Arsip

Archive for 17 Juli 2012

Hacker Bocorkan Ribuan Email & Password Perusahaan Minyak

 

Lebih dari 1.000 email dari lima perusahaan industri minyak multinasional termasuk Shell, Axxon dan BP telah dipublikasikan di internet oleh Anonymous.

Para hacker menargetkan perusahaan minyak raksasa asal Rusia yaitu, Gazprom dan Rosneft. Anonyomous menganggap, perusahaan tersebut sebagai dalang melelehnya lapisan es di kutub utara.

NovaSecInfo.com menjelaskan, data yang dimuat Anonymous termasuk 317 email dan password MD5 yang diretas pada Juni, menyusul diumbarnya 724 email dan 24 email dilengkapi teks password, kemarin.

Sejauh ini data yang diretas tersebut tidak disalahgunakan untuk tindakan kriminal. Anonymous (nama samaran) merupakan kelompok hactivist yang mulai melancarkan aksinya pada 2003. Kelompok ini merupakan dalang dari beberapa aksi anarkis di dunia digital.

Dalam beberapa serangan yang dilancarkan, mereka sangat menentang kebijakan sensor oleh pemerintah dan tak jarang melumpuhkan situs-situs pemerintah. Terbaru, mereka menyerang situs resmi Formula One (F1). Kabarnya, aksi itu dilakukan sebagai protes terhadap rezim Raja Hamad bin Al Khalifa yang telah melakukan pelanggaran HAM.

 

Kategori:revo

Buat apa sih Kuliah?

17 Juli 2012 2 komentar

 

Selamat siang agan, ane cuma mau nge-share dikit nih..dibaca sampai habis dulu ya terus dicomment, jangan cuma terpancing oleh judulnya

Spoiler for Kuliah:

Memang apa sih kerennya jadi mahasiswa? Kamu pikir kamu keren kalau jadi mahasiswa? Dengan jas almamater yang heroik kamu jadi bisa kembali ke sekolah kamu dan berkata, “saya sekarang mahasiswa UNAIR loh” atau “ini nih lihat jaket kuning UI gw”.

Okey, itu memang salah satu bagian menyenangkan yang bisa dibanggakan, tapi kalo udah bangga, kamu mau apa? Apa yang kamu dapatkan dari kebanggaan tersebut?

‘seneng aja’

‘kepuasaan batin’

‘yah keren aja sih’

Ada lagi kah ?

Kamu udah yakin dengan pilihan jurusan dan kampus kamu? Sudah sesuai dengan panggilan jiwa belum? Atau kamui masih bohong sama diri kamu?

Quote:
‘iya saya sudah yakin kok sama pilihan saya’

‘ah masa sih?, yakin? Itu kok muka masih belum pede tampaknya’

‘ya dibuat yakin dong, kan sudah keterima’

‘bener nih gak nyesel?’

‘emang ada pilihan lain kah?’

Kamu sudah jadi mahasiswa nih sekarang, lalu kamu mau jadikan titel kamu nanti untuk apa? Mau dijadikan apa titel yang kamu raih?

Sobat, kata rektor saya dulu, biaya standar untuk seorang sarjana teknik adalah Rp.28.000.000 setiap semesternya. Jumlah yang yang gak kecil loh, coba saya tanya berapa biaya kuliah? Dulu saya di ITB 1.850.000 per semesternya. Kabarnya sekarang sudah mencapai hingga 5 juta rupiah per semesternya. Okelah kita pakai standar sekarang saja, dan dengan asumsi biaya sarjananya tetap.

Dengan asumsi ini saja saya bisa mengatakan kalau dalam satu semester, minimal kita sudah memiliki hutang 23 juta per semesternya. Hutang? Pasti banyak yang bertanya, itu hutang ke siapa? Hutangnya ke Rakyat Indonesia kawan. Mereka yang bayar pajak itu telah mensubsidi kuliah kamu, khususnya buat kamu yang kuliah di kampus negeri.

Pendidikan yang berkualitas itu hakekatnya memang mahal, pertanyaannya siapa yang akan menanggung biaya pendidikan tersebut? Dalam kasus Indonesia, rakyatlah yang juga dibebankan untuk membiayai kuliah kita.

Saat pertama kali masuk ITB beberapa tahun yang lalu, seorang alumni yang sangat senior berbicara dalam sebuah sesi seminar.

“untuk masuk ITB, perbandingan tingkat kompetisinya adalah 1 banding 20. Artinya ketika kamu bahagia karena telah masuk ITB, ada 19 anak muda Indonesia lain yang menangis kecewa karena gagal diterima di ITB.

Kamu kuliah di subsidi oleh rakyat, maka untuk membalas budi pengorbanan uang yang telah rakyat berikan, kamu minimal harus bisa kasih makan ke 76 orang lainnya. Darimana angka 76 tersebut?

Kita asumsikan 19 orang tersebut menikah dan memiliki dua anak saja, maka itu berarti 19 dikali 4 yaitu 76 orang”

Kata-kata tersebut selalu terngiang di benak saya hingga saat ini, saya selalu berpikir dan mencari jalan bagaimana bisa membuka kesempatan menambah penghasilan bagi 76 orang. Tentu bukan hanya dengan membuka lapangan kerja dengan menjadi entrepreneur, banyak cara untuk bisa berbagi seperti dengan aktivitas sosial.

Bagaimanapun caranya, itulah yang perlu kita sama-sama pikirkan. Bahwa kamu jadi mahasiswa itu tidak mudah dan tidak bisa asal-asalan. Kamu perlu tanya ke diri kamu, “saya mau berkontribusi apa selama jadi mahasiswa dan setelah lulus untuk negeri ini?

Karena kuliah kamu bukan hanya menyangkut diri kamu, tetapi juga ratusan juta rakyat Indonesia di masa kini dan masa depan. Mahasiswa seringkali disebut sebagai unsur perbaikan negara, ya benar adanya kalimat tersebut. Karena ditangan mahasiswa yang nantinya akan masuk ke dunia nyata lah negeri ini bergantung harapan.

Kamu kuliah, kamu termasuk dalam 18% rakyat Indonesia usia 18-23 tahun yang beruntung bisa menikmati bangku di perguruan tinggi. Jumlahnya tidak sampai 4.5 juta saja mahasiswa itu. Maka renungkanlah nasih 78% rakyat Indonesia lainnya yang

Karena kamu itu mahasiswa, ada kata MAHA di depan siswa. Maha itu identik dengan tidak terbatas dan tidak pernah habis. Perlu di ingat, bahwa penggunaan kata MAHA itu identik dengan sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan (e.g Maha Pengasih,dan Maha Penyayang). Menariknya bahasa Inggris nya dari Mahasiswa adalah student, atau terkadang ditambahkan College Student. Bahasa arabnya mahasiswa adalah thulabiy, sama dengan siswa. Mereka tidak menggunakan terminologi Great Student atau AkbaruThulabiy sebagai kata ganti mahasiswa.

Hanya di Indonesia yang menggunakan pola kata seperti ini. Kenapa? Karena ada sebuah harapan khusus bagi mahasiswa Indonesia untuk bisa memiliki karakter seorang MahaSiswa, seorang yang tidak pernah terbatas hasratnya untuk bisa menuntut ilmu.

Dalam sebuah lirik lagu perjuangan kampus yang berjudul “Kampusku”, sang pengubah lagu menuliskan seperti ini:

Berjuta Rakyat Menanti Tanganmu

Mereka Lapar dan Bau Keringat

Kusampaikan Salam Salam Perjuangan

Kami Semua Cinta Indonesia

Tapi kamu juga jangan terlalu Geer dulu dengan segala sanjungan untuk mahasiswa, itu gak sekeren itu kok, kadang malah cuma klise belaka. Saya malah berpikir terlalu banyak pujian untuk seorang yang menyandang label mahasiswa. Padahal jadi mahasiswa gak sekeren itu kok, apa sih mahasiswa? Belajar males, kajian kebangsaan cuek, demo di jalan gak mau, kegiatan pengembangan masyarakat juga gak peduli, bahkan fokus pada kompetensinya saja juga enggan.

Apa sih mahasiswa itu? Cuma mampu mejeng dengan tampang keren, sok bawa mobil ke kampus padahal uang orang tua. Bergaya sana sini, ganti pacar tiap bulan, gak nyimak dosen di kelas, ke kampus dandannya udah seperti mau ke resepsi pernikahan.

Ngapain sih tuh mahasiswa? Selama empat tahun di kampus akhirnya gak aplikasi ilmunya, berpikir gimana ngasih makan dirinya saja, lupa kalau dia di bayarin rakyat saat kuliah, jadi manusia hedon yang lupa kalau masih banyak rakyat yang lapar dan bau keringat.

Ah mahasiswa, apa pentingnya? Cuma bisa kritik keadaan negeri tanpa mau berpikir apa yang bisa ia lakukan untuk negerinya. Hanya ribut diantara mahasiswa, bakar ban dan akhirnya rakyat lagi yang kembali menderita.

HEI KAMU YANG MENGAKU MAHASISWA !

Coba sekarang saya tanya buat kamu yang mau lulus kuliah, buat apa sih kamu kuliah? Abis kuliah mau kemana?

‘ikutin aja kemana angin membawa’

‘yah kita lihat nantilah gimana abis wisuda’

‘mau kerja dulu deh, sambil mikir mau ngapain setelahnya’

Umm. Okey, tidak ada yang salah dengan kalimat-kalimat tersebut. Tetapi kalimat-kalimat ini menandakan masih banyak diantara mahasiswa dan alumni muda yang bahkan tidak tau mau ngapain setelah lulus.

Helloooo

Dimana #panggilanjiwa kamu kawan? Masih belum berjumpakah dengan #panggilanjiwa kamu itu? Atau bahkan kamu tidak berusaha mencarinya?

Sobat,apakah dunia kampus belum cukup untuk kamu dalam mem-#bangunmimpi? Butuh berapa lama lagi untuk kamu agar bisa menemukan dan merencanakan mimpi besar kamu sobat? Atau jangan jangan kamu lebih nyaman dalam ketidakpastian mimpi kamu?

Mereka yang tidak punya mimpi akan terjebak pada kegalauan hidup, dan bila kegalauan hidup menemani mereka maka ketidakpastian akan menjadi sahabat, dan akhirnya berujung pada ketidakjelasan manfaat hidup itu sendiri.

APA KONTRIBUSI KAMU UNTUK NEGERI?

Percuma saja kamu kuliah kalau ternyata pilihan jurusannya bukan yang kamu minati, bohong dengan #panggilanjiwa hanya untuk mengejar titel di kampus negeri saja. Hidup itu bukan sekedar titel kamu di dapat dimana, tetapi kamu mau berbuat apa dengan titel tersebut untuk kebaikan dan kebermanfaatan.

Kamu pikir jadi alumni dari kampus beken itu terjamin masa depannya kawan? Saya justru banyak kenal teman, senior, dan junior saya di kampus yang luntang-luntung gak jelas karena penuh kegalauan dalam menatap masa depan. Mereka tidak membangun karakter diri selama jadi mahasiswa. Akibatnya? Hidup segan, Mati enggan.

Lantas, apa yang bisa dibanggakan ketika setelah lulus hanya menjadi sekrup kapitalis yang menghambakan diri pada uang dan rela ketika sumber daya negeri ini dikeruk untuk kepentingan asing semata. Apa kalian lupa kalau kalian kuliah disubsidi oleh negara? Uang rakyat itu kawan? Hasil pajak mereka yang berharap negeri ini lebih baik.

Buat saya, percuma belajar mati-matian masuk perguruan tinggi kalau ujung-ujungnya hanya memetingkan isi perut belaka dan tidak mampu berkontribusi untuk bangsa. Sayang banget kawan, bila 4-5 atau bahkan 6 tahun kuliah pada akhirnya hanya menjadi perusak negeri, yang serakah atas kebutuhan dunia.

Atau lebih sadis lagi mereka para koruptor yang menghabiskan hidup untuk merusak moral sosial bangsa. Seharusnya mereka mereka inilah yang di klaim oleh Malaysia bukan budaya Indonesia.

Rakyat negeri ini membiayai kamu kuliah bukan hanya untuk mendapatkan IPK Cum Laude atau terancam Cum Laude. Yakin nih yang IPK nya 4.00 itu benar-benar cerdas? Jangan-jangan mereka cuma seorang robot yang jago menyelesaikan soal ujian, tetapi gamang dalam menghadapi soal kehidupan.


Kamu kuliah di kampus teknik, jadilah teknokrat yang visioner. Kuliah di fakultas hukum, jadilah advokat yang adil. Belajar di jurusan ekonomi, maka jadilah ekonom yang bijak. Atau bila kamu kuliah di kampus pertanian, bangunlah negeri ini dengan ilmu pertanian yang kamu miliki, jangan mangkir dari kompetensi dan malah berpikir untuk menjadi bankir.

Kuliah itu mahal kawan, setau saya di UI sudah Rp.25.000.000, di ITB bahkan ada yang mencapai Rp.50.000.000. Biaya per semester juga sudah semakin besar, lalu apa yang kamu cari setelah lulus? Hanya bekerja sebagai pegawai kah pilihan hidup kamu?

Quote:

Masih banyak anak muda Indonesia yang tidak kuliah. Atau alumni kampus yang katanya beken dan akhirnya memilih untuk bersaing dalam job fair dengan alumni kampus yang katanya ga beken? Gak malu ya sobat?
Yuk kita berpikir #beda , jangan berpikir “mau kerja di perusahaan apa”, melainkan “mau buka lapangan kerja dimana ya”

Saya sering bilang ke mahasiswa ITB, buat apa kamu bangga masuk ITB kalau hanya bisa jadi mahasiswa KUPU KUPU alias kuliah pulang kuliah pulang. Mending kamu sekalian aja pulang ke rumah orang tua kamu. Karena kita kuliah bukan hanya untuk mengejar nilai, kita kuliah untuk menikmati proses pembelajaran diri dalam setiap kesempatan.

Malu lah pakai jaket kuning UI yang katanya keren itu kalau gak peka sama isu sosial masyarakat, hanya mengenal kuliah-kafe-mall saja. Helloo kawan, itu jaket kuning lambang perjuangan, apa kontribusi kamu untuk negara. Kalau kamu sudah berkontribusi untuk negeri, barulah boleh sedikit bangga dengan jaket kuning kamu sobat!

Atau mahasiswa UGM yang terkenal dengan jaket warna karun goni, itu warna kerakyatan, maka segen saya lihat mahasiswa UGM kalau melihat dan memikirkan realita rakyat aja gak mau. Jaket mu itu bukti pengorbanan sobat!

Ah capeklah kuliah itu kalau hanya mengejar Nilai tetapi anti sosial, menjadi manusia robot yang bangga jadi sekrup kapitalis.

Buat kamu yang baru lulus SNMPTN atau segala bentuk ujian masuk perguruan tinggi lainnya. Berani janji kontribusi apa selama jadi mahasiswa? Atau udah cukup bangga dengan label mahasiswa?

Masuk jurusan kedokteran kampus beken, tetapi gak mau praktek di daerah terpencil, hanya mau jadi dokter di kota. Hmm percuma deh, di kota di daerah daerah aja masih kekurangan dokter, di kota dokter menumpuk. Hmm mendingan mundur deh.

Ayolah kawan! Kita MAHAsiswa, ada kata Maha di depan siswa, masa masih sama sama aja konsep berpikirnya dengan mereka yang tidak sekolah. Malu la kita sama tukang bakso yang bisa punya 3 pegawai, mereka yang tidak kuliah aja bisa ngasih makan orang lain, lah mahasiswa? Bangun Idealisme itu kawan, sejak mahasiswa, kesempatan terakhir untuk membangun idealisme itu ada di kampus. Setelah lulus, kalian akan menikmati dunia nyata yang sangat kejam dan pragmatis.

Hidup itu bukan hanya tentang duit, duit, dan DUIT.

Mahasiswa itu #beda!

Yuk kita bangun konsep berpikir yang dewasa. Jangan bangga ke kampus pakai mobil orang tua untuk mejeng sana sini dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar, manja dalam belajar serta lemah karakter. Percuma nanti di hari wisuda, para alumni itu hanya menambah daftar pengangguran negeri ini, buat apa kamu kuliah sobat?

Sobat, mari kita maknai dengan #bijak kenapa kita harus kuliah. Ini bukan hanya sekedar mengikuti kebiasaan banyak orang. Tetapi ini tentang upaya membuat diri kita lebih mampu berkontribusi untuk pembangunan bangsa.

Sobat, kamu mau berkontribusi apa selama kuliah?

 

25 Perusahaan TI dengan Gaji Tertinggi

17 Juli 2012 2 komentar

 


KOMPAS.com – Perusahaan teknologi informasi mendominasi dalam memberikan kesejahteraan bagi karyawannya. Sehingga tidak mengherankan saat developer atau engineer dibayar tinggi atas pekerjaannya.

Dengan bantuan Glassdoor.com, Business Insider merilis 25 perusahaan IT dengan bayaran tertinggi di dunia.

Di sini, tidak hanya gambaran berapa besar gaji yang akan dibayarkan tapi jenis pekerjaan apa dengan bayaran terendahnya.

Rata-rata perusahaan IT membayar gaji karyawannya sekitar 150.000-200.000 dollar AS. Namun dengan jabatan lebih tinggi, maka perusahaan akan membayarnya lebih tinggi lagi.

Perusahaan mana yang memberikan karyawannya dengan gaji yang sangat tinggi, simak saja daftar di bawah ini.

Berikut daftar 25 perusahaan IT dengan gaji tertinggi (per tahun):

25. Rackspace
Rata-rata gaji: 72.946 dollar AS
Gaji tertinggi: 117.250 dollar AS (Director)
Gaji terendah: 50.047 dollar AS (account manager)

24. Groupon
Rata-rata gaji: 72.949 dollar AS
Gaji tertinggi: 115.140 dollar AS (member of technical staff)
Gaji terendah: 37.040 dollar AS (account manager)

23. Intel
Rata-rata gaji: 91.681 dollar AS
Gaji tertinggi: 113.857 dollar AS (research scientist)
Gaji terendah: 56.770 dollar AS (manufaktur technician)

22. Research in Motion (RIM)
Rata-rata gaji: 92.427 dollar AS
Gaji tertinggi: 125.667 dollar AS (product manager)
Gaji terendah: 68.333 dollar AS (hardware design)

21. Qualcomm
Rata-rata gaji: 95.019 dollar AS
Gaji tertinggi: 121.543 dollar AS (Staff Hardware Engineer)
Gaji terendah: 76.623 dollar AS (Systems Test Engineer)

20. Citrix System
Rata-rata gaji: 99.026 dollar AS
Gaji tertinggi: 110.069 dollar AS (Senior Software Development Engineer)
Gaji terendah: 73.378 dollar AS (Quality Assurance Engineer)

19. Microsoft
Rata-rata gaji: 100.236 dollar AS
Gaji tertinggi: 124.126 dollar AS (Researcher)
Gaji terendah: 80.186 dollar AS (Technical Account Manager)

18. Facebook
Rata-rata gaji: 101.843 dollar AS
Gaji tertinggi: 133.571 dollar AS (Product Manager)
Gaji terendah: 43.518 dollar AS (User Operations Analyst)

17. LinkedIn
Rata-rata gaji: 102.359 dollar AS
Gaji tertinggi: 148.125 dollar AS (Principal Software Engineer)
Gaji terendah: 53.667 dollar AS (Sales development specialist)

16. Apple
Rata-rata gaji: 103.965 dollar AS
Gaji tertinggi: 117.185 dollar AS (Product Design Engineer)
Gaji terendah: 26.561 dollar AS (Mac Specialist)

15. Amazon
Rata-rata gaji: 104.854 dollar AS
Gaji tertinggi: 132.442 dollar AS (Software Development Manager)
Gaji terendah: 62.397 dollar AS

14. NVIDIA
Rata-rata gaji: 104.858 dollar AS
Gaji tertinggi: 122.477 dollar AS (Senior Hardware Engineer)
Gaji terendah: 85.382 dollar AS (Product Engineer)

13. Salesforce.com
Rata-rata gaji: 105.354 dollar AS
Gaji tertinggi: 149.935 dollar AS (Lead Member of Technical Staff)
Gaji terendah: 79.351 dollar AS (Sales Engineer)

12. Google
Rata-rata gaji: 106.104 dollar AS
Gaji tertinggi: 140.481 dollar AS (Senior Software Engineer)
Gaji terendah: 60.909 dollar AS (Account strategist)

11. Oracle
Rata-rata gaji: 106.350 dollar AS
Gaji tertinggi: 150.973 dollar AS (Consulting Member of Technical Staff)
Gaji terendah: 62.975 dollar AS (Programmer Analyst)

10. IBM
Rata-rata gaji: 107.242 dollar AS
Gaji tertinggi: 153.420 dollar AS (Research Staff Member)
Gaji terendah: 67.103 dollar AS (Computer Programmer)

9. Mitre
Rata-rata gaji: 107.795 dollar AS
Gaji tertinggi: 153.660 dollar AS (Principal Information Systems Engineer)
Gaji terendah: 72.288 dollar AS (Software Systems Engineer)

8. SAP
Rata-rata gaji: 108.932 dollar AS
Gaji tertinggi: 165.974 dollar AS (Senior Director)
Gaji terendah: 89.737 dollar AS (Technical Consultant)

7. Adobe
Rata-rata gaji: 109.241 dollar AS
Gaji tertinggi: 142.076 dollar AS (Senior Computer Scientist)
Gaji terendah: 65.600 dollar AS (Financial Analyst)

6. Intuit
Rata-rata gaji: 110.575 dollar AS
Gaji tertinggi: 134.525 dollar AS (Senior Product Manager)
Gaji terendah: 61.161 dollar AS (Rotational Development Associate)

5. Zynga
Rata-rata gaji: 111.004 dollar AS
Gaji tertinggi: 158.976 dollar AS (Studio General Manager)
Gaji terendah: 77.767 dollar AS (Game Designer)

4. Twitter
Rata-rata gaji: 116.324 dollar AS
Gaji tertinggi: 130.000 dollar AS (Systems Software Engineer)
Gaji terendah: 98.222 dollar AS (Product Designer)

3. Guidewire
Rata-rata gaji: 117.515 dollar AS
Gaji tertinggi: 132.250 dollar AS (Senior Integration Architect)
Gaji terendah: 95.625 dollar AS (Quality Assurance Engineer)

2. Yahoo
Rata-rata gaji: 118.290 dollar AS
Gaji tertinggi: 154.330 dollar AS (Product Management Director)
Gaji terendah: 64.333 dollar AS (Account Manager)

1. Cisco
Rata-rata gaji: 122.314 dollar AS
Gaji tertinggi: 208.679 dollar AS (Senior Director)
Gaji terendah: 69.683 dollar AS (Customer Support Engineer)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 309 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: