masalah beres setelah Olga meminta maaf kepada Lentera Indonesia, dan KPI ‘hanya’ meminta Olga untuk bersikap hati-hati ketika mengucapkan kalimat dalam setiap leluconnya di layar kaca.

Sayang sekali laporan dari Lentera Indonesia dan wejangan KPI hanya menjadi angin lalu untuk Olga Syahputra.

Pada Senin (25/6), Yahoo! OMG membuat sebuah jajak pendapat, “Sekian kali bercanda melebihi batas, apakah Olga masih bisa dimaafkan?”. Hasilnya cukup mengejutkan.

Sampai tulisan ini diturunkan, dari 18.424 pembaca Yahoo! yang sudah mengikuti jajak pendapat ini, sekitar 15 ribu orang atau 83 persen dari mereka menyatakan tidak bisa memaafkan Olga Syahputra. Sementara sisanya, atau 17 persen di antara mereka masih memaafkan pelantun lagu “Hancur Hatiku” itu.

Terima kasih anda telah membaca artikel Inilah Kata-Kata Olga Syahputra Yang Bernuansa SARA, Jika posting berjudul Inilah Kata-Kata Olga Syahputra Yang Bernuansa SARA merupakan artikel bermanfaat silahkan share atau berikan tanggapan anda pada kotak komentar di bawah. Sekali lagi terima kasih atas kesediaan anda membaca Inilah Kata-Kata Olga Syahputra Yang Bernuansa SARA.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 298 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: