Arsip

Archive for 3 Juli 2012

Kisah Anak Band yang Kembali Jadi Kuli Bangunan

 

 

Barley dan Ari saat menjalankan aktivitasnya sebagai kuli bangunan .

Tidak malu kembali menekuni pekerjaan sebagai kuli bangunan.

Garis hidup memang Tuhan yang menentukan, manusia hanya bisa berusaha. Hal itulah yang dialami dua personel Set14 band, Ari dan Barley. Keduanya kini kembali tengah menghadapi krisis ekonomi yang berat, pasca diberlakukannya kebijakan regulasi Ring Back Tone (RBT) dan Nada Sambung Pribadi (NSP) oleh BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) Oktober tahun lalu yang juga dikenal dengan sebutan ‘Black October’.

Ari yang memiliki nama lengkap Muhammad Ari Saputra tersebut mengisahkan, jika kondisi yang dialaminya bersama rekan-rekannya jauh lebih memprihatinkan dibandingkan sebelum mereka berangkat ke Jakarta. Terlebih dirinya dan Barley hanyalah berprofesi sebagai tukang bangunan.

“Sebelum membentuk band, kami memang merupakan tukang bangunan,” ujar Ari saat dihubungiBeritasatu.com melalui sambungan telepon. Saat dihubungi, Ari tengah mengerjakan sebuah bangunan di Lampung.

Setelah penghasilan mereka dihantam kebijakan layanan premium, Ari mengaku sudah tidak tahan lagi dengan biaya operasional di Jakarta sehingga ia dan teman-temannya memutuskan untuk kembali ke Lampung.

“Waktu itu penghasilan kami lumayan di Jakarta, sempat menembus puluhan juta rupiah dari NSP dan RBT. Cukup untuk kehidupan dan biaya operasional bahkan masih ada kelebihan sedikit,” ujarnya.

Kini untuk mencukupi kehidupan sehari-hari, ia dan Barley yang sama-sama berprofesi sebagai tukang harus bekerja lebih keras lagi. “Bahkan Barley yang istrinya sedang hamil, kini ikut kakaknya nukang di daerah lain,” tuturnya.

“Kami hanya kenek (asisten tukang), jadi cuma dapat honor satu hari 40 ribu rupiah. Itu pun penghasilannya enggak menentu setiap bulannya. Ya, kalau seperti ini kan tergantung proyeknya, enggak setiap bulan ada,” tuturnya.

Yang lebih memprihatinkan, menurut Ari, rekannya Barley yang merupakan vokalis Set14 benar-benar dalam keadaan terpuruk. “Sudah berkeluarga, istri sedang hamil bahkan ia sedang dikejar-kejar hutang. Bahkan ponsel saja dia enggak punya,” ujar Ari dengan nada prihatin.

“Setelah penghasilan merosot tajam, uang tabungan kami habis buat bayar hutang-hutang kemarin-kemarin waktu kami sedang berjuang menembus Jakarta,” imbuhnya.

Namun, di balik keprihatinannya itu, Ari masih optimis jika ia dan teman-temannya dapat bangkit kembali meramaikan blantika musik tanah air. Karena itulah ia dan rekan-rekannya tidak berniat membubarkan band yang telah dibentuk dengan susah payah tersebut.

Untuk penghasilan tambahan, Ari dan teman-temannya di band Set14 manggung dari acara kampung ke kampung dengan tidak mematok bayaran.

“Paling acara hajatan orang kampung. Kami enggak minta bayaran, ya dapat rokok-rokok saja sudah bersyukur. sedikasihnya saja. Yang penting kami masih bisa menghibur masyarakat,” tuturnya.

“Kami sesekali masih latihan, tapi enggak sesering dulu. Kami masing-masing menciptakan lagu dan dibawa saat bertemu. Jadi lebih efisien saja. Kami juga enggak malu kembali seperti ini (jadi tukang bangunan). Kami malah bangga masih bisa berjuang. Kami tidak pernah berhenti berharap,” pungkasnya.

sumber

Trend Gelang Spring/Summer 2012

 

 

Vemale.com – Sama seperti pakaian, gelang juga mengikuti trend terbaru. Untuk spring/summer 2012, model gelang tumpuk masih populer. Pemilihan warna-warna alami dan permainan warna antara metal dan warna solid bisa Anda coba seperti contoh di bawah ini.

1. Kayu

Pemilihan gelang tumpuk dari bahan kayu yang memiliki ketebalan yang berbeda bisa menjadi pilihan yang unik dan mengesankan sisi natural, seperti gelang Donna Karan.

2. Motif dan Warna Alam

Gelang tumpuk koleksi Carolina Herrera menampilkan kesan alami dari warna hijau segar yang ditampilkan, dipadukan ukiran dengan warna bagian dalam kayu muda.

3. Gradasi Ungu Sparkling

Anna Sui menampilkan gelang bold tumpuk dengan gradasi warna ungu tua hingga muda, ditambah taburan batuan mungil berkilau di seluruh permukaan gelang. Menampilkan kesan glamor yang misterius.

4. Merah + Hitam

Selain menawarkan tema alami, Carolina Herrera memberi alternatif lain berupa gelang tumpuk berbeda motif dan ukuran tetapi terpadu cantik dalam balutan warna merah dan hitam, mengesankan sisi dinamis.

5. Stripes Line + Polkadots

Tak hanya pakaian yang masih memakai pola bergaris, pola garis juga bisa Anda temukan pada koleksi gelang terbaru dari Fendi. Pilihan warna biru, cream, merah dan cokelat ternyata bersahabat dengan pola polkadot yang sederhana. Berani mencobanya?

5. Gold + Bold Color

Warna emas tak selalu identik dengan kemewahan, karena koleksi dari Marni membuktikan bahwa gelang emas tebal bisa bermain warna dengan warna lain sehingga terkesan lebih santai tanpa meninggalkan kesal glamour.

sumber

Foto Model Lyna Tran Yang Super S3ksi [Full Pic]

 

sumber

Kategori:revo

Mengapa Jangan Perlakukan Kasar Anak Anda?

 


IST

Jakarta – Orang dewasa yang memiliki gangguan depresi, kecemasan berlebihan dan kepribadian seperti misalnya bersikap kasar, sangat mungkin disebabkan karena perilaku kekerasan yang diterimanya ketika masih kecil.

Penelitian internasional yang melibatkan ribuan orang di Kanada dan hasilnya dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics memperkirakan bahwa antara dua dan tujuh persen dari mereka yang mengalami gangguan mental sangat mungkin disebabkan karena hukuman yang dijatuhkan di masa kecil mereka.

“Orang-orang percaya bahwa selama Anda tidak melewati garis menjadi penganiayaan terhadap anak, dan hukuman fisik bisa dikendalikan dan tidak melewati batas dan disalahgunakan, tidak akan memiliki konsekuensi jangka panjang negatif bagi anak,” kata Pemimpin Studi Tracie Afifi dari University of Manitoba di Winnipeg.

Sampai setengah dari semua anak mendapat pukulan sebagai hukuman, tetapi Afifi dan timnya ingin melihat hukuman yang lebih keras, seperti didorong atau dipukul berlebihan.

Penelitian yang menggunakan data sensus Amerika Serikat pada 2004 dan 2005 yaitu sejumlah 35.000 orang dewasa di seluruh negeri.

Para pewawancara meminta pengakuan peserta tentang seberapa sering mereka dihukum secara fisik ketika masih anak-anak. Atau memiliki masalah lain keluarga seperti orang tua yang memiliki masalah narkoba atau masuk penjara - dan tentang gejala gangguan mental, saat ini atau masa lalu.

Mereka menemukan sekitar enam persen dari peserta penelitian telah dihukum seperti dipukul dengan intensitas “terkadang”, “cukup sering” atau “sangat sering”. Ternyata mereka yang dengan riwayat hukuman fisik yang keras lebih cenderung memiliki berbagai gangguan mood dan kepribadian atau penyalahgunaan narkoba dan alkohol.

Sebagai contoh, 20% orang yang ingat secara fisik dihukum mengalami depresi dan 43% telah menyalahgunakan alkohol di beberapa titik. Itu dibandingkan dengan 16% orang yang tidak dipukul dan ditampar yang telah depresi dan 30% yang minum terlalu banyak.

Afifi dan timnya menulis bahwa hukuman fisik dapat menyebabkan stres kronis pada anak-anak, yang kemudian dapat meningkatkan kesempatan mereka mengalami depresi atau kecemasan di kemudian hari.

Michele Knox, seorang psikiater yang mempelajari keluarga dan kekerasan remaja di University of Toledo College of Medicine, sepakat terhadap penjelasan itu.

“Hukuman fisik adalah pemicu stres kronis dan kadang-kadang diulang untuk kaum muda, dan kita tahu bahwa stres kronis dan berulang berdampak negatif pada otak,” kata Knox yang tidak ikut penelitian.

Namun temuan tidak dapat membuktikan hukuman itu sendiri menyebabkan anak untuk mengembangkan gangguan mood dan kepribadian. Knox menunjukkan bahwa responden mungkin tidak tahu jika orang tua mereka dirawat karena penyakit mental. Depresi dan kecemasan diketahui setidaknya sebagian dari genetik.
sumber

ANE KAGAK PAHAM .. ini CEWEK BENING kenapa NUNDUK mulu yach ???

3 Juli 2012 1 komentar

 

ANE KAGAK PAHAM ..

ini CEWEK BENING kenapa liatin itu nya mulu ya gan ???

http://2.bp.blogspot.com/-5sNvBGV9w48/T_Mb8E-QJnI/AAAAAAAAHuI/XKo-JymGrD8/s1600/1341183011864-25.jpg

http://absoluterevo.files.wordpress.com/2012/07/1341183010475-36.jpg?w=211

http://absoluterevo.files.wordpress.com/2012/07/1341183009469-49.jpg?w=228

http://absoluterevo.files.wordpress.com/2012/07/1341183011196-30.jpg?w=228

http://absoluterevo.files.wordpress.com/2012/07/1341183012480-85.jpg?w=232

http://absoluterevo.files.wordpress.com/2012/07/1341183013042-97.jpg?w=300

sumber :

Kategori:revo Tag:, , ,

Gambar 3D yang Seakan Muncul dari Kertas

 

Gambar 3D yang Seakan Muncul dari Kertas

Hanya dipersenjatai dengan pensil dan selembar kertas, maestro lukisan tiga dimensi (3D) ini membuat sketsa-sketsa menakjubkan yang membuat karyanya seakan-akan muncul dari dalam kertas.
Pada usianya yang masih 20 tahun, Fredo artis asal Chili dengan cepat menawan dunia seni online dengan sketsanya. Dan ia sekarang berencana untuk membawa karya seninya ke jalan-jalan kota Santiago untuk memperbanyak penggemarnya.

Quote:

Fredo, yang mempunyai dama asli Wladimir Inostroza, mempelajari teknik menggambar 3D ini murni karena kebetulan.
Dimana, saat ia sementara menggambar kupu-kupu dengan berbaring di tempat tidurnya, Fredo menyadari bahwa gambar yang ia buat telah membentang ke seluruh halaman.
Setelah mengamati lebih dekat, ia melihat bagaimana hewan yang dilukisnya itu tampak mengambang, dan secara kebetulan ia telah menggunakan metode yang mirip dengan yang digunakan oleh seniman 3D Inggris,

apa yang membuat PRIA ini TETAP BERSUJUD di JALANAN ini yah ??

 

apa yang membuat PRIA ini TETAP BERSUJUD di JALANAN ini yah ??

http://absoluterevo.files.wordpress.com/2012/07/13412210819729782.jpg?w=223

http://absoluterevo.files.wordpress.com/2012/07/13412210626983107.jpg?w=300

http://absoluterevo.files.wordpress.com/2012/07/13412210950434043.jpg?w=300

sumber :

Kategori:revo Tag:, , , ,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 315 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: