Beranda > revo > Balita Ini Tak Sadar Tengah Menantang Maut

Balita Ini Tak Sadar Tengah Menantang Maut

 

Coventry, Inggris – Namanya juga bocah, tidak bisa membedakan mana yang main-main dan mana yang berbahaya. Bisa jadi ia menganggap sedang bersenang-senang, padahal maut tengah membayanginya.

The Sun, Rabu (4/7/2012), memberitakan kejadian seperti itu terjadi di sebuah apartemen di Wyken, Coventry, Inggris. Seorang balita saat itu terekam kamera sedang bermain-main di balkon apartemennya di lantai 8. Ia naik ke pembatas tembok balkon itu dan dengan santainya duduk di bibir tembok itu. Tanpa merasa takut ia duduk tenang sambil memain-mainkan tali jemuran dan mengayun-ngayunkan kakinya.

Kontan saja, orang yang melihat adegan itu langsung ketar-ketir. Sebab, sedikit saja ia kehilangan keseimbangan, maka balita itu jatuh. dan, susah untuk bisa selamat bagi balita yang jatuh dari ketinggian sekitar 30,5 meter.

Adegan itu direkam tetangganya, yang tinggal di seberang gedung apartemen. Ia langsung menelepon polisi setelah melihat bocah itu tengah dibayangi maut. “Suami saya mengambil kamera dan menggunakan lensa zoom untuk memastikannya apakah yang dilihatnya itu benar-benar anak kecil atau boneka. Jantung saya hampir copot, saya yakin dia akan jatuh dan mati. Saya ambil telepon dan memanggil polisi,” ujar Debby Green, tetangga yang tinggal di seberang gedung apartemen.

Suami Debbie, John mengatakan. “Saya tak kuasa merekam adegan kematian bocah itu. Saya takjub, dia bisa menyeimbangkan badannya.”

Polisi tiba sekitar enam atau tujuh menit kemudian. Polisi pun naik ke lantai delapan dan menemukan ibu anak tersebut sedang tertidur bersama seorang laki-laki. Sang Ibu berkilah, bocah itu tidak akan jatuh karena ada jaring tipis yang menutup balkon. Ia berterima kasih pada Debbie.

Namun Debbie, mengatakan, “Bodoh benar ibu. Itu Bagaimana mungkin jaring tipis itu bisa menahan badannya.” Beruntung balita itu selamat dan kembali asyik bermain.Ibu bocah tersebut juga membatah sedang tidur ketika insiden itu terjadi. Menurutnya, ia sedang bersih-bersih. Ia mengatakan teman laki-lakinya itu seharusnya menjaga si bocah, namun ia tertidur saat menonton televisi. “Pintu balkon itu tidak tertutup rapat sehingga dia bisa mencapai balkon.”

sumber 

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 298 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: