Arsip

Archive for 10 Maret 2012

Kuasa Illahi, Mukjizat Alqur’an Tentang Api Didasar Laut

 

Kuasa Illahi, Mukjizat Alqur’an Tentang Api Didasar Laut

Dua ahli geologi berkebangsaan  Rusia, Anatol Sbagovich dan Yuri Bagdanov bersama rekannya ilmuwan Amerika Serikat (AS), Rona Clint pernah meneliti tentang kerak bumi dan patahannya di dasar laut.

Para ilmuwan tersebut, menyelam ke dasar laut sedalam 1.750 kilometer di lepas pantai Miami. Sbagovich bersama kedua rekannya menggunakan kapal selam canggih yang kemudian beristirahat di batu karang dasar laut. Di dasar laut itulah, mereka dikejutkan dengan fenomena aliran air yang sangat panas mengalir ke arah retakan batu.

Kemudian aliran air itu disertai dengan semburan lava cair panas menyembur layaknya api didaratan, dan disertai dengan debu vulkanik layaknya asap kebakaran di daratan. Tidak tanggung-tanggung panasnya suhu api vulkanis didalam air tersebut ternyata mencapai 231 derajat celcius.

Berikut Videonya :

 

 

Bagaimana api bisa bertahan di dalam laut?
Mereka menemukan fakta bahwa fenomena alam itu terjadi akibat aliran lava vulkanis yang terjadi di dasar laut, layaknya gunung api bila di daratan. Dan kemudian mereka menemukan lebih banyak lagi gunung api aktif di bawah laut, yang tersebar diseluruh lautan.

Sesungguhnya, Alquran telah menyebutkan fakta itu sejak 1.400 tahun. Simak firman Allah SWT berikut ini :

“Demi bukit. Dan Kitab yang ditulis. Pada lembaran yang terbuka. Dan Demi Baitul Makmur (Ka’bah). Dan demi surga langit yang ditinggikan. Dan Demi laut, yang di dalam tanahnya ada api”. (QS: At-Thur: 1-6).

Alquran menjelaskan api di dalam lautan itu dengan istilah ‘Masjur’. Dalam bahasa Arab, ‘Masjur’ dimaknai dengan sesuatu yang berada di atas, dipanaskan dari oleh panas dibawahnya.

Sumber. fashingnet.com

Suasana Kos-kosan yng Liar Gan

 

 1 0Email0Share1


sumber 

Kategori:revo

Inilah Video Kantung Udara Penahan Rumah Dari Gempa

 

Inilah Video Kantung Udara Penahan Rumah Dari Gempa

Sebuah perusahaan di Jepang berhasil menemukan sebuah metode untuk menangkal serangan gempa bumi, baik yang sangat dahsyat sekalipun.

Air Danshin System Inc, menciptakan sebuah teknologi kantong udara yang bisa mengembang untuk kemudian mengangkat rumah saat gempa terjadi. Dengan kantong udara raksasa tersebut, sang pemilik rumah tidak perlu khawatir karena rumahnya aman dari guncangan karena akaan mengapung.

“Kami mulai mengembangkan sistem ini sejak tahun 2006 silam,” ujar juru bicara perusahaan Hiroshi Hosoda seperti yang dikutip dari Telegraph, Selasa (06/03/2012).

Menurut Hosoda, perusahaannya telah menyematkan alat tersebut ke sekitar 100 rumah di seluruh Jepang. Saat gempa muncul, sebuah sensor di dalam rumah akan mendeteksi pergerakan yang ada dan kemudian mengaktifkan kompresor yang berfungsi memompa udara ke dalam kantung besar di bawah bangunan. Proses tersebut berlangsung hanya satu detik.

Saat guncangan terjadi, kantung udara yang telah terisi otomatis akan mengangkat bangunan dengan fondasinya hingga setinggi 3 cm. Agar membuatnya stabil dan tetap berdiri tegak, sebuah katup diletakkan di dalam bangunan yang dapat mengontrol jumlah udara yang masuk.

Berikut Videonya :

 

 

Dalam tayangan video diatas, dapat terlihat jika rumah sama sekali tidak bergerak saat guncangan gempa melanda. Dan ketika sensor menangkap getaran telah berhenti, maka udara yang ada dikantong secara perlahan keluar sehingga membuat rumah kembali turun ke fondasi awal.

Hosoda menjelaskan bahwa kantung udara tersebut bisa disematkan dalam bangunan lama. Atau dengan kata lain, kantung tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi rumah baru saja. Namun untuk mendapatkan kantung udara ini, sang pemilik rumah harus merogoh koceknya hingga 3 juta yen. Harga tersebut bisa bertambah ataupun berkurang karena disesuaikan dengan ukuran bangunan.

Meski demikian, Hosoda mengklaim harga yang mereka patok lebih murah dibandingkan teknologi anti gempa lainnya. Tidak hanya itu, Hosoda juga memberikan garansi hingga 10 tahun bagi setiap pemilik rumah. Kedepannya, Ia berharap teknologi tersebut bisa diaplikasikan kepada gedung yang lebih besar, termasuk sekolah hingga rumah sakit.

Sumber. memobee.com

 

Video Grup Vokal Nenek Nenek Dari Rusia Pada Acara Musik Eropa Eurovision 2012

 

Video Grup Vokal Nenek Nenek Dari Rusia 
Pada Acara Musik Eropa Eurovision 2012

Tentu saja normalnya setiap negara pasti berusaha mengirimkan musisi-musisi terbaik mereka untuk kompetisi lintas negara seperti Eropa Eurovision 2012. Tapi tidak seperti Prancis misalnya, yang menampilkan musisi kelahiran Indonesia, Anggun, ada yang unik dari peserta asal Russia. Negara ini menampilkan Buranovskiye Babuhski, sebuah grup musisi pop-ethnic yang beranggotakan 8 nenek-nenek ‘enerjik’ untuk mewakilkan negara mereka. Weit, serius Russia?

 

 

 

Dan… Yap…
Mereka Zeriusss!
Ucapkan selamat untuk Buranovskiye Babuhski karena mereka sudah berjuang mengalahkan 24 musisi lainnya dari negara asal mereka untuk bisa lolos ke kompetisi internasional ini.

Penasaran nggak sih… seperti apa 24 musisi yang mereka kalahkan itu?
Sebelum selesai, kami tampilkan juga penampilan dari Anggun buat kamu yang mungkin memiliki selera.. umm.. sedikit berbeda dari orang-orang Rusia.

Dalam video, grup musik ini hanya menampilkan 6 orang nenek, bukan 8 karena batasan yang ditetapkan oleh panitia.

Sumber. idbite.com

Rekaman Mengejutkan,,Seorang Bayi dan Ibu Tersapu Ke Muara Beku!! ( Pic + Video )

 
Rekaman Mengejutkan,Seorang Ibu dan Bayi dalam kereta bayi yang tersapu oleh gelombang pasang ke muara beku

Ini adalah saat seorang ibu yang ketakutan dan bayi tak berdaya-nya hampir tersapu gelombang pasang (tergelincir)

Si ibu muda ditunjukkan kehilangan pijakan sambil mendorong anaknya di kereta,di seberang jalan lintas di Firth of Forth.

Kedua wanita itu dan kereta bayi yang terendam dalam air sebelum orang disekitarnya bergegas membantu mereka.

INIDIA VIDIONYA :

 

 

 

sumber

Pembunuhan Gorila di Kongo

 

Cerita ini terjadi pada tahun 2007, Kongo (DRC) Taman Nasional Virunga di timur di mana sembilan gorila gunung tewas dalam waktu seminggu, termasuk tenaga kerja gorila perempuan. sebagai pemburu gorila yang ikut sebagai tersangka. Para tersangka ini mungkin berhubungan dengan anti-pemerintah bersenjata dengan penebangan pohon atau mencuri dan kriminal. Pembuhan gorila terkejam ini, pada saat itu langsung mengejutkan dunia.

sumber 

Foto Foto Mengerikan Dari Penjara Freetown Central Prison

Freetown Central Prison adalah penjara di Freetown, Sierra Leone. Penjara ini dibangun untuk 220 rumah tahanan di era pra-kemerdekaan dan kini menjadi tempat bagi sekitar 1.000 tahanan. Banyak tahanan yang dihukum panjang di dalam penjara ini karena kasus-kasus besar kriminal.

Republik Sierra Leone adalah sebuah negara di Afrika Barat, tepatnya di pesisir Samudra Atlantik. Negeri ini berbatasan dengan Guinea di sebelah utara, Liberia di tenggara dan Samudra Atlantik di barat daya.

Berikut Foto Foto Mengerikan Dalam Penjara Freetown Central Prison :





sumber

Honda Absolute Revo, Monster Red Revolver

10 Maret 2012 1 komentar
Kini Kirmanto merasa lebih nyaman kalau turing jauh. Jelas karena dia telah mengubah tampilan Honda Absolute Revo 2009 miliknya. Wajah Revo kelir merahnya ini berubah drastis. Anto panggilan akrabnya menyebut motornya ini Monster Red Revolver.

Ubahan yang dilakukan Anto tidak sekadar bermain di tampilan, tapi juga fungsional. “Tampak sudah berubah jauh. Tidak ada lagi kesan underbone pada Revo ini. Makanya perjalanan jauh pun akan terasa lebih nyaman,” jelas mantan ketua Tangerang Revo Club (TREC) ini.

Proses ubah tampilan dilakukan lewat bantuan teman seklub, Anjas. Modifikator ini tetap mempertahankan rangka underbone. Tidak ada ubahan. Hanya saja Anto menambahkan center bone bawaan Honda Tiger yang dilas langsung tepat di ujung atas sasis underbone. “Center bone untuk dudukan tangki Tiger,” sebut Anto, pemilik nomor registrasi 001 ini.

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOTOR/Modifikasi/2011/11-November/20111109-hondarevo_1.jpg
Masih di bagian depan, ia mengubah sok depan dengan model ayam jago adopsi dari Honda GL-Pro. “Komstir asli tetap dipertahankan, namun segitiga bawah sudah ganti oakai kepunyaan GL-Pro, as komstir bikinan menyesuaikan lubang komstir asli dan lubang segitiga komstir bawa GL-Pro. Untuk segitiga atas punyaan variasi,” cetus Anto.

Perbesar Kapasitas
Kondisi mesin Revo diobrak abrik untuk mengimbangi bobot motor yang sudah bertambah. Klep standar diganti dengan kepunyaan Honda Sonic yang dikecilin payungnya jadi 27mm untuk in dan out 22mm . Sedangkan piston ganti milik aftermarket dengan diameter 56mm.

“Saya nggak tau berapa kapasitas sekarang. Di ruang bakarnya juga diseting ulang menyesuaikan diameter piston yang juga sudah ikutan membengkak,” ulasnya.

Untuk pasokan bahan bakar, Anto juga sudah mengaplikasi karburator milik Yamaha RX-King. Sedikit ubahan namun berarti pada mesin ini lumayan mampu mengimbangi bobot Monster Red Revolver ketika harus menempuh jarak ratusan kilometer

http://blogpakyo.files.wordpress.com/2011/01/revo.jpg?w=640&h=621

 

Parah Gaya Pacaran ABG Jaman sekarang

10 Maret 2012 1 komentar

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

Parah Gaya Pacaran ABG Sekarang

sumber:

Kategori:revo

Jejak Islam Di Amerika Telah Ada Jauh sebelum Colombus Datang

10 Maret 2012 1 komentar

 

السلام عليكم . بِسْــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم.لا إله إلاَّ الله.محمد رسو ل الله
الحمد لله رب العا لمين. الصلاة و السلام على رسو ل الله.اما بعد

Jika Anda mengunjungi Washington DC, datanglah ke Perpustakaan Kongres (Library of Congress). Lantas, mintalah arsip perjanjian pemerintah Amerika Serikat dengan suku Cherokee, salah satu suku Indian, tahun 1787. Di sana akan ditemukan tanda tangan Kepala Suku Cherokee saat itu, bernama AbdeKhak dan Muhammad Ibnu Abdullah.

Isi perjanjian itu antara lain adalah hak suku Cherokee untuk melangsungkan keberadaannya dalam perdagangan, perkapalan, dan bentuk pemerintahan suku cherokee yang saat itu berdasarkan hukum Islam. Lebih lanjut, akan ditemukan kebiasaan berpakaian suku Cherokee yang menutup aurat sedangkan kaum laki-lakinya memakai turban (surban) dan terusan hingga sebatas lutut.

Cara berpakaian ini dapat ditemukan dalam foto atau lukisan suku cherokee yang diambil gambarnya sebelum tahun 1832. Kepala suku terakhir Cherokee sebelum akhirnya benar-benar punah dari daratan Amerika adalah seorang Muslim bernama Ramadan Ibnu Wati.
Berbicara tentang suku Cherokee, tidak bisa lepas dari Sequoyah. Ia adalah orang asli suku cherokee yang berpendidikan dan menghidupkan kembali Syllabary suku mereka pada 1821. Syllabary adalah semacam aksara. Jika kita sekarang mengenal abjad A sampai Z, maka suku Cherokee memiliki aksara sendiri.
Yang membuatnya sangat luar biasa adalah aksara yang dihidupkan kembali oleh Sequoyah ini mirip sekali dengan aksara Arab. Bahkan, beberapa tulisan masyarakat cherokee abad ke-7 yang ditemukan terpahat pada bebatuan di Nevada sangat mirip dengan kata “Muhammad” dalam bahasa Arab.
Nama-nama suku Indian dan kepala sukunya yang berasal dari bahasa Arab tidak hanya ditemukan pada suku Cherokee (Shar-kee), tapi juga Anasazi, Apache, Arawak, Arikana, Chavin Cree, Makkah, Hohokam, Hupa, Hopi, Mahigan, Mohawk, Nazca, Zulu, dan Zuni. Bahkan, beberapa kepala suku Indian juga mengenakan tutp kepala khas orang Islam. Mereka adalah Kepala Suku Chippewa, Creek, Iowa, Kansas, Miami, Potawatomi, Sauk, Fox, Seminole, Shawnee, Sioux, Winnebago, dan Yuchi. Hal ini ditunjukkan pada foto-foto tahun 1835 dan 1870.
Secara umum, suku-suku Indian di Amerika juga percaya adanya Tuhan yang menguasai alam semesta. Tuhan itu tidak teraba oleh panca indera. Mereka juga meyakini, tugas utama manusia yang diciptakan Tuhan adalah untuk memuja dan menyembah-Nya. Seperti penuturan seorang Kepala Suku Ohiyesa : “In the life of the Indian, there was only inevitable duty-the duty of prayer-the daily recognition of the Unseen and the Eternal”. Bukankah Al-Qur’an juga memberitakan bahwa tujuan penciptaan manusia dan jin semata-mata untuk beribadah pada Allah (*)
Subhanallah….

Bagaimana bisa Kepala suku Indian Cheeroke itu muslim?

Sejarahnya panjang,

Semangat orang-orang Islam dan Cina saat itu untuk mengenal lebih jauh planet (tentunya saat itu nama planet belum terdengar) tempat tinggalnya selain untuk melebarkan pengaruh, mencari jalur perdagangan baru dan tentu saja memperluas dakwah Islam mendorong beberapa pemberani di antara mereka untuk melintasi area yang masih dianggap gelap dalam peta-peta mereka saat itu.

Beberapa nama tetap begitu kesohor sampai saat ini bahkan hampir semua orang pernah mendengarnya sebut saja Tjeng Ho dan Ibnu Batutta, namun beberapa lagi hampir-hampir tidak terdengar dan hanya tercatat pada buku-buku akademis.

Para ahli geografi dan intelektual dari kalangan muslim yang mencatat perjalanan ke benua Amerika itu adalah Abul-Hassan Ali Ibn Al Hussain Al Masudi (meninggal tahun 957), Al Idrisi (meninggal tahun 1166), Chihab Addin Abul Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) dan Ibn Battuta (meninggal tahun 1369).

Menurut catatan ahli sejarah dan ahli geografi muslim Al Masudi (871 – 957), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad seorang navigator muslim dari Cordoba di Andalusia, telah sampai ke benua Amerika pada tahun 889 Masehi. Dalam bukunya, ‘Muruj Adh-dhahab wa Maadin al-Jawhar’ (The Meadows of Gold and Quarries of Jewels), Al Masudi melaporkan bahwa semasa pemerintahan Khalifah Spanyol Abdullah Ibn Muhammad (888 – 912), Khashkhash Ibn Saeed Ibn Aswad berlayar dari Delba (Palos) pada tahun 889, menyeberangi Lautan Atlantik, hingga mencapai wilayah yang belum dikenal yang disebutnya Ard Majhoola, dan kemudian kembali dengan membawa berbagai harta yang menakjubkan.

Sesudah itu banyak pelayaran yang dilakukan mengunjungi daratan di seberang Lautan Atlantik, yang gelap dan berkabut itu. Al Masudi juga menulis buku ‘Akhbar Az Zaman’ yang memuat bahan-bahan sejarah dari pengembaraan para pedagang ke Afrika dan Asia.

Dr. Youssef Mroueh juga menulis bahwa selama pemerintahan Khalifah Abdul Rahman III (tahun 929-961) dari dinasti Umayah, tercatat adanya orang-orang Islam dari Afrika yang berlayar juga dari pelabuhan Delba (Palos) di Spanyol ke barat menuju ke lautan lepas yang gelap dan berkabut, Lautan Atlantik. Mereka berhasil kembali dengan membawa barang-barang bernilai yang diperolehnya dari tanah yang asing.

Beliau juga menuliskan menurut catatan ahli sejarah Abu Bakr Ibn Umar Al-Gutiyya bahwa pada masa pemerintahan Khalifah Spanyol, Hisham II (976-1009) seorang navigator dari Granada bernama Ibn Farrukh tercatat meninggalkan pelabuhan Kadesh pada bulan Februari tahun 999 melintasi Lautan Atlantik dan mendarat di Gando (Kepulaun Canary).

Ibn Farrukh berkunjung kepada Raja Guanariga dan kemudian melanjutkan ke barat hingga melihat dua pulau dan menamakannya Capraria dan Pluitana. Ibn Farrukh kembali ke Spanyol pada bulan Mei 999.

Perlayaran melintasi Lautan Atlantik dari Maroko dicatat juga oleh penjelajah laut Shaikh Zayn-eddin Ali bin Fadhel Al-Mazandarani. Kapalnya berlepas dari Tarfay di Maroko pada zaman Sultan Abu-Yacoub Sidi Youssef (1286 – 1307) raja keenam dalam dinasti Marinid. Kapalnya mendarat di pulau Green di Laut Karibia pada tahun 1291. Menurut Dr. Morueh, catatan perjalanan ini banyak dijadikan referensi oleh ilmuwan Islam.

Sultan-sultan dari kerajaan Mali di Afrika barat yang beribukota di Timbuktu, ternyata juga melakukan perjalanan sendiri hingga ke benua Amerika. Sejarawan Chihab Addin Abul-Abbas Ahmad bin Fadhl Al Umari (1300 – 1384) memerinci eksplorasi geografi ini dengan seksama. Timbuktu yang kini dilupakan orang, dahulunya merupakan pusat peradaban, perpustakaan dan keilmuan yang maju di Afrika. Ekpedisi perjalanan darat dan laut banyak dilakukan orang menuju Timbuktu atau berawal dari Timbuktu.

Sultan yang tercatat melanglang buana hingga ke benua baru saat itu adalah Sultan Abu Bakari I (1285 – 1312), saudara dari Sultan Mansa Kankan Musa (1312 – 1337), yang telah melakukan dua kali ekspedisi melintas Lautan Atlantik hingga ke Amerika dan bahkan menyusuri sungai Mississippi.

Sultan Abu Bakari I melakukan eksplorasi di Amerika tengah dan utara dengan menyusuri sungai Mississippi antara tahun 1309-1312. Para eksplorer ini berbahasa Arab. Dua abad kemudian, penemuan benua Amerika diabadikan dalam peta berwarna Piri Re’isi yang dibuat tahun 1513, dan dipersembahkan kepada raja Ottoman Sultan Selim I tahun 1517. Peta ini menunjukkan belahan bumi bagian barat, Amerika selatan dan bahkan benua Antartika, dengan penggambaran pesisiran Brasil secara cukup akurat.

Sequoyah, also known as George Gist Bukti lainnya adalah, Columbus sendiri mengetahui bahwa orang-orang Carib (Karibia) adalah pengikut Nabi Muhammad. Dia faham bahwa orang-orang Islam telah berada di sana terutama orang-orang dari Pantai Barat Afrika. Mereka mendiami Karibia, Amerika Utara dan Selatan. Namun tidak seperti Columbus yang ingin menguasai dan memperbudak rakyat Amerika. Orang-Orang Islam datang untuk berdagang dan bahkan beberapa menikahi orang-orang pribumi.

Lebih lanjut Columbus mengakui pada 21 Oktober 1492 dalam pelayarannya antara Gibara dan Pantai Kuba melihat sebuah masjid (berdiri di atas bukit dengan indahnya menurut sumber tulisan lain). Sampai saat ini sisa-sisa reruntuhan masjid telah ditemukan di Kuba, Mexico, Texas dan Nevada.

Dan tahukah anda? 2 orang nahkoda kapal yang dipimpin oleh Columbus kapten kapal Pinta dan Nina adalah orang-orang muslim yaitu dua bersaudara Martin Alonso Pinzon dan Vicente Yanex Pinzon yang masih keluarga dari Sultan Maroko Abuzayan Muhammad III (1362). [THACHER,JOHN BOYD: Christopher Columbus, New York 1950]

Dan mengapa hanya Columbus saja yang sampai saat ini dikenal sebagai penemu benua amerika? Karena saat terjadi pengusiran kaum yahudi dari spanyol sebanyak 300.000 orang yahudi oleh raja Ferdinand yang Kristen, kemudian orang-orang yahudi menggalang dana untuk pelayaran Columbus dan berita ‘penemuan benua Amerika’ dikirim pertama kali oleh Christopher Columbus kepada kawan-kawannya orang Yahudi di Spanyol.

Pelayaran Columbus ini nampaknya haus publikasi dan diperlukan untuk menciptakan legenda sesuai dengan ‘pesan sponsor’ Yahudi sang penyandang dana. Kisah selanjutnya kita tahu bahwa media massa dan publikasi dikuasai oleh orang-orang Yahudi yang bahkan dibenci oleh orang-orang seperti Henry Ford si raja mobil Amerika itu.

Maka tampak ada ketidak-jujuran dalam menuliskan fakta sejarah tentang penemuan benua Amerika. Penyelewengan sejarah oleh orang-orang Yahudi yang terjadi sejak pertama kali mereka bersama-sama orang Eropa menjejakkan kaki ke benua Amerika.

Dan tahukah anda? sebenarnya laksam ana Zheng He atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama laksamana Cheng Ho adalah penemu benua amerika pertama, sekitar 70 tahun sebelum Columbus.

Sekitar 70 tahun sebelum Columbus menancapkan benderanya di daratan Amerika, Laksamana Zheng He sudah lebih dulu datang ke sana. Para peserta seminar yang diselenggarakan oleh Royal Geographical Society di London beberapa waktu lalu dibuat terperangah. Adalah seorang ahli kapal selam dan sejarawan bernama Gavin Menzies dengan paparannya dan lantas mendapat perhatian besar.

Tampil penuh percaya diri, Menzies menjelaskan teorinya tentang pelayaran terkenal dari pelaut mahsyur asal Cina, Laksamana Zheng He (kita mengenalnya dengan Ceng Ho-red). Bersama bukti-bukti yang ditemukan dari catatan sejarah, dia lantas berkesimpulan bahwa pelaut serta navigator ulung dari masa dinasti Ming itu adalah penemu awal benua Amerika, dan bukannya Columbus.

Bahkan menurutnya, Zheng He ‘mengalahkan’ Columbus dengan rentang waktu sekitar 70 tahun. Apa yang dikemukakan Menzies tentu membuat kehebohan lantaran masyarakat dunia selama ini mengetahui bahwa Columbus-lah si penemu benua Amerika pada sekitar abad ke-15. Pernyataan Menzies ini dikuatkan dengan sejumlah bukti sejarah.

Adalah sebuah peta buatan masa sebelum Columbus memulai ekspedisinya lengkap dengan gambar benua Amerika serta sebuah peta astronomi milik Zheng He yang dosodorkannya sebagai barang bukti itu. Menzies menjadi sangat yakin setelah meneliti akurasi benda-benda bersejarah itu.

Cherokee syllabary”Laksana inilah yang semestinya dianugerahi gelar sebagai penemu pertama benua Amerika,” ujarnya. Menzies melakukan kajian selama lebih dari 14 tahun. Ini termasuk penelitian peta-peta kuno, bukti artefak dan juga pengembangan dari teknologi astronomi modern seperti melalui program software Starry Night.

Dari bukti-bukti kunci yang bisa mengubah alur sejarah ini, Menzies mengatakan bahwa sebagian besar peta maupun tulisan navigasi Cina kuno bersumber pada masa pelayaran Laksamana Zheng He. Penjelajahannya hingga mencapai benua Amerika mengambil waktu antara tahun 1421 dan 1423. Sebelumnya armada kapal Zheng He berlayar menyusuri jalur selatan melewati Afrika dan sampai ke Amerika Selatan.

Uraian astronomi pelayaran Zheng He kira-kira menyebut, pada larut malam saat terlihat bintang selatan sekitar tanggal 18 Maret 1421, lokasi berada di ujung selatan Amerika Selatan. Hal tersebut kemudian direkonstruksi ulang menggunakan software Starry Night dengan membandingkan peta pelayaran Zheng He.

“Saya memprogram Starry Night hingga masa di tahun 1421 serta bagian dunia yang diperkirakan pernah dilayari ekspedisi tersebut,” ungkap Menzies yang juga ahli navigasi dan mantan komandan kapal selam angkatan laut Inggris ini. Dari sini, dia akhirnya menemukan dua lokasi berbeda dari pelayaran ini berkat catatan astronomi (bintang) ekspedisi Zheng He.

Lantas terjadi pergerakan pada bintang-bintang ini, sesuai perputaran serta orientasi bumi di angkasa. Akibat perputaran bumi yang kurang sempurna membuat sumbu bumi seolah mengukir lingkaran di angkasa setiap 26 ribu tahun. Fenomena ini, yang disebut presisi, berarti tiap titik kutub membidik bintang berbeda selama waktu berjalan. Menzies menggunakan software untuk merekonstruksi posisi bintang-bintang seperti pada masa tahun 1421.

“Kita sudah memiliki peta bintang Cina kuno namun masih membutuhkan penanggalan petanya,” kata Menzies. Saat sedang bingung memikirkan masalah ini, tiba-tiba ditemukanlah pemecahannya. “Dengan kemujuran luar biasa, salah satu dari tujuan yang mereka lalui, yakni antara Sumatra dan Dondra Head, Srilanka, mengarah ke barat.”

Bagian dari pelayaran tersebut rupanya sangat dekat dengan garis katulistiwa di Samudera Hindia. Adapun Polaris, sang bintang utara, dan bintang selatan Canopus, yang dekat dengan lintang kutub selatan, tercantum dalam peta. “Dari situ, kita berhasil menentukan arah dan letak Polaris. Sehingga selanjutnya kita bisa memastikan masa dari peta itu yakni tahun 1421, plus dan minus 30 tahun.”

Sequoyah Atas temuan tersebut, Phillip Sadler, pakar navigasi dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, mengatakan perkiraan dengan menggunakan peta kuno berdasarkan posisi bintang amatlah dimungkinkan. Dia juga sepakat bahwa estimasi waktu 30 tahun, seperti dalam pandangan Menzies, juga masuk akal.

Selama ini, masyarakat dunia mengetahui kiprah Zheng He sebagai penjelajah ulung. Dia terlahir di Kunyang, kota yang berada di sebelah barat daya Propinsi Yunan, pada tahun 1371. Keluarganya yang bernama Ma, adalah bagian dari warga minoritas Semur. Mereka berasal dari kawasan Asia Tengah serta menganut agama Islam.

Ayah dan kakek Zheng He diketahui pernah mengadakan perjalanan haji ke Tanah Suci Makkah. Sementara Zheng He sendiri tumbuh besar dengan banyak mengadakan perjalanan ke sejumlah wilayah. Ia adalah Muslim yang taat.

Yunan adalah salah satu wilayah terakhir pertahanan bangsa Mongol, yang sudah ada jauh sebelum masa dinasti Ming. Pada saat pasukan Ming menguasai Yunan tahun 1382, Zheng He turut ditawan dan dibawa ke Nanjing. Ketika itu dia masih berusia 11 tahun.

Zheng He pun dijadikan sebagai pelayan putra mahkota yang nantinya menjadi kaisar bernama Yong Le. Nah kaisar inilah yang memberi nama Zheng He hingga akhirnya dia menjadi salah satu panglima laut paling termashyur di dunia.

sumber:

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 298 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: