Arsip
Netbook Masa Depan

Saat ini Notebook dan tablet sudah menjamur dimana-mana. Berbagai design dan fitur yang berbeda ditawarkan. Namun pernahkah anda membayangkan jika notebook dan tablet disatukan??? Philipp Schaake, dari Jerman, telah merancang sebuah konsep notebook yang diberi nama Crowd. Crowd ini dapat berbentuk sebagai notebook dan tablet. Konsep agak mirip dengan
Gagasan baru ini akan memastikan interaksi yang unik antara pengguna dengan PC mereka. Sama seperti gadget dalam film sci-fi, Crowd memiliki bagian depan ramping dan tampilan tajam. Crowd akan memberikan anda pengalaman berkomputer yang sangat mengesankan. Komputer masa depan ini menyajikan gambaran dari semua aktivitas online dengan cara yang mudah dipahami. Avatar berukuran berbeda akan ditampilkan pada layar, yang menunjukkan hidtory web dan teman-teman yang sedang online. Ukuran masing-masing mengacu pada frekuensi di mana anda berinteraksi dengan orang dan berapa kali Anda mengunjungi sebuah website. Dan fitur lainnya masih sama dengan komputer yang saat ini ada. Namun dengan desain yang bisa berupa notebook dan laptop saya rasa sungguh sangat mengesankan.






Bahayanya Memakai Headset

Bahaya Penggunaan Headset [Earphone]. Terlalu sering menggunakan atau terlalu memaksa pemakaian headset akan menyebabkan kerusakan gangguan pendengaran atau penurunan fungsi pendengaran [tuli, budeg dll.]. Apalagi biasanya earphone/headset digunakan dengan diset sekeras-kerasnya untuk “melawan” noise dari luar yang biasanya kita gunakan di tempat-tempat ramai/ bising. Ini sangat beresiko tinggi.
Ketulian sudah dapat menyerang orang semakin dini. Awal-awalnya telinga yang sering menggunakan earphone tidak terasa apa-apa, tapi ketika hendak mencabut earphone, telinga terasa panas dan berdengung hebat.
Itu terjadi akibat kelelahan koklea [rumah siput], yang berperan penting dalam proses pendengaran. Kelelahan koklea yang terjadi terus-menerus dan tak segera ditangani dapat menyebabkan gangguan pendengaran menetap.
Untuk orang dengan pendengaran normal, audiogram terletak antara nol dan 20 desibel. Di atas angka itu, artinya kondisi telinga sudah tidak beres.
Hanya dapat diobati dengan terapi hiperbalik [memberi obat-obatan khusus] agar tingkat ketuliannya berkurang, tapi tak sembuh. Sebab, yang rusak adalah sel rambut pada organ telinga bagian dalam yang berfungsi menangkap rangsangan atau frekuensi suara. Bila bagian ini sudah terganggu dan rusak, tak akan bisa kembali normal.
Badan Kesehatan Dunia [WHO], Sound Hearing 2030 juga sudah memprogram untuk mengurangi kasus gangguan pendengaran dan ketulian hingga 50 persen pada 2015, dan 90 persen dalam 15 tahun berikutnya. Masalah utamanya adalah gaya hidup yang salah seperti kebiasaan penggunaan earphone.

Selain itu, jangan menggunakannya saat menyetir atau di jalan raya yang berisik. Ini akan membuat pengguna tidak mendengar suara peringatan orang/ mobil lain dll, yang kemungkinan besar menyebabkan kecelakaan. Self-awareness menurun karena pengalihan konsentrasi kita dari lingkungan sekitar dan jalan ke suara dari earphones.
Keseimbangan badan pun bisa kacau karena tekanan udaranya mempengaruhi keseimbangan badan ketika kita menggunakan earphone di jalan atau sedang menyetir. Lebih baik kita rajin membersihkan telinga dari ear wax agar tidak infeksi.
Dengan mengetahui bahaya penggunaan headset [earphone] diatas, mudah-mudahan bisa menjadi peringatan buat kita agar tidak terlalu sering menggunakan headset/earphone. Lebih baik langsung pake spiker, kan lebih puas tuh dengernya








Komentar Terakhir