Arsip

Posts Tagged ‘bocah’

Miris… Bocah 12 Tahun Menghidupi 3 Adik

Yesterday 06:39 BANYUMAS – Seorang bocah berusia 12 tahun di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, harus bertahan hidup sambil menghidupi tiga adiknya. Empat bocah itu ditinggal ayahnya bekerja ke luar Jawa, sementara sang ibu meninggal akibat tertimpa longsor.

Spoilerfor Bocah Tasripin:

Tak mudah untuk menjangkau tempat tinggal empat bocah yakni Tasripin (12) bersama tiga adiknya, Riyanti (9), Dandi (7) dan Daryo (5). Setelah menempuh jalan menanjak dan bebatuan terjal, terlihat sebuah rumah terpencil di atas bukit di Dusun Pesawahan, Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok.

Kondisi rumah itu cenderung lembab sehingga tidak sehat bagi pertumbuhan anak-anak. Kawasan itu juga sering diselimuti kabut menjelang sore. Jarak dari pusat kota cukup jauh yakni sekira 30 kilometer.

Tasripin yang mestinya duduk di bangkus kelas VI SD, harus putus sekolah dan menjadi kepala keluarga sekaligus mengurus tiga adiknya. Empat anak itu ditinggal ayah, Narsun, dan kakaknya sejak enam bulan lalu untuk bekerja di kebun kelapa sawit di Kalimantan. Sementara ibunya, Satinah, meninggal dua tahun lalu akibat tertimpa tanah longsor.

Kini, Tasripin harus menjadi tumpuan hidup tiga adiknya. Dia harus mengambil alih tugas ayah dan ibu, mulai dari urusan mencuci pakaian, piring, dan mengurus keperluan rumah tangga lainnya.

Bocah laki-laki itu juga harus berbelanja dan memasak serta menyiapkan makan adik-adiknya. Taspirin juga harus memandikan dan menidurkan adik-adiknya jika malam tiba. Kondisi rumah papan berukuran 4×4 meter persegi itu dapat menahan hembusan angin sehingga mereka kerap menggigil kedinginan.

Agar dapat bertahan hidup, dia harus berhemat dan hanya makan seadanya. Baginya, makan hanya sekadar mengganjal perut tanpa memikirkan kandungan gizi yang layak. Kerupuk, menjadi pilihan sehari-hari sebagai pendamping sepiring nasi.

“Kadang saya beri lauk slobor (tumbuhan gunung) untuk adik-adik. Terus kalau adik rewel, saya kadang mendiamkan dengan cara membentak ringan atau memberi uang, itu kalau ada. Sementara kalau adik sakit, saya paling belikan obat puyer di warung,” ujar Taspirin, Kamis (11/3/2013)..

Untuk kebutuhan hidup, mereka mengandalkan kiriman uang dari ayah yang jumlahnya tak besar. Namun, tak jarang mereka juga menawarkan bantuan tenaga kepada tetangga dengan imbalan uang untuk jajan.

“Kalau membutuhkan jajan dan tambahan uang ya membantu tetangga bekerja. Lumayan dapat imbalan uang. Saya berusaha menjaga adik-adik sebisa mungkin,” tambahnya.

Tasripin mengaku masih ingin melanjutkan sekolah bersama tiga adiknya. Namun, keterbatasan ekonomi membuat mereka semua harus mengurungkan niat untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Kendati demikian, mereka berempat tidak mau ketinggalan ilmu agama. Dia selalu membawa adik-adiknya mengaji di musala di depan rumah.

Sumber berita

Bocah Bergelut Dengan Preman Untuk Mempertahankan Blackberry Miliknya

Bocah Bergelut Dengan Preman Untuk Mempertahankan Blackberry Miliknya

Siswa SMP kelas delapan di salah satu sekolah swasta di Menteng bernama Evando (13) dengan berani melawan penjambret ponsel BlackBerry-nya. Ia menarik si penjambret dan berguling untuk mempertahankan ponselnya.

“Saya tarik-tarikan sama jambretnya sampai guling-gulingan,” kata Evando di Mapolsek Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2013).

Evando mengisahkan saat ia hendak pulang dari sekolahnya di Jalan Menteng Raya sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu ia sedang berkirim pesan BBM ke ibunya untuk dijemput. Namun tiba-tiba pelaku melintas dan turun dari motor, dengan kasar merebut ponselnya. .

 

“Tiba-tiba pas saya lagi BBM-an sama ibu, ada orang turun dari motor dan langsung menarik handphone saya. Saya lawan, terus teriak deh,” ujar bocah yang seragam putih birunya tampak kotor akibat melawan si pelaku.

Perlawanan dan teriakan Evando menarik perhatian para pedagang dan petugas sekuriti disekitarnya. Pelaku pun kalang kabut memutuskan langkah seribu.

“Berhasil ditangkap sama pedagang sama satpam juga. Tapi pelaku satunya yang di motor kabur,” ujar Evando.

 

Pelaku yang masih diperiksa di Mapolsek Menteng ini belum diketahui identitasnya. Namun Evando menyebutkan pelaku sempat dihajar massa sebelum diserahkan ke Pospol Tugu Tani. Pelaku akhirnya dibawa petugas ke Polsek Menteng dan akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian.

sumber

Categories: revo Kaitkata:, , , , ,

SMS Datang Penghasilan kena pajak 6 TAHUN MENINGGAL

PADA years Suami, telah sampai kepadaku lebih bahasa Dari 400 SMS berkenaan Artikel Baru datangnya Ramadhan month. SMS ITU Bahasa Dari Keluarga, Kerabat, dan Rekan, BAIK bahasa Dari Saudi, Negeri-Negeri Arab, maupun Negeri-Negeri Islam Before, khususnya bahasa Dari Saudara-saudaraku para da’i di Indonesia. Mudah-mudahan Allah Ta’ala membalas mereka * Semua Artikel Baru kebaikan hubungan Atas Dan do’a mereka Untukku PADA month Yang Penuh berkah nihil.
Hanya Saja ADA sebuah SMS Yang mengejutkan Dan menggoncangkan kesedihan, Dan perasaanku. SMS ITU Sempat membuat pikiranku bimbang, Yang kemudian membuat kedua mataku Menangis. SMS ITU berasal bahasa Dari Teman lama. Dia termasuk sebaik-BAIK Teman Yang Aku bangga mengenalnya. Namun permasalahannya, temanku inisial telah wafat Enam years Lalu karena sebuah Kecelakaan mobil.

Aku Terus menyimpan Nomor HP-nya di HP-ku. Setiap Kali Aku putuskan untuk menghapus nomornya, jiwaku tidak terima. Maka akupun membiarkan Nomor nihil sebagai sebab do’aku untuknya agar diberi rahmat Allah Ta’ala setiap Kali Aku melihat Namanya.

Tiba-Tiba, PADA suatu Malam di month Ramadhan years inisial-Enam years sesudah wafatnya-sebuah SMS Datang bahasa Dari Nomor Yang sama miliknya. Begitu melihat Nomor nihil Aku Langsung terperanjat, campur perasaan aneh Dan “takut” … Serta perasaan-perasaan Yang Aku Bisa tidak menjelaskannya untuk para pembaca budiman Yang, hingga membuatku ragu untuk membukanya. Akan tetapi, karena penasaran Maka PADA akhirnya Aku membuka Dan MULAI membaca SMS nihil.

Di Dalam, SMS Ucapan nihil kudapati:

“Paman Mamduh Yang mulia, Saya Ahmad, putra Saudara Paman ‘Athiyah, Saya menyimpan HP ayah hingga SAYA Besar. SAYA ucapkan selamat Dan do’a keberkahan BAGI setiap Teman-Teman ayah. Mudah-mudahan Paman senantiasa Illustrasi kebaikan Sepanjang years. Bulan keberkahan Atas kitd Dan Atas Paman, mudah-mudahan Paman berada Illustrasi kebaikan Sepanjang years. “

Sungguh, kedua matakupun berlinangan air mata karena bocah Kecil inisial, ayahnya telah meninggal SAAT diameter berusia 4 years, Dan sekarang telah berusia 10 diameter years. Bocah Kecil inisial telah mengajariku bagaimana seharusnya menyambung hubungan? Bagaimana Cara berbuat BAIK? Dan bagaimana melanggengkan rasa Cinta?

Bocah Kecil inisial membuat Aku mengingat Teman-Teman pamanku Yang telah merawatku. Akupun bergegas untuk pergi menjenguk mereka Yang tersisa Satu persatu, termasuk bocah Kecil nihil.

Temanku nihil telah menikah seorang Wanita shalihah Artikel Baru, Yang kemudian melahirkan bocah laki-laki nihil. Kemudian Wanita nihil mendidiknya Artikel Baru BAIK, menyimpan HP Suami Dan Nomor Teman-temannya hingga putranya Besar, Dan berkata kepada puteranya: “. Sambunglah Teman-Teman ayahmu”

Betapa mulianya Istri nihil, Dan Betapa baiknya Anak nihil. Aku memohon kepada Allah agar memberinya taufik, menjaga Agama Dan dunianya, mudah-mudahan Allah Ta’ala mengampuni kitd * Semua Dan orangutan-orangutan Yang telah meninggal mendahului kitd.

Dikisahkan bahwa seorang bahasa Dari bani Salimah Datang kepada Nabi Lalu berkata: Wahai Rasulullah, apakah Masih tersisa perbuatan birrul walidain Yang harus SAYA lakukan Penghasilan kena pajak kedua orangutan tuaku meninggal Dunia? Nabi bersabda:

«نعم الصلاة عليهما والاستغفار لهما وإيفاء بعهودهما من بعد موتهما وإكرام صديقهما وصلة الرحم التى لا توصل إلا بهما»

“BENAR:. Berdoa kepada keduanya, memohonkan ampun untuk keduanya, menjalankan Wasiat-wasiatnya sepeninggalnya, Dan memuliakan sahabat keduanya Dan menyambung Kerabat Yang tidak disambung kecuali Artikel Baru keduanya” (HR. Ibnu Majah).

Sumber: Majalah Qiblati

dikutip

Terinspirasi Nenek, Bocah 10 Tahun Ciptakan Game Untuk Tuna Netra

6 Desember 2012 2 komentar
undefined

 

Terinpirasi dari rasa cintanya terhadap sang nenek yang mengalami kebutaan sejak lama, seorang bocah berusia 10 tahun berhasil menciptakan game unik yang dikhususkan untuk para penyandang tunanetra.

Dylan Vilae, bocah yang masih duduk di bangku sekolah SD di Hidden Valley Elementary School, Martinez Calif, sangat menyayangi neneknya, Sherry Nisen, yang mengalami kebutaan sejak lama.

Keduanya sering melakukan berbagai kegiatan bersama-sama, mulai dari menonton film hingga pergi ke pameran Lego yang baru saja di adakan di San Francisco.

Meski banyak melakukan kegiatan bersama-sama, namun ada satu hal yang Dylan dan neneknya tidak bisa dinikmati berdua, yakni bermain video game.

“Aku sangat suka video game dan ingin mencari cara agar nenek ku dapat memainkan game itu bersama,” ujar Dylan seperti yang dikutip dari Huffingtonpost, Selasa (17/04/2012).

Berbekal hasrat itu, bocah yang masih duduk dibangku kelas lima itu kemudian mulai mempelajari bagaimana cara membuat game menggunakan sebuah aplikasi yang dinamakan Gamemaker.

Alhasil, terciptalah sebuah game bernama Quacky’s Quest. Sebuah permainan yang diharuskan mengarahkan seekor bebek berdasarkan kemampuan indera pendengaran. Dalam setiap quest-nya, sang tuna netra mencari petunjuk berdasarkan suara khas yang dibuat oleh berlian, laba-laba yang menjadi musih di sekitarnya, serta suara dinding solid yang ada di sekitarnya.

Menurut ayah Dylan, Dino Viale, kini sang nenek disebut dapat memainkan game tersebut. Bahkan Ia dapat melewati tantangan di ruangan maze dengan cepat.

Niat tulus Dylan ternyata tidak hanya berbuah manis bagi sang nenek. Di sekolah, game yang dibuat dan dikembangkan selama kurang lebih 30 jam ini meraih penghargaan sebagai juara satu dalam perlombaan sains.

Meski game ini bukanlah yang pertama yang berbasis Audio, namun rasa cinta Dylan terhadap neneknya patut diacungi jempol, terlebih lagi untuk ukuran bocah berusia 10 tahun.

(as/huffingtonpost)

Remaja 16 Tahun Ini Berhasil Jebol Windows Phone 8

undefined

Seorang remaja Abg yang baru berusia 16 tahun ini sudah memiliki keahlian dibidang teknologi yang sangat luar biasa di usianya yang masih belia bocah ini sudah berhasil menjebol sistem oprasi untuk ponsel pintar terbaru dari microsoft yakni Windows Phone 8.

Bocah 16 tahun yang bernama Shantanu Gawde berhasil mencuri perhatian banyak orang di dunia teknologi khususnya dibidag IT, usianya yang masih beli Shantanu Gawde sudah berhasil menjebol sistem oprasi teranyar Windows Phone 8. Seperti yang dilansir palingseru.

Prestasi yang di miliki Shantanu Gawde bukan hanya itu saja di usia 7 tahun saja dia sudah mendapatkan sertif, di negaranya India tepat dia tinggal Shantanu Gawde telah dikenal sebagai Youngest Etchical Hacke.

Pada tahun lalau Shantanu Gawde juga pernah menjebol salah satu produk dari microsoft, Shantanu Gawde pernah meretes Kincet untuk mengambil foto tanpa diketahui pemilik komputer Windows 7 yang telah disisipi malware.

Kemampuan Shantanu Gawde membobol windows phone 8 dilakukan di sebuah acara Malcon Security di New Delhi, India. Dalam acara tersebut Shantanu Gawde mempertontonkan lubang di Windows Phone 8 yang ditembusnya sehingga mampu mencuri kontak informasi, personal data dan gambar user.

Aksi yang dilakukan remaja 16 tahun ini yang berhasil mejebol Windows Phone 8 masih belum mendapatkan tanggapan dari pihak Microsoft, apakah bug yang berhasil ditemukan oleh Shantanu Gawde ini akan dibiarkan atau akan segera diperbaiki, kita lihat saja nati.

sumber

Gila… Siswa Kelas 6 SD Hamili Siswi Kelas 1 SMP

Seorang siswa kelas 6 sekolah dasar (SD) di Lumajang, ditangkap polisi karena dituduh menghamili temannya setelah terpengaruh video porno. Satu lagi dampak buruk tayangan film porno melalui VCD yang bisa diperoleh dengan bebas di pasaran merusak moral generasi bangsa ini. Mirisnya, kejadian ini menimpa seorang bocah ingusan yang masih duduk di bangku kelas 6 SD di Dusun Sukosari, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur.

Siswa Kelas 6 SD Hamili Siswi Kelas 1 SMP

Bocah berinisial WY (12) itu melakukan seks bebas dengan anak gadis tetangganya, EK, yang berusia tiga tahun di atasnya atau 15 tahun hingga hamil enam bulan. Perbuatan buruk WY ini sebagai dampak buruk dari kegemarannya menonton VCD porno di rumah salah seorang temannya.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, kediaman WY dan EK hanya berjarak beberapa meter. EK sendiri selama ini tak sekolah karena menderita keterbelakangan mental alias idiot.

Kasus ini terungkap setelah orangtua EK melihat adanya perubahan fisik pada diri putrinya. Karena curiga, mereka memeriksakan anak gadis itu ke seorang bidan. Hasil pemeriksaan, EK positif hamil. Itulah yang menggegerkan kedua orangtuanya.

Apalagi, mereka mendapatkan pengakuan bahwa orang yang menghamili EK tak lain adalah WY yang masih tetangganya. Atas keterangan ini, akhirnya orangtua EK melaporkan perbuatan pelajar SD itu ke Mapolsek Candipuro, Selasa (8/2) siang.

Menyusul laporan itu, petugas langsung menjemput WY di rumahnya saat bocah itu baru pulang dari sekolah. Lantaran kasus ini melibatkan korban dan pelaku yang masih di bawah umur, aparat Polsek Candipuro melimpahkannya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Lumajang.

Guna mengungkap kasus ini, petugas memboyong WY dan EK didampingi orangtua masing-masing serta perangkat Desa Sumberwuluh ke Mapolres Lumajang untuk menjalani proses hukum. Dalam pemeriksaan terungkap juga bahwa WY telah melakukan perbuatan itu cukup lama alias sudah berkali-kali.

Kepada petugas, pelajar itu mengaku bahwa dia melakukan perbuatan tersebut bersama korban pertama kali sebelum Lebaran 2010. Tindakan itu dia lakukan lantaran terdorong nafsu setelah sering melihat tayangan film porno melalui VCD di rumah temannya.

“Saya sering melihat film porno di rumah teman saya berinisial RC. Saya melihat film porno melalui VCD yang diberi seseorang kenalan,” kata WY blak-blakan.

Yang mengejutkan lagi, di usianya yang masih anak-anak itu, WY tak hanya melakukan seks bebas, tapi sudah terbiasa dengan minuman keras dan obat-obatan berbahaya. Bocah ingusan ini mengaku sering menenggak pil koplo dan mabuk-mabukan bersama teman-temannya.

Dia mengaku, setelah menonton film porno, rasa ingin melakukan sendiri begitu dahsyat. Makanya, dia mendatangi EK. Secara kebetulan pula, saat itu kediaman EK sedang kosong. Dia lantas mengajak korban masuk kamar, lalu menyetubuhinya. Perbuatan itu leluasa dilakukan tersangka karena orangtua korban sedang tidak berada di rumah.

“Perbuatan itu awalnya memang ada pemaksaan. Sampai-sampai WY melakukan pemaksaan dengan merobek celana dalam EK,” kata Kapolsek Candipuro Ajun Komisaris H Sutopo.

Perbuatan pertama itu tak terendus, karena WY mewanti-wanti agar EK tak melaporkannya kepada siapa pun. Pengalaman pertama itu membuat WY ketagihan, sehingga terus mengulang perbuatannya. Dan, terakhir kali pekan lalu sebelum perbuatan itu terbongkar.

“Meski korban diketahui hamil, WY masih terus melakukan hubungan intim dengan EK di rumahnya. Sampai akhirnya, perbuatannya terbongkar berkat kecurigaan orangtua EK,” ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, karena perbuatan ini melibatkan anak di bawah umur, pasal yang dikenakan adalah Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Namun, untuk proses penyidikan, ungkapnya, dilimpahkan ke Unit PPA Satuan Reskrim Polres Lumajang.

Hanya saja, lanjutnya, untuk melengkapi prosedur penyidikan pihaknya telah memintakan visum dari dokter yang menyatakan bahwa korban EK memang hamil 6 bulan. “Kami juga telah menyita VCD porno yang menjadi pemicu WY melakukan perbuatan itu untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Sementara itu, keterlibatan anak SD dalam mengakses atau menonton tayangan pornografi saat ini sudah dalam tahap memprihatinkan. Berdasarkan hasil penelitian Yayasan Kita dan Buah Hati, sejak tahun 2008 sampai 2010 muncul fakta bahwa 67 persen dari 2.818 siswa SD kelas IV, V, dan VI di wilayah Jabodetabek mengaku pernah mengakses informasi pornografi. Sekitar 24% mengaku melihat pornografi melalui media komik, 22% dari internet, 17% dari game, 12% dari film di televisi, dan 6% melalui telepon genggam.

Menurut Elly, pengurus Yayasan Kita, komik dan game perlu diwaspadai. Komik Naruto, game Counter Strike dan Point Blank, ujarnya, sangat digemari anak-anak. Belakangan ini, kata Elly, ada game baru bernama Rape Play (Permainan Perkosaan) yang bisa diunduh secara gratis dari internet.

Menurut dia, tontonan-tontonan itu telah menanamkan pornografi di benak anak-anak dan remaja. Makanya, belakangan ini banyak pertanyaan dari anak SD yang sudah berbau seks seperti halnya orang dewasa.

Menurut survei, lanjutnya, kebanyakan anak-anak (sekitar 48%) melihat pornografi justru di rumah. Dan, orangtua mereka tanpa sadar membayari biaya internet dan pulsa telepon genggam anak-anaknya.

Selain itu, yang juga perlu dikhawatirkan, imbuh Elly, saat ini kita belum mempunyai ahli pengobatan khusus pornografi. Padahal, sebagaimana dikatakan Randy Hyde, anak-anak yang mengalami kejadian ini harus segera dibantu. Pasalnya, bukan saja merusak mental sang pecandu pornografi, tapi bagian otaknya pun ikut terpengaruh. Jika kecanduan narkoba merusak tiga bagian otak, maka kecanduan pornografi bisa merusak lima bagian otak.

“Harus kita tangani secara serius sebelum terlambat. Jangan sampai menjadi fenomena gunung es,” kata Elly.

Sedangkan praktisi home schooling Seto Mulyadi mengatakan, orangtua harus intensif mendampingi anak untuk mengantisipasi dampak pemberitaan video seks. Komunikasi orangtua dan anak harus mengutamakan dialog.

“Orangtua harus mendengarkan pendapat anak tentang kasus itu. Jangan memberi ceramah panjang lebar,” katanya.

Orangtua diminta proaktif berdialog dengan anak terkait peredaran video seks itu. Namun, orangtua sebaiknya lebih banyak mendengarkan anak daripada menasehatinya.

“Yang harus dilakukan adalah dialog. Lalu, orangtua bisa mengkaitkan kasus itu dengan nilai-nilai moral maupun agama yang telah diajarkan,” katanya.

Menurut dia, penyebar video seks itu telah melakukan tindak kriminal dan harus diproses hukum. Pemberitaan dan penyebaran video itu mengancam perkembangan jiwa anak yang dalam proses imitasi atau meniru. “Penyebaran video itu membuat masyarakat goncang,” ujarnya.

sumber

Kisah Inspiratif, Bocah 13 Tahun Dapat Rp 1,25 Miliar Berkat Aksi Sosial

undefined

 

Kehidupan jalanan tidak selamanya mengubah seseorang menjadi buas dan identik dengan nasib menjadi miskin. Sebaliknya pengalaman menjadi gelandangan bisa mengubah jalan hidup seseorang menjadi ke arah yang lebih baik, bahkan di usia yang sangat muda. Contoh kongkrit dari hal ini adalah kesuksesan yang diraih oleh bocah jalanan dari Filipina ini. Di usianya yang baru menanjak 13 tahun, ia telah berhasil mendirikan sebuah lembaga amal dan uang sebesar Rp 1,25 miliar.

Adalah Cris Valdez atau yang biasa di panggil ‘Kesz’. Ketika umurnya masih 2 tahun, bocah ini sudah menjalani hidup yang teramat berat, bahkan untuk ukuran orang dewasa sekalipun. Ia bertahan hidup dengan menjadi seorang pemulung, tak punya rumah untuk beristirahat dengan nyaman, dikasari orang-orang, dan suatu ketika pernah memohon-mohon pertolongan orang lain ketika dirinya terluka berat akibat dikasari. Namun, meskipun ditempa dalam kehidupan yang kelam, rasa sosial anak ini melebihi anak-anak seusianya yang lain.

Di usia 7 tahun, Kesz sudah mendirikan lembaga amal untuk anak-anak bernama ‘Championing Community Children’. Lembaga ini didirikan untuk menolong anak-anak jalanan lainnya di sekitar kota tempat ia ‘tinggal’, Cavite. Dari lembaga ini, sudah terkumpul lebih dari 5000 hadiah seperti pakaian, sandal, mainan dan permen untuk para anak jalanan dan anak-anak dari keluarga miskin.

Kesz mendapat penghargaan dari penerima nobel perdamaian Desmond Tutu.
Aksinya yang inspirasional ini tak tenggelam begitu saja ditelan waktu. Kemuliaan sifatnya terendus oleh lembaga internasional. Hingga pada 19 September kemarin, Kesz dianugerahi International Children’s Peace Prize. Dari hadiah itu, Kesz berhak atas uang sebesar $130.000, atau Rp 1,25 milyar.

Di usia 7 tahun ia sudah mendirikan yayasan amal.
“Kamu luar biasa,” ujar peraih nobel perdamaian Desmond Tutu, yang memberikan hadiah tersebut secara langsung ke tangan Kesz.

Kesz berencana mengalirkan sebagian besar uang hadiahnya untuk keperluan amal. Tapi ia juga bercita-cita suatu ketika nanti dapat mengejar impiannya untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan dapat menjadi seorang dokter.

Championing Community Children kabarnya hingga saat ini telah berhasil menolong lebih dari 10.000 anak yang membutuhkan pertolongan.

Pesan Kesz kepada anak-anak di seluruh dunia: “Kesehatan kita adalah kesejahteraan kita! Dengan tubuh yang sehat, kita dapat bermain, berpikir jernih, pergi ke sekolah dan mencintai orang-orang disekitar kita dalam banyak cara.”

sumber

Categories: revo Kaitkata:, , , , ,

Trik Pesulap Ini Dibongkar Oleh Seorang Bocah

14 September 2012 Tinggalkan Komentar

Trik Pesulap Ini Dibongkar Oleh Seorang Bocah

Bermaksud menghibur para penonton, pesulap satu ini malah terpaksa menahan malu karena trik sulapnya tidak sengaja dibongkar oleh seorang bocah kecil yang dia pilih untuk menjadi rekan sulapnya.

Hal ini terjadi ketika sang pesulap meminta bocah yang masih lugu ini memilih satu dari tiga kartu yang dia tawarkan. Bocah ini pun memilih satu kartu dengan disertai tawa gelak penonton yang menyadari ada hal yang tidak diinginkan sang pesulap.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber

 

 

Categories: revo Kaitkata:, , , , ,

Kisah Atlet Wanita Yang Menjual Medali Olimpiade 2012 Demi Tetangga

undefined

 

Olimpiade London 2012 baru saja berakhir, ratusan hingga ribuan atlet yang telah bersusah payah mendapatkan medali telah kembali ke kampung halamannya masing-masing. Dan jika kebanyakan atlet akan memajang medali sebagai sebuah kebanggan, maka atlet asal Polandia ini justru akan menjualnya. Lho mengapa?!

Jika Anda menganggap hal itu karena uang, maka Anda salah besar. Zofia Noceti Klepacka memutuskan menjual medali perunggu yang diraihnya dari cabang selancar angin bukan karena kesulitan keuangan, melainkan demi membantu seorang fans sekaligus tetangganya yang menderita penyakit serius.

Fans tersebut bernama Zuzia, seorang bocah yang baru berusia 5 tahun. Menurutu kantor berita setempat, Zuzia mengidap penyakit cystic fibrosis dan telah menjalani 5 kali proses operasi. Namun karena keterbatasan biaya, kondisi sang bocah itu kini terancam akibat mahalnya biaya perawatan yang harus ditanggung kedua orang tuanya.

Hal ini tentu saja menggugah hati Noceti yang telah mengenal dekat sang bocah sedari kecil. Ia pun memutuskan untuk melelang medali perunggu yang susah payah direbutnya untuk membantu biaya pengobatan Zuzia.
undefined
Membayar janjinya, Zofia mampu merebut medali perunggu di cabang selancar air Olimpiade 2012.
“Zuzia adalah tetangga saya. Saya mengenalnya sejak ia lahir. Saya mengetahui permasalahan yang dihadapinya, berapa kali ia masuk ke rumah sakit. Ibunya banyak menghabiskan waktu di sana,” kata Noceti kepada Polskie Radio.

Ia rela menjual medali perunggu yang susah payah diraihnya untuk biaya operasi Zuzia.

undefined
Zofia bersama dengan Zuzia, bocah 5 tahun yang merupakan tetangganya.
“Semua orang berdo’a agar Zuzia selamat. Anda mungkin tidak bisa melihat dia, tapi cystic fibrosis adalah penyakit fatal yang dideritanya sejak sebelum pertandingan dan saya berkata kepadanya (sang ibu) bahwa saya akan mendapatkan medali untuknya,” pungkas Noceti.

Di cabang lomba selancar air, Noceti Klepacka hanya mampu finish di empat ketigam tepat di depan peselancar asal Ukraina. Dan dengan pencapaian itu, Noceti telah menepati janjinya.

sumber

Inilah Wajah Baru Minhaj, Bocah Somalia yang Sempat Sekarat Kelaparan

Dadaab, Kenya, Minhaj Gedi Farah adalah bocah yang sempat sekarat karena wabah kelaparan di Somalia. Ibunya berjuang berjalan kaki selama seminggu demi bisa menyelamatkan bocah sekarat itu. Setelah dirawat intensif oleh badan amal selama 3 bulan, Minhaj kini terlihat segar, bugar dengan pipi yang gembul.

Saat pertama kali dibawa ibunya ke sebuah rumah sakit lapangan di kota Dadaab, Kenya pada Juli 2011, tubuh Minhaj Gedi Farah sangat mengenaskan. Matanya terbelalak, mukanya amat tirus dan cekung, kepalanya besar tapi tubuhnya amat kecil dengan tulang belulang yang menonjol.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada saat berusia 7 bulan Minhaj Gedi Farah hanya memiliki berat 7 pound atau sekitar 3,17 kg. Matanya melotot, tampak besar dibandingkan lebar wajah dan ukuran tubuhnya secara keseluruhan yang kurus kering mirip jerangkong (tulang kerangka) hidup.


(Foto: Minhaj pada Juli 2011)

Perjuangan sang ibu, Asiah Dagane membawanya jauh-jauh dari Kismayo, sebuah wilayah di Somalia yang jaraknya harus ditempuh dengan berjalan kaki selama seminggu akhirnya berbuah manis. Asiah rela melakukannya demi menyelamatkan sang buah hati dari bencana kelaparan yang membuatnya sekarat karena kurang gizi. Peluang Minhaj untuk bertahan hidup kala itu dikatakan tinggal 50 persen, itupun dengan syarat berat badannya harus naik 3 kali lipat dari sekarang.

Minhaj didiagnosis dengan anemia dan kekurangan gizi yang parah. Ia membutuhkan transfusi darah sebelum juga harus menjalani pengobatan untuk tuberkulosis (TB). Namun International Rescue Committee (IRC) berhasil membawa bocah Somalia kurus itu keluar dari ‘tepi jurang’ kematian. Selama 3 bulan ia diberi makan secara intensif hingga kini berat badannya sudah naik dan tampak gemuk.


(Foto: Minhaj pada Agustus 2011)

Setidaknya 3 bulan setelah Minhaj difoto di kamp pengungsi Dadaab, kini ia terlihat memiliki pipi yang gemuk dan senyum ceria khas balita saat mendekati ulang tahun pertamanya, seperti dilansir news.com.au, Jumat (11/11/2011). Dengan diberi makan intensif Plumpynut (pasta kacang bergizi), kini berat badan Minhaj telah mencapai 8 kg, yang mendekati berat normal untuk anak seusianya.

undefined
(Foto: Minhaj pada Oktober 2011)

Minhaj mendapatkan bantuan dari International Rescue Committee, sebuah badan amal yang masih sangat berusaha untuk menjaga anak-anak lain seperti Minhaj untuk hidup.

sumber

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 251 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: