Arsip

Arsip Penulis

Renungan: 37 Hal Terselubung Tentang Seorang Ayah

20 September 2014 Tinggalkan komentar

Berikut ini adalah hal-hal yang mungkin kalian gak tau tentang ayah kalian

1. Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun, dan selalu membutuhkan kehadirannya.
2. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.
3. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
4. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka. kkarena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.
5. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu), tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
6. Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskannya.
7. Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.
8. Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi.
9. Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup.
10. Ayah benar-benar senang membantu seseorang, tapi ia sukar meminta bantuan.
11. Ayah di dapur. Membuat dan memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya? mmmmhhh… “tidak terlalu mengecewakan”
12. Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.
13. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu.
14. Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali mendoakannya.
15. Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.
16. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.
17. Ayah percaya orang harus tepat waktu. Karena itu dia selalu lebih awal menunggumu.
18. Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan.
19. Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara.
20. Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar uang sekolahmu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah memikirkannya, bagaimana ia mendapatkannya.
21. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu.
22. Ayah akan berkata, “Tanyakan saja pada ibumu,” ketika ia ingin berkata, “Tidak”.
23. Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin.
24. Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepergok menghisap rokok dikamar mandi.
25. Ayah mengatakan, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan.
26. Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu hal yang baik persis seperti caranya.
27. Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri.
28. Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.
29. Ayah tidak suka meneteskan air mata. Ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya, dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis).
30. Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu…ketika kau mimpi akan dibunuh monster…
31. Tapi, ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.
32. Ayah pernah berkata, “Kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkualitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya”
33. Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan, “Jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu”.
34. Dan untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan, “Jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak. Laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu”
35. Ayah bersikeras, bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu.
36. Ayah bisa membuatmu percaya diri, karena ia percaya padamu.
37. Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik.

 

sumber

Kategori:revo Tag:,

Selfie Sebelum Ajal Menjemput

20 September 2014 Tinggalkan komentar
Selfie Sebelum Ajal Menjemput

Mereka berpose mengabadikan diri sendiri untuk ditunjukkan kepada dunia. Berbagai cara mereka gunakan, serta berbagai lokasi mereka pilih, untuk tampil lain dari yang lain. Hal yang kerap membahayakan jiwa mereka.

 

Swafoto atau lebih terkenal dengan selfie, kata yang tahun lalu didaulat Oxford Dictionary sebagai Word of the Year, sebenarnya sudah lama dikenal. Namun baru dalam beberapa tahun terakhir aksi memotret diri sendiri ini melejit, terutama di kalangan remaja. Beragam foto potret diri dapat ditemukan di internet; menakjubkan, seksi, lugu, yang mengundang decak kagum sampai yang mebuat orang merasa ngeri melihat penampilan berani yang ditampilkan di foto-foto selfie.

 

Banyak dari mereka memilih tempat berbahaya untuk menunjukkan diri lain daripada yang lain… atau juga memotret diri sendiri pada saat yang dapat membahayakan keselamatan.

 

Untuk membuat teman-temannya terkesan, Xenia Ignatyeva kerap berpose di lokasi-lokasi yang mengundang risiko, seperti tampak dalam foto. Naas menghampiri remaja berusia 17 tahun ini saat ia tengah membuat foto diri di atas sebuah jembatan kereta api di Saint Petersburg, Rusia. Ia kehilangan keseimbangan dan tersengat listrik dari kabel yang ia gapai saat terjatuh.

 

 

Akhir Juli lalu, Oscar Otero Aguilar tengah berpesta dengan dua temannya di Meksiko City. Pistol yang ia pinjam dari seorang teman ia tempelkan di pelipisnya, saat ia berpose untuk selfie. Pemuda 21 tahun ini tidak sadar bahwa senjata yang dipegangnya berisi perluru. Ia tewas di tempat. Otero Aguilar sebelumnya beberapa kali menampilkan foto selfienya, menunjukkan ia berpose di dalam mobil (foto) atau dengan banyak botol minuman beralkohol.

 

 

“Lagu Happy (red: dari Pharrell) membuatku merasa sangat senang,“ ditulis Courtney Sanford di akun Facebook nya. Posting nya ini disertai dengan foto selfie, wajah yang dihiasi senyuman dan mata berbinar menunjukkan kegembiraannya. Foto ini muncul di timeline Facebooknya pada pukul 8:33, 24 April 2014. Pukul 8:34 polisi menerima laporan kecelakaan. Perempuan berusia 32 tahun ini tewas, setelah mobil yang dikendarainya menabrak truk, saat ia tengah memposting fotonya di Facebook.

 

 

Disaksikan anak-anak mereka, pasangan suami istri terjatuh dari atas tebing ketika membuat selfie. Pasangan asal Polandia ini diduga melewati pagar pengaman yang terpancang beberapa meter di tepi tebing di Cabo da Raca, Portugal (foto).

 

 

Mereka ingin membagi rasa senang mereka dengan yang lain. Foto yang menunjukkan keceriaan, yang menjadi kenangan terakhir bagi keluarga, kerabat serta teman mereka.

 

Jenni Rivera, penyanyi Amerika keturunan Meksiko, membidik foto diri bersama teman-temannya, sesaat sebelum jet pribadi yang ditumpanginya lepas landas. Pesawat yang terbang menuju Toluca, Meksiko, ini mengalami kecelakaan, jatuh di wilayah Meksiko.

 

 

Penyanyi Puerto Rico, Jadiel, masih sempat membuat selfie sesaat sebelum ia mengalami kecelakaan fatal di atas motor yang ia kendarai.

 

 

Gary Slok (15 tahun) mengambil foto diri bersama ibunya dan memposting di Facebook sesaat sebelum pesawat yang mereka tumpangi lepas landas. Pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH17 yang ditumpangi mereka jatuh tertembak di wilayah Ukraina.

 

Penampakan Hantu Nyata Di Film Jepang

20 September 2014 Tinggalkan komentar
Penampakan Hantu Nyata Di Film Jepang

Penampakan hantu bisa terjadi di mana saja. Semakin berkembangnya teknologi, justru semakin banyak penampakan aneh yang terekam dalam film atau foto. Beberapa waktu ini banyak penampakana yang jadi pemberitaan di media masa, mulai dari penampakan orang keempat dalam foto tiga wanita, hingga penampakan hantu melayang di ritual tertentu. Penampakan yang tak kalah heboh adalah penampakan wajah di dalam cermin di sebuah film.

 

 

Film Yami e No Shikaku menjadi perbincangan karena di salah satu adegannya tampak hal yang janggal dan diduga adalah penampakan hantu. Dalam gambar tampak potongan adegan film. Ada dua wanita yang sedang bercakap-cakap di lorong panjang penuh dengan loker. Mereka sepertinya akan mengambil barang di dalam loker dengan pintu loker terbuka. Saat sedang bercakap-cakap, muncul sesosok wajah di cermin tepat di belakang wanita berbaju biru).

 

 

Potongan adegan yang menggemparkan ini awalnya ada di Youtube.com, namun karena beberapa hal, video tersebut sudah dihapus dan tidak dapat diakses. Namun banyak orang sudah mengambil gambar adegan fenomenal tersebut dan bisa Anda lihat di sini. Gambar penampakan sudah diterangkan dan Anda bisa melihat sosok wajah yang tampak di dalam cermin.

 

Saat berita ini dikeluarkan oleh media online di Jepang, mereka langsung mengungkapkan banyak pendapat, ada yang mengatakan percaya ada juga yang mengatakan tidak. Mereka yang tidak percaya menganggap bisa jadi itu adalah foto yang diselipkan di cermin. Namun hal itu dibantah karena pada adegan selanjutnya, cermin tersebut tampak normal-normal saja.

 

Percaya tidak percaya, tampaknya akan semakin banyak penampakan yang terekam di dalam foto ataupun film-film modern. Apakah Anda percaya

sumber

Ini Dia Fitur Tersembunyi Facebook yang Masih Jarang Kamu Tahu

19 September 2014 1 komentar

Majunya teknologi gawai dan mudahnya akses internet membuat kita susah lepas dari media sosial. Media sosial memang gak pernah habis buat dibahas, mulai dari kelakuan penggunanya yang ajaib sampai hal-hal positif saat kamu menutup medsosmu. Nah, sebagai salah satu media sosial terbesar, Facebook punya jasa besar untuk menghubungkan antar manusia, membagi berita secara luas, serta menjadi album foto pribadimu.

Namun ternyata, Facebook punya banyak fitur tersembunyi yang mungkin gak kamu ketahui lho. Fitur-fitur yang belum familiar ini sesungguhnya dirancang buat memudakan hidupmu. Apa sajakah? Simak bareng-bareng yuk.

 

 

1. Menyimpan Tautan untuk Dibaca Belakangan

Simpan tautan

Ketika menyusuri linimasa, kadang kita menemukan posting berupa tautan yang sepertinya menarik, tapi kamu gak sempat membacanya saat itu. Nah, di Facebook terdapat sebuah fitur yang berfungsi sebagai pembatas halaman atau bookmark untuk tautan-tautan yang ingin kamu baca nanti.

Caranya, kamu cukup klik tanda (∨) di kanan atas tautan yang ingin kamu simpan, lalu klik “save” atau “simpan.” Nanti, akan muncul ikon “saved” di home sidebar-mu.

Saved

 

 

2. Melekatkan (embed) konten dari Facebook ke laman lain

Embed post

Kalau kamu pengen melekatkan sebuah postingan facebook di website atau blogmu, gak perlu bingung. Gampang kok, di postingan yang ingin kamu lekatkan, kamu tinggal klik tanda (∨) di pojok kanan postingan, lalu pilih embed post. Embed code yang kamu perlukan akan muncul. Tinggal copy-paste aja ke situs web atau blog yang ingin kamu pasang.

 

 

3. Mengetahui aktivitas seseorang tanpa harus jadi teman lewat tombol “Follow”

Follow

Alih-alih menambahkan seseorang sebagai teman alias add friend, kamu bisa mengikuti update orang tersebut menggunakan tombol follow jika yang bersangkutan mengaktifkan fitur tersebut. Fitur ini bisa bermanfaat jika orang yang kamu tuju sudah mencapai batas teman yang diperbolehkan, atau dia gak membalas permintaanmu untuk berteman di FB. Tapi, jangan dipake buat stalking ya!

Nah, kalo kamu mau mengaktifkan fitur follow di akunmu, gampang kok, masuk saja ke pengaturan atau setting > pengikut/followers, lalu pilih semua orang atau everybody.

Mengaktifkan fitur Follower.

 

 

4. Mengunduh semua aktivitasmu di Facebook.

Mengunduh arsip FB-mu

Kamu bisa mengarsipkan semua aktivitas yang pernah kamu lakukan selama menggunakan Facebook. Caranya gampang: masuk ke pengaturan/setting > umum/general lalu klik unduh salinan data Facebook. Siap-siap aja ngakak melihat postingan-postingan alay kamu zaman dulu!

 

 

5. Tab “other”, kotak pesan yang sering terabaikan

Tab other di inbox pesan

Di inbox, sebenarnya kamu punya satu tab lain yang terabaikan, yaitu tab other. Tab ini menyimpan pesan dari orang-orang yang gak terhubung denganmu. Gampang sekali melewatkan tab ini karena gak ada notifikasinya.

 

 

6. Melihat aktivitas yang kamu lakukan bareng pasanganmu dalam satu laman

Menampilkan kisah cintamu di FB

Kalau kamu mencantumkan status hubungan dengan pasangan di laman Facebook, kamu bisa melihat aktivitas kalian dengan mengunjungi laman ini. Aktivitas kalian dari awal sampai sekarang bisa kamu lihat kembali, mulai dari mesra-mesraan, berantem, cuek, sampai mesra lagi. Ya, hitung-hitung nostalgia deh.

 

 

7. Mengubah bahasa menjadi bahasa bajak laut atau bahasa terbalik

Bahasa-bahasa aneh

Buat lucu-lucuan, kamu bisa mengubah bahasa yang digunakan di akun Facebookmu menjadi bahasa bajak laut atau membuat susunan huruf-huruf menjadi terbalik. Caranya sederhana kok, kamu tinggal mengganti bahasa di pengaturan Facebook menjadi “English (Pirate)” atau “English (Upside Down).”

 

 

8. Kamu bisa mengetahui dari mana saja akunmu diakses

Dari mana kamu login?

Sebagai salah satu media sosial terkemuka, Facebook bisa diakses dari mana saja dengan berbagai device, baik itu lewat laptop, PC, Tablet, maupun ponsel. Nah, kalo kamu ingin mengetahui dari mana saja akunmu online, kamu bisa memanfaatkan fitur yang terdapat di pengaturan akun. Kamu tinggal masuk ke pengaturan > keamanan/security > tempat anda masuk/where you logged in.

Fitur ini akan melacak dari mana saja akunmu diakses dan lewat aplikasi atau browser apa. Jadi, kalo kamu menemukan akunmu dibajak orang, coba cek ke sini dulu deh. Terus, fitur ini juga berguna kalo kamu mengakses Facebook lewat komputer umum atau milik temanmu dan lupa log out. Untuk menghentikan akses, kamu tinggal menge-klik “akhiri semua aktivitas.”

 

 

9. Emoji Spesial

Emoji di Facebook

Di postingan Facebook, kamu bisa menambahkan emoji biar tulisanmu lebih ekspresif. Facebook akan otomatis mengubah emotikon umum yang kamu gunakan menjadi emoji. Tapi, selain emoji yang umum, kamu juga bisa menggunakan emoji spesial lho, antara lain:

(y) = simbol jempol/suka
(^^^) = hiu
:|] = robot
:poop: = kotoran
<(“) = penguin

Selain beberapa emoji di atas, masih banyak lagi emoji spesial yang bisa kamu gunakan. Lengkapnya bisa kamu lihat di sini.

 

 

10. Berbagi file lewat Facebook Chat

Berbagi file di Facebook Chat

Jangan cuma menggunakan Facebook Chat buat ngobrol aja. Kamu bisa lho, berbagi beragam jenis file, seperti MS Office document, excel, bahkan sampai file photoshop dan lagu. Kalau kamu membutuhkan respon yang lebih cepat daripada email dan kebetulan lawan bicaramu juga online di Facebook, mentransfer file via Facebook Chat bisa jadi alternatif yang layak dicoba.

 

Nah, fitur-fitur di atas lumayan bermanfaat untuk memperkaya pengalamanmu dalam berselancar di linimasa Facebook bukan? Apakah kamu sudah memanfaatkan seluruh fitur Facebook dengan maksimal?

Tapi ingat ya, jangan terlalu terpaku sama media sosialmu. Nikmati juga hidupmu di dunia nyata.

 

sumber

Kategori:komputer Tag:, , ,

Di Masa Depan, Pastikan Anak-Anakmu Mengetahui Hal-Hal Ini…

19 September 2014 1 komentar

Sebagai calon orang tua, kamu harus sudah belajar dari sekarang tentang apa yang wajib kamu lakukan ketika sudah benar-benar punya momongan. Menjadi orang tua itu tidak mudah; semakin awal kamu mulai belajar, semakin baik.

Sewajarnya, kamu menginginkan anakmu nanti menjadi pribadi yang menyenangkan. Untuk itu banyak yang harus kamu ajarkan dan contohkan kepada mereka. Tapi kamu juga tidak harus menunggu sampai benar-benar menjadi pamong. Sedari kini, kamu bisa mengajarkan adik atau ponakanmu menjadi anak yang sopan, baik hati, dan disenangi banyak orang. Praktikkan saja bersama-sama hal-hal di bawah ini!

 

1. Mengucapkan “Terima Kasih” dan “Sama-Sama”

Terima kasih

Ajarkan hal yang paling dasar dulu. Selalu ucapkan “terima kasih” setelah menerima sesuatu. Ucapkan juga rasa terima kasih ketika kamu dibantu oleh orang lain. Dengan begitu, mereka tidak akan segan untuk membantumu lagi di masa mendatang. Ucapkan “sama-sama” atau “terima kasih kembali” apabila ada yang menyampaikan terima kasih padamu. Dengan begitu, kamu bisa menunjukkan bahwa kamu memang tulus membantu.

2. Tolong, Mintalah Sesuatu Dengan Sopan

Minta tolong

Ajarkan pada anak bahwa ada cara selain teriak dan menangis untuk meminta sesuatu. Jika mereka menambahkan kata “tolong” tiap kali meminta sesuatu, maka kamu dan orang lain akan dengan senang hati membantu.

3. Jangan Menyela Pembicaraan

Menyela orang yang lagi bicara gak sopan

Jelaskan bahwa sangat tidak sopan untuk memotong pembicaraan orang lain. Apalagi kalau kalau orang yang lebih tua yang sedang berbicara. Silakan menyela hanya jika ada sesuatu yang sangat darurat. Dengan menyadari etika ini, si kecil akan paham kapan harus bicara dan kapan harus mendengarkan orang lain.

 

 

4. “Permisi…”

Sopan kuncinya

“Permisi” bisa berguna saat anak merasa segan untuk berjalan di depan orang yang lebih dituakan. Kalau perlu, ajarkan juga mereka untuk berjalan dengan sedikit membungkukkan badan demi kesopanan.

Kata ini juga sangat ampuh untuk memulai percakapan dengan orang yang baru dikenal. Selain itu, ajarkan mereka untuk menggunakannya ketika meminta tolong di tempat umum.

5. Jangan Malu Bertanya

Rajin bertanya

Ajarkan pada anak untuk selalu bertanya apabila dia bingung dan ragu. Tanamkan pengertian bahwa bertanya bukan tanda kebodohan, namun usaha untuk jadi lebih pintar. Semangati juga dia untuk bertanya di sekolah dan ketika berinteraksi dengan teman dan anggota keluarga lain. Orang akan jadi tertarik padamu jika kamu juga tertarik pada mereka.

 

 

6. Kalimat Haram: “Kok Om-nya Gendut, Sih?”

Siapa bilang aku gendut?

Kamu harus bilang pada anakmu bahwa menilai penampilan fisik orang lain itu nggak baik. Kecuali, kalau penilaian itu bersifat pujian. Tidak ada orang yang tidak senang jika dipanggil “manis”, apalagi jika pujiannya tulus.

7. “Apa Kabarmu?”

Apa kabar, jeng?

Ketika orang bertanya bagaimana keadaannya, ajarkan si anak untuk menjawab dengan lugas. Ajarkan juga bahwa hal yang sopan adalah menanyakan kembali bagaimana kabar orang yang bertanya pada mereka. Dengan begitu, anakmu akan menjadi orang yang menyenangkan untuk diajak bicara.

8. Etika Main di Rumah Teman Juga Penting!

Beda keluarga, beda aturan

Sopan santun yang diajarkan ke anak akan terlihat ketika ia berkunjung ke rumah teman. Kamu nggak mau mereka malu-maluin, ‘kan? Tanamkan pada mereka supaya tetap santun di rumah orang. Tiap keluarga juga punya aturan masing-masing yang harus mereka perhatikan.

Jika harus menolak ajakan makan, sampaikan dengan sopan. “Makasih om, tapi saya udah makan…” Jika harus berpamitan, ucapkan “terima kasih” sebelum pulang ke rumah.

9. Mengetuk Pintu

Salam...

Ajarkan anak untuk selalu mengetuk pintu yang sedang tertutup. Tunggu respon dari yang di dalam sebelum masuk. Jangan mengintip-ngintip isi dalam rumah dari jendela. Kalau tuan rumahnya sedang nggak berpakaian lengkap, gimana?

10. Ketika Menelepon Teman

Saya Rina. Rani ada om?

Ketika menelepon temannya, anak harus terlebih dahulu memperkenalkan dirinya lalu minta tolong agar disambungkan ke teman yang ia maksud. Dengan mengenalkan diri, orang tua atau saudara teman yang dicarinya akan menganggap anakmu sebagai kawan yang ramah.

11. Memanggil Nama Olokan

Jangan biarin anak kamu jadi tukang bully

Selain menasihatinya supaya nggak boleh berkata kotor, kamu harus bisa melarang mereka mengolok-olok temannya. Apalagi kalau olokan itu menggunakan nama yang jelek dan gak terpuji. Mengejek orang lain adalah tanda kelemahan. Bullying adalah tindakan yang kejam.

12. Duduk Tenang

Nikmati acaranya

Walaupun pesta ultahnya membosankan atau permainannya jelek, ajarkan anak untuk tetap tenang dan tidak merengek. Berusahalah untuk tetap menikmati acaranya. Kasian ‘kan, Om/Tante MC-nya udah berusaha maksimal?

13. Enjoy The Ride

Bikin mereka menikmati perjalanan bukan menunggu tujuan

Ketika dalam perjalanan, anak-anak akan mudah bosan. Hal ini mungkin wajar karena mereka kelelahan. Di sinilah peran orang tua diperlukan untuk membuat si anak tetap tertarik dengan perjalanan diperlukan. Kamu bisa ajak dia bercerita, bermain, atau mengambil gambar.

14. Menyampaikan Maaf

Biasakan minta maaf kalau salah

Sudah fitrahnya anak kecil untuk menjadi sangat aktif, apalagi ketika kamu mengajaknya pergi keluar rumah. Besar kemungkinan ia akan berlarian dan menyenggol orang lain. Jadi sebelum keluar rumahm ajarkan dia meminta maaf jika dia nggak sengaja mengganggu orang lain.

15. Jangan Ngupil Sembarangan

Ngupil di mana-mana

Kita nggak bisa melarang anak mengupil karena kita juga sering melakukannya. Yang bisa kamu usahakan adalah meminta anak nggak mengupil di tempat umum atau di depan orang yang lagi ngomong sama dia.

16. Kalau Bersin

Hatcchiiiu

Tutup hidung dan mulut ketika bersin agar tidak mengganggu orang lain. Ucapkan juga “maaf” kalau kamu bersin agak berlebihan. Anakmu juga harus terbiasa mengungkapkan “Yarhamukillah”, “bless you”, atau semacamnya kalau mendengarkan orang lain bersin.

17. Tawarkan Bantuan

Bantu ayah cuci mobil

Ketika melihat orang tua, guru, atau tetangga sedang sibuk atau kerepotan mengerjakan sesuatu, jangan malu-malu menanyakan “Apa saya boleh bantu?”Mungkin anak kamu memang cuma bisa membantu seadanya, namun dia bisa belajar banyak dari situ. Ingatkan juga anak untuk patuh jika diminta bantuan oleh orang tua, bukan malah menggerutu dan cemberut.

18. Krama Di Meja Makan

Boleh main-main asal habis dan dirapikan

Ajarkan anak cara menggunakan alat makan dengan benar. Mulai dari sendok dan garpu, pisau, sumpit, dan sebagainya. Jika makanan letaknya di seberang meja, jangan mencoba meraihnya sendiri. Mintalah pertolongan seseorang untuk mengoper makanan itu ke kamu. Biasakan anak makan dengan bersih dan rapi. Ingatkan dia untuk mengumpulkan tumpahan makanannya kembali di dalam piring. Jika memungkinkan, minta anak mengantar piringnya sendiri ke tempat cucian piring.

19. Sayang Pada Hewan

Sayang hewan

Jelaskan pada anak bahwa hewan adalah mahluk yang bernyawa, sama seperti manusia. Mereka juga punya perasaan dan akal. Untuk itu, anak nggak boleh semena-mena terhadap mereka. Jangan mencabuti bulu atau kaki hewan yang lemah. Dan hindari mencoba menyakiti hewan yang bisa menjadi buas!

 

Namun yang paling penting dalam pembentukan sikap anak adalah perilaku yang dicontohkan oleh orang dewasa di sekitarnya. Makanya, kamu harus bisa memberi contoh yang baik pada anak-anakmu. Jangan cuma mulutmu saja yang berbicara. Tangan dan tindak-tandukmu juga harus bisa!

 

sumber

Tanda-Tanda Kamu Pemimpin Muda yang Luar Biasa

19 September 2014 1 komentar

Kemampuan memimpin adalah salah satu kualitas yang paling dibutuhkan anak muda. Dengan kualitas ini, kita akan bisa mengamankan respek dari mereka yang lebih tua. Kita juga lebih mudah mewujudkan cita-cita, serta menyemai pengaruh baik pada yang sebaya atau lebih muda.

Tiap-tiap dari kita punya pengalaman menjadi pemimpin sendiri-sendiri, baik di tim kecil hingga proyek atau organisasi yang besar. Nah, ada ciri-cirinya lho kalau kamu termasuk pemimpin muda yang luar biasa. Apa saja?

 

1. Kamu memiliki visi

Kamu punya visi

Setiap pemimpin yang baik harus memiliki visi. Hal-hal apa yang ingin diraihnya dengan memimpin tim atau organisasi? Mau dibawa kemana orang-orang, lembaga, atau proyek yang dipimpinnya?

Suatu organisasi atau proyek memang harus punya tujuan jelas. Tujuan ini bisa berupa profit, bisa juga berupa dampak yang ingin kalian berikan pada masyarakat. Ketika sudah tahu apa tujuan lembaga yang dipimpinnya itu, seorang pemimpin pun bisa mengetahui apa saja yang mesti dilakukannya agar lembaga ini mampu mewujudkannya.

Kalau kamu pemimpin yang luar biasa, visi pribadimu akan selaras dengan visi lembaga yang kamu pimpin. Dengan ini, baik kamu maupun lembaga yang kamu pimpin akan bisa saling membangun.

 

 

2. Kamu percaya diri

Kamu tangguh dan percaya diri

Kepercayaan dirimu terlihat terutama saat kamu mengambil keputusan. Kamu tidak ragu menentukan sesuatu, bahkan keputusan sulit sekalipun, jika kamu yakin itu benar.

Kepercayaan diri ini berguna ketika kamu menghadapi orang baru. Kamu tak akan mudah terintimidasi, seberapa tak ramahnya pun orang itu terhadapmu. Ketika tak diberi apresiasi oleh lingkungan pun, kamu bisa tetap santai. Yang terpenting bagimu adalah kecintaan dan keyakinan terhadap apa yang kamu lakukan sekarang.

 

 

3. Kamu tetap bisa bercanda!

Kamu tetap bisa bercanda!

Meskipun karaktermu kuat dan menonjol, kamu tidak akan membuat anggota tim yang kamu pimpin ketakutan. Memang, mereka akan segan dan menjaga tingkah laku di depanmu. Tapi mereka juga bisa nyaman bercerita dan bercanda bersamamu.

Bekerja denganmu tidak harus selalu dibawa tegang. Kalian juga bisa tertawa dan bersenang-senang. Tak hanya rekan sekerja, kalian jugalah teman yang sebenarnya.

 

 

4. Kamu tahu makna kerjasama

Kerjakan bareng-bareng

Salah satu tanda pemimpin yang baik adalah tahu mana hal yang harus dia kerjakan sendiri dan mana yang lebih baik diberikannya pada anggota tim. Dengan mendelegasikan tugas, kamu bisa memaksimalkan kemampuan timmu. Tugas tim pun jadi lebih cepat kelar.

Banyak pemimpin muda yang gagal mendelegasikan tugas kepada tim. Semua hal ingin mereka kerjakan sendiri saja. Bisa karena mereka tak mudah percaya orang lain, bisa juga karena mereka ingin diakui sebagai orang yang paling berkontribusi dalam tim. Tapi kamu tidak begitu. Kamu tahu bahwa beban kerja tim memang tidak seharusnya dilakukan sendiri. Lebih baik tetap “tidak kelihatan” dan rendah hati, asal organisasimu bisa berkembang.

 

 

5. Caramu memperlakukan orang berbeda-beda, tergantung latar belakang mereka

Perlakukan orang sesuai latar belakangnya

Sebagai pemimpin luar biasa, kamu harus punya kemampuan interpersonal yang baik. Tidak semua orang bisa kamu perlakukan sama. Perlakukan seorang individu sesuai karakter dan latar belakangnya.

Misalnya, tidak semua orang bisa kamu tegur di depan anggota tim yang lain. Sebaliknya, ada juga orang yang harus “digembleng” berkali-kali sebelum bisa mengubah kebiasaan buruknya. Ada orang yang butuh motivasi konstan agar bisa maksimal, ada juga yang justru tidak boleh dipuji tinggi-tinggi. Pemimpin yang luar biasa akan bisa mengidentifikasi hal-hal halus seperti ini. Yang tak kalah penting lagi, dia bisa membuat orang dengan karakter dan budaya berbeda-beda bekerja dengan sinergis.

 

 

6. Kedisiplinan dan kerja kerasmu menonjol

Anggia Shitta Awanda/Della Destiara Haris

Mana ada pemimpin sukses yang malas-malasan? Semua anak muda yang berhasil pasti meraih momen manisnya karena disiplin yang tinggi. Mereka tahu haram hukumnya bersantai-santai sebelum memang waktunya. Jika ada kesalahan kecil sedikit saja, mereka akan “gatal” dan langsung ingin menyempurnakan pekerjaannya. Mereka akan selalu bertanya pada diri sendiri: apa lagi yang bisa diperbaiki?

Kualitas ini membuat mereka jadi figur yang inspiratif. Mencontohkan dengan tindakan dan bukan cuma omongan, mereka memacu semangat tak hanya diri sendiri saja, namun juga seluruh rekan yang mereka pimpin.

 

 

7. Kamu berpikiran positif

Kamu berpikiran positif

Jangan dikira memimpin organisasi itu tak banyak cobaannya. Dari urusan mencari dana, mengatur interaksi satu anggota dengan yang lain, membangun reputasi: tiap waktu akan ada saja kendala.

Pemimpin muda yang luar biasa akan berusaha berpikiran positif. Ketika masalah menerpa, dia akan bisa tenang dan percaya: setiap masalah bisa dicarikan jalan keluarnya.

 

8. Kamu berani mengambil risiko

kamu harus berani ambil risiko

Sebuah organisasi bisa maju karena berani menjabani hal-hal baru. Tidak ada organisasi yang bisa melakukannya kalau tak berani mengambil risiko. Pemimpin yang baik tahu kalau dia dan timnya tak boleh bergerak di zona yang itu-itu saja.

Tentu berani mengambil risiko tidak sama dengan sembrono. Kalau kamu pemimpin yang baik, kamu akan mampu mengukur risiko paling besar apa yang bisa diambil tim-mu, kemudian membandingkan apa yang akan kalian dapatkan jika usaha mengambil risiko itu berhasil. Dari situ, kamu akan mampu menentukan apa yang memang seharusnya kalian lakukan.

 

 

9. Musyawarah? Nggak masalah!

Musyawarah? Nggak masalah!

Tinggal di Indonesia, kamu harus mampu menghormati budaya yang ada disini. Dalam mengambil keputusan, kamu nggak boleh semena-mena. Kamu harus bermusyawarah.

Dengan bermusyawarah, kesalahpahaman dalam tim bisa diminimalisir. Semua orang bisa mendengarkan apa yang orang lain pikirkan, dan semua individu berlatih untuk berpendapat. Pada akhirnya, semua dari kita mendapat kesempatan untuk mengembangkan diri. Dan apa lagi yang lebih bisa membuktikan kepiawaianmu sebagai pemimpin, selain fakta bahwa kamu mampu mengembangkan seluruh anggota timmu?

 

Menjadi pemimpin luar biasa bukan hal yang mudah. Kalau kamu sudah termasuk salah satu di antara mereka, selamat, ya!

 

sumber

Berbagai Kesalahan Finansial Di Usia 20-an yang Sebaiknya Kamu Hindari

19 September 2014 Tinggalkan komentar

Umur 20-an adalah masa dimana kamu bisa mulai meraba-raba arah hidupmu. Di umur ini kamu akan banyak dihadapkan pada keputusan dan pilihan penting, termasuk menentukan arah kehidupan keuangan dan pekerjaanmu. Tapi tunggu! Apakah selama ini kamu sudah bisa mengatur uangmu dengan baik?

Ada kalanya lho kita lalai dan membuat keputusan yang salah. Nah, agar terhindar dari masalah keuangan yang mengancam masa depanmu, kali ini Hipwee akan mengulas tentang hal-hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan di usia 20-an. Kamu tentu ingin ‘kan bisa menjalani masa muda yang menyenangkan dan mempunyai masa tua yang nyaman kelak?

 

 

1. Kuliah Tidak Dijalani dengan Serius Sekalipun Biayanya Sangat Besar

Tidak serius menjalani kuliah

Banyak yang percaya bahwa pendidikan adalah sebuah investasi. Bangku kuliah menghasilkan gelar sarjana yang bisa jadi modal untuk bekerja di perusahaan ternama dan dapat gaji tinggi. Demi masa depanmu, orang tua rela merogoh kocek dalam-dalam untuk mengirimmu ke universitas berkualitas. Tapi, apakah semua sarjana punya jaminan sukses secara finansial?

Tanpa rencana karir yang jelas dan keseriusan menjalani kuliah, akan sulit menemukan pekerjaan yang bisa mengantarmu ke level ‘mapan’. IPK yang tidak excellent, minim pengalaman organisasi dan pengalaman kerja tidak akan membawamu kemanapun. Kuliah yang hanya asal-asalan sama halnya membuang-buang uang.

Dana pendidikan tentu sah-sah saja jika digunakan dengan bertanggung jawab. Pastikan bahwa uang yang dikeluarkankan oleh orang tuamu memang benar-benar bermanfaat dan menjadikanmu pribadi yang berkualitas.

 

 

2. Sudah Mulai Berhutang Sejak Usia Muda

hutang

Orang-orang yang akhirnya sukses di usia 40 atau 50-an mengaku sangat berhati-hati dengan keuangan mereka di usia 20-an. Pasalnya, jika di usia muda saja sudah mulai berhutang, ini bisa jadi pertanda bahaya untuk masa tuamu kelak.

Usia muda adalah waktumu untuk menekan diri sekuat-kuatnya. Misalnya, lebih memilih transportasi umum dan makan di warteg daripada harus kredit motor atau nongkrong di restoran. Alih-alih berhutang, seharusnya momentum masa muda bisa dimanfaatkan untuk menabung sebanyak-banyaknya.

Anak muda belum punya banyak kebutuhan yang sifatnya mendesak layaknya mereka yang sudah berkeluarga. Lalu, buat apa hutang? Berusahalah memenuhi kebutuhan dengan penghasilan yang kamu miliki. Kuncinya, kamu harus pintar-pintar membedakan antara keinginan dan kebutuhan.

 

 

3. Menggunakan Kartu Kredit Tanpa Diimbangi Kemampuan Mengontrol Diri Sendiri

hidup dengan kartu kredit

Kartu kredit bisa jadi masalah bagi kamu yang nggak bisa mengontrol diri sendiri. Sistem meminjam uang lewat kartu kredit hanya akan mengajarkanmu hidup boros. Terbiasa belanja dan mengejar diskon dengan kartu kredit,  kamu pun terlilit banyak hutang yang entah kapan bisa dilunasi.

Akan lebih baik jika anak muda menunda memiliki kartu kredit hingga kondisi finansialnya benar-benar mapan. Hal ini penting lantaran sikap gegabah seringkali masih muncul dalam diri anak muda.

Ketika akan berbelanja, sebaiknya tentukan jumlah uang yang akan dibelanjakan. Pastikan untuk membawa uang tunai sesuai jatah belanja yang sudah ditentukan.

 

 

4. Gegabah Memutuskan untuk Kredit Kendaraan Pribadi

kredit kendaraan pribadi

Sekali lagi, kendaraan pribadi sebenarnya belum jadi kebutuhan mendesak bagi anak muda 20-an. Selain gaji di awal karir yang belum cukup ‘aman’ untuk membayar cicilan, akan lebih baik jika uangmu ditabung terlebih dahulu.

Kendaraan pribadi cenderung jadi keinginan dan bukan kebutuhan bagi anak muda. Kadang, ada rasa gengsi jika bertemu teman-teman lama tanpa membawa tunggangan baru yang dianggap bukti dari hasil kerjamu sendiri.

Bertahanlah sementara waktu dengan kendaraan yang dihibahkan oleh orang tua. Jika tak ada “warisan” macam ini, menggunakan transportasi umum juga jauh lebih murah dan efisien kok. Sepeda juga bisa jadi alternatif transportasi yang punya nilai lebih, yaitu membuat tubuhmu lebih bugar.

 

 

5. Gagal Mengontrol Pengeluaran Sosial

pengeluaran sosial

Gagal mengontrol pengeluaran sosial adalah salah satu kesalahan finansial yang sering  tidak disadari banyak dilakukan oleh anak muda. Ada saja acara nongkrong bersama teman-teman sepulang kerja, pergi ke bioskop di akhir pekan, atau pergi berlibur ke luar kota. Kalau tidak diatur dengan cerdik, bisa-bisa kantungmu sudah cekak sebelum akhir bulan.

Ketika tidak bisa mengatur keuangan untuk pengeluaran sosial dengan baik, berapa pun gajimu akan cepat habis. Kamu harus bisa menyusun strategi demi bisa tetap menabung dan bersosialisasi dengan teman-temanmu.

Selama satu minggu, pilih 2 atau 3 hari sebagai kesempatanmu untuk bersenang-senang. Sisanya, gunakan waktumu untuk melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat sekaligus tidak mengeluarkan biaya.

 

 

6. Gampang Tergoda Iklan dan Punya Sifat Konsumtif

punya sifat konsumtif

Beberapa orang memang punya kecenderungan berperilaku konsumtif. Hobi berbelanja dan loyal menghamburkan uang untuk barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu penting. Kadang, hanya lantaran menonton iklan atau mendengar cerita teman bisa membuatmu gatal untuk membeli gadgets keluaran terbaru.

Nah, ini lho sikap yang sebaiknya kamu hindari. Perilaku konsumtif dan mudah terpengaruh jelas akan merugikanmu sendiri. Gaji dan uang tabunganmu bisa mendadak raib ketika kamu hobi gonta-ganti gadgets setiap bulannya. Sadarilah kalau mengikuti tren gawai itu tidak pernah akan ada ujungnya. Pilih gawai yang paling bisa memenuhi kebutuhanmu dan bertahanlah dengannya sampai maut memisahkan ia benar-benar rusak.

 

 

7. Tidak Punya Rencana Masa Depan yang Jelas

Tetapkan tujuan masa depan yang jelas

Merasa masih muda, kamu mungkin berpikir bahwa belum saatnya merencanakan masa depan. Pekerjaan dijalani dengan biasa saja, asalkan merasa nyaman dan ‘cukup’. Padahal, penting untuk menyadari bahwa pekerjaan yang dijalani saat ini tidak akan selamanya kamu kerjakan. Bukankah setiap karyawan bisa pensiun atau dipecat sewaktu-waktu ketika kinerja mereka tidak cukup baik?

Nah, mulailah merencanakan untuk berinvestasi. Pelajari tentang valuta asing, reksa dana, emas, hingga investasi properti. Pikirkan strategi berinvestasi yang paling tepat supaya bisa menikmati masa tuamu dengan santai dan bahagia. Masih bingung harus mulai berinvestasi dari mana? Hipwee pernah menulis artikel “Instrumen Investasi yang Cocok Dicoba Anak Muda” yang bisa jadi bahan pertimbanganmu.

 

 

8. Tidak Menyiapkan Dana Darurat

dana darurat

Selain kemungkinan diberhentikan dari tempat kerja, ada-ada saja musibah yang bisa setiap saat menghampirimu. Mendadak sakit, kebutuhan membantu keluarga, atau bahkan kecelakaan bisa jadi hal yang tak diduga membuat kantungmu tiris.

Cara paling aman untuk mengatasi kondisi tidak terduga adalah dengan menyiapkan dana darurat. Setiap bulannya, usahakan menyisihkan 20% dari gajimu untuk masuk ke rekening dana darurat. Jadi, ketika sewaktu-waktu mendapat musibah, kamu tidak perlu meminjam ke teman atau minta bantuan ke orang tua.

 

 

9. Menganggap Bahwa Anak Muda Belum Butuh Asuransi

anak muda butuh asuransi

Seperti sudah dijelaskan di poin sebelumnya, musibah bisa saja datang kapan saja dan pada siapa saja. Inilah kenapa memiliki asuransi yang bisa memberikanmu proteksi sangat dibutuhkan. Kemalangan dan hal-hal tak terduga tidak hanya datang pada mereka yang sudah mapan dan berkeluarga ‘kan?

Jika saat ini kamu belum memiliki asuransi, mulailah pelajari tentang asuransi jiwa, kesehatan, hingga properti. Pilihlah satu atau dua jenis asuransi yang menurutmu paling cocok dan pembayarannya tidak terlalu memberatkanmu. Menyisihkan uang setiap bulan atau per 3 bulan untuk membayar premi asuransi akan sebanding dengan manfaat jangka panjang yang bisa kamu rasakan.

 

 

10. Nekat Menikah Walaupun Belum Punya Kemampuan Finansial yang Mumpuni

keputusan menikah

Anak muda usia 20-an biasanya sudah punya pasangan dan mulai memikirkan tentang pernikahan. Menjalani hubungan pacaran yang menyenangkan, kemudian berharap bisa segera melangkah ke pelaminan. Saat kamu sudah merasa siap secara mental, apakah kondisi finasialmu juga sudah mumpuni?

Kenyataannya, usia 20-an adalah masa-masa produktif bagi anak muda untuk meniti karir. Daripada membagi fokus untuk karir dan berumahtangga, sebaiknya utamakan pencapaian karirmu dulu. Pasalnya, pernikahan bukan hanya perkara menggelar resepsi, setelahnya banyak hal yang harus dipikirkan. Tempat tinggal, kendaraan, kebutuhan sehari-hari hingga dana untuk anak harus disiapkan matang-matang. Yakin nih, mau buru-buru menikah kalau kemampuan finansial belum memadai?

 

Nah, itu tadi kesalahan-kesalahan finansial yang seringkali dilakukan anak muda 20-an. Supaya masa depanmu lebih ‘aman’ secara finansial, sebaiknya hindari hal-hal di atas, ya! Semoga sukses!

 

sumber

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 309 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: